1,720,960 research outputs found

    Hierarki Kebutuhan Tokoh Utama Dalam Novel Edensor Karya Andrea Hirata

    Get PDF
    This study aims to identify and describe the Hierarchy of Needs for the Main Characters in Andrea Hirata's Edensor Novel. The approach used in this research is descriptive qualitative. The data in this study are in the form of words, phrases, sentences that show the Hierarchy of Needs for the Main Characters in Andrea Hirata's Edensor Novel. The data source is the Edensor Novel by Andrea Hirata. Data collection techniques are: 1) Reading novels. 2) Take notes. Data analysis techniques in this study, namely; (1) data reduction, (2) data codification (3) data classification, (4) data description, (5) data interpretation, (6) data verification. The theory used is Abraham Maslow's theory of Humanistic Psychology. The results of the study indicate that there is a hierarchy of needs from the main character. Starting from the physiological needs, the need for security, the need for belonging and love, the need for esteem, the need for self-actualization

    Tuturan Adat, Upacara Ate Keda

    Get PDF
    Abstrak:Tuturan adalah bahasa entah berupa kata, frase, maupun kalimat yang maknanya tidak dapat ditarik dari kaidah-kaidah umum gramatika yang berlaku atau yang diramalkan dalam makna leksikal unsur-unsur yang membentuknya (Chaer, 1995:7). Tuturan adat Ate Keda di Desa Ranga Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende merupakan sarana ekspresi diri dalam membangun hubungan anggota masyarakat, Leluhur dan Sang Khalik sebagai pengatur dan pemersatu kehidupan. Masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimanakah bentuk tuturan adat dalam upacara Ate Keda pada masyarakat Desa Ranga Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende,  2) bagaimanakah makna tuturan adat dalam upacara Ate Keda pada masyarakat Desa Ranga Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende, 3) bagaimanakah fungsi tuturan adat dalam upacara Ate Keda pada masyarakat Desa Ranga Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende. Tujuan penelitian ini adalah sebagai upaya pendokumentasian bahasa sebagai sarana budaya masyarakat Lio sebelum punah termakan zaman. Selain tujuan di atas, ada tujuan khusus yakni untuk menemukan dan mendeskripsikan  bentuk, makna, dan fungsi tuturan upacara Ate Keda. Manfaat dari penelitian ini adalah meningkatkan pemahaman  dan penghayatan terhadap warisan leluhur yang terdapat dalam tuturan adat Ate Keda pada masyarakat Desa Ranga Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah simak dan cakap. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, rekam, dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni; 1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan akhir. Teori yang digunakan adalah teori sosiolinguistik. Hasil penelitian Bentuk tuturan adat terdiri dari bentuk morfologi dan gaya bahasa. Bentuk morfologi antara lain: pronominal, nomina, verba, adjektif, numeralia, adverbial, dan repitisi. Dan bentuk gaya bahasa antara lain: paralelisme dan perumpamaan. Makna tuturan adat antara lain: makna kebersamaan, makna religius, makna pengharapan akan kesehatan. Fungsi tuturan adat antara lain: fungsi sosial, fungsi instrumental dan fungsi interaksional

    Metafora Bercitra Abstrak ke Konkret Dalam Terjemahan Al-Qur’an Surat An-Nisa

    Get PDF
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk metafora bercitra abstrak ke konkret dalam terjemahan Al-Qur’an Surat An-Nisa? Tujuan penelitian untuk menemukan dan mendeskripsikan metafora bercitra abstrak ke konkret dalam terjemahan Al-Qur’an Surat An-Nisa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yakni pendekatan yang dilakukan secara utuh kepada subjek penelitian dimana terdapat sebuah peristiwa, dimana peneliti menjadi instrumen kunci dalam penelitian. Kemudian hasil pendekatan tersebut diuraikan dalam betuk kata-kata yang tertulis data empiris yang telah diperoleh dan dalam pendekatan ini pun lebih menekankan makna daripada generalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan, yakni kepustakaan merupakan suatu metode yang digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material yang ada di perpustakaan seperti dokumen, buku, novel dan sebagainya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka yang meliputi; teknik membaca, mencatat, dan menganalisis. Teknik analisis data yang digunakan menurut Milles dan Huberman terdapat 3 tahap yakni, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan teori yang digunakan adalah teori stilistika, yakni teori sastra yang bertujuan untuk menganalisis atau mengkaji karya sastra dari segi penggunaan bahasa dan gaya bahasanya sehingga menimbulkan aspek estetis. Hasil penelitian penelitian menunjukan gaya bahasa metafora dalam terjemahan Ayat Al-Qur’an Surat An-Nisa. Dari 176 ayat,  gaya bahasa metafora terdapat 31 data, yakni (1) gaya bahasa metafora bercitra antropomorfik terdapat  11 data, (2) gaya bahasa metafora bercitra hewan terdapat 4 data, (3) gaya bahasa metafora bercitra abstrak ke konkret terdapat 13 data, (4) gaya bahasa metafora bercitra sinestesia terdapat 3 data. Gaya bahasa metafora yang paling dominan dalam terjemahan Al-Qur’an Surat An-Nisa adalah metafora bercitra antropomorfik sebanyak 11 data dan metafora bercitra abstrak ke konkret sebanyak 13 data

    Kemampuan Memahami Materi Membaca Cerpen Melalui Model Discovery Learning

    Get PDF
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan siswa kelas XI SMA Muthmainnah Ende dalam  memahamai materi membaca cerpen melalui metode discovery learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa pada pemahaman materi membaca cerpen melalui metode discovery learning. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes. Hasil penelitian membuktikan bahwa penelitian dengan 30 sampel kelas XI bahasa pada materi membaca cerpen melalui metode discovery learning dengan prosentase siswa yang berhasil adalah 96,66%

    Nilai Historis Dalam Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra

    Get PDF
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah nilai historis dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra? Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan nilai historis dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data, metode yang digunakan adalah metode kepustakaan dengan teknik baca dan catat. Sedangkan Teori yang digunakan adalah Teori nilai dan Teori Fiksi. Hasil penelitian ini mnunjukkan bahwa nilai historis yang terdapat dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra adalah : (1) Nilai historis tentang tragedi 9/11, (2) Nilai historis tentang keberadaan orang kulit hitam di Amerika, (3) Nilai historis tentang islam di Amerika, (4) Nilai historis tentang Christophortus Columbus, (5) Nilai historis tentang Amerika, (6) Nilai historis tentang Koloni Melungeon, dan (7) Nilai historis tentang Eropa

    Keterampilan Menulis Karangan Persuasif dengan Menggunakan Media Gambar Pada Siswa Kelas VIII SMPN 12 Kota Komba Manggarai Timur Tahun Ajaran 2021/2022

    Get PDF
      Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan keterampilan menulis karangan persuasif dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas VIII SMPN 12 kota komba manggarai timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, karena berhubungan dengan angka-angka. Pendekatan ini dipilih untuk mengetahui kemampuan siswa dalam keterampilan menulis karangan persuasif dengan menggunakan media gambar.. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan metode tes. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes, untuk mengukur ada atau tidaknya serta besar kemampuan objek yang diteliti. Tes yang diberikan adalah tes tertulis (esay tes).  Artinya, peneliti mengajak siswa mengamati gambar yang telah disiapkan, siswa diminta untuk menulis karangan persuasif sesuai dengan  gambar tersebut. Guru menyiapkan media berupa gambar untuk dibagikan kepada siswa. Penilaian yang dimaksudkan adalah judul,kesesuaian isi karangan dengan gambar, penggunaan ejaan, keefektifan kalimat. Hasil penelitian menunjukan siswa yang mampu menulis karangan persuasif dengan menggunakan media gambar mencapai 29 orang atau 82,85 % dari jumlah siswa sampel 35 orang, dan siswa yang belum mampu menulis karangan persuasif menggunakan media gambar adalah 6 orang atau 17,14 % dari jumlah siswa sampel 35 orang

    Kemampuan Menemukan Masalah Utama Dalam Teks Berita Menggunakan Strategi SQ3R

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menemukan masalah utama dalam berita dengan strategi SQ3R pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Boawae Kecamatan Boawae Kabupaten Ngekeo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, yakni dengan memilih sampel sebagai subjek penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes tertulis, yakni menyuruh siswa untuk menemukan masalah utama dalam berita dengan menggunakan strategi SQ3R. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori keterampilan membaca, strategi belajar mengajar, dan evaluasi pembelajaran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes tertulis berupa pedoman tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Boawae Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo mampu menemukan masalah utama dalam berita dengan menggunakan strategi SQ3R. Hal ini terlihat dari data nilai rata-rata yang mencapai 8,162% dari 37 siswa. Siswa yang tuntas sebanyak 35 orang dengan persentase 94,60% sedangkan siswa yang tidak tuntas sebanyak 2 orang dengan persentase 5,40%. Demikian diketahui kemampuan menemukan masalah utama dalam berita dengan menggunakan strategi SQ3R pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Boawae Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo dapat dikategorikan baik dan berhasil

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore