15 research outputs found
ANALISA PENILAIAN KINERJA CUSTOMER SERVICE PADA BANK JABAR BANTEN (BJB) KCP KOPO BIHBUL KAB. BANDUNG
Kinerja merupakan aktivitas manusia yang diarahkan pada pelaksanaan tugas organisasi yang dibebankan kepadanya, maka dari itu perusahaan harus melakukan evaluasi terhadap faktor- faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Bank Jabar Banten (BJB) salah satu perusahaan perbankan yang menjadi bank komersial terkemuka yang selalu mengutamakan kepuasan nasabah. Oleh karena itu Bank BJB KCP Kopo Sayati perlu mengetahui berbagai kelemahan dan kelebihan sebagai landasan untuk menemukan solusi untuk kelemahan dan menguatkan kelebihan guna meningkatkan prodiktifitas customer service. Atas dasar ini penulis ingin mengetahui kelemahan dan solusinya untuk menyusun Laporan Tugas Akhir dengan Judul “Analisa Penilaian Kinerja Customer Service Pada Bank Jabar Banten KCP Kopo Sayati Kab. Bandung” dimana perusahan yang ditinjau sebagai objek untuk pembuatan Tugas Akhir ini adalah Bank BJB KCP Kopo Sayati Kab. Bandung.
Hasil observasi dalam pelaksanaan penilaian kinerja customer service Bank BJB KCP Kopo Sayati menggunakan dua metode, yang pertama metode rating Scale dimana pimpinan langsung yang meninjau customer service dengan skala tertentu, dan yang kedua metode Checklist yaitu terdiri dari beberapa pertanyaan yang menjelaskan beraneka macam tingkata prilaku bagi suatu pekerjaan tertentu. Secara keseluruhan dalam pelaksanan penilaian kinerja customer service Bank BJB KCP Kopo Sayati sudah sesuai dengan teori, karena Bank BJB KCP Kopo Sayati sudah memiliki SOP (Standar Operasional Prosedur), tetapi customer service Bank BJB KCP Kopo Sayati masih belum sempurna memenuhi SOP (standar Operasional Prosedur). Maka dari itu penulis menyarankan agar Bank BJB KCP Kopo Sayati memberikan pelatihan dan pengembangan kepada customer service agar lebih sesuai dengan SOP (standar Operasional Prosedur) yang sudah di terapkan oleh Bank BJB
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI KOTA PALEMBANG
Masalah kesehatan di Indonesia saat ini adalah status kesehatan masyarakat yang masih rendah, antara lain ditandai dengan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang tinggi. Menurut laporan WHO tahun 2014 Angka kematian Ibu (AKI) di dunia yaitu 289.000 jiwa. Angka kematian ibu negara-negara Asia Tenggara yaitu Indonesia 214 per 100.000 kelahiran hidup (WHO, 2014). Penelitian ini bertujuan : untuk diketahuinya analisis kualitas pelayanan kesehatan di Bidan Praktek Mandiri Andina Primitasari Palembang Tahun 2018. Metode penelitian : menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang ke Bidan Praktek Mandiri Andina Primitasari palembang untuk memperoleh pelayanan kesehatan, yang berjumlah 44 responden, tehnik pengambilan sampel menggunakan Conseccutive Sampling. Teknik pengumpulan data dengan data primer (kuesioner dan observasi) dan data sekunder. Analisis data dengan menggunakan uji statistik chi-square dengan nilai ?=0,05. Hasil penelitian : di dapatkan bahwa bukti fisik (pvalue=0,013), kehandalan (pvalue=0,031), daya tanggap (pvalue=0,027), jaminan (pvalue=0,031), dan empati (pvalue=0,062). Simpulan : bahwa ada hubungan antara bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, dan jaminan dengan pelayanan kesehatan dan tidak ada hubungan antara empati dengan pelayanan kesehatan. Disarankan : Diharapkan meningkatkan penyediaan sarana dan prasarana, agar pasien lebih merasa nyaman dalam menunggu, seperti sarana area parkir dan ruang tunggu yang lebih luas lagi
ANALISIS MANAJEMEN PRILAKU KEBERSIHAN DIRI SAAT MENSTRUASI DI SMP PUJA HANDAYANI TAHUN 2023
Menjaga kebersihan tubuh pada saat menstruasi, dengan mengganti pembalut sesering mungkin serta membersihkan bagian vagina dan sekitarnya dari darah menstruasi dapat mencegah perempuan terhindar dari penyakit infeksi vesica urinaria (saluran kencing), infeksi saluran reproduksi dan iritasi pada kulit. Kebersihan alat vital perlu sekali dilakukan karena pada saat mengalami mentruasi, pembuluh dalam darah pada rahim lebih mudah untuk terinfeksi, mikroorganisme mudah untuk masuk dan dapat menyebabkan sistem reproduksi terganggu. Hasil wawancara 7 orang siswi tidak pernah mengganti pembalut di sekolah, pembalut dibuang langsung ditempat sampah tanpa dibungkus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kebersihan Menstruasi (MKM) meliputi faktor personal, faktor sosial dan faktor lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian telah dilakukan di SMP Puja Handayani Palembang dengan populasi sebanyak 53 siswi pada tanggal 23 sampai 27 Mei 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi dengan kriteria telah mengalami menstruasi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan dengan p value 0.013, sikap dengan p value 0.004, variabel dukungan keluarga dengan p value 0.014, variabel dukungan teman sebaya dengan p value 0.065 dan variabel sarana prasarana dengan p value 0.030,. Simpulan variabel pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan sarana prasarana berhubungan dengan prilaku MKM, sedangkan dukungan teman sebaya tidak berhubungan dengan Prilaku MKM dan variabel paling dominan terhadap prilaku MKM adalah sikap. Disarankan bagi SMP Puja Handayani untuk melakukan sosialisasi dan bimbingan konseling bagi siswa khususnya mengenai kesehatan reproduksi
EDUKASI TENTANG KEBERSIHAN SAAT MENSTRUASI DI SMP PUJA HANDAYANI PALEMBANG TAHUN 2023
Seksualitas dan kesehatan reproduksi merupakan bagian dari personalitas individu dan penting dalam menentukan status kesehatan secara umum (overall health) dan kualitas hidup (quality of life) individu. Prilaku manajemen kebersihan menstruasi adalah hal yang berkaitan dengan tidakan untuk memelihara kesehatan dan upaya menjaga kebersihan pada daerah kewanitaan pada saat menstruasi. Kebersihan menstruasi merupakan isu kritis sebagai determinan status kesehatan remaja yang akan berpengaruh dalam kehidupan masa tua khususnya kesehatan organ reproduksi. Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara pemberian informasi melalui penyuluhan dengan metode ceramah, dan diskusi dengan peserta kegiatan siswi smp puja handayani sebanyak 25 peserta. Kegiatan dilakukan pada tanggal 26 Juli 2023, tempat kegiatan dilakukan di SMP Puja Handayani Palembang. Hasil evaluasi terjadi peningkatan pengetahuan tentang kebersihan saat menstruasi. Kesimpulan: ada peningkatan pengetahuan setelah diberi edukasi tentang kebersihan saat menstruasi serta siswi peserta kegiatan tampak antusias mengikuti kegiatan ataupun bertanya seputar kebersihan saat menstruasi
Implementasi pendidikan Akhlak pada murid prasekolah di Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Assalam Malang
ABSTRAK
Pendidikan akhlak adalah usaha sadar dan tidak sadar yang dilakukan oleh seorang pendidik untuk membentuk kepribadian yang baik pada seorang anak didik. Pengajaran akhlak di sekolah-sekolah pada saat ini belum diberikan secara mandiri, dalam arti masih terintegrasi dengan mata pelajaran agama namun pada umumnya para pendidik jarang sekali menyentuh mengenai pendidikan akhlak.
Usia Taman Kanak-kanak sangat menentukan bagi masa depan seseorang. Di sini, peran pendidikan akhlak di Taman Kanak-kanak sangat dibutuhkan dalam usaha membentuk kepribadian seseorang sejak dini.
Rumusan masalah yang menjadi fokus pembahasan ini meliputi: 1) Bagaimana pelaksanaan pendidikan akhlak di Taman Kanak-kanak Islam Terpadu As Salam Malang. 2) Faktor-faktor apa saja yang mendukung dan yang menghambat pelaksanaan pendidikan akhlak di Taman Kanak-kanak Islam Terpadu As Salam Malang.
Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pendidikan akhlak di Taman Kanak-kanak Islam Terpadu As Salam Malang. 2) Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendukung dan yang menghambat dalam pelaksanaan pendidikan akhlak di Taman Kanakkanak Islam Terpadu As Salam Malang.
Penelitian yang penulis lakukan ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Dalam proses pengumpulan data, penulis menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi. Untuk proses analisis, penulis menggunakan langkah-langkah editing data, kategorisasi, dan penafsiran data. Adapun untuk mengecek keabsahan data, penulis menggunakan teknik ketekunan pengamatan, kecukupan referensial, dan triangulasi. Selain itu, untuk mendukung uraian dari keadaan yang sebenarnya ada di lokasi penelitian, di sini penulis sertakan gambar dan lampiran sebagai pelengkap data.
Hasil dari penelitian yang dilakukan penulis dapat disampaikan bahwasanya pendidikan akhlak telah dilaksanakan cukup baik dengan cara dimasukkan pada program kurikuler dan program non kurikuler serta program ekstra kurikuler. Hal ini dilakukan untuk membentuk akhlak peserta didik baik akhlak kepada Allah, akhlak kepada sesama manusia, ataupun akhlak kepada alam. Kalaupun masih ada program lain yang belum disebutkan dalam skripsi ini, maka hal itu dapat dijadikan masukan atau tambahan agar skripsi ini terus berkembang dan tidak berhenti sampai di sini.
ABSTRACT
Moral education is a conscious and unconscious by an educator to establish a good personality on a protégé of both physical and spiritual, so that the human form of obedience to God. Teaching morality in schools until now is not given independently, in a sense still integrated with religious subjects but in general the educators rarely touches on moral education.
Kindergarten Age is the period which is crucial for the future of a person. Here, the role of moral education is needed in the effort to form one's personality.
The formulation of the problem are the focus of this discussion include: 1) How is implementation of character education in kindergarten Integrated Islam As Salam Malang. 2) What factors can support and which hinder the implementation of character education in kindergarten Integrated Islam As Salam Islam Malang.
The purpose of this study are: 1) To find out how the implementation of character education in kindergarten Integrated Islam As Salam Malang. 2) To know what are the factors that support and which hinder the implementation of character education in kindergarten Integrated Islam As Salam Malang.
Research conducted by the author is included in the descriptive qualitative research. In the process of collecting data, the authors use the method of observation, interviews, and documentation. For the analysis, the authors use data editing steps, categorization, and interpretation of data. As for checking the validity of the data, the authors use the technique of observation persistence, referential adequacy, and triangulation. In addition, to support the description of the actual situation of the research sites, here the author included pictures and attachments as supplementary data.
Results from studies conducted the author can be delivered that moral education has been implemented fairly well with the way the program included in curricular and non curricular programs and extra curricular programs. This is done to establish good moral character learners to God, to fellow human morality, nor morality to nature. Even if there are other programs that have not been mentioned in this essay, then it can be used as input or extra for this thesis continues to grow and do not stop there
AKTIFITAS FISIK DAN PAPARAN AUDIO VISUAL TERHADAP USIA MENARCHE DI SMP PUJA HANDAYANI TAHUN 2022
Menarche merupakan menstruasi pertama yang terjadi dalam rentang usia 10-16 tahun. Ada kecenderungan bahwa saat ini anak mendapat menstruasi pertama kali pada usia yang lebih muda. Ada yang 12 tahun tetapi ada juga yang usia 8 tahun.. Hal ini dipengaruhi oleh pola makan, berat badan, stres, dan aktivitas fisik. Rangsangan audio visual baik dari percakapan langsung antar teman sebaya, tontonan dari internet atau film-film berlabel dewasa, vulgar menjadi faktor penyebab menstruasi dini. Menstruasi terlalu dini juga disebabkan oleh faktor gaya hidup dan lingkungan, termasuk paparan polusi udara dan gaya hidup yang tidak sehat, faktor gaya hidup yaitu konsumsi junk food berlebih, terlalu banyak konsumsi minuman manis, kurangnya aktfitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktifitas fisik dan paparan audio visual dengan usia menarche. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2022 di SMP Puja Handayani Palembang dengan sampel penelitian sebanyak 33 orang yang diambil dengan tehnik total sampling. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional dan diuji menggunakan analisis chi square. Hasil penelitian didapatkan variabel aktifitas fisik dengan p value 0.068 dan paparan audio visual dengan p value 0,295. Simpulan variabel aktifitas fisik dan paparan audio visual tidak berhubungan dengan usia menarche, disarankan bagi SMP Puja Handayani untuk melakukan sosialisasi dan bimbingan konseling bagi siswa khususnya mengenai kesehatan reproduksi
PENGARUH SIKAP DAN TINDAKAN SISWA TERHADAP PENERAPAN PHBS DI SMP PUJA HANDAYANI
The gap in water access in the education sector is very large. Around 80% of the community has access to drinking water services. However, in rural areas only 75% have clean drinking water. 27% of educational institutions do not have adequate sanitation and hygiene conditions and the gap in access to education remains large. Access to sanitation is greater in urban areas, but is still lacking in rural areas. The road to sanitation is still long. In urban areas, 49% have access to soap and hand washing facilities, while in rural areas, around 36% have access to soap for washing hands in clean, running water. To determine the influence of student attitudes and behavior on the implementation of PHBS at Puja Khandayani High School in 2023. Quantitative descriptive survey using a cross-sectional design. Seventh grade students (41 students) and eighth grade students (48 students) participated in this study. This sampling method amounted to 89 respondents, who were tested with a 95% confidence level using the Mann-Whitney test. The significance limit for this value is ±0.0
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan PHBS
Pentingnya menumbuhkan kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak usia sekolah karena sekolah mempunyai peranan dan kedudukan strategis dalam upaya pendidikan dan promosi kesehatan. Perlu upaya peningkatan PHBS untuk mencegah risiko masalah kesehatan di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan sikap, tindakan, peran teman sebaya, dan peran guru terhadap PHBS di PKBM Sahabat Tahfizhul Quran. Desain penelitian ini adalah kuantitatif survei analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi adalah siswa/i kelas 3-6 SD yang berjumlah 43 siswa. Sampel adalah total populasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dilakukan wawancara, kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki sikap kurang baik (72,1%), tindakan kurang baik (69,8%), peran teman sebaya kurang baik (51,2%), peran guru kurang baik (55,8%), dan PHBS kurang baik (72,1%). Ada hubungan sikap (nilai p 0,000, PR 7,750), tindakan (nilai p 0,002, PR 4,615), peran teman sebaya (nilai p 0,013, PR 5,328), dan peran guru (nilai p 0,029, PR 3,789) dengan PHBS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan sikap, tindakan, peran teman sebaya, dan peran guru terhadap PHBS di PKBM Sahabat Tahfizhul Quran. Peneliti menyarankan untuk dilakukan peningkatan promosi kesehatan tentang PHBS di sekolah, pengawasan interaksi siswa dengan teman sebayanya, dan peningkatan stimulasi pada guru agar lebih berperan dalam meningkatkan PHBS di sekolah
Hubungan Sumber Daya dan Struktur Birokrasi Protokol Kesehatan Terhadap Persepsi Penurunan Angka Kejadian Covid-19
The increase in the number of cases of COVID-19 is still happening every day, therefore, a very comprehensive effort is needed in managing the Covid-19 case and ways to break the chain of exposure. Based on data from the Covid-19 Handling Task Force as of March 31, 2022 globally, the total number of Covid-19 infections was 486,661,998 cases,active cases of covid-19 as many as 58,643,881 cases,and the death rate reached 6,161,174 people.This study aims to find out the relationship between resources and bureaucratic structure with the perception of a decrease in the number of Covid-19 cases at Bina Jaya Vocational School in 2022. The design of this study is descriptive analytic, using a cross sectional approach. The sample of this research is 71 respondents at SMK Bina Jaya Palembang, and the sampling technique uses accidental sampling. Resources are urgently needed to support the implementation, such as human resources who are actively involved in the policy process, the availability of facilities to support the policies that have been set, unitary system that gives centralized resources of authority to the national government as well as the bureaucratic structure including the dimensions of fragmentation and SOPs which have a significant influence on the success of policy implementation, such as inter-organizational relations as contingency theory, as case analysis, chart of public sector policy and management subsystems.Peningkatan angka kejadian covid-19 masih terjadi setiap harinya, oleh karena itu dibutuhkan usaha yang sangat komprehensif dalam pengurusan kasus covid-19 dan cara untuk memutus mata rantai pemaparannya. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 per 31 Maret 2022 secara global dunia, total infeksi covid-19 sebanyak 486.661.998 kasus, kasus aktif covid-19 sebanyak 58.643.881 kasus, dan angka kematian mencapai 6.161.174 orang. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan sumber daya dan struktur birokrasi terhadap persepsi penurunan angka kasus covid-19 di SMK Bina Jaya Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah deskriftif analitik, menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 71 responden di SMK Bina Jaya Palembang, dan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Kuesioner merupakan instrument pada penelitian ini. Uji statistik chi square yang digunakan sebagai analisis statistik, dengan 95% (?=0,05) tingkat kepercayaannya. Diperoleh hasil analisis sumber daya (p=0,004), dan struktur birokrasi (p=0,003), hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sumber daya dan struktur birokrasi terhadap persepsi penurunan angka kejadian covid-19. Sumber daya sangat dibutuhkan guna mendukung implementasi, seperti sumber daya manusia yang terlibat aktif dalam proses kebijakan, tersedianya fasilitas dalam menunjang kebijakan yang telah ditetapkan, sistem kesatuan yang memberikan sumber daya kewenangan secara terpusat kepada pemerintahan nasional serta struktur birokrasi mencakup dimensi fragmentasi dan SOP yang memiliki pengaruh singnifikan terhadap keberhasilan dalam implementasi kebijakan, seperti hubungan inter-organisasi sebagai teori kontingensi, sebagai analisis kasus, bagan subsistem kebijakan dan manajemen sektor publik. Simpulannya adalah terdapat hubungan bermakna antara sumber daya dan struktur birokrasi terhadap persepsi penurunan angka kejadian covid-19 di SMK Bina Jaya Palembang
Analisis Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Siswa Madrasah Aliyah Babul Ulum Mariana
Schools are one of the settings that need to implement PHBS. The impacts that will arise if PHBS is not implemented in schools can be a decrease in achievement and enthusiasm for learning, a decrease in the image of the school, and an unconducive learning atmosphere due to a dirty environment and classroom conditions, unhealthy snacks, and unorganized waste disposal. These conditions will also cause various diseases. The purpose of this study was to analyze the clean and healthy living behavior of students at Madrasah Aliyah Babul Ulum. The research design used cross-sectional analysis. The population in this study were all students at Madrasah Aliyah Babul Ulum, totaling 82 people. The sample size in this study was the total population, namely 82 respondents. Bivariate analysis was carried out using the Pearson Correlation test, a confidence level of 95% and a significance limit with an ? value of 0.05. The results of the data analysis showed that CTPS had a p value of 0.018 on students\u27 PHBS. Consuming healthy snacks in the school canteen p-value 0.147, free from cigarette smoke p-value 0.614, and disposing of garbage in its place p-value 0.199 on students\u27 PHBS. The conclusion in the study showed a significant influence between the CTPS variable and Students\u27 PHBS, but there was no influence between the variables of consuming healthy snacks in the school canteen, free from cigarette smoke, and disposing of garbage in its place with students\u27 PHBS.Sekolah merupakan salah satu tatanan yang perlu menerapkan PHBS. Dampak yang akan timbul apabila PHBS kurang diterapkan di sekolah dapat berupa penurunan prestasi dan semangat belajar, penurunan citra sekolah, serta suasana belajar yang tidak kondusif akibat lingkungan dan keadaan kelas yang kotor, jajanan yang tidak sehat, serta tidak tertatanya tempat pembuangan sampah. Kondisi tersebut juga akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perilaku hidup bersih dan sehat siswa Madrasah Aliyah Babul Ulum. Desain penelitian menggunakan analitik cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i Madrasah Aliyah Babul Ulum yang berjumlah 82 orang. Besar sampel dalam penelitian ini adalah total populasi, yakni 82 responden. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Pearson Correlation, tingkat kepercayaan 95% dan batas kemaknaan dengan nilai ? 0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa CTPS nilai p 0,018 terhadap PHBS siswa. Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah nilai p 0,147, bebas dari asap rokok nilai p 0,614, dan membuang sampah pada tempatnya nilai p 0,199 terhadap PHBS siswa. Simpulan dalam penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna antara variabel CTPS dengan PHBS Siswa, namun tidak terdapat pengaruh antara variabel mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah, bebas dari asap rokok, dan membuang sampah pada tempatnya dengan PHBS siswa
