1,720,972 research outputs found

    MENGKAJI PELUANG PASAR INTERNASIONAL MELALUI KINERJA EKONOMI NEGARA-NEGARA UNI EROPA

    Full text link
    The economic integration through the establishment of European Union (EU) which consists of 15 countries in January 1958 is aimed to facilitate economic collaboration and enhance the union members wealth. The last attempt of this economic integration can be seen in unifying the union member currency into EURO (although this attempt is not supported by England, Sweden, and Finland). This attempt has eventually changed the marketing stategy of many companies, excluding the countries of EU. Since they concentrate on penetrating EU's market. The data of EU's economic indicators show that, until the year of 2001, EU's countries have a great market opportunity for the countries outside EU. The market opporunity is based on the fact that EU countries hold the second best GDP, after USA. With 70.74% of this GDP, it is contributed export-import activities. Besides that, the economic growth rate of EU countries is 1,5% higher than USA, and the GDP per capita is relatively high and the population of EU countries is ranked to be no.3 after China and India. As for Indonesia, the currency rate of euro which is relatively stable. Is very beneficial The EU countries that have great market opportunities to enter to are Ireland, Luxembourge, and Finland. So far there has been 10 of the EU candidates countries with good economic performance except Turkey which could enhance in the future, if they become permananet members of the union Abstract in Bahasa Indonesia : Integrasi ekonomi melalui pembentukan Uni Eropa atau Europen Union (EU) sejak Januari 1958 dengan anggota 15 negara bertujuan memudahkan kerjasama ekonomi dan peningkatan kemakmuran anggotanya. Upaya terakhir dalam pengintegrasian ekonomi adalah penyatuan mata uang EURO, walaupun tidak diikuti oleh Inggeris, Swedia, dan Finlandia. Upaya ini sekaligus merubah strategi pemasaran bagi perusahaan di negara yang tidak termasuk anggota dalam memasuki pasar EU. Berdasarkan eksplorasi data indikator ekonomi EU sampai dengan tahun 2001 terungkap bahwa negara EU merupakan tujuan pasar dengan peluang yang cukup besar bagi negara diluar anggota termasuk Indonesia yang memeliki hubungan ekonomi dengan EU. Peluang ini berdasarkarkan indikator ekonomi GDP terbesar kedua setelah Amerika Serikat, dan 70,74% dikontribusi oleh perdagangan internasional melalui kegiatan ekspor-impor, selain itu indikator pertumbuhan ekonomi 1,5% lebih tinggi dari negara Amerika Serikat, diikuti dengan angka GDP perkapita yang tinggi, populasi penduduk menduduki ukuran terbesar ketiga setelah China dan India, dan bagi Indonesia terlihat nilai tukar euro terhadap rupiah yang cukup stabil. Negara EU yang mempunyai peluang pasar lebih besar untuk dimasuki adalah Irlandi, Luxemborg, dan Finlandia. Peluang pasar ini akan meningkat lagi dimasa yang akan datang jika 10 kandidat anggota EU dengan kinerja ekonomi yang baik kecuali Turkey menjadi anggota tetap. Kata kunci: Uni Eropa, Indikator Ekonomi

    TINJAUAN ATAS SUKU BUNGA DAN DAMPAKNYA PADA KEPUTUSAN INVESTASI DAN PEMBIAYAAN

    No full text
    Interest rate characteristics will have an impact to the investing and financing decision making since interest rate is a cost of funding and expected outcome as well. Having the understanding of interest rate characteristics, the most efficient cost of funding and higher expected outcome will be resulted. Compound interest rate is a common rate in business that has always been modified with its compounding periods, known as effective interest rate. In practice, the effective interest rate will be converted to the flat interest rate so that it will be easy to do the investing and financing as well as finding the most effective cost of funding with the highest outcome. Abstract in Bahasa Indonesia : Karakteristik suku bunga sangat berpengaruh dalam mengambil keputusan investasi dan pembiayaan, karena suku bunga merupakan biaya pendanaaan di satu sisi dan merupakan tingkat hasil yang diharapkan disisi lain. Dengan memahami karakteristik suku bunga, dapat diperoleh biaya pendanaan yang paling efisien dan sebaliknya akan mencapai tingkat hasil yang diharapkan lebih besar. Suku bunga majemuk merupakan suku bunga yang berlaku pada dunia bisnis yang senantiasa mengalami modifikasi sesuai dengan periode pembayaran bunga, yang disebut suku bunga efektif. Dalam perkembangannya suku bunga efektif dikonversikan menjadi suku bunga flat agar memudahkan melakukan investasi - pembiayaan dan mencari biaya pendanaan yang paling efisien dan tingkat hasil yang paling besar. Kata kunci: suku bunga, keputusan investasi dan pembiayaan, tingkat hasi

    TINJAUAN ATAS SUKU BUNGA DAN DAMPAKNYA PADA KEPUTUSAN INVESTASI DAN PEMBIAYAAN

    No full text
    Interest rate characteristics will have an impact to the investing and financing decision making since interest rate is a cost of funding and expected outcome as well. Having the understanding of interest rate characteristics, the most efficient cost of funding and higher expected outcome will be resulted. Compound interest rate is a common rate in business that has always been modified with its compounding periods, known as effective interest rate. In practice, the effective interest rate will be converted to the flat interest rate so that it will be easy to do the investing and financing as well as finding the most effective cost of funding with the highest outcome. Abstract in Bahasa Indonesia : Karakteristik suku bunga sangat berpengaruh dalam mengambil keputusan investasi dan pembiayaan, karena suku bunga merupakan biaya pendanaaan di satu sisi dan merupakan tingkat hasil yang diharapkan disisi lain. Dengan memahami karakteristik suku bunga, dapat diperoleh biaya pendanaan yang paling efisien dan sebaliknya akan mencapai tingkat hasil yang diharapkan lebih besar. Suku bunga majemuk merupakan suku bunga yang berlaku pada dunia bisnis yang senantiasa mengalami modifikasi sesuai dengan periode pembayaran bunga, yang disebut suku bunga efektif. Dalam perkembangannya suku bunga efektif dikonversikan menjadi suku bunga flat agar memudahkan melakukan investasi - pembiayaan dan mencari biaya pendanaan yang paling efisien dan tingkat hasil yang paling besar. Kata kunci: suku bunga, keputusan investasi dan pembiayaan, tingkat hasi

    STRATEGI KEUANGAN MATRIKS: ALAT BANTU KEPUTUSAN INVESTASI DAN PEMBIAYAAN

    No full text
    Every activity in a certain company always deals with investing and financing decision. Financial management makes the investing and financing decision more effective in supporting the company's growth. In order to see the effectiveness of investing and financing decision, financial management uses the financial ratio to analyze the numbers listed in the financial statements financial management measures the company's growth base on sales changing. More over the company's sustainable growth rate can be measured by balancing the investing and financing decision. In a success investing and financing decision can be measured by Return on Invested Capital (roic), Weighted Average Cost of Capital (WACC) and Economic Value Added (EVA). The matrix financial strategy is groups the companies into four quadrans and giving the company some strategic ideas to balance the company's growth followed by investing and financing decision. Further more, the company's growth can produce return to cover the financing cost. To apply the matrix financial strategy base on SWA and Mark Plus, 15 (fifteen) public companies with over one billion assets and 15 (fifteen) public companies wth bellow are used. one billion assets Abstract in Bahasa Indonesia : Setiap aktivitas perusahaan selalu bertumbuh pangkal pada keputusan investasi dan keputusan pembiayaan. Manajemen keuangan mengupayakan agar keputusan investasi dan keputusan pembiayaan menjadi lebih efektif dalam mendukung pertumbuhan perusahaan. Dalam upaya melihat efektivitas keputusan investasi dan keputusan pembiayaan, manajemen keuangan menggunakan analisis rasio keuangan untuk menganalisis angka yang tercantum dalam laporan keuangan. Pertumbuhan perusahaan dalam manajemen keuangan diukur berdasar perubahan penjualan, bahkan secara keuangan dapat dihitung berapa pertumbuhan yang seharusnya (sustainable growth rate) dengan melihat keselarasan keputusan investasi dan pembiayaan. Dalam analisis rasio keuangan ukuran keberhasilan keputusan investasi dan pembiayaan adalah Return on Invested Capital (ROIC), biaya penggunaan dana (WACC), dan Economic Value Added (EVA). Strategi keuangan matriks adalah pengelompokan perusahaan dalam empat kwadran dan memberikan usulan strategi perusahaan dalam menyelaraskan pertumbuhan perusahaan dengan keputusan investasi dan pembiayaan, sehingga pertumbuhan perusahaan dapat menghasilkan tingkat pengembalian yang mampu menutup biaya penggunaan dana. Dalam upaya mengaplikasikan penggunaan strategi keuangan matrik digunakan contoh 15 perusahaan publik yang beraktiva di atas satu triliun dan 15 perusahaan yang beraktiva di bawah satu triliun berdasar penelitian majalah SWA dan Mark-Plus. Kata kunci: ROIC, WACC, EVA

    STRATEGI KEUANGAN MATRIKS: ALAT BANTU KEPUTUSAN INVESTASI DAN PEMBIAYAAN

    No full text
    Every activity in a certain company always deals with investing and financing decision. Financial management makes the investing and financing decision more effective in supporting the company's growth. In order to see the effectiveness of investing and financing decision, financial management uses the financial ratio to analyze the numbers listed in the financial statements financial management measures the company's growth base on sales changing. More over the company's sustainable growth rate can be measured by balancing the investing and financing decision. In a success investing and financing decision can be measured by Return on Invested Capital (roic), Weighted Average Cost of Capital (WACC) and Economic Value Added (EVA). The matrix financial strategy is groups the companies into four quadrans and giving the company some strategic ideas to balance the company's growth followed by investing and financing decision. Further more, the company's growth can produce return to cover the financing cost. To apply the matrix financial strategy base on SWA and Mark Plus, 15 (fifteen) public companies with over one billion assets and 15 (fifteen) public companies wth bellow are used. one billion assets Abstract in Bahasa Indonesia : Setiap aktivitas perusahaan selalu bertumbuh pangkal pada keputusan investasi dan keputusan pembiayaan. Manajemen keuangan mengupayakan agar keputusan investasi dan keputusan pembiayaan menjadi lebih efektif dalam mendukung pertumbuhan perusahaan. Dalam upaya melihat efektivitas keputusan investasi dan keputusan pembiayaan, manajemen keuangan menggunakan analisis rasio keuangan untuk menganalisis angka yang tercantum dalam laporan keuangan. Pertumbuhan perusahaan dalam manajemen keuangan diukur berdasar perubahan penjualan, bahkan secara keuangan dapat dihitung berapa pertumbuhan yang seharusnya (sustainable growth rate) dengan melihat keselarasan keputusan investasi dan pembiayaan. Dalam analisis rasio keuangan ukuran keberhasilan keputusan investasi dan pembiayaan adalah Return on Invested Capital (ROIC), biaya penggunaan dana (WACC), dan Economic Value Added (EVA). Strategi keuangan matriks adalah pengelompokan perusahaan dalam empat kwadran dan memberikan usulan strategi perusahaan dalam menyelaraskan pertumbuhan perusahaan dengan keputusan investasi dan pembiayaan, sehingga pertumbuhan perusahaan dapat menghasilkan tingkat pengembalian yang mampu menutup biaya penggunaan dana. Dalam upaya mengaplikasikan penggunaan strategi keuangan matrik digunakan contoh 15 perusahaan publik yang beraktiva di atas satu triliun dan 15 perusahaan yang beraktiva di bawah satu triliun berdasar penelitian majalah SWA dan Mark-Plus. Kata kunci: ROIC, WACC, EVA

    TINJAUAN ATAS SUKU BUNGA DAN DAMPAKNYA PADA KEPUTUSAN INVESTASI DAN PEMBIAYAAN

    No full text
    Interest rate characteristics will have an impact to the investing and financing decision making since interest rate is a cost of funding and expected outcome as well. Having the understanding of interest rate characteristics, the most efficient cost of funding and higher expected outcome will be resulted. Compound interest rate is a common rate in business that has always been modified with its compounding periods, known as effective interest rate. In practice, the effective interest rate will be converted to the flat interest rate so that it will be easy to do the investing and financing as well as finding the most effective cost of funding with the highest outcome. Abstract in Bahasa Indonesia : Karakteristik suku bunga sangat berpengaruh dalam mengambil keputusan investasi dan pembiayaan, karena suku bunga merupakan biaya pendanaaan di satu sisi dan merupakan tingkat hasil yang diharapkan disisi lain. Dengan memahami karakteristik suku bunga, dapat diperoleh biaya pendanaan yang paling efisien dan sebaliknya akan mencapai tingkat hasil yang diharapkan lebih besar. Suku bunga majemuk merupakan suku bunga yang berlaku pada dunia bisnis yang senantiasa mengalami modifikasi sesuai dengan periode pembayaran bunga, yang disebut suku bunga efektif. Dalam perkembangannya suku bunga efektif dikonversikan menjadi suku bunga flat agar memudahkan melakukan investasi - pembiayaan dan mencari biaya pendanaan yang paling efisien dan tingkat hasil yang paling besar. Kata kunci: suku bunga, keputusan investasi dan pembiayaan, tingkat hasi

    MENGKAJI PELUANG PASAR INTERNASIONAL MELALUI KINERJA EKONOMI NEGARA-NEGARA UNI EROPA

    No full text
    The economic integration through the establishment of European Union (EU) which consists of 15 countries in January 1958 is aimed to facilitate economic collaboration and enhance the union members wealth. The last attempt of this economic integration can be seen in unifying the union member currency into EURO (although this attempt is not supported by England, Sweden, and Finland). This attempt has eventually changed the marketing stategy of many companies, excluding the countries of EU. Since they concentrate on penetrating EU's market. The data of EU's economic indicators show that, until the year of 2001, EU's countries have a great market opportunity for the countries outside EU. The market opporunity is based on the fact that EU countries hold the second best GDP, after USA. With 70.74% of this GDP, it is contributed export-import activities. Besides that, the economic growth rate of EU countries is 1,5% higher than USA, and the GDP per capita is relatively high and the population of EU countries is ranked to be no.3 after China and India. As for Indonesia, the currency rate of euro which is relatively stable. Is very beneficial The EU countries that have great market opportunities to enter to are Ireland, Luxembourge, and Finland. So far there has been 10 of the EU candidates countries with good economic performance except Turkey which could enhance in the future, if they become permananet members of the union Abstract in Bahasa Indonesia : Integrasi ekonomi melalui pembentukan Uni Eropa atau Europen Union (EU) sejak Januari 1958 dengan anggota 15 negara bertujuan memudahkan kerjasama ekonomi dan peningkatan kemakmuran anggotanya. Upaya terakhir dalam pengintegrasian ekonomi adalah penyatuan mata uang EURO, walaupun tidak diikuti oleh Inggeris, Swedia, dan Finlandia. Upaya ini sekaligus merubah strategi pemasaran bagi perusahaan di negara yang tidak termasuk anggota dalam memasuki pasar EU. Berdasarkan eksplorasi data indikator ekonomi EU sampai dengan tahun 2001 terungkap bahwa negara EU merupakan tujuan pasar dengan peluang yang cukup besar bagi negara diluar anggota termasuk Indonesia yang memeliki hubungan ekonomi dengan EU. Peluang ini berdasarkarkan indikator ekonomi GDP terbesar kedua setelah Amerika Serikat, dan 70,74% dikontribusi oleh perdagangan internasional melalui kegiatan ekspor-impor, selain itu indikator pertumbuhan ekonomi 1,5% lebih tinggi dari negara Amerika Serikat, diikuti dengan angka GDP perkapita yang tinggi, populasi penduduk menduduki ukuran terbesar ketiga setelah China dan India, dan bagi Indonesia terlihat nilai tukar euro terhadap rupiah yang cukup stabil. Negara EU yang mempunyai peluang pasar lebih besar untuk dimasuki adalah Irlandi, Luxemborg, dan Finlandia. Peluang pasar ini akan meningkat lagi dimasa yang akan datang jika 10 kandidat anggota EU dengan kinerja ekonomi yang baik kecuali Turkey menjadi anggota tetap. Kata kunci: Uni Eropa, Indikator Ekonomi

    The Impact of ODI Coaching on Transformational Leadership and Employees' Perception of Supply Chain Integration and Organizational Performance

    Full text link
    Abstract Organization Development Intervention (ODI) is the key to make changes in the organization. Leaders are the backbone of the organization. Transformational leadership style enables a leader to bring a change in the organization. ODI on Transformational Leadership coaching is expected to improve the effectiveness of transformational leadership styles that bring positive change towards employees' perception on Supply Chain Integration and Organizational Performance. ODI on transformational leadership coaching has been conducted at Konco Bakery in Surabaya that involved eleven (11) leaders and thirty (30) employees. The OD researcher has taken four (4) roles in conducting the coaching, which are as an Expert Advisor, a Mentor, a Counselor, and a Facilitator, in an interactive seminar, observation, and discussion. The coaching was conducted by explaining the characteristics of Transformational Leadership in the eight (8) leaders’ roles, e.g. Trend Watcher and Role Model, Mentor, Parent Figure, Change Agent, Innovator, Achiever, and Motivator. Coaching also used The Whole Brain Literacy which   synergizes the three thinking skills required in running the eight (8) leaders' role. Leaders who only use Precision Thinking will give the result of becoming administrator which dominate the leadership style before intervention. Three abilities to think which are Open Ended Thinking, Feeling Power Thinking, and Aim Thinking are indispensable in applying the eight (8) the role of transformational leadership. The result of Paired Sample t- Test showed that coaching on Transformational Leadership is significant in enhancing and improving Transformational Leadership and results in a significant increase on employees' perception of Supply Chain Integration and its effect on Organizational Performance

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore