1,720,969 research outputs found
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN BERCERITA DI KELOMPOK B TK PATRIOTIK KECAMATAN SUWAWA KABUPATEN BONE BOLANGO
Sebelum melaksanakan kegiatan bercerita, guru terlebih dahulu menetapkan rancangan prosedur/langkah-langkah yang harus dilalui dalam bercerita, berikut ini akan diuraikan langkah-langkah yang harus ditempuh oleh guru dalam menerapkan kegiatan bercerita dikelas. Meliputi : (1) menetapkan tujuan dan tema cerita; (2) menetapkan bentuk bercerita yang dipilih; (3) menetapkan bahan dan yang digunakan dalam kegiatan bercerita; (4) menetapkan rancangan langkah-langkah kegiatan bercerita, antara lain mengkomunikasikan tujuan dan tema cerita, mengatur tempat duduk kegiatan pembukaan, pengembangan cerita, menetapkan tehnik bertutur yang akan digunakan, dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan menyangkut isi cerita; (5) menetapkan rancangan penilaian kegiatan bercerita. Rancangan penilaian ini mengacu pada rancangan pelaksanaan kegiatan, serta tujuan dan tema yang telah dipilih sebelumnya, tanggapan dan jawaban mereka merupakan petunjuk atas pemahaman mereka tentang isi cerita. Kelima langkah kegiatan bercerita ini telah dilaksanakan oleh guru di kelompok B TK Patriotik dalam mengembangkan kemampuan berbahasa khususnya bercerita, dengan memanfaatkan buku-buku di sekolah sebagai media bercerita pada anak. Disamping itu media gambar juga paling efektif sebagai media penyampai cerita pada anak
Peran Pendidik Dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Iloheluma Kecamatan Kabila
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Peran Pendidik Dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Di TK Iloheluma Kecamatan Kabila. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa Observasi, Dokumentasi, dan wawancara. Analisi data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penenlitian ini menggambarkan bahwa peran pendidik di TK Iloheluma masih perlu dioptimalkan lagi sesuai perannya sebagai pendidik yakni, Pendidk sebagai educator, Pendidik sebagai manager, Pendidik sebagai innovator, Sebagai supervisior, Pendidik sebagai komunikator, Pendidik sebagai motivato
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Peserta Didik Program Kesetaraan Paket B
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mmempengaruhi motivasi belajar peserta didik program paket B ada dua yaitu faktor intrinsik yang meliputi aspek kesehatan, perhatian, minat, dan bakat, sedangkan faktor ekstrinsik meliputi metode mengajar, alat pembelajaran, dan kondisi lingkungan. Namun dari hasil penelitian faktor yang dominan mempengaruhi motivasi belajar peserta didik program paket B yaitu faktor intrinsik (perhatian dan minat), dan faktor ekstrinsik (metode mengajar dan alat pembelajaran). Sebagian peserta didik program paket B Kurang memperhatikan pembelajaran yang disampaikan tutor, karena menurut mereka cara penyampaian materi yang diberikan terkesan membuat peserta didik kurang bersemangat dan tidak memperhatikan apa yang diajarkan. Selain itu juga dipengaruhi oleh fasilitas pembelajaran yang masih kurang, dalam kegiatan pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah tanpa didukung oleh alat atau media pembelajaran kainnya yang menarik perhatian peserta didik
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Baca Tulis Al-Quran pada Anak melalui Taman Pengajian Qur'an
Permasalahan dalam Penelitian ini adalah Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Baca Tulis Al-Quran Pada Anak Melalui TPQ Al-Khairat Di Desa Wonggarasi Barat Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Baca Tulis Al-Quran Pada Anak Melalui TPQ Al-Khairat Di Desa Wonggarasi Barat Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato. Untuk mendapatkan jawaban terhadap permasalahan di atas, peneliti menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data dalam bentuk observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa orang tau dan guru ngaji memiliki pengetahuan dalam mengajarkan anak membaca dan menulis Al-Quran dan anak dapat meningkatkan pengetahuan dalam minat Baca Tulis Al-Quran dan sering memberikan arahan, motivasi dan dukungan terhadap anak agar anak bisa termotivasi untuk belajar Baca Tulis Al-Quran. Orang tau dan guru ngaji melakukan dukungan terhadap anak, agar termotivasi untuk rajin mengikuti pendidikan di Taman Pengajian Al-Quran Al-Khairat untuk belajar Baca Tulis Al-Quran dan menumbukan minat anak terhadap Baca Tulis Al-Quran dengan memberikan motivasi dan arahan terhadap anak agar anak bisa belajar Baca Tulis Al-Quran
Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 5-6
The problem in this study What is the ability of children to recognize letters in group B children to kindergarten Al-Qur’an Uswatun Hassanah Ollot 1, West Bolangitang District, Bolaang Mongondow Utara Regency The purpose of this study was to describe the ability to recognize letters in group B children in kindergarten Al-Qur’an Uswatun Hassanah Ollot 1, West Bolangitang District, Bolaang Mongondow Utara Regency. The method used is descriptive are abservation, documentation and interviews. The results showed that the child’s ability to recognize letters was at a very good development stage with an average of 11.75% Starting to develop an average of 82.35% and not yet developing 5.88% in the study it cant be conclude that the ability to recognize letters in group B children at kidergrten Al-Qur’an Uswatun Hassanah Ollot 1, West Bolangitang District, Bolaang Mongondow Utara Regency is starting to develop
KREATIVITAS ANAK USIA DINI DALAM PEMANFAATAN LIMBAH ECENG GONDOK KELOMPOK B DI TK NEGERI PEMBINA KOTA BARAT KOTA GORONTALO
This study aims to develop children’s creativity in the utilization of group B water hyacinth waste at the Negeri Pembina Kindergarten, Kota Gorontalo, Gorontalo City. The number of children involved as a sample is 24 people who were selected by purposive sampling. This study uses a qualitative approach and data collection techniques with interviews, observation, and documentation. The results show that the development of children’s creativity in the use of water hyacinth waste is classified as good, especially in the three indicators observed, namely (1) originality, (2) fluency, (3) flexibility. The results of this study are expected to add insight to parents and teachers in developing activities to improve children’s creativity
Pengaruh Video Animasi Berbasis Powtoon Terhadap Kemampuan Membaca Kelompok A TK ABA
Permasalahan pada penelitian ini adalah apakah media video animasi powtoon berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok A di TK ABA Tangkiang, Kecamatan Kintom Kabupaten Banggai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh media video animasi powtoon terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak di TK ABA Tangkiang, Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan jenis pre-Eksperimen one group pre-test posttest design. populasi pada penelitian ini berjumlah 50 orang anak, Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelas A berjumlah 20 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes ( pretes dan postes). Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas, dan uji hipotesis t test. Dari hasil penelitian menunjukan data Pre - Test memperoleh nilai rata-rata 16,55 dan standar deviasi 2,928. Sedangkan pada data PostTest memperoleh nilai rata-rata 31,35 dan standar deviasi 3,199. Dengan hasil thitung > ttabel ; 2,517 > 2,093 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Jika thitung > ttabel artinya terdapat pengaruh Media Video Animasi Berbasis Powtoon Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di TK ABA Tangkiang
Pengelolaan Program Paket C di SKB Kota Gorontalo
Hasil penelitian Pengelolaan Program Paket C di Sanggar Kegiatan Belajar Kota Gorontalo dapat diuraikan yaitu yang pertama perencanaan dalam bagian ini peneliti menemukan adanya perencanaan program paket C Perencanaan program dilakukan dengan adanya identifikasi kebutuhan akan memudahkan dalam proses kegiatan sesuai dengan sasaran calon warga kejar paket C, yang ke dua pengorganisasian pada penelitian ini terdapat pengorganisasian program kejar paket C di Sanggar Kegiatan Belajar Kota Gorontalo meliputi pembagian tugas, wewenang serta tanggungjawab pada masing-masing orang yang terlibat dalam kegiatan program paket C, ke tiga pelaksanaan program paket C di Sanggar Kegiatan Belajar Kota Gorontalo dilaksanakan 3 kali dalam 1 minggu yaitu pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu. ke empat pengawasan dalam penyelenggara program paket C di Sanggar Kegiatan Belajar Kota Gorontalo dilakukan secara internal dan eksternal, internar dilakukan oleh kepala SKB dan penyelenggara yang meliputi pengawasan proses pembelajaran, kehadiran tutor dan warga belajar, serta administrasi sedangkan pengawasan eksternal dilakukan oleh Direktorat Jendral, instansi tersebut menerima laporan dalam bentuk tertulis dan datang langsung ke di SKB Kota Gorontalo
Asesmen terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (Abk)
Penelitian ini didasarkan pada metode dalam pencapaian hasil pembelajaran yang diinginkan, penetapan, dan pengembangan metode berdasarkan pada kondisi pembelajaran yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas pembelajaran guru didalam kelas di TK Mawar di Desa Sumba Kecamatan Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow utara Profinsi Sulawesi Utara. metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang yakni guru kelas dan guru pendamping. Instrumen penelitian menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pebelajaran guru didalam kelas terdapat beberapa aspek yakni, menarik perhatian siswa, menimbulkan motivasi, memberikan acuan, memiliki sifat kreatif, memberikan perhatian dan mereview serta mengevaluasi. Ketujuh aspek tersebut belum dilakukan guru secara keseluruhan. Ada juga faktor yang mempengaruhinya yakni, latar belakang guru itu sendiri yang bukan dari sarjana pendidikan anak usia dini, serta kondisi siswa yang kurang bisa menerima arahan dari guru sehingga mereka tidak mengerti apa yang harus dilakukanny
Hubungan Antara Penggunaan Smartphone dengan Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Gorontalo.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan smartphone dengan hasil belajar mahasisiwa Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Metode yang digunakan ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan samrtphone memiliki hubungan dengan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan angket yang disebarkan kepada 30 responden yaitu dengan menggunakan link angket melalui google from dengan jenis angket tertutup. Hasil penelitian tersebut dibuktikan dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.031 dengan nilai perbandingan alpha (ɑ) sebesar 0.05, maka terdapat korelasi yang signifikan antara variabel X (Penggunaan Smartphone) dengan variabel Y (Hasil Belajar). Dan juga melihat perbandingan lain dengan melihat berdasarkan nilai〖 r〗_(hitung )(Person Correlations), dengan diketahui nilai 〖 r〗_(hitung )untuk hubungan penggunaan smartphone (X) dengan hasil belajar (Y) sebesar 0.394 > 〖 r〗_tabel 0.361, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara variabel X (penggunaan smartphone) dengan variabel Y (hasil belajar). 
- …
