1,720,958 research outputs found
Pengaruh coporate governance, profitabilitas, leverage, dan kualitas audit terhadap real earnings management./Clarissa Maya Devi
Laporan keuangan yang di publikasikan masih merupakan dasar akrual sehingga dapat membuka peluang bagi manajemen untuk melakukan tindakan manajemen laba. Akibat adanya manajemen laba maka diterbitkanlah standar akuntansi dari IFRS. Dengan adanya IFRS maka kesempatan manajemen unuk melakukan manajemen laba akrual sangat terbatas sehinggan manajemen beralih untuk melakukan tindakan manajemen laba melalui real earning management. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris bahwa tata kelola perusahaan yang di ukur melalui audit cimmitte meetings dan audit committe of accounting expert, profitabilitas, leverage, dan kualitas audit yang diukur melalui jumlah partnermempengaruhi real earning manajemen. Penelitian ini menggunakan data sekunderdari laporan keuangan, dimana sampel yang di ambil dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama tahun 2014 sampai dengan tahun 2016. Total sampel yang digunakan dalam sampel penelitian ini berjumlah 63 perusahaan manufaktur. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan menggunakan regresi berganda untuk mengetahui hasil analisis yang dilakukan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa profitabilitas dan kualitas audit yang berpengaruh terhadap real earnings manajemen. Sedangkan tata kelola perusahaan yang diukur melalui audit committee meetings dan audit committee of accounting expert, leverage tidak memiliki pengaruh terhadap real earnings manajemen. Penelitian ini menunjukan bahwa tata kelola perusahaan yang diukur melalui audit committee meetings dan audit committee of accounting expert, profitabilitas, leverage, dan kualitas audit yang diukur melalui jumlah partner berpengaruh secara simultan terhadap real earnings manajemen
P E N G A R U H C O R P O R A T E G O V E R N A N C E , P R O F I T A B I L I T A S , L E V E R A G E , D A N K U A L I T A S A U D I T T E R H A D A P REAL EARNINGS MANAGEMENT (Studi Empirirs Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2016)
Laporan keuangan yang dipublikasikan masih merupakan dasar akrual sehingga dapat membuka peluang bagi manajemen untuk melakukan tindakan manajemen laba. Akibat adanya manajemen laba maka diterbitkanlah Standar Akuntansi dari IFRS. Dengan adanya IFRS maka kesempatan manajemen untuk melakukan manajemen laba akrual sangat terbatas sehingga manajemen beralih untuk melakukan tindakan manajemen laba melalui real earnings management. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris bahawa tata kelola perusahaan yang diukur melalui audit committee meetings dan audit committee of accounting experts, profitabilitas, leverage, dan kualitas audit yang diukur melalui jumlah partner mempengaruhi real earnings manajemen. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan, dimana sampel yang di ambil dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama tahun 2014 sampai dengan tahun 2016. Total sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 63 perusahaan manufaktur.. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan menggunakan regresi berganda untuk mengetahui hasil analisis yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa profitabilitas dan kualitas audit yang berpengaruh terhadap real earnings manajemen. Sedangkan tata kelola perusahaan yang diukur melalui audit committee meetings dan audit committee of accounting experts, leverage tidak memiliki pengaruh terhadap real earnings management. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tata kelola perusahaan yang diukur melalui audit committee meetings dan audit committee of accounting experts, profitabilitas, leverage, dan kualitas audit yang diukur melalui jumlah partner berpengaruh secara simultan terhadap real earnings manajemen.
Kata Kunci : real earnings management, corporate governaance, audit committee meetings, audit committee of accounting experts, profitabilitas, leverage, kualitas audit, jumlah partne
P E N G A R U H C O R P O R A T E G O V E R N A N C E , P R O F I T A B I L I T A S , L E V E R A G E , D A N K U A L I T A S A U D I T T E R H A D A P REAL EARNINGS MANAGEMENT (Studi Empirirs Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2016)
Laporan keuangan yang dipublikasikan masih merupakan dasar akrual sehingga dapat membuka peluang bagi manajemen untuk melakukan tindakan manajemen laba. Akibat adanya manajemen laba maka diterbitkanlah Standar Akuntansi dari IFRS. Dengan adanya IFRS maka kesempatan manajemen untuk melakukan manajemen laba akrual sangat terbatas sehingga manajemen beralih untuk melakukan tindakan manajemen laba melalui real earnings management. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris bahawa tata kelola perusahaan yang diukur melalui audit committee meetings dan audit committee of accounting experts, profitabilitas, leverage, dan kualitas audit yang diukur melalui jumlah partner mempengaruhi real earnings manajemen. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan, dimana sampel yang di ambil dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama tahun 2014 sampai dengan tahun 2016. Total sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 63 perusahaan manufaktur.. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan menggunakan regresi berganda untuk mengetahui hasil analisis yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa profitabilitas dan kualitas audit yang berpengaruh terhadap real earnings manajemen. Sedangkan tata kelola perusahaan yang diukur melalui audit committee meetings dan audit committee of accounting experts, leverage tidak memiliki pengaruh terhadap real earnings management. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tata kelola perusahaan yang diukur melalui audit committee meetings dan audit committee of accounting experts, profitabilitas, leverage, dan kualitas audit yang diukur melalui jumlah partner berpengaruh secara simultan terhadap real earnings manajemen.
Kata Kunci : real earnings management, corporate governaance, audit committee meetings, audit committee of accounting experts, profitabilitas, leverage, kualitas audit, jumlah partne
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
