62 research outputs found

    PERBANDINGAN SISTEM PENGAMANAN EMAIL MENGGUNAKAN TEKNIK PUBLIC KEY ENCRYPTION DAN PRETTY GOOD PRIVACY (PGP)

    Get PDF
    Pada AMIK Dian Cipta Cendikia dalam pengamanan email masih belum menggunakan manajemen perusahaan, sehingga dikhawatirkan ada seseorang atau sekelompok orang yang dengan sengaja merusak atau mengubah isi data keuangan tersebut. Salah satu metode pengamanan sistem informasi yang umum diketahui oleh banyak orang adalah password. Tanpa disadari password mempunyai peranan penting dalam mengamankan informasi-informasi yang sifatnya pribadi (confidential). Dalam penelitian yang dilakukan di AMIK Dian Cipta Cendikia, metode pengamanan email yang digunakan yaitu observasi (penelitian langsung) dan implementasi (penerapan dan pelaksanaan) dengan menggunakan dua software yaitu Public Key Encryption dan Teknik Pretty Good Privacy (PGP) pada AMIK Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung. Dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa pada AMIK Dian Cipta Cendikia dalam pengamanan email masih belum menggunakan manajemen pengamanan sehingga dibutuhkan pengamanan email dengan menggunakan Public-Key Encryption dan Teknik PGP, khususnya bagian keuangan. Karena dikhawatirkan ada seseorang atau sekelompok orang yang dengan sengaja merusak atau mengubah isi data keuangan tersebut. Berdasarkan dari uji coba yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Public-Key Encryption lebih mudah digunakan untuk mengamankan email dibandingkan teknik PGP. Selain itu, pengguna Public-Key Encryption lebih banyak dibandingkan Teknik PGP

    PENGGUNAAN LIBRARY FAST ANDROID NETWORKING UNTUK MEMBANGUN FITUR REGISTER PADA PROYEK LOTUS (STUDI KASUS: PT. AGUNG TRANS SOLUSINDO)

    Get PDF
    Lotus adalah sebuah aplikasi sosial media dan e-commerce berbasis android. Pada aplikasi Lotus terdapat modul-modul diantaranya adalah Lotus Connect. Lotus Connect merupakan aplikasi sosial media dimana pengguna dapat membagikan sebuah foto atau vidio, membagikan status berupa text, dan membagikan ulang sebuah postingan, serta berkomunikasi melalui pesan atau Direct Message.Pada pengembangan Lotus Connect penulis berkesempatan bergabung dalam team Android developer, yang membantu dalam pembuatan fitur register. Tools yang digunakan penulis antara lain Slack, Trello, Android Studio, PostMan, Gitlab. Penulis mempunyai role Sebagai frontend yang memanggil layanan dari  back-end service dengan menggunakan library fast android networking serta dapat melakukan penyimpanan lokal dengan menggunakan Shared Preference.Pemilihan library sangat tergantung pada kebutuhan aplikasi. Pemilihan library fast android networking pada aplikasi lotus connect dikarenakan, featurs dan request type  yang diberikan oleh library fast android networking sangat lengkap dan tepat untuk memanggil dari back-end service

    PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KP-RI) "DIAN PATIRANA" BERBASIS WEB

    No full text
    Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) “DIAN PATIRANA” adalah sebuah lembaga keuangan bukan bank yang menyediakan produk berupa barang dan jasa. Koperasi “DIAN PATIRANA” selain sebagai lembaga keuangan, produk utama dengan memberikan pelayanan simpan pinjam (USP) kepada guru-guru pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai dinas unit pelaksana teknis pendidikan TK/SD di kecamatan Grujugan, kabupaten Bondowoso. Untuk meningkatkan pelayanan dan pemprosesan transaksi simpan pinjam menjadi lebih efisien, diperlukan suatu penanganan dan pengolahan data yang lebih baik. Hasil analisis yang telah didapatkan oleh penulis, maka penelitian ini bertujuan untuk memudahkan pengguna untuk melakukan proses administrasi yang sebelumnya masih dilakukan secara sederhana. Seperti memproses data transaksi simpanan, pinjaman, angsuran, laporan transaksi, penginputan dan penyimpanan data masih dilakukan secara manual. Untuk mengatasi persoalan tersebut, maka diperlukan suatu sistem informasi berbasis komputer. Sistem informasi simpan pinjam berbasis web ini, telah dilengkapi oleh beberapa fitur. Fitur – fitur utama atau fungsional dan fitur-fitur sampingan atau non fungsional yang mungkin dibutuhkan oleh pengguna koperasi nantinya. Metode pengembangan sistem yang telah digunakan pada sistem informasi ini adalah dengan metode Incremental Model. Tahapan dalam metode ini yakni analisis, desain sistem, pengkodean sistem dan test. Sistem ini menggunakan bahasa pemprograman PHP yang menggunakan konsep OOP dan menggunakan MySQL sebagai manajemen databasenya

    APLIKASI “TOUCH FOR SAFE” UNTUK ANTISIPASI TINDAK KEJAHATAN BERBASIS ANDROID

    Get PDF
    ABSTRACT Febrianto, Ramadani, Sani. 2018. Touchforsafe application for anticipation of action android-based crime. Final Project, Informatics Study Program, Faculty of Engineering, Majapahit Islamic University (UNIM). Mentor I : Ronny M. A., S.Kom., M.Kom. Mentor II : Dinarta Hanum, S.Si., M.Sc. Increasing time and time, the level of crime that is happening is getting higher, this makes people more watchful for existing criminal acts, with the development of technology nowadays people who see crime can more easily contact the police, but if we ourselves who experienced criminal acts there is no chance to contact anyone. By utilizing mobile technology and services with Android platforms, such as GPS, and SMS, the author makes the application "Touch For Safe" to Anticipate Android-based Crime Actions, this application is created using Android Studio, the application utilizes GPS (Global Position System) and SMS facilities (Short Message Service) to retrieve coordinates and send these coordinates to a list of contacts that have been entered via SMS (Short Message Service). This application also functions to record the sound that occurs when the button is pressed, voice recording will be evidence of criminality that occurred. The last feature of this application will lock the screen automatically. From some respondents who filled out the questionnaire, it can be concluded that 95% of respondents feel calm after installing this application. Keywords: SMS, GPS, voice record, android

    Perubahan Kadar Air, Warna dan Tekstur Bawang Putih (Allium sativum) Pada Beragam Suhu Pemanasan

    Get PDF
    Bawang putih (Allium sativum) merupakan salah satu komoditi pertanian yang dibutuhkan penduduk di dunia, terutama dimanfaatkan sebagai bahan penyedap beberapa jenis makanan. Bawang putih juga dipercaya sebagai obat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Namun bawang putih memiliki bau yang menyengat jika dikonsumsi secara langsung. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengolahan bawang putih menjadi bawang hitam. Bawang hitam merupakan salah satu pengolahan bawang putih sebagai obat. Bawang hitam memiliki tekstur yang lembut, bau yang tidak menyengat dan memiliki rasa yang manis sehingga mudah untuk dikonsumsi secara langsung.Tujuan penelitian ini adalah [1] mengetahui perubahan bawang putih kadar air, warna dan tekstur selama proses pemanasan dengan menggunakan oven. [2] mengkaji pengaruh suhu pemanasan bawang putih dengan menggunakan oven terhadap perubahan kadar air, warna dan tekstur bawang putih selama proses pemanasan. [3] menyusun model empiris perubahan kadar air, warna dan tekstur bawang putih selama proses pemanasan menggunakan oven. Suhu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 60oC, 70oC dan 80oC. Pengambilan data dilakukan setiap 2 hari sekali dengan 3 kali ulangan. Analisis yang dilakukan meliputi analisis perubahan kadar air, tekstur, warna dan pemodelan menggunakan analisis regresi linier berganda metode stepwise menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar suhu pemanasan yang digunakan, semakin singkat pula waktu yang dibutuhkan pada proses pemanasan. Kadar air bawang putih selama proses pemanasan mengalami penurunan dari kadar air antara 65.442%-65.588% menjadi sebesar 40.651%-45.171%. Tekstur bawang putih selama proses pemanasan mengalami penurunan dari sebesar 1000.8 N-1099.8 N menjadi 52.4N-66.7N. Warna bawang putih selama proses pemanasan mengalami perubahan pada parameter L, a dan b. Parameter warna L menurun dari 75.7-74.6 menjadi 36.7-37.4, parameter warna a berubah dari -0.1- 0.3 menjadi -0.6-0.3 dan parameter warna b menurun dari 23.9-25.6 menjadi 4.3- 9.1. Berdasarkan hasil pemodelan, persamaan kadar air, tekstur dan nilai L memiliki tingkat akurasi yang tinggi pada ketiga suhu. Persamaan nilai a dan nilai b memiliki tingkat akurasi tinggi pada suhu 60oC dan 70oC sedangkan pada suhu 80oC tingkat akurasinya rendah. Persamaan Persamaan kadar air memiliki R2 tertinggi pada suhu 80 oC yaitu 0.998 dan RMSE sebesar 0.3. Persamaan tekstur memiliki R2 tertinggi pada suhu 70 oC, sebesar 0.997 dan RMSE sebesar 17.2. Persamaan L memiliki R2 tertinggi pada suhu 60oC sebesar 0.999, dan RMSE sebesar 0.2. Persamaan a memiliki R2 tertinggi pada suhu 60oC sebesar 0.980 dan RMSE sebesar 0.4. Persamaan b memiliki R2 tertinggi pada suhu 60oC sebesar 0.999 dan RMSE sebesar 0.2

    PENYEBARLUASAN FILM PADA APLIKASI TELEGRAM DITINJAU DARI UNDANG – UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA DAN FIKIH MUAMALAH

    Get PDF
    Muhamad Febrianto, 12101193014, “Penyebarluasan Film pada Aplikasi Telegram Ditinjau dari Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Fikih Muamalah”, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen Pembimbing: Dr. Dian Ferricha, S.H., M.H. Kata kunci: Penyebarluasan Film, Telegram, Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Fikih Muamalah Penyebarluasan film merupakan hal yang rentan dan banyak terjadi, serta menjadi problematika yang panjang. Salah satunya penyebarluasan tersebut adalah melalui Aplikasi Telegram yang mana merupakan salah satu Aplikasi Media Sosial yang banyak digunakan oleh para pengguna Internet di Indonesia. Hal ini menarik untuk dikaji mengenai bagaimana bentuk penyebarluasan tersebut dalam Aplikasi Telegram, serta pandangan Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta sebagai dasar hukum positif di Indonesia dan Fikih Muamalah sebagai kajian hukum Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana bentuk penyebarluasan film pada Aplikasi Telegram? 2). Bagaimana bentuk penyebarluasan film pada Aplikasi Telegram ditinjau dari Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta? 3). Bagaimana bentuk penyebarluasan film pada Aplikasi Telegram ditinjau dari Fikih Muamalah?. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan Undang – Undang dan Konseptual. Penelitian ini menggunakan tiga sumber bahan hukum yaitu sumber hukum primer, sekunder, dan tersier dengan teknik pengumpulan bahan hukum melalui Studi Kepustakaan (library research). Serta dianalisis melalui beberapa langkah yang meliputi: pengumpulan fakta hukum, klasifikasi hakikat permasalahan hukum, identifikasi pemilihan isu hukum, penemuan hukum, dan penerapan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Penyebarluasan film pada aplikasi Telegram dilakukan oleh para pelaku dalam bentuk pengunggahan film dari sumber lain ke dalam fitur group chat dan channel sehingga dapat ditonton atau diunduh oleh pengguna lain secara cuma - cuma maupun ada unsur pengkomersialan bagi pelaku, serta pengunggahan tersebut tidak disertai lisensi dari pemegang hak cipta dan tidak juga menyebutkan nama pencipta/pemegang hak cipta, yang mana terjadi pada beberapa film yaitu film KKN Desa Penari, film Layangan Putus, dan film Cinta Subuh. 2). Ditinjau dari Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta penyebarluasan film pada Aplikasi Telegram dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hak cipta karna memenuhi unsur pembajakan melalui media elektronik, yaitu unsur penggandaan ciptaan, unsur dilakukan dengan media, dan unsur tanpa izin dimana akibat perbuatan ini pencipta dan/atau pemegang hak cipta dirugikan secara moral dan ekonomi. 3). Ditinjau dari perspektif Fikih Muamlah penyebarluasan film tanpa lisensi pada aplikasi Telegram adalah perbuatan yang diharamkan karena termasuk dalam kategori menikmati harta milik orang lain, yaitu hak ibtikar, dengan cara yang batil

    KAJIAN TEKNIS SISTEM PENYALIRAN TAMBANG PADA LOKASI PENAMBANGAN BAUKSIT PT. PUTRA ALAM LESTARI, KENDAWANGAN, KETAPANG KALIMANTAN BARAT

    Get PDF
    ABSTRACK Bauxite ore mine located in the village Kelampai, District Kendawangan, Ketapang District, West Kalimantan Province. Water entering the workplace comes from the accumulation of rain water directly into the Pit and water runoff (runoff) from the hilltops outside the Pit. No prevention and treatment of water that slowly will cause standing water in the Pit and difficult to dry. There are 4 Regional Catchment area, among others: the extent of 0,24 km2 DTH I, Debit 1,7413 m3 water runoff; DTH II extent of 0,64 km2, Debit 3,9085 m3; DTH III extent of 0,06 km2, Debit 0,2902 m3 / sec while the vast DTH IV is 0,09 km2, Debit 0,4353 m3. Then the area is 1,47 km2 DTH entirely. The design dimensions of the proposed open channel three chanels are: Chanel 1 (a) 0,6m, (b) 0,6m, (B) 1,2m, (h) 0,6m, (A) 0,5m2, (S) 0,5%,(m) 600; Chanel 2 (a) 1,2m, (b) 1,2m, (B) 2,5m, (h) 1,2m, (A) 2m2 ; (S) 0,5%, (m) 600; Chanel 3 (a) 1,6m, (b) 1,5m, (B) 3,0m, (h) 1,3m, (A) 3,2m2, (S) 0,5%, (m) 600. Sump at the site PT. PUTRA Alam Lestari is a permanent sump are at the lowest elevation of the pit bottom. Given the volume of research 12.192m3 sump at the water surface elevation 17mdpl. The results of the calculations in the existing wells with actual pump discharge 576m3/jam been able to accommodate water runoff is the volume 6300m3/hr 8.017m3. When pumping the calculation to 7 hours per day. The resulting total head the pump MFC 385 with a maximum capacity 800m3/jam 576m3/hr actual discharge is 8,222m consisting of: 7m static looming, looming loss of friction 0,8 m, loss looming on the curves 0,408 m, and 0,014 m high towering. Rain water that flowed through the channel will be directly channeled into settling ponds. While rain water has entered the mine site will be pumped out and then passed through the channel leading to the settling ponds. Required pump is pumping as much as 1 unit. Dimension settling ponds length 70 m, width of 47m and a depth of 4m

    PENATAAN KAWASAN TUGU POCI SLAWI SEBAGAI LANDMARK KABUPATEN TEGAL

    Get PDF
    1.1. Latar Belakang Sebuah kota secara ideal dilingkupi oleh dinding, lantai dan mempunyai maksud yang tegas untuk melayani. Sekelompok bangunan, baik perkantoran maupun komersial dapat membentuk sebuah ruang di sekelilingnya baik berupa plasa, jalan maupun ruang terbuka lainnya, sehingga dalam perkembangannya menjadi suatu ciri khas dari suatu daerah dimana daerah itu berada dan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat yang melihat, pernah melaluinya atau bahkan hanya membacanya di media. Slawi sebagai salah satu kota yang ada di Kabupaten Tegal dan merupakan ibukota Kabupaten Tegal merupakan salah satu kota yang memiliki peningkatan yang cukup cepat, hal ini dapat dilihat dari perkembangan Kota Slawi yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Seperti kota – kota lain pada umumnya yang ada di Indonesia, setiap perkembangan selalu diikuti dengan peningkatan permasalahan. Permasalahan tersebut adalah hal yang harus dipecahkan agar keinginan untuk menciptakan suatu kota yang harmonis, nyaman dan aman untuk ditinggali dan beraktifitas dapat tercapai dengan maksimal. Pertumbuhan perkembangan di Kota Slawi yang sangat mencolok dapat terlihat pada koridor – koridor utama di Kota Slawi, karena pada koridor – koridor ini merupakan inti utama dari pernapasan kehidupan Kota Slawi dan merupakan jalur penghubung antara Kota Slawi dengan kota-kota disekitarnya. Koridor-koridor utama pada Kota Slawi adalah Jl.Jend.Sudirman dan Jl.Jend.A.Yani dimana pada jalur ini kehidupan Kota Slawi bergerak dengan cepat. Pada tahun 2006 yang lalu, Pemerintah Kota Slawi telah melakukan antisipasi atas permasalahan yang sudah ada atau akan timbul sesuai dengan perkembangan pada koridor-koridor utamanya dengan melakukan Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Koridor Jl. Jend. A. Yani – Jl. Jend. Sudirman dan Koridor Jl. Letjend. Suprapto – Jl. Mayjend Sutoyo. Pada penyusunan RTBL tahun 2006 Pemerintah Kabupaten Tegal, masih merupakan sebagian dari seluruh koridor utama lainnya di Kota Slawi terutama di Jalan Jenderal Ahmad Yani sejalan dengan adanya proyek Jalan Lingkar Timur Kota Slawi dan rencana Pemerintah Pusat membangun Jalan Trans Java yaitu Jalan tol Pejagan-Pemalang yang melalui Kota Slawi bagian selatan. Penataan kawasan Tugu Poci Slawi Kabupaten Tegal sebagai Landmark Kota tidak terlepas dari rencana Pemerintah Kabupaten Tegal untuk mengembalikan fungsi kawasan dan sekitarnya dalam kota yang sesuai dengan peruntukkannya serta dapat meningkatkan nilai perekonomian bagi masyarakat Kota Slawi pada khususnya dan Kabupaten Tegal pada umumnya tanpa mengabaikan Ruang Terbuka Hijau Kota dan Identitas wilayah (Spirit of Place) Kota Slawi. 1.2. Tujuan dan Sasaran 1) Tujuan Menyusun Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur untuk penataan kawasan Tugu Poci Slawi Kabupaten Tegal untuk dapat menjadi landmark kota sekaligus kawasan perdagangan dan aktifitas masyarakat yang representatif. 2) Sasaran Tersusunnya langkah-langkah kegiatan penyusunan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur (LP3A) dengan judul Penataan Kawasan Tugu Poci Slawi Kabupaten Tegal sebagai Landmark Kota. 1.3. Manfaat 1) Subjektif o Untuk memenuhi salah satu persyaratan menempuh Tugas Akhir sebagai ketentuan kelulusan sarjana Strata 1 (S1) di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik UNDIP. o Sebagai pedoman dan acuan selanjutnya dalam tahap eksplorasi design yang juga merupakan salah satu bagian tak terpisahkan dari Tugas Akhir. 2) Objektif o Sebagai usulan desain ruang terbuka kota dalam perwujudan berupa kawasan yang lengkap elemen-elemen penataan dan sarana prasarana penunjang dalam konteks sebagai Landmark Kota yang representatif bagi Kota Slawi Kabupaten Tegal. o Sebagai tambahan pengetahuan dan wawasan mengenai perkembangan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa arsitektur yang akan menyusun laporan Tugas Akhir. 1.4. Lingkup Pembahasan 1. Substansial Perencanaan dan perancangan Penataan Kawasan Tugu Poci Slawi Kabupaten Tegal sebagai Landmark Kota termasuk dalam kategori penataan kota (urban design) yang menerapkan perencanaan dan perancangan tata bangunan dan lingkungan. 2. Spasial Secara administratif wilayah Perencanaan dan Perancangan Penataan Kawasan Tugu Poci Slawi Kabupaten Tegal sebagai Landmark Kota meliputi Kelurahan Procot dan Kelurahan Kudaile Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal dan termasuk dalam wilayah pengembangan Bagian Wilayah Kota I dalam Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) Slawi. Batas – batas wilayah Perencanaan dan Perancangan Penataan Kawasan Tugu Poci Slawi Kabupaten Tegal adalah sebagai berikut : Sebelah Utara : Jl. Jend. Ahmad Yani batas kantor Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tegal Sebelah Selatan : Jl. Ahmad Yani (sisi eks. Bioskop Rama Slawi) Sebelah Barat : Jl. Piere Tendean, Kelurahan Kudaile Kecamatan Slawi Sebelah Timur : Jl. HOS Cokroaminoto, Kelurahan Procot Kecamatan Slawi 1.5. Metode Pembahasan Metode yang digunakan yaitu metoda deskriptif dengan mengumpulkan dan menguraikan data primer dan sekunder yang telah didapatkan. Data primer didapat dengan melakukan survey lapangan/wawancara dengan pengamatan langsung dan membuat dokumentasi, sedangkan data sekunder didapat dari data statistik dan kepustakaan yang berkaitan dengan aspek Landmark Kota. 1.6. Kerangka Pembahasan Kerangka pembahasan yang digunakan dalam penyusunan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur ini adalah berpa kerangka pembahasan yang berisi : BAB I Pendahuluan Penjabaran mengenai Latar Belakang Permasalahan, Tujuan dan Sasaran, Manfaat, Lingkup Pembahasan, Metoda Pembahasan, Kerangka Pembahasan, dan Alur Pikir. BAB II Kajian Pustaka Penjabaran mengenai Tinjaun Perancangan Kota, Tinjauan Landmark Kota, Tinjauan Pedestrian Mall. BAB III Tinjauan Slawi Kabupaten Tegal, Tinjauan Kawasan Tugu Poci Slawi, Tinjauan Teh Poci, dan Studi Komparasi Kawasan Landmark Kota Berisi tentang tinjauan Slawi Kabupaten Tegal, Tinjauan Tugu Poci Slawi, Tinjauan The Poci, dan Studi Komparasi Kawasan Landmark Kota. BAB IV Analisis dan Pendekatan Program Dasar Perencanaan dan Perancangan Kawasan Tugu Poci Slawi Berisi pengungkapan analisis atau kajian dan pendekatan yang merupakan hasil analisis mengenai Kawasan Tugu Poci Slawi Kabupaten Tegal. BAB V Konsep dan Program Dasar Perencanaan dan Perancangan Kawasan Tugu Poci Slawi Merupakan hasil akhir pembahasan LP3A, sekaligus menjadi acuan untuk perancangan arsitektur pada tahap berikutnya. Berisi tentang hasil analisis berupa kelayakan sebagai kawasan dan program ruang

    استراتيجية التسعير و أثرها في قناعة المستهلك دراسة قضية في صالون روسيا بسورابايا

    No full text
    Harga merupakan kata yang melekat pada setiap sesuatu. Dengan demikian diketahui bahwa harga adalah sesuatu yang penting, sehingga banyak pula konsumen yang akan mengkonsumsi sesuatu melihat terlebih dahulu kepada faktor harga. Terkadang harga menjadi faktor prestise dan terkadang pula menjadi faktor pemuas atau keduanya secara bersamaan. Banyak pula perusahaan mulai waktu ini mengutamakan strategi harga dalam menunjang keberhasilan program pemasaran produk pada urutan pertama atau kedua dari atas. Harga akhirnya memegang peranan penting bagi perusahaan untuk memperoleh kedudukan di pasar, yang dengan itu konsumen mulai memperhatikan harga setiap kali mereka akan membeli sebuah produk. Dalam penelitian ini, permasalahan utama adalah apakah ada hubungan antara harga dan kepuasan konsumen dan pada tingkat mana harga menjadi faktor pemuas pada sebuah salon Rossa di Surabaya. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2002 di salon Rossa Surabaya mengambil sampel sebanyak 50 responden dengan teknik Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, wawancara serta dokumentasi. Pengujian tingkat kepuasan konsumen dengan menggunakan Importance Performance Analysis yang diikuti dengan gambar diagram kartesius. Dan untuk mencari hubungan antar 2 variabel digunakan teknik korelasi dan korelasi partial untuk penambahan variabel kontrol. Sedangkan untuk menguji hipotesis yang diajukan menggunakan teknik analisis Chi Quadrate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan konsumen di salon Rossa melalui diagram kartesius oleh harga masih dianggap kurang penting bagi konsumen. Walaupun begitu harga mempunyai pengaruh yang kuat yaitu dengan nilai korelasi 0,469 dan probabilitas Chi Quadrate tabel, dengan demikian Ho ditolak. Dan pada nilai probabilitas didapat 0,022 < 0,05 maka Ho ditolak. Diambil kesimpulan bahwa Ho Tidak ada pengaruh antara harga dan kepuasan konsumen ditolah sedangkan Ha Ada pengaruh antara harga dan kepuasan konsumen diterima. Inilah bahasan sederhana yang dituangkan untuk sebuah penelitian lapangan, dimana masih dirasakan banyak kekurangan yang belum penulis bahas. Sehingga penulis mengharapkan, semoga dengan ini timbul minat dari penulis selanjutnya yang lebih kuat dan marnpu memecahkan berbagai kekurangan yang terdapat dalam karya ini. Akhirrıya semoga Allah senantiasa membantu dan mendedahkan bagi kita semua pintu kesuksesan dan jalan-jalan keselamatanNya untuk meraih masa depan yang lebih baik dari hari ini. Ami
    corecore