452 research outputs found
Strategi Pemenangan Kampanye Petahana Rahmat Effendi Dalam Pilkada Walikota Bekasi 2018 (Studi Deskriptif Strategi Pemenangan Rahmat Effendi Dalam Pilkada Walikota Bekasi 2018).
Strategi dalam mengadapi pemilihan merupakan perencanaan yang disusun dan dilaksanakan oleh tim kampanye yang memiliki tujuan mencapai kemenangan atas sasaran dalam pemilihan. Strategi kampanye yang dilakukan Rahmat Effendi adalah salah satu cara agar masyarakat dapat yakin akan kinerja Rahmat Effendi. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi kampanye yang dilakukan oleh Rahmat Effendi dalam memenangkan Pemilihan Walikota Bekasi pada periode 2018-2023 dan memimpin kembali Kota Bekasi. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara jelas mengenai informasi-informasi yang diperoleh peneliti berkaitan dengan penelitian dan teori yang digunakan oleh penulis yaitu strategi Ofensif dan Defensif , strategi Ofensif dilakukan untuk menembus pasar strategi ini dibutuhkan suatu partai ingin menambah atau meningkatkan jumlah massa pemilihnya. Sementara Defensif digunakan partai pemerintahan yang ingin mempertahankan mayoritasnya atau apabila perolehan suara yang dicapai sebelumnya ingin dipertahankan teori tersebut diharapkan dapat membantu menjawab penelitian ini agar mendapatkan data yang falid. Hasil pada penelitian menunjukkan strategi kampanye yang dilakukan oleh Rahmat Effendi dalam Pemilihan Walikota Bekasi pada periode 2018-2023 antara lain dengan turun langsung kemasyarakat atau door to door, melalui proses sosialisasi politik inilah masyarakat memperoleh sikap dan orientasi terhadap kehidupan politik yang berlangsung dalam masyarakat dan KS NIK ini merupakan salah satu strategi yang di gunakan oleh Rahmat Effendi terutama dalam menjalankan program unggulannya karena ini merupakan salah satu program yang di andalkan oleh pasangan tersebut selain itu sangat membantu masyarakat terutama bagi kalangan kebawah.
Kata Kunci : Strategi Pemenangan, Komunikasi, Kampanye, Pilkad
Analisa Pola Strategi Kepemimpinan Walikota Bekasi Rahmat Effendi Periode 2013-2018
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan pola kepemimpinan Walikota Bekasi Rahmat Effendi Periode 2013-2018. Dengan dilandasi oleh perspektif strukturalis dan paradigma konstruktivisme, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisa melalui model analisis interaktif.
Hasil penelitian ini mengungkapkan Rahmat Effendi merupakan Walikota Bekasi yang partisipatif, yakni menerima masukan dan mendorong partisipasi berbagai pihak dalam rangka pembangunan Kota Bekasi. Berdasarkan kualitas personal, Rahmat Effendi dianggap sebagai tokoh yang memiliki kredibilitas, integritas dan citra diri sebagai pemimpin pro rakyat. Keberhasilan Rahmat Effendi dalam menjalankan pemerintahan didukung oleh berbagai inovasi yang dilakukan, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, dan menjaga kerukunan antar umat beragama. Strategi kepemimpinan dan capaian prestasi yang diraih tersebut menjadi modal bagi Rahmat Effendi untuk memenangkan Pilkada 2018. Setidaknya terdapat 2 modal utama yang berhasil mendongkrak suara dalam Pilkada, yakni modal sosial (social capital) dan modal politik (political capital). Dalam berpolitik, Rahmat Effendi menggunakan strategi campuran antara strategi defensif dan ofensif
Komunikasi politik melalui media massa pasangan Mochtar Mohammad-Rahmat Effendi (MuRah) dalam pilkada walikota Bekasi periode 2008-2013
Media massa saat ini menjadi salah satu pilihan yang digunakan untuk tujuan-tujuan komunikasi politik. Media massa berperan sebagai pemberi informasi, publik bisa mendapatkan segala informasi yang dibutuhkan mengenai isu atau berita yang menjadi kepentingan umum dan dibutuhkan oleh public. Media massa merupakan komponen dari infrastruktur politik yang berfungsi mensosialisasikan nilai-nilai politik kepada publik dan memberikan edukasi untuk penyadaran hak-hak dan kewajiban politik publik. Pada Pilkada Walikota Bekasi Periode 2008-2013, media massa mempunyai peran dan pengaruh yang besar. Partai politik perlu alat promosiyang efektif dan efisien agar pesan-pesan politik yang ingin disampaikan oleh partai politik dapat diterima dan tertanam dibenak calon pemilih sehingga dapat merubah sikap dan pandangan politiknya. Berkampanye di media massa melalui iklan politik dapat membentuk image politik yang positif dan menaikkan popularitas calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota. Dengan adanya media massa cetak maupun elektronik, lembaga pemerintah penyelenggaraan pemilu dalam hal ini tim sukses pasangan Mochtar Mohammad-Rahmat Effendi dapat dengan mudah mensosialisasikan visi, misi dan program kerja mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Tipe penelitian ini menggunakan tipe deskripsi analisis, yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya melalui pengumpulan data. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Adapun responden yang diwawancarai adalah H. Mochtar Mohammad Walikota Bekasi 2008-2013, H. Rahmat Effendi, Wakil Walikota Bekasi 2008-2013, Ricky Tambunan, Koordinator Media Pasangan Mochtar Mohammad-Rahmat Effendi. Dan dokumen-dokumen yang berasal dari dokumen Tim Sukses pasangan Mochtar Mohammad-Rahmat Effendi dan gambar iklan politik di media massa pasangan Mochtar-Rahmat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sosialisasi komunikasi politik melalui media massa Pasangan Mochtar Mohammad-Rahmat Effendi dalam Pilkada Walikota Bekasi Periode 2008-2013, dan berusaha menjelaskan faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat yang didapati oleh pasangan Mochtar Mohammad-Rahmat Effendi dalam Pilkada Walikota Bekasi. Kegiatan sosialisasi politik pasangan Mochtar Mohammad-Rahmat Effendi banyak menggunakan media massa, baik media massa cetak dan media Elektronik. Peranan media massa dalam mensosialisasikan figur pasangan Mochtar Mohammad-Rahmat Effendi, visi misi dan program kerja mereka sangat efektif. Dan Faktor pendukung pasangan Mochtar Mohammad-Rahmat Effendi pada Pilkada Bekasi Periode 2008-2013 terdiri dari beberapa factor, keberhasilan publisitas melalui media massa, didukung oleh sejumlah partai-partai besar. Sedangkan faktor yang menjadi penghambat oleh pasangan Mochtar-Rahmat adalah, Black Campaign (kampanye gelap), Munculnya sejumlah masalah dan berbagai kecurangan dilapangan, Masih tingginya fenomena Golput pada masyarakat
Pemilikan tanah di Bandar Penggaram khususnya Jalan Rahmat / R. Effendi Razali
Kajian ini adalah mengenai pemilikan tanah di Bandar Penggaram, Batu Pahat, Johor. Tumpuan kajian adalah di Jalan Rahmat. Isi kandungan pada latihan ilmiah ini mengandungi enam bab. Bab I iaitu bab pendahuluan. Penulis menghuraikan tentang tujuan kajian, cara-caea kajian di jalankan dan masalah yang dihadapi semasa membuat kajian. Bab II penulis membincangkan tentang sejarah Bandar Penggaram dan pemilikan tanah secara umum. Bab III penulis membincangkan tentang pola-pola pemilikan tanah yang terakhir dimiliki oleh kategori pemilik dan juga pemindahan milik tanah. Penulis juga menumpukan perhatian kepada tanah yang dimiliki oleh persendirian, syarikat persendirian, bank, persatuan dan juga membuat perbandingan pemilikan tanah antara kategori pemilik tersebut. Bab IV adalah mengenai pola-pola pemilikan tanah mengikut etnik. Penulis membincangkan tentang pemilikan tanah di kalangan kaum Melayu, Cina, India dan lain-lain kaum. Penulis juga membuat perbandingan tentang pemilikan tanah di kalangan etnik kaum tersebut. Bab V membinangkan tentang perubahan pola pemilikan tanah. Penulis membincangkan tentang perubahan milik tanah yang berlaku di peringkat awal dan akhir. Penulis menyentuh tentang perubahan yang berlaku di kalangan kategori pemilik dan etnik. Bab VI merupakan bab penutup di mana penulis membuat rumusan bagi semua bab yang telah dibincangkan
kontrol suhu berbasis mikrokontroler pada alat pengering biji kakao
ABSTRAK Santoso, Effendi Rahmat. 2015. Kontrol Suhu Berbasis Mikrokontroler Pada Alat Pengering Biji Kakao. Tugas Akhir, Program Studi D3 Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom., (II) M. Rodhi Faiz, S.T., M.T. Kata Kunci: Kontrol Suhu, Sensor LM 35, Pengering, Kakao. Di Indonesia biji kakao merupakan produk yang dihasilkan dari pohon kakao yang digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan bubuk kakao ( coklat ). Sebagian besar daerah produsen Indonesia menghasilkan kualitas kakao curah yang cukup rendah, sehingga perlu adanya teknologi yang membantu untuk meningkatkan kualitas biji kakao agar nilai jual yang dihasilkan lebih tinggi.Dalam tugas akhir ini dirancang sebuah alat pengering biji kakao dengan menggunakan kayu sebagai box, 4 buah sensor LM 35 untuk pengecek suhu, serta LCD untuk menampilkan suhunya. Heater digunakan untuk memanaskan bahan sampai batas suhu tertentu dengan inputan suhu menggunakan Keypad. Kipas pada alat akan menyala jika suhu sudah melebihi batas tertentu. RTC digunakan untuk menghitung waktu pengeringan.Suhu pengeringan biji kakao yang paling optimal adalah 57 - 63º C. dengan waktu pengeringan selama 48 jam mampu menurunkan kadar air sebanyak 67 %.Rangkaian sensor suhu menggunakan 4 sensor LM 35 yang telah bekerja dengan baik dengan nilai error ± 1 º C yang dibandingkan dengan thermometer. Suhu optimal pengeringan kakao adalah 57- 63º C. Alat pengering kakao yang telah dirancang memiliki kemampuan menurunkan kadar air sampai 67% selama 48 jam. Untuk pengembangan box selanjutnya bisa menggunakan stainlees steel untuk mengoptimalkan suhunya. Untuk mengaktifkan heater dan kipas dapat menggunakan saklar electronis
Strategi Politik Angkatan Muda Partai Golkar untuk Memenangkan Pasangan Dr. Rahmat Effendi dan Dr. Tri Ardhianto Tjahyono dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018 di Kota Bekasi
Penelitian ini berjudul “Strategi Politik Angkatan Muda Partai Golkaruntuk Memenangkan Pasangan Dr. Rahmat Effendi dan Dr.Tri ArdhiantoTjahyono dalam Pilkada Kota Bekasi Tahun 2018”. Tujuan dalam penelitian iniadalah untuk mendeskripsikan serta menjelaskan mengenai strategi politikAngkatan Muda Partai Golkar (AMPG) untuk memenangkan pasangan Dr.Rahmat Effendi dan Dr. Tri Ardhianto dalam Pilkada Kota Bekasi Tahun 2018.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif denganmenggunakan paradigma konstruktivisme, serta menggunakan perspektifstrukturalis dan pendekatan studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui dataprimer yang di dapat dari wawancara mendalam dengan narasumber dan datasekunder yang diperoleh dari buku-buku, jurnal, dan dokumentasi. Teknik analisisdata menggunakan metode analisis interaktif.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi politik yangdigunakan oleh Angkatan Muda Partai Golkar untuk memenangkan pasangan Dr.Rahmat Effendi dan Dr. Tri Ardhianto Tjahyono dalam pilkada Kota Bekasi tahun2018 antara lain dengan menggunakan strategi politik kampanye, untukmenjalankan strategi itu AMPG Kota Bekasi menggunakan dua cara yaitu satudengan menggunakan simbol-simbol baik pada saat pra kampanye maupun saatkampanye berlangsung. Strategi yang ke dua adalah dengan strategi hubunganmasyarakat, untuk mewujudkan atau menjalankan strategi ini AMPG Kota Bekasimemakai cara pendampingan isu program – program yang diunggulkan terhadapmasyarakat. Strategi yang ke tiga strategi politik media, politik media pada saatini sangat diminati karena kampanye yang konvesional sudah mulai kurangeffektif oleh karena itu AMPG Kota Bekasi memakai cara baru yaitu denganmenggunakan media baik media internet maupun media cetak
Desain dan Pengembangan Sistem Kecerdasan Robotika Muatan Roket dengan 5 Derajat Kebebasan dengan Kontrol Sistem Pendaratan Navigasi X-Y Kartesian
In this study a design and manufacture a rocket payload system that has the ability to fly autonomously intelligently is discussed. The rocket payload system was designed to be able to return to the landing position. This system consists of two sub systems, namely rocket payload and host computer (ground segment). A robotic-based rocket payload has a CPU-based system controller with a specific I/O for sensor-actuator is equipped with a set of telemetry systems. The I/O data can be sent to the host computer at the ground segment. Host computer with the ground segment is a useful tool to receive data from a rocket payload telemetry or navigation data which is then processed by a computer in the form of tables, graphs and map navigation. Direction control systems used for rocket payload system is fuzzy logic control with the input of compass and GPS data and the output scale propeller actuation to the system used by rocket payload. Testing of control systems was conducted in laboratory scale. Input is data of the desired setpoint with output in PWM DC Motor form to stabilize the rocket payload. The test results obtained for this direction control system to minimize the ∆error value of the set point desired direction so that the error is almost close to zer
Strategi Kepala Daerah Petahana Dalam Menghadapi Black Campaign Pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bekasi Tahun 2018
Dalam suatu pemilihan marketing politik sangat membutuhkan sebuah strategi untuk menarik para calon pemilih. Pada Pilwali Kota Bekasi 2018 pasangan Rahmat Effendi-Tri Adhianto ikut dalam kontestasi tersebut dan berhasil memenangkannya. Hal ini tentu tak lepas dari hasil kerja tim pemenangan dan strategi yang dibentuk oleh pasangan Rahmat Effendi-Tri Adhianto sebagai kandidat terpilih memiliki serangkaian strategi dalam menjaring masa dan para pemilih. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menemukan bahwa strategi dari calon petahana dan tim pemenangan yang digunakan oleh pasangan Rahmat Effendi-Tri Adhianto dalam Pilwali Kota Bekasi Tahun 2018 sesuai dengan strategi marketing politik Adman Nursal yaitu pull marketting, push marketting, pass marketing dengan memaksimalkan brand image calon petahana serta strategi penyusunan isu kampanye dan para pendukung dari tim pemenangan. Menggunakan media, serta pendekatan terhadap tokoh-tokoh masyarakat dalam menghadapi black campaign yang diterimah oleh calon petahana sangatlah berdampak terhadap kestabilan elektabilitas suara yang diperoleh. Ditinjau dari isu yang dilontarkan lawan dari pasangan calon Rahmat Effendi-Tri Adhianto mengenai persetujuan pembangunan ratusan gereja di Kota Bekasi, pasangan petahana membalikan keadaan melalui strategi marketting politik sehingga pasangan Rahmat Effendi-Tri Adhianto memenangkan kontestasi Pilwali Bekasi Tahun 2018
KIPRAH BASUKI RAHMAT DALAM BIDANG MILITER TAHUN 1945-1966
ABSTRAK
Dalam penelitian yang berjudul “Kiprah Basuki Rahmat dalam Bidang Militer Tahun 1945-1966” ini terdapat beberapa permasalahan yang dikaji di antaranya yaitu mengenai latar belakang kehidupan Basuki Rahmat, faktor yang memengaruhi keputusan Basuki Rahmat untuk berkecimpung ke dalam bidang militer, dan kontribusi Basuki Rahmat terhadap negara Indonesia melalui bidang militer pada tahun 1945-1966. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi yang jelas dan tepat mengenai permasalahan yang dikaji. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian sejarah atau disebut juga sebagai metode historis yang terdiri dari empat tahapan, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian, Basuki Rahmat merupakan seorang prajurit yang lahir pada 4 November 1921 di Tuban, Jawa Timur. Pendudukan Jepang dan kondisi Indonesia menjelang kemerdekaan menjadi faktor Basuki Rahmat berkecimpung dalam bidang militer. Kontribusi Basuki Rahmat melalui bidang militer dimulai pada tahun 1945 dalam usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui kecakapan militer yang dimilikinya, Basuki Rahmat selalu ikut andil dalam berbagai peristiwa di Indonesia dari tahun 1945-1966, mulai dari perang kemerdekaan saat melawan Belanda, berbagai pemberontakan dalam negeri, operasi Irian Barat, Gerakan 30 September 1965, dan peristiwa paling bersejarah pada tahun 1966 mengenai Surat Perintah 11 Maret (Supersemar). Basuki Rahmat sebagai seorang pemimpin yang bertanggungjawab atas prajurit-prajurit di bawahnya memiliki sifat yang tenang, namun tetap tegas dalam menyikapi suatu permasalahan sehingga ia seringkali dipercaya untuk mengemban jabatan dengan tanggungjawab yang besar dalam bidang militer.
Kata Kunci: Basuki Rahmat, Perjuangan, Militer
ABSTRACT
In this research entitled “The Gait of Basuki Rahmat in the Military Field in 1945-1966” there are several problems studied, including the background of Basuki Rahmat’s life, the factors that influenced Basuki Rahmat’s decision to engage in the military field, and Basuki Rahmat’s contribution to the Indonesian state through the military field in 1945-1965. The purpose of this research is to obtain clear and precise information about the problems studied. In this research, the author uses historical research methods or also known as historical methods which consist of four stages, these include heuristics, source critism, interpretation, and historiography. Based on the result of the research, Basuki Rahmat was a soldier who was born on 4th November 1921 in Tuban, East Java. The Japanese occupation and the condition of Indonesia before independence became a factor in Basuki Rahmat’s involvement in the military. Basuki Rahmat contribution through the military began in 1945 in an effort to defend Indonesia’s independence. Through his military skills, Basuki Rahmat always took part in various events in Indonesia from 1945-1966, starting from the war of independence against the Dutch, various domestic rebellions, the West Irian operation, The 30 September 1965 Movement, and the most historic event in 1966 about the 11 March Order (Supersemar). Basuki Rahmat as a leader who was responsible for the soldiers under him had a calm nature, but was still firm in addressing a problem so that he was often trusted to take positions with great responsibility in the military.
Keywords: Basuki Rahmat, Struggle, Militar
PROSES KREATIF MAMAT RAHMAT DALAM KENDANG TARI TRADISI SUNDA
ABSTRAKMamat Rahmat adalah sosok pengendang tari tradisi Sunda yang pada saat ini masih konsisten dalam bidangnya sebagai pengendang. Kemampuannya dalam kendang tari tradisi Sunda banyak didedikasikan untuk ISBI Bandung karena telah memberikan penghidupan bagi dirinya. Di sisi lain, kemampuannya pun banyak diminta oleh sanggar sanggar tari yang ada di kota Bandung seperti Studio tari Indra, Pusbitari, dan sebagainya. Sebagai pengendang tari tradisi Sunda, ia mampu memberikan pengungkapan karakter dalam tari tradisi Sunda melalui tepakan kendangnya. Maka[PO1] tidaklah berlebihan dan sepantasnya apabila ia menyandang gelar sebagai maestro kendang tari. Dalam tulisan ini akan diungkap bagaimana proses kreatif Mamat Rahmat dalam mencapai kompetensinya sebagai pengendang tari Tradisi Sunda. Penulis akan mengupas pembahasannya melalui metode observasi dan wawancara. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Mamat Rahmat mampu menjadi seorang pengendang tari Sunda yang kreatif, karena ditunjang oleh faktor keturunan (genetik), keterampilan, pengalaman, kepribadian, dan juga bisa menari.Kata Kunci: Mamat Rahmat, Proses Kreatif, Kendang Tari Sunda. ABSTRACTA Creative Process of Mamat Rahmat in Sundanese Traditional Dance Kendang, June 2020. Mamat Rahmat is a figure of drummer of Sundanese traditional dance who is still consistent in his field as a drummer. His skill in Sundanese traditional dance drums (kendang) is mostly dedicated to ISBI Bandung because he has been given his livelihood here. On the other hand, his skill has been much demanded by many dance studios in Bandung such as Indra dance studios, Pusbitari, and so on. As a drummer of Sundanese traditional dance, he is able to provide the expression of character in Sundanese traditional dance through his drum beat. So it is not excessive and appropriate if he bears the title as a maestro of dance kendang. In this paper, it will be revealed how is the creative process of Mamat Rahmat in achieving his competence as a drummer of Sundanese traditional dance. The author will explore the discussion through the method of observation and interviews. The result of this study shows that Mamat Rahmat is able to become a creativeSundanese dance drummer because he is supported by heredity (genetic), skills, experience, personality, and dancing ability.Keywords: Mamat Rahmat, Creative Process, Sundanese Dance Kendang. [PO1]Oleh sebab itu
- …
