723 research outputs found

    UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN GAME EDUKASI AKUNTANSI DALAM MATA PELAJARAN AKUNTANSI DI SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN 2016

    Full text link
    ABSTRAK Mutia Dian Anggraeni. K7412123. UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN GAME EDUKASI AKUNTANSI DALAM MATA PELAJARAN AKUNTANSI DI SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN 2016. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Mei 2016. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan game edukasi akuntansi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran akuntansi di SMA Al Islam 1 Surakarta Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Al Islam 1 Surakarta sejumlah 189 siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI IPS 4 sejumlah 38 siswa.Teknik pengumpulan data adalah dengan tes, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan validitas isi dan analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan game edukasi akuntansi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan prestasi belajar siswa dari tiap siklusnya. Pada pratindakan prestasi belajar aspek afektif dengan indikator menerima pembelajaran dengan baik 34,21%, memperhatikan pelajaran yang dijelaskan 34,21%, memberikan penghargaan terhadap guru 42,11% dan mengajukan pertanyaan 18,43%, prestasi belajar aspek kognitif 42,11%, dan prestasi belajar aspek psikomotor 44,74%. Pada siklus I prestasi belajar aspek afektif dengan indikator menerima pembelajaran dengan baik 89,47%, memperhatikan pelajaran yang dijelaskan 57,90%, memberikan penghargaan terhadap guru 57,90% dan mengajukan pertanyaan 28,94%, , prestasi belajar aspek kognitif 57,89%, dan prestasi belajar aspek psikomotor 57,89%. Pada siklus II prestasi belajar aspek afektif dengan indikator menerima pembelajaran dengan baik 100%, memperhatikan pelajaran yang dijelaskan 84,21%, memberikan penghargaan terhadap guru 78,95% dan mengajukan pertanyaan 78,95%,, prestasi belajar aspek kognitif 78,95%, dan prestasi belajar aspek psikomotor 89,48%. Simpulan penelitian ini adalah penerapan game edukasi akuntansi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran akuntansi siswa SMA Al Islam 1 Surakarta tahun 2016. Kata kunci: prestasi belajar, game edukasi akuntansi. ABSTRACT Mutia Dian Anggraeni. K7412123. EFFORT OF IMPROVING THE STUDENTS’ LEARNING ACHIEVEMENT IN ACCOUNTING SUBJECT MATTER THROUGH THE APPLICATION OF ACCOUNTING EDUCATIONAL GAMES AT AL ISLAM SENIOR SECONDARY SCHOOL 1 OF SURAKARTA IN 2016. Skripsi. Surakarta: The Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, Surakarta, May 2016. The objective of this research is to investigate whether the application of accounting educational games can improve the learning achievement in Accounting subject matter of the students of Al Islam Senior Secondary School 1 of Surakarta in 2016. This research used the classroom action research with two cycles. Its population was the students as many as 189 in Grade XI Social Science Department of Al Islam Senior Secondary School 1 of Surakarta. Its samples were 38 students in Grade XI Social Science Department 4. Its data were collected through test, observation, and documentation. They were validated by using the content validity and analyzed by using the quantitative and qualitative technique of analysis. The result of research shows that the application of the accounting educational games can improve the students’ learning achievement as indicated by the improvement of their learning achievement from one cycle to the other cycles. Prior to the treatment, the students’ learning achievements in the affective, cognitive, and psychomotor were 39.48%, 42.11%, and 44.74% respectively. Following the treatment, they became 47.37%, 57.89%, and 57.89% respectively in Cycle I and 78.95%, 78.95%, and 89.48% respectively in Cycle II. Thus, the application of the accounting educational games can improve the learning achievement in Accounting subject matter of the students of Al Islam Senior Secondary School 1 of Surakarta in 2016. Keywords: Learning achievement, accounting educational game

    ~HOUGA II SEBAGAI PEMARKAH MODALITAS TOUI DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG 日本語の文における「~方がいい」という当為モダリティ

    Full text link
    ABSTRACT Savitri, Rizky Anggraeni Dian. 2015. ““~Houga ii Sebagai Pemarkah Modalitas Toui dalam Kalimat Bahasa Jepang”. Thesis, Departement of Japanese Studies Faculty of Humanities. Diponegoro University. The First Advisor Elizabeth IHANR, S.S, M.Hum. Second Advisor Maharani P. Ratna, S.S, M.Hum. In writing this thesis, the writer discussed about ‘~Houga ii as Modalities Toui In Japanese Sentence’. The writer took this theme to examine how the structure and meaning of houga ii. The purpose of this research is to describe the structure and meaning of houga ii in Japanese sentences. The method that used in this research is “agih” method. “Agih” method is data analysis method which is using part of the relevant language as the determination tool. Primary data that is used in this research is Haruki Murakami's novel ‘1Q84’. Besides, the data came from a song and the internet (Japanese web). Houga ii has a basic structure ~yori ~houga ii, which has functions as a comparison between two different things. Houga ii can be used together with adjective, noun, and verb. Verbs that can be used with houga ii is past tense, dictionary form and negative form. Houga ii also has a variation of a question form, those question words are ‘dochira’ and ‘izure’. There is also a variety of forms, that is houga yokatta. Houga ii has the basic meanings 'advice’ or ‘comparison'. In Indonesian, houga ii has meaning 'sebaiknya’ or ‘lebih baik'. Advice meaning can be used to suggest ourselves, interlocutors/listener, or for the general case. Houga ii can also indicate of a regret and dissatisfaction. Keywords : Modalitas, toui, houga ii

    DAKWAH BIL-HAL MAJELIS DZIKRUL GHOFILIN DALAM MEMBINA SPIRITUAL MAD’U DI TRENGGALEK

    Full text link
    Skripsi dengan judul “dakwah bil-hal majelis dzikrul ghofilin dalam membina spiritual mad’u di trenggalek” ini ditulis oleh Dian Novita Anggraeni. NIM. 126311203056, Progam Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Skripsi: Rohmat, S.Hum. M.Pd.I, NIP. 198406162023211019. Kata Kunci: Dakwah, Bil-Hal, Jum’at Berkah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya dakwah yang lebih menekankan pada pembangunan motivasi daripada penegakan larangan terhadap perbuatanperbuatan yang dilarang oleh ajaran agama. Dakwah dalam konteks saat ini tidak hanya mencakup dimensi hukum, meskipun penting untuk diakui bahwa dakwah dan hukum dapat berjalan beriringan. Salah satu bentuk dakwah yang dapat dikembangkan saat ini adalah dakwah bil-hal. Dakwah bil-hal memainkan peran penting dalam dakwah bil-lisan. Keduanya memiliki peran penting dalam proses penyampaian ajaran Islam, di mana isi dakwah yang disampaikan secara lisan harus seimbang dengan perbuatan nyata. Contoh dari dakwah bil-hal dalam kehidupan nyata adalah program kegiatan "Jum’at Berkah" di masjid atau Musholla. Salah satunya adalah kegiatan mingguan yang diadakan oleh pengurus Musholla Al-Islam dan pengurus Majelis Dzikrul Ghofilin yang melibatkan seluruh jamaah dalam kegiatan "Jum’at Berkah" di Musholla Al-Islam Desa Sumberingin, Karangan, Kabupaten Trenggalek. Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana Nilai-Nilai Dakwah Bil-Hal yang diterapkan Pada Progam Sedekah Jum’at dalam Pembinaan Spiritual Mad’u di Trenggalek? (2) Apa Faktor Pendukung dan Penghambat Strategi Dakwah BilHal yang dilakukan oleh Pengurus Musholla Al-Islam dalam Progam Sedekah Jum’at Bekaitan dengan Dakwah Bil-Hal? Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk memahami nilai-nilai dakwah bil-hal yang diterapkan pada progam sedekah jum’at berkah dalam membina spiritual mad’u pada jamaah dzikrul ghofilin di Trenggalek. (2) Untuk faktor pendukung dan penghambat strategi dakwah bil-hal yang dilakukan oleh pengurus Musholla Al-Islam dalam progam sedekah jum’at berkaitan dengan dakwah bil-hal. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif, di mana pembahasan dalam penelitian ini akan dikupas secara detail. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah bil-hal dalam kegiatan Jum’at Berkah di Musholla Al-Islam Sumberingin, Karangan, Trenggalek menggunakan strategi pendekatan komunikasi langsung. Pengurus Musholla AlIslam dan pengurus Majelis Dzikrul Ghofilin Salju Qulub melakukan dakwahnya dengan aksi nyata, memberikan contoh untuk rajin bersedekah pada hari jum’at, melakukan komunikasi atau mensyi’arkan dakwah pada acara-acara keagamaan di Musholla. Selain itu, mereka juga menggunakan syi’ar dakwah melalui media online, seperti WA,facebook serta spanduk tentang kegiatan jum’at berkah

    EUFEMISME DAN DISFEMISME DALAM TALK SHOW MATA NAJWA DI METRO TV

    Full text link
    ABSTRAK DIAN WIBI ANGGRAENI, NIM: S111308016. EUFEMISME DAN DISFEMISME DALAM TALK SHOW MATA NAJWA DI METRO TV (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK). Pembimbing I: Prof. Dr. Sumarlam, M. S. Pembimbing II: Prof. Dr. Djatmika, M. A. Tesis: Program Studi Linguistik, Minat Utama Linguistik Deskriptif, Program Pascasarjana. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menganalisis pemakaian bahasa pada talk show MN dan bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Tujuan penelitian ini meliputi: (1) mendeskripsikan bentuk dan tipe ungkapan eufemisme dan disfemisme, (2) mendeskripsikan referensi ungkapan eufemisme dan disfemisme, (3) mendeskripsikan fungsi dan makna ungkapan eufemisme dan disfemisme, (4) memaparkan latar belakang penggunaan ungkapan eufemisme dan disfemisme pada talk show MN. Sumber data dalam penelitian ini adalah empat episode talk show MN, sedangkan data penelitian ini adalah tuturan yang dituturkan oleh pembawa acara dan tuturan yang terjadi antara pembawa acara, nara sumber, dan audiens yang di dalamnya mengandung ungkapan eufemisme dan disfemisme. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik rekam, teknik simak dan catat. Analisis data menggunakan teknik analisis Spradley, yaitu analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema budaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ungkapan disfemisme lebih dominan dibandingkan eufemisme yang digunakan pada talk show MN. Selanjutnya temuan lain pada penelitian ini meliputi: (1) Bentuk eufemisme dan disfemisme yang berupa kata, frasa, dan klausa. Tipe eufemisme dan disfemisme antara lain: tipe ekspresi figuratif, tipe flipansi, tipe pemodelan kembali, tipe sirkumlokusi, tipe kliping, tipe akronim, tipe singkatan, tipe satu kata menggantikan satu kata yang lain, tipe kata umum ke khusus, tipe hiperbola, tipe makna di luar pernyataan, tipe jargon/penggunaan istilah teknis, tipe kolokial, tipe pinjaman. (2) referensi eufemisme dan disfemisme yaitu; benda/binatang, bagian tubuh, profesi, penyakit, aktivitas, peristiwa, sifat/keadaan. (3) fungsi eufemisme dan disfemisme antara lain; fungsi ekspresif, fungsi direktif, fungsi fatis, fungsi metalinguistik. Kemudian makna eufemisme yaitu; menghindari kata–kata yang menyinggung perasaan orang lain, menghindari perasaan tidak nyaman lawan bicara, menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara/yang bersangkutan. Makna disfemisme yaitu; memberikan gambaran negatif tentang sesuatu, menunjukkan kekecewaan/kemarahan, menunjukkan rasa tidak suka, mempertajam penghinaan. (4) alasan penutur menggunakan ungkapan eufemisme antara lain; untuk menghindari kata-kata atau hal-hal yang tabu (sensitif), untuk menghindari penggunaan kata-kata yang dapat menimbulkan konflik, untuk menghindari penggunaan kata-kata kasar. Selanjutnya alasan penutur menggunakan ungkapan disfemisme antara lain; untuk merendahkan atau mengungkapkan penghinaan, untuk menunjukkan rasa tidak suka, juga ketidaksetujuan terhadap seseorang atau sesuatu, untuk memperkuat atau mempertajam penghinaan, untuk memberikan penggambaran yang negatif tentang lawan politik. Kata Kunci : eufemisme, disfemisme, Mata Najwa

    MODEL HAZARD RATIO UNTUK ANALISIS KETAHANAN HIDUP PASIEN KANKER PARU-PARU

    No full text
    terpenuhi maka model berubah-ubah tergantung waktu dan dikatakan nonproportional hazard. Dalam penelitian kali ini dalam memodelkan nonproportional hazard dilakukan dengan menggunakan model hazard ratio, kemudian dalam mengestimasi parameter dilakukan dengan membandingkan tiga metode pendekatan yaitu metode exact, metode Efron dan metode Breslow. Dari hasil tiga pendekatan estimasi tersebut kemudian diambil model yang terbaik dengan melihat nilai AIC yang terkecil. Perbandingan yang diperoleh dari tiga metode pendekatan estimasi yaitu metode exact, metode Efron dan metode Breslow didapatkan hasil metode exact yang memberikan estimasi terbaik dengan nilai AIC terkecil. Setelah dilakukan estimasi parameter kemudian dilakukan pembetukan model. Kemudian dari kombinasi sepuluh variabel didapatkan satu model terbaik hazard ratio

    PENGEMBANGAN DAN APLIKASI GUI WEB INTERAKTIF DENGAN R-SHINY UNTUK PEMODELAN LOGISTIK MULTINOMIAL

    No full text
    Logistik multinomial merupakan regresi logistik yang variabel dependennya mempunyai skala yang bersifat polychotomus atau multinomial. Skala multinomial adalah suatu pengukuran yang dikategorikan menjadi lebih dari dua kategori. Logistik multinomial banyak digunakan dan bermanfaat karena banyak ditemui kasus yang menggunakan logistik multinomial untuk menganalisis data. Namun kendalanya akses untuk menggunakan analisis logistik multinomial terhalang karena penggunakan program yang susah bagi pengguna atau peneliti yang tidak mengerti program. Program yang digunakan adalah R dan paket R yang digunakan untuk analisis data dengan logistik multinomial ini adalah paket nnet dengan fungsi multinom(). Salah satu program dalam R yang bisa membuat menu user interface yang berbasis web agar mudah diakses yaitu R-shiny. R-shiny merupakan toolkit dari program R yang dapat digunakan untuk membuat program secara online. Komponen dalam Rshiny ada 2 kelompok yaitu user interface dan server. User interface berupa file HTML yang digunakan untuk pemasukkan nilai input dan penyajian output. Program dibentuk dalam bentuk tutorial yang meliputi ringkasan teori dan pengaplikasiannya. Analisis data menggunakan program R yang telah dibuat dalam bentuk web interaktif berbasis R-shiny. Program online ini dapat diakses di alamat http://statslabrshiny. fmipa.unej. ac.id/JORS/logmult/. Program ini selain dapat digunakan untuk data yang mempunyai variabel respon lebih dari 2 kategori, juga dapat digunakan untuk data yang mempunyai variabel respon yang mempunyai 2 kategori. Dalam program ini juga ada program untuk GLM apabila pengguna ingin membedakan hasil dari fungsi multinom() dengan fungsi glm()untuk data yang mempunyai variabel 2 kategori. Data yang digunakan adalah data simulasi yang mempunyai variabel prediktor , , , dan variabel respon yang memiliki lebih dari 2 kategori berupa A, B, C. Uji signifikansi menggunakan − dengan memilih nilai − ≤ 0.05. Sedangkan uji kesesuaian model menggunakan nilai AIC dan BIC. Hasil analisis data diperoleh nilai AIC sebesar 121,0870 dan BIC sebesar 144,9073 untuk model formula ~ + + + lebih kecil dibandingkan dengan nilai AIC sebesar 129,4233 dan BIC sebesar 148,4795 model formula ~ + + . Hasil tersebut menunjukkan bahwa model formula ~ + + + lebih baik daripada model formula ~ + + . Jadi data simulasi dengan model terbaik yang didapat yaitu ~ + + + dengan ( ) = 3,1180 − 0,2205 + 0,2078 − 0,1231 − 1,0677 [ ] ( ) = −5,1752 − 0,1597 + 0,2176 + 0,1235 − 0,6315 [

    ANALISIS HUBUNGAN ANTARA FINANCIAL DISTRESS DAN KEPUTUSAN KEBIJAKAN DIVIDEN OMISI (Studi Kasus : Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI 2010-2016)

    No full text
    Financial distress merupakan kondisi dimana perusahaan mengalami kerugian atau kehilangan. Kondisi yang paling mudah dilihat apakah suatu perusahaan berada dalam kondisi financial distress adalah adanya keputusan kebijakan dividen omisi. Menurut Utami (2002) dividen omisi diartikan sebagai kebijakan perusahaan untuk menghapus pembayaran dividen untuk pertama kalinya dalam kurun 2-5 tahun pembayaran berturut-turut. Faktor yang diduga berpengaruh terhadap durasi waktu antara perusahaan mengalami financial distress dan kemunculan dividen omisi antara lain likuiditas, leverage, profitabilitas, free cash flow, dan size perusahaan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari setiap faktor dan mengetahui pengaruh dari variabel yang signifikan terhadap durasi antara perusahaan mengalami financial distress dan kemunculan dividen omisi waktu serta bentuk model hazard ratio. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada pihak manajemen suatu perusahaan tentang seberapa besar pengaruh faktor rasio likuiditas, leverage, profitabilitas, free cash flow, dan size terhadap waktu antara perusahaan mengalami financial distress dan munculnya dividen omisi

    Analisis Ketahanan Hidup Pasien Kanker Paru Menggunakan Regresi Weibull

    No full text
    Kanker paru adalah penyakit yang menyerang organ pernapasan akibat adanya pertumbuhan sel yang tidak normal. Kanker paru merupakan salah satu penyakit yang sulit dideteksi karena gejalanya tidak mudah ditemukan. Sebagian besar penyakit kanker paru-paru yang terdeteksi telah berada dalam stadium lanjut, sehingga mempersulit peluang penyembuhan yang ada dan menyebabkan tingkat risiko kematian yang besar. Pasien penderita kanker paru memerlukan penanganan dan tindakan yang cepat dan terarah. Adapun dalam ilmu statistika faktor-faktor yang mempengaruhi waktu ketahanan hidup pasien kanker paru-paru dapat dikaji menggunakan analisis tahan hidup. Menurut Collet (2003), analisis tahan hidup merupakan suatu metode statistika yang digunakan untuk menguji kemampuan suatu sampel percobaan hingga muncul suatu kejadian yang ditentukan oleh peneliti. Model parametrik adalah suatu model ketahanan hidup dengan waktu tahan hidup individu mengikuti asumsi distribusi tertentu. Model regresi parametrik yang paling banyak digunakan adalah regresi Weibull karena distribusi Weibull bersifat fleksibel. Distribusi Weibull bersifat fleksibel diakibatkan oleh adanya shape parameter yang menentukan perubahan bentuk dari kurva hazard. Pada penelitian ini, dilakukan uji asumsi kesesuaian data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan diperoleh data pasien kanker paru dapat diasumsikan mengikuti distribusi Weibull. Pemodelan regresi Weibull berdasarkan nilai AIC terkecil dari seluruh kombinasi variabel yang diduga berpengaruh terhadap model. Model terbaik regresi Weibull terdiri dari variabel jenis kelamin, umur, LED, dan status terapi. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap waktu ketahanan hidup pasien kanker paru adalah LED

    Analisis Perbandingan Metode Machine Learning: Random Forest dan Support Vector Machine Untuk Deteksi Kanker Paru-Paru

    Full text link
    Kanker paru-paru merupakan penyakit dengan adanya pertumbuhan sel tidak terkontrol pada jaringan paru-paru. Kanker paru-paru dapat menyerang siapa saja dan sering tidak menimbulkan gejala awal, maka perlu adanya deteksi kanker. Penelitian ini tentang deteksi kanker menggunakan Algoritma Data Mining dengan metode machine learning Random Forest dan Support Vector Machine (SVM). Random Forest diawali dengan teknik klasifikasi dasar decision tree. Sesuai dengan namanya, konsep metode klasifikasi ini menciptakan sebuah hutan (forest) dengan sejumlah pohon (tree) secara acak (random). Sedangkan konsep metode klasifikasi SVM menjelaskan bagaimana upaya sederhana untuk menemukan fungsi pemisah terbaik (hyperplane). Dasarnya SVM bekerja dengan prinsip linier classifier, kemudian dikembangkan untuk dapat bekerja pada kasus non linear dengan menggunakan konsep kernel pada ruang kerja berdimensi tinggi. Hasil klasifikasi Random Forest menghasilkan akurasi sebesar 90,32%. Sedangkan, hasil klasifikasi SVM menghasilkan akurasi sebesar 87,10%. Supaya dapat menampilkan visualisasi dari hasil klasifikasi masing-masing metode pada ruang 2D maka penelitian ini menggunakan PCA (Principal Component Analysis). PCA juga sangat berpengaruh dalam meningkatkan akurasi dalam sebuah metode klasifikasi, dapat dilihat pada metode Random Forest menggunakan PCA menghasilkan akurasi sebesar 100% dan metode SVM menggunakan PCA menghasilkan akurasi sebesar 93,47%. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perbandingan akurasi di antara metode-metode klasifikasi yang sudah di analisis seperti metode Random Forest, SVM, PCA-Random Forest, dan PCA-SVM. Di antara empat metode tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa metode PCA-Random Forest menghasilkan tingkat akurasi tertinggi sebesar 100%. Artinya, metode tersebut sangat baik dalam mengelompokkan kelas orang normal dan kelas orang terdiagnosis kanker paruparu tanpa adanya misklasifikasi. Visualisasi hasil klasifikasi Random Forest dan SVM mampu memperlihatkan berapa jumlah orang yang normal, jumlah orang yang terdiagnosis kanker paru-paru dan jumlah data yang misklasifikasi
    corecore