35 research outputs found
DAMPAK LINGKUNGAN EKS LOKALISASI TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS ANAK (Studi Deskriptif Perkembangan Psikologis Anak Usia 6-12 Tahun yang berada di Lingkungan Eks Lokalisasi Pandansari Kabupaten Tegal Tahun 2019)
UTAMI DIAH RETNO. 2019. “Dampak Lingkungan Eks Lokalisasi Terhadap
Perkembangan Psikologis Anak (Studi Deskriptif Perkembangan Psikologis Anak
Usia 6-12 Tahun yang berada di Lingkungan Eks Lokalisasi Pandansari
KabupatenTegal Tahun 2019)”. Skripsi. Bimbingan dan Konseling. Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I: Dr.
H. Suriswo, M.Pd, Pembimbing II: Dr. Maufur, M.Pd.
Kata Kunci: Eks Lokalisasi, dan Perkembangan Psikologis Anak.
Lingkungan yang menjadi eks lokalisasi terdapat tidak sedikit anak-anak
didalamnya oleh karenanya banyak anak-anak yang terkena imbas dari
berlangsungnya kegiatan orang- orang dewasa yaitu meliputi seks, minuman
alkohol, kata- kata nakal dan kotor para orang dewasa, kekerasan, dan yang lainnya
sehingga pada saat sudah menjadi eks lokalisasi anak-anak masih merekam
kegiatan yang pernah berlangsung kemudian anak melampiaskannya kepada orang
sekitar yaitu misalnya berkata kasar kepada orang tua, berbicara kotor, merokok,
latah dengan kalimat yang jorok, atau lebih parahnya lagi berhubungan seks dengan
teman lawan jenisnya, ini menjadi titik acu dalam penelitian.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari lingkungan eks
lokalisasi terhadap perkembangan psikologis anak usia 6-12 tahun di lingkungan
Pandansari desa Munjung Agung Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal tahun 2019.
Dengan memilih dua subyek sebagai informan utama yaitu GM dan AS. Teknik
pengumpulan data menggunakan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data kualitatif deskriptif dengan langkah-langkah reduksi data,
penyajian data, dan penarikan simpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak lingkungan eks lokalisasi
pandansari berbeda antara satu anak dengan anak yang lain. Simpulan yang
diperoleh bahwa dampak lingkungan eks lokalisasi terhadap perkembangan
psikologis anak usia 6-12 tahun di Pandansari desa Munjung Agung Kecamatan
Kramat Kabupaten Tegal tahun 2019 yang dilihat dari kedua anak yaitu AS, tumbuh
menjadi pribadi yang pemalu, tidak percaya diri (minder), dan penurut. Sedangkan
GM menjadi anak yang agresif, nakal, mudah marah, dan tidak peduli ketika
dinasihati orangtua.
Saran yang menjadi pertimbangan di dalamnya yaitu : diharapkan agar
pemerintah lebih memperhatikan kondisi lingkungan Pandansari, Masyarakat
sekitar pandansari lebih mengerti latar belakang anak antara satu dengan lainnya.
para orangtua sepatutnya mengetahui perkembangan psikologis anak sejak dini,
perlu adanya perhatian dari orangtua terhadap dunia anak, orangtuapun harus
pandai-pandai mendidik anak sehingga anak menjadi tumbuh dengan memiliki
kepribadian yang baik, dan harapannya agar dampak yang terjadi pada anak-anak
bisa membuat orang tua, masyarakat, atau orang lainnya dapat mengambil
hikmahnya dan membuat dampak yang tidak baik menjadi dampak yang baik
Penerapan Team Teaching Untuk Mengoptimalkan Pembelajaran Di Kelas I Sekolah Dasar Muhammadiyah Plus Malangjiwan
Eni Retno Kusrini / A510150113. APPLICATION OF TEAM TEACHING TO
OPTIMIZE LEARNING IN CLASS I OF MUHAMMADIYAH PLUS
MALANGJIWAN. Essay. Faculty of Teacher Training and Education, University of
Muhammadiyah Surakarta. May, 2019.
This study aims to describe: (1) the application of team teaching to optimize
learning, (2) obstacles, (3) solutions. This type of research is qualitative with a case
study research design. Data collection techniques using observation, in-depth
interviews, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data
presentation, and drawing conclusions. The data validity technique is done by
triangulation of techniques and sources. The results showed that: (1) the
implementation of team teaching has three stages namely, the planning stage
includes the preparation of lesson plans, the determination of methods, learning
media together and the division of teacher's tasks into two, namely the core teacher
and the accompanying teacher. The implementation phase includes the core teacher
and the accompanying teacher both have the role of teaching in the same class, the
same time with focus on different subjects. Learning methods and media adapt the
situation and conditions of students in the field. There are two evaluation stages
namely students through summative and formative tests as well as teacher evaluation
through student score results, (2) barriers to the implementation of team teaching,
namely teachers lack understanding of some teaching material and differences in
character between teachers, (3) The solution that can be applied is deepening
material with a lot of reading and exchanging information with other teachers, and
communication
Kemampuan Menulis Mahasiswa Universitas Katolik Musi Charitas
Keterampilan menulis dianggap sebagai keterampilan paling kompleks. Hal ini dikarenakan seseorang yang mampu menulis dapat memperoleh ide/ gagasan untuk dituliskan berdasarkan hasil menyimak informasi, sharing/ berbagi informasi baik secara lisan maupun tertulis, dan juga hasil membaca. Dalam menulis, seseorang tidak hanya perlu memperhatikan ejaan saja. Seorang penulis perlu memperhatikan hal lain seperti struktur tulisan, topik yang dibahas, gaya bahasa, bahkan pada hal kecil seperti jumlah kalimat dalam satu paragraf. Makalah ini membahas bagian dari hasil penelitian yang dilaksanakan pada tahun 2018/2019 yang didanai Kemenristekdikti pada skema Penelitian Dosen Pemula (PDP). Penelitian tersebut dilaksanakan pada tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian PDP yang dimaksud berjudul “Representasi Literasi Menulis Mahasiswa Universitas Katolik Musi Charitas” yang dilaksanakan di Universitas Katolik Musi Charitas dengan jumlah populasi sebanyak 382 tulisan dan sampel ditentukan sebanyak 180 tulisan secara acak. Penelitian dilaksanakan dengan pen and paper based test, yaitu memberikan tes menulis pada subjek yang diteliti. Hasil tulisan mahasiswa tersebut dinilai oleh dua orang penilai. Hasil penilaian kedua penilai tersebut kemudian dicari reratanya untuk menentukan nilai akhir tiap bagian yang diteliti. Fokus penilaian teks melibatkan struktur tulisan hingga struktur kalimat pada teks yang dihasilkan mahasiswa yang diteliti. Makalah ini memfokuskan pembahasan pada hasil penilaian konversi teks dari aspek adanya kalimat utama dan kalimat penjelas pada tiap paragraf dan adanya subjek serta predikat pada kalimat utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat 40% tulisan mahasiswa yang secara tepat memiliki kalimat utama dan penjelas tiap paragrafnya. Sedangkan hanya terdapat 18.89% tulisan memiliki subjek dan predikat pada kalimat utama tiap paragraf pada hasil konversi teks yang diteliti
A Listening Lesson Prototype For The First-Grade In Primary School
One of the main purposes of learning Bahasa Indonesia is to make students be fluent in using language. Language skills consist of two receptive skills (listening and reading), and two productive skills (speaking and writing). Those four skills are expected to be practiced equally. However, based on the previous research, listening lessons were rarely implemented in class. Moreover, listening lesson were inappropriately implemented by asking students to read. Additionally, the listening tests to measure the students’ listening proficiency were also unsuitable. Based on those findings, the researchers conducted a listening lesson developmental research for the first-grade primary school. This research is part of a developmental research referring to Gall, Gall, and Borg’s developmental research steps. This research is the second of five planned research phases. In this second phase, the researchers developed a listening lesson prototype validated by six validators. To validate the data, this research employed the triangulation method. Meanwhile, Miles and Huberman’s data analysis technique was utilized to analyze the data. The result of this research was a listening lesson prototype, including the mapping of basic competencies, networking of themes, determining of listening learning success indicators, learning stages, and listening evaluation
Kemampuan Penerapan Struktur Esai Pada Tulisan Mahasiswa Universitas Katolik Musi Charitas
This study aims to determine the level of student literacy writing. This article aims to describe the ability to apply essay writing, specifically the application of the structure of essays to the writings of students from the conversion of Musi Charitas Catholic University. This research This study uses a mix method (qualitative and quantitative). In addition, this study also refers to a descriptive approach. Data collection techniques used in this study are pen and paper based text. This technique is done by providing written text to students who are studied. The research sample of 180 writings randomly. The data obtained were validated using the researcher triangulation modeThe results showed that categorized as low writings obtained scores ranging from 1.67-30 as many as 58 writings or 32.2%, categorized writings received a score of 50 as many as 100 writings or 55.5%, and capable categories were as many as 22 or 12.2% who received scores ranging from 88.3-100
PENGEMBANGAN MATERI SIMAKAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK KELAS 1 SEKOLAH DASAR
Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar dilaksanakan dengan memperhatikan keterampilan bahasa. Keempat keterampilan bahasa tersebut yaitu keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Dalam pelaksanaannya, keterampilan menyimak menjadi keterampilan yang jarang dilatihkan dan atau dilaksanakan dengan cara yang kurang tepat. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya adalah pembelajaran menyimak dilaksanakan dengan materi yang digunakan untuk pembelajaran menyimak berasal dari buku teks yang diterbitkan oleh penerbit tertentu. Dengan demikian, materi tersebut dapat saja tidak mengakomodir kearifan lokal. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan yang dilaksanakan secara bertahap. Penelitian ini merupakan penelitian tahap kedua dari lima tahap yang direncanakan. Pada tahap ini, penelitian dilaksanakan hingga tahap revisi hasil validasi ahli. Artikel ini hanya membahas hasil validasi ahli pada bagian pengembangan materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi pembelajaran yang dikembangkan belum sepenuhnya mengakomodir kearifan lokal. Validator memberi saran berkaitan dengan konten materi yang dapat dikembangkan agar mengangkat kearifan lokal dan tetap sesuai dengan kompetensi dasar yang digunakan
The Assisting Publication of an Anthology Entitled Tak Selalu Hitam Putih, Kisah di Balik Pengabdian
This service is entitled Assisting The Publication of an Anthology Entitled Tak Selalu Hitam Putih, Kisah di Balik Pengabdian. The target and outcome of this activity are HIMPAUDI educators throughout Central Java who will publish an anthology containing articles written by educators. After the activity, it is hoped that the educators will be able to
publish the anthology. The method used in this activity is a question and answer method, discussion, and assignment. Activities are carried out online. The first and last meetings were held via the Zoom application and four meetings were held by discussion via WAG. The results of the
activity were in the form of 52 articles regarding participants' experiences as administrators or members of Himpaudi. In addition, the articles produced are in the form of participants' experiences as educators. An anthology book entitled Not Always Black and White, The Story Behind
Devotion. The satisfaction questionnaire showed that 83.7% of the participants had received the training material provided, 22.4% had written articles, 100% of the participants felt this activity was important, the material presented by the resource person was 90% complete, 89.8% of
the participants felt the material presented by the resource person was understood, 98% participants intend to write articles after participating in the PkM conducted by the UKMC team, and 98% of participants are willing to take part again in similar training
Program linier inter "Over Cones"
Program Linear Integer "Over Cones" merupakan suatu metode yang,
digunakan untuk memperoleh solusi optimal dalam Program Linear yang
membatasi selunth variabel keputusannya pada nilai integer. Pembatas pada
Program Linear Integer "Over Cones" , yaitu :
B xE b — NxN , xB integer.
direduksi menjadi :
Ay = R ( b NxN ) , y integer. Grup Knapsack adalah persoalan grup dengan pembatas tunggal dan diperoleh dari bentuk ekuivalen pembatas Program Linear Integer "Over Cones" dimana
- penyelesaiannya dilakukan secara Integer Linear Programming "Over Cones", known as a method that used to get an optimal solution of Linear Programming in which all the variable are restricted in integer value. Consider the constraints of Integer Linear Programming "Over Cones",
B xi3 = b NxN xB integer
It is reduced into,
Ay = R ( b NxN ) , y integer.
Group Knapsack is a group representation, which only has one constraint and formulated by equivalent representation of Integer Linear Programming "Over Cones" . Group Knapsack is solved by recursive equation.
rekursif
This document is Undip Institutional Repository Collection. The author(s) or-Wright owner(s) agree that UNDIP-IR may, without changing the content, translate the submission to any medium or format for the purpose of preservation. The author(s) or copyright owner(s) also agree that UNDIP-IR may keep more than one copy of this submission for purpose of security, back-up and preservation:
http://eprints.undip.acid
