294 research outputs found
KONSTRUKSI BERITA DALAM MEDIA ONLINE (Analisis Framing Pemberitaan Perseteruan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan Rustam Effendi yang Mengundurkan Diri sebagai Wali Kota Jakarta Utara di Media Online Tempo.co Periode April 2016)
ABSTRACT Geri Prasetya Alibasyah D1214036. CONSTRUCTION NEWS IN MEDIA ONLINE (News Framing Analysis feud Ahok as Governor of Jakarta with Rustam Effendi Resigns as Mayor of North Jakarta in Media Online Tempo.co Period April 2016). Communication Studies Faculty of Social and Political Sciences University March Surakarta. 2016. Currently, in order to obtain information as soon as possible, many things can be done by individuals, one of them by utilizing online media. Political information published through online media based on the viewpoint that journalists will be affected by media organizations where the journalists work. for example, on the condition that a less harmonious political relations that occur in Ahok as governor of Jakarta with Rustam subordinates who served as Mayor of North Jakarta. This research analysis techniques using pieces framing the concept of Robert N. Entman to know how to construct tempo.co media news of the resignation of the Mayor of North Jakarta due to feud with Ahok period of April 2016. The type of research used in this research is descriptive qualitative. Construction news related to how journalists or media displays events. Entman concept consists of four points is the main focus of this study, namely the identification of the problem, the cause of the problem, make a moral decision, and stressed the settlement. This study also used validity to test the validity of the research data. Events that are constructed through online media coverage to be analyzed was news about the resignation of the Mayor of North Jakarta Rustam Effendi. Objectives to be obtained from the analysis is to determine how online media tempo.co framing news about Ahok feud with Rustam in April 2016. Identification of problems Ahok accused Rustam allied with Yusril. The second cause of the problem that occurred Rustam unsatisfactory performance in their duties. Third of moral judgment that is located on Rustam unfavorable behavior and irresponsible when he was Mayor of North Jakarta. Recently in the settlement are appreciating Ahok Rustam decision regarding his resignation as Mayor of North Jakarta. It can be concluded that the media tempo.co frame (frame) of the news with more emphasis on shape disappointment Tjahaja Basuki Purnama as Jakarta governor against subordinates Rustam Effendi as Mayor of North Jakarta assessed can not show a good performance in carrying out the task. Keywords: Online media, framing analysis, Entman, and construction news
Intertekstual Puisi “Bukan Beta Bijak Berperi“Karya Rustam Effendi Dan Puisi “Sajak” Karya Sanusi Pane Serta Pemanfaatannya Dalam Materi Pembelajaran Puisi
Karya sastra ditulis atau dicipta berdasarkan konvensi sastra yang ada. Terbukti adanya hubungan kesejarahan antara karya-karya yang sezaman, karya-karya yang mendahului, dan karya yang hadir kemudian. Dengan meninjau hubungan intertekstual dapat ditentukan norma-norma dan konvensi-konvensi sebuah periode sastra. Kajian berikut mengkaji struktur puisi “Bukan Beta Bijak Berperi” karya Rustam Effendi dan puisi “Sajak” karya Sanusi Pane dengan pendekatan intertekstual karya sastra tersebut. Hasil analisis struktur kedua puisi tampak bentuk penyimpangan dari sisi penyair dan pembaca. Puisi Bukan Beta Bijak Berperi menggambarkan pengharapan kebebasan dari seorang penyair, sedangkan puisi Sajak menggambarkan pembaca hanya sekedar membaca tanpa adanya keinginan meresepsi dan mengkaji secara mendalam karya sastra yang dihasilkan pengarang. Hasil kejian kedua puisi tersebut dalam dijadikan bahan ajar teks dalam pembelajaran puisi. Berdasarkan pemaknaan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua puisi tersebut memiliki makna menyimpang. Kajian Interteks puisi Bukan Beta Bijak Berperi masih terikat dengan konvensi penggunaan baris dalam bait yang terdiri dari empat baris, menggunakan sajak aa aa dan ab ab. Hal ini terjadi karena puisi tersebut termasuk dalam periode yang berbeda. Puisi Bukan Beta Bijak Berperi hadir lebih awal sebagai hipogram dibandingkan puisi Sajak. Puisi Sajak tidak lagi patuh pada konvensi sajak aa aa maupun ab ab tetapi aa bb cb dan ab ab. Dilihat dari sisi baris yang digunakan juga tampak, bait pertama terdiri dari enam baris dan bait kedua terdiri dari empat baris
Manajemen berbasis sekolah (MBS)
Manajemen berbasis sekolah (MBS) merupakan istilah yang berasal dari tiga kata yaitu: manajemen, berbasis, dan sekolah. Masing-masing mempunyai arti perlama, manajemen adalah "pengkoordinasian dan penyerasian sumber daya melalui sejumlah input manajemen untuk mencapai tujuan atau untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, kedua, berbasis adalah berdasarkan pada atau berfokus pada, ketiga, sekolah adalah suatu organisasi terbawah dalam jajaran Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) yang bertugas memberikan 'bekal kemampuan dasar'kepada peserta didik atas dasar ketentuan-ketentuan yang bersifat legalistik (makro, meso, mikro) dan profesionalistik
Sumatra. 40, Tamiang and Desa Ampung Siale, Muarasoma, North Sumatra
Unpublished field recording by Margaret Kartomi -- Ethnic group: Mandailing -- Recorded 6 Dec. 1978 in Tamiang (Recording session 1), and 7 Dec. 1978 in Desa Ampung Siale, Muarasoma, North Sumatra (Recording session 2) Recording session 1. No.1. Irama Tortor (commenced twice) ; No.2. Ende-ende ; No.3. Gondang Poncak ; No.4. Gondang Udan Potir ; No.5. Gordang Udan Potir ; No.6. Gordang Padang Na Mosok ; No.7. Ende-ende ; No.8. Gordang Togu ; No.9. Gordang Sarama (commenced twice) ; No.10. Gordang Sarama/Horja -- Recording session 2. No.11. Mengupah ; No.12. Gondang Tortor Tua & Jeir ; No.13. Gondang Sampedang & Onang-onang ; No.14. Gondang Poncak Original format: 1 sound tape reel : analog, 3 3/4 ips, full track, mono. ; 7 in. Performe note: Sutan Guruh Panusunan Lubis, leader (No. 1-4) ; Rustam Effendi Nasution (No. 11) ; Sinondang (Kesenian Mandailing) Batang Natal ; Burhan Nasution ; Rustam Effendi Nasution, leaders (Nos. 12-14).
Copyright 1978. Margaret J. Kartom
- …
