346 research outputs found

    Hasil Peer Review EMERGENCY REMOTE TEACHING AND LEARNING: TECHNOLOGY-BASED INSTRUCTIONAL PLAN ACROSS GRADE LEVELS

    Get PDF
    Ini merupakan hasil peer review oleh Dr. Mirjam Anugerahwati, M.A. sebagai reviewer I dan Dr. Khoirul Anwar, M.Pd. sebagai reviewer II pada artikel jurnal berjudul "EMERGENCY REMOTE TEACHING AND LEARNING: TECHNOLOGY-BASED INSTRUCTIONAL PLAN ACROSS GRADE LEVELS"yang ditulis oleh Fika Megawati, Nur Mukminatien, Alda Indah Permana, Lita Agusniasari Dewi, Fita Fitriati dan dipublikasikan di Jurnal Teaching English with Technology Volume 21 Issue 2 Tahun 2021, Termasuk jurnal Internasional Bereputasi Q1

    PERANCANGAN GAME INTERAKTIF 2 DIMENSI MENGENAI PENGENALAN GUNUNG-GUNUNG DI JAWA TIMUR

    No full text
    ABSTRAK   Megawati, Citra Dewi. 2013. Perancangan Interaktif 2 Dimensi Tentang Pengenalan Gunung-Gunung Di Jawa Timur . Tugas Akhir, Jurusan Seni dan  Desain, Fakultas    Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Andy  Pramono, S.Kom.MT (II) Joko Samudra, S.Kom   Kata Kunci : Perancangan, Game interaktif 2 dimensi, gunung-gunung di Jawa timur   Perancangan game interaktif 2 dimensi tentang pengenalan gunung-gunung ini bertujuan untuk mengenalkan gunung-gunung di Jawa Timur kepada masyarakat. Seiring perkembangan jaman dan teknologi yang canggih dan game pun merajalela dimana-mana maka penulis memperkenalkan gunung-gunung di Jawa Timur melalui media game. Perancangan game ini memanfaatkan data di website,  karya ilmiah dan studi lapangan. Data-data di website dianalisis lalu untuk sumber kevalidan data maka penulis melakukan studi lapangan ke taman wisata gunung Bromo dan melakukan observasi dan wawancara kepada petugas dari pengurus Bromo Tengger Semeru ini yang berada di Cemoro Lawang. Pembuatan game ini menggunakan Adobe Photoshop untuk desain background, karakter All dan untuk pemrograman gamenya menggunakan Construct 2. Perancangan ini menghasilkan beberapa media yaitu media game sebagai media utama, kemasan CD game,  merchandise CD cover, cover CD box, manual book untuk tata cara bermain dan pembahasan lebih lanjut tentang informasi gunung-gunung tersebut.

    Perancangan desain karakter 2 dimensi raja Singhasari sebagai media informasi sejarah

    No full text
    ABSTRAK Megawati, Citra Dewi, 2016. Perancangan Desain Karakter 2 dimensi Raja-Raja Kerajaan Singhasari Sebagai Media Informasi Sejarah. Skripsi, Jurusan Seni dan  Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Andy  Pramono, S.Kom., MT,.  (II) Mitra Istiar Wardhana, S.Kom,.  MT., Kata Kunci : Perancangan, desain karakter 2 dimensi, raja Singhasari, Media                   Informasi sejarah Perancangan desain karakter 2 dimensi raja Singhasari sebagai media informasi adalah perancangan mengenai pembuatan desain karakter raja Singhasari sebagai informasi sejarah, raja Singhasari ada 4 yaitu raja pertama Ken Arok, kedua Anusapati, ketiga Wisnuwardhana dan yang terakhir Kertanegara. Perancangan karakter raja Singhasari beracuan pada arca perwujudan atau pendharmaan raja tersebut. Perancangan desain karakter 2 dimensi raja Singhasari sebagai media informasi sejarah ini bertujuan untuk mengenalkan dan memberi informasi mengenai sejarah dari kerajaan Singhasari, sosok-sosok raja-raja dari kerajaan tersebut dan membuat karakter yang bisa dipakai untuk pembuatan animasi atau game yang berhubungan dengan Singhasari. Seiring perkembangan jaman dan teknologi yang canggih , game dan animasi pun merajalela dimana-mana, game dan animasi merupakan media informasi yang diminati oleh masyarakat dan  sebuah karakter merupakan hal penting bagi film animasi dan game, maka penulis merancang desain karakter 2 dimensi raja Singhasari. Perancangan desain karakter ini bersumber pada data di buku,  karya ilmiah dan studi lapangan. Data-data di buku dianalisis lalu untuk sumber kevalidan data maka penulis melakukan studi lapangan ke candi-candi peninggalan kerajaan Singhasari dan tempat-tempat yang berhubungan dengan sejarah kerajaan Singhasari dan melakukan observasi serta wawancara kepada budayawan atau sejarawan disekitar candi-candi tersebut. Pembuatan desain karakter ini menggunakan Adobe Photoshop CS 6. Perancangan ini menghasilkan beberapa media yaitu media desain karakter sebagai media utama, Art book sebagai media implementasi dari desain karakter,  Banner dengan desain empat karakter raja tersebut, T-shirt dengan desain empat karakter raja tersebut, dan mug sebagai media pendukungnya

    Representasi Perempuan dalam Pemberitaan Puan & Megawati di Instagram (AWK Sara Mills)

    Get PDF
    ABSTRAK: Kehadiran kembali perempuan dalam pemberitaan politik di instagram selalu menjadi pembahasan yang populer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan apa saja bentuk jenis-jenis representasi yang digunakan dalam pemberitaan dan pola bahasa yang terbentuk dari kolom deskripsi pemberitaan Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri di Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik literature (dibacam ditandai, dan dicatat) dipergunakan untuk mengumpulkan data. Sumber data diambil dari kolom deskripsi yang terdapat pada unggahan instagram berisi pemberitaan Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri di akun resmi media sosial instagram Kompas.com. Hasil penelitian ini kalimat dalam pemberitaan yang dianalisis menggunakan ilmu analisis wacana kritis Sara Mills yang dibagi menjadi 3 posisi, yaitu : posisi subjek-objek, posisi pembaca, dan posisi media. Selain itu, ditemukan 25 data yang masing-masing dikategorikan ke dalam berbagai jenis representasi seperti representasi nama, representasi kata ganti, representasi jabatan, dan representasi kekerabatan. KATA KUNCI: Representasi Perempuan; Sara Mills; analisis wacana kritis   Women's Representation in Puan Megawati's News on Instagram (Critical discourse analysis Sara Mills) ABSTRACT: The reappearance of women in political reporting on Instagram has always been a popular topic of discussion. The aim of this research is to explain the types of representation used in reporting and the language patterns formed from the description column of Puan Maharani and Megawati Soekarnoputri's reporting on Instagram. This research use desciptive qualitative approach. Literature techniques (read, marked and recorded) were used to collect data. The data source was taken from the description column contained in the Instagram upload containing news about Puan Maharani and Megawati Soekarnoputri on the official Instagram social media account Kompas.com. The results of this research are sentences in the news that are analyzed using Sara Mills' critical discourse analysis science which is divided into 3 positions, namely: subject-object position, reader position, and media position. In addition, 25 data were found, each of which was categorized into various types of representation such as name representation, pronoun representation, position representation, and kinship representation. KEYWORDS: women representation; Sara Mills; political discourse, Critical Discourse Analysi

    Keefektifan Teknik Behavior Contract Untuk Mengurangi Perilaku Konsumtif Siswa Kelas XI SMA Laboratorium UM

    No full text
    ABSTRAK   Megawati, Dewi. 2013. Keefektifan Teknik Behavior Contract Untuk Mengurangi Perilaku Konsumtif Siswa Kelas XI SMA Laboratorium UM. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Widada, M.Si. Pembimbing (II) Arbin Janu Setiyowati, S. Pd, M,Pd.   Kata Kunci: behavior contract, perilaku konsumtif, siswa SMA   Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa SMA yang berperilaku konsumtif. Hal tersebut dibuktikan dengan masih sering ditemui remaja yang jalan-jalan di mal atau di kafe bahkan masih mengenakan seragam sekolah. Selain itu, remaja saat ini lebih mengutamakan simbol status mereka dengan menggunakan barang-barang bermerk, gadget terbaru, update fashion, dan aksesoris lainnya. Hal ini dilakukan remaja selain karena kurangnya kontrol diri juga dilakukan untuk mempertahankan eksistensinya di lingkungan sosial. Apabila perilaku tersebut dibiarkan akan berdampak pada pembentukan pribadi remaja, yaitu remaja menjadi pribadi yang matrealistis dan terbiasa bergaya hidup hedonis. Selama ini belum ada perhatian khusus terhadap permasalahan perilaku konsumtif yang dilakukan remaja. Oleh karena itu, diperlukan suatu usaha bantuan yang dinilai efektif untuk mengurangi perilaku konsumtif yaitu  dengan penggunaan behavior contract. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas konseling dengan teknik behavior contract dalam mengurangi perilaku konsumtif siswa kelas XI SMA Laboratorium UM. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi experiment design). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Laboratorium UM sebanyak 5 siswa sebagai kelompok eksperimen yang berperilaku konsumtif tinggi. Subjek penelitian  tersebut dipilih berdasarkan hasil pre-test dengan menggunakan instrumen skala perilaku konsumtif yang memiliki skor tinggi. Analisis data menggunakan statistik inferensial non-parametrik, yaitu uji beda two related samples tests Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan tingkat perilaku konsumtif siswa sebelum dan sesudah pemberian behavior contract pada kelompok eksperimen. Penganalisisan data dilakukan dengan bantuan program SPSS for windows 16.0 dengan menghitung perbedaan antara hasil pre-test dengan hasil post-test. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai sebesar Z =  -2.032a dan nilai probability error (p = 0.042 < 0.05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan teknik behavior contract dapat mengurangi perilaku konsumtif yang siswa. Terdapat beberapa saran berdasarkan hasil penelitian: (1) Konselor diharapkan menggunakan teknik ini untuk mengurangi perilaku konsumtif siswa, (2) Konselor dapat bekerja sama dengan orang tua atau pun teman siswa dalam usaha mengurangi perilaku konsumtif, (3) Peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan kelompok kontrol sebagai pembanding.

    Representasi Perempuan dan Tradisi Lokal Masyarakat Asmat Suatu Kajian Feminisme Multikultural Novel Kapak Karya Dewi Linggasari;

    No full text
    Novel Kapak merupakan salah satu karya dari Dewi Linggasari yang menggambarkan tentang kehidupan perempuan suku Asmat. Banyak perempuan yang mendapat perlakuan tidak adil dari laki-laki, seperti perempuan Asmat. Tujuan dari penelitian adalah: (1) mendeskripsikan unsur instrinsik yang terkandung dalam novel Kapak; (2) mendeskripsikan nilai feminisme multikultural yang terkandung dalam novel Kapak karya Dewi Linggasari. Hasil penelitian diharapkan dapat menggugah kaum laki-laki untuk selalu menghormati dan menghargai kaum perempuan sehingga tidak ada lagi perlakuan kasar dan poligami terhadap perempuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural dan pragmatik. Pendekatan struktural digunakan sebagai bentuk analisis awal novel Kapak. Pendekatan pragmatik digunakan untuk mengungkap pemaknaan terhadap aspek femisisme multikultural. Dari analisis struktural novel Kapak dapat diketahui bahwa tema mayor dalam novel Kapak adalah laki-laki yang berkuasa dan bertindak sesuka hati akan membuat istrinya sakit hati dan mengalami tekanan batin. Kekerasan tersebut karena adanya kebudayaan di suku Asmat yang dilakukan oleh tokoh Mundus sedangkan tema minor dalam novel Kapak adalah kecemburuan membuat seseorang rela melakukan perbuatan apapun untuk menghilangkan sakit hatinya yang dilakukan oleh tokoh Bunapi kepada Mika dan perasaan dendam dapat menyebabkan seseorang melakukan pembunuhan yang dialami oleh tokoh Jirimo, Donatus, dan Yowero. Watak dalam tokoh novel Kapak ada yang berwatak datar ada pula yang berwatak bulat. Tokoh vi Mundus, Mika, Yowero, Bunapi, dan Jirimo memiliki watak datar sedangkan Yemnen dan Donatus berwatak bulat. Analisis feminisme multikultural dalam novel Kapak yaitu kebudayaan suku Asmat yang menekankan kepada kaum perempuan. Beberapa kebudayaan yang ada dalam novel Kapak antara lain, kehidupan perempuan Asmat dalam keluarga yaitu budaya melahirkan dalam suku Asmat dan istri pemimpin perang: kekuasaan dan poligami, perempuan Asmat dalam kehidupan sosial yaitu ketika perempuan Asmat mengikuti upacara pesta patung bis, dan perempuan Asmat dalam menghadapi modernisasi/globalisasi yaitu kehidupan perempuan Asmat modern dan perempuan Asmat dalam kehidupan laki-laki modern

    REPRESENTASI PEREMPUAN DAN TRADISI LOKAL MASYARAKAT ASMAT SUATU KAJIAN FEMINISME MULTIKULTURAL NOVEL KAPAK KARYA DEWI LINGGASARI

    No full text
    Novel Kapak merupakan salah satu karya dari Dewi Linggasari yang menggambarkan tentang kehidupan perempuan suku Asmat. Banyak perempuan yang mendapat perlakuan tidak adil dari laki-laki, seperti perempuan Asmat. Tujuan dari penelitian adalah: (1) mendeskripsikan unsur instrinsik yang terkandung dalam novel Kapak; (2) mendeskripsikan nilai feminisme multikultural yang terkandung dalam novel Kapak karya Dewi Linggasari. Hasil penelitian diharapkan dapat menggugah kaum laki-laki untuk selalu menghormati dan menghargai kaum perempuan sehingga tidak ada lagi perlakuan kasar dan poligami terhadap perempuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural dan pragmatik. Pendekatan struktural digunakan sebagai bentuk analisis awal novel Kapak. Pendekatan pragmatik digunakan untuk mengungkap pemaknaan terhadap aspek femisisme multikultural. Dari analisis struktural novel Kapak dapat diketahui bahwa tema mayor dalam novel Kapak adalah laki-laki yang berkuasa dan bertindak sesuka hati akan membuat istrinya sakit hati dan mengalami tekanan batin. Kekerasan tersebut karena adanya kebudayaan di suku Asmat yang dilakukan oleh tokoh Mundus sedangkan tema minor dalam novel Kapak adalah kecemburuan membuat seseorang rela melakukan perbuatan apapun untuk menghilangkan sakit hatinya yang dilakukan oleh tokoh Bunapi kepada Mika dan perasaan dendam dapat menyebabkan seseorang melakukan pembunuhan yang dialami oleh tokoh Jirimo, Donatus, dan Yowero. Watak dalam tokoh novel Kapak ada yang berwatak datar ada pula yang berwatak bulat. Tokoh vi Mundus, Mika, Yowero, Bunapi, dan Jirimo memiliki watak datar sedangkan Yemnen dan Donatus berwatak bulat. Analisis feminisme multikultural dalam novel Kapak yaitu kebudayaan suku Asmat yang menekankan kepada kaum perempuan. Beberapa kebudayaan yang ada dalam novel Kapak antara lain, kehidupan perempuan Asmat dalam keluarga yaitu budaya melahirkan dalam suku Asmat dan istri pemimpin perang: kekuasaan dan poligami, perempuan Asmat dalam kehidupan sosial yaitu ketika perempuan Asmat mengikuti upacara pesta patung bis, dan perempuan Asmat dalam menghadapi modernisasi/globalisasi yaitu kehidupan perempuan Asmat modern dan perempuan Asmat dalam kehidupan laki-laki modern
    corecore