128 research outputs found

    Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Nitric Oxide (NO) Plasma pada Masyarakat di Kota Padang

    Get PDF
    AbstrakNitric oxide merupakan faktor relaksan yang disentesis oleh endotel pembuluh darah yang kadarnya dapat dipengaruhi oleh aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kadar NO plasma pada masyarakat di kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan data sekunder dari penelitian Delmi Sulastri dkk dalam “Pengaruh Asupan Antioksidan terhadap ekspresi Gen eNOS3 pada penderita Hipertensi Etnik Minangkabau”. Subyek penelitian adalah semua responden penelitian Delmi Sulastri dkk dalam “Pengaruh Asupan Antioksidan terhadap ekspresi Gen eNOS3 pada Penderita Hipertensi Etnik Minangkabau” berjumlah 130 orang yang dinilai aktivitas fisiknya dengan menggunakan kuisioner Baecke dkk. dan dilakukan pemeriksaan kadar NO plasma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat aktivitas fisik ringan dan NO plasma rendah dengan dengan rerata 26,3±15,2 μmol/L. Dari analisis data didapatkan bahwa responden dengan aktivitas fisik ringan lebih banyak memiliki kadar NO plasma rendah (61,7%) dibandingkan kadar NO plasma normal (38,3%). Dari analisis statistik uji Chi-Square didapatkan nilai p = 0,007 yang berarti terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan kadar NO plasma (p&lt;0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar masyarakat di kota Padang memiliki tingkat aktivitas fisik ringan dan kadar NO plasma rendah. Dari uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan kadar NO plasma pada masyarakat di kota Padang.Kata kunci: Aktivitas fisik, NOAbstractNitric oxide is relaxan factor that is synthesized by endothelial cell of blood vessel. From previous research showed that plasma NO level influenced by physical activity. The purpose of this study is to know correlation between physical activity with plasma NO level to Padang city people. The research is a research with secondary data by Delmi Sulastri et al., in “The Influence Of Antioksidan Intake to eNOS3 Gene Ekspression In Hypertension Patients In Minangkabau Ethnicity”. Participant of this research is all participant of Delmi Sulastri et al. research in “The Influence Of Antioksidan Intake to eNOS3 Gene Ekspression In Hypertension Patients In Minangkabau Ethnicity” with 130 participant. All participant were observed their physical activity using Baecke et al. quitionaire and were examined plasma NO level. Result of this study showed that most of responden have low physical activity level and low NO plasma level,with mean 26,3±15,2 μmol/L. From data analysis shows that subject with mild physical activity more had low plasma NO level (61,7%) than normal plasma NO level (38,3%). Then, from data analysis with Chi-Square test, found p value = 0,007. It mean, there is significant correlation between physical activity with NO plasma level (p&lt;0.05). The summary of this study is most of Padang city people have mild physical activity level and low NO plasma level. From data statistics analysis showed that there is significant correlation betweeen physical activity with NO plasma level to people in Padang city.Keywords:Physical activity, NO</p

    HUBUNGAN ASUPAN DAN KADAR OMEGA-3 PLASMA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA ETNIK MINANGKABAU DI KOTA PADANG

    Get PDF
    AbstrakHipertensi merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia maupun di dunia Hampir 95% kasus hipertensi tidak diketahui penyebabnya atau disebut hipertensi esensial (HET). Pola konsumsi yang baik dan seimbang merupakan salah satu upaya pengendalikan tekanan darah. Omega-3 adalah salah satu zat gizi yang dapat menurunkan tekanan darah. Omega-3, terbukti berperan dalam mencegah beberapa penyakit kronis termasuk hipertensi.Telah dilakukan penelitian dengan desain cross sectional study untuk melihat hubungan omega-3 plasma dengan kejadian hipertensi. Penelitian dilakukan pada 130 orang yang terdiridari subjek hipertensi dan normotensi. Pengambilan sampel dengan cara sistematik random sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan ekslusi. Asupan omega-3 dihitung menggunakan FFQ dan kadar omega-3 plasma diukur dengan teknik methylasi.Hasil penelitian ini adalah asupan omega-3 adalah 0,66±0,61 gram/hari, EPA 0,29 ± 0,23 gram/hari, DHA (22:6) 0,85± 0,65 gram/hari dan kelompok normotensi ALA 0,64± 0,55 gram/hari, EPA 0,27±0,15 gram/hari, DHA 21,34 ± 174,14 gram/hari. Tidak terdapat perbedaan bermakna asupan omega-3 dengan kadar omega-3 plasma antara kelompok hipertensi dengan kelompok normotensi dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan omega-3 dan kadar omega-3 plasma dengan kejadian hipertensi.Hasil penelitian ini tidak mendukung hubungan antara omega-3 dengan kejadian hipertensiKata kunci : hipertensi, omega-3, EPA, ALA, DHAAbstractHypertension is the leading health problem in the community in Indonesia and even in certain countries all over the world. Almost 95% of hypertension cases are from unknown cause which is also known as essential hypertension (HET). Planned and balanced consumption pole is one of the efforts to control blood pressure. Omega-3 is one of the nutrients that reduce blood pressure. Omega-3 is proven to involve in preventing certain chronic disease including hypertension.A cross-sectional study carried out to identify the correlation between Omega-3 plasma and the hypertension incidence. 130 subjects were selected and dividedARTIKEL PENELITIAN122into groups of hypertension and normotension. The subjects were chosen using randomized systemic sampling method inconsideration of inclusive and exclusive criteria. Omega-3 consumption measured by FFQ and Omega-3 plasma measured using methylasi technique The study’s result shows The hypertensive’s consumption of omega-3 was 0,66±0,61 g/day, EPA 0,29 ± 0,23 g/day, DHA (22:6) 0,85± 0,65 g/day and normotension was ALA 0,64± 0,55 g/day, EPA 0,27±0,15 g/day, DHA 21,34 ± 174,14 g/day. no significant differences was found in either omega-3 consumption and Omega-3 plasma level between the hypertension and normotension groups and no significant correlation between the intake and omega-3 plasma level with the incidence of hypertension.This result didn’t support that omega-3 can influenced hypertension in subjectKey word : hypertension, omega-3, EPA, ALA, DHA</jats:p

    KONSUMSI MIKRONUTRIEN DAN EKSPRESI GEN eNOS3 ALEL INTRO 4a4b PADA PENDERITA HIPERTENSI ETNIK MINANGKABAU

    Get PDF
    AbstrakGen eNOS3 varian intron 4a4b merupakan salah satu gen yang berhubungan dengan kejadian hipertensi esensial. Kemampuan Gen eNOS3 varian ini untuk mensintesis enzim nitric oxide synthase (NOS) berkurang sehingga sintesis Nitric oxide (NO) menurun. Senyawa NO adalah suatu senyawa vasoaktif yang menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah.Penelitian pada subjek hipertensi dan normotensi berusia 30-65 tahun bertujuan untuk melihat pengaruh mikronutrien terhadap ekspresi gen eNOS3 alel intron 4a4b. 130 subjek, diwawancara pola makannya lalu dilakukan analisis asupan mikronutrien, gen eNOS3, serta kadar NO plasma. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji T dan chi-square.Kadar NO plasma penderita hipertensi adalah 26.91 + 15.40 μM/L dan normotensi 25.79 + 15.04 μM/L. 55.5% subjek hipertensi memiliki gen eNOS3 varian intron 4b dan 69% subjek normotensi mempunyai varian intron 4a4b. Kadar NO plasma rendah, (66.7%) ditemukan pada subjek hipertensi dengan varian intron 4b. Tidak terdapat hubungan bermakna asupan mikronutrien dengan kadar NO plasma pada subjek hipertensi.Hasil ini tidak mendukung pengaruh konsumsi mikronutrien terhadap kadar NO plasma pada penderita hipertensi dengan gen eNOS3 varian intron 4a4b.Kata Kunci : hipertensi esensial, gen eNOS3, kadar NO plasmaAbstracteNOS 3 gene intron 4a4b allel is one of the important genes which is related to hypertesion essensial. This gene expresses the nitric oxide synthase (NOS) enzyme which regulates the synthesis of Nitric oxide (NO) in human body. NO causes vasodilatation, which decreases peripheral resistant and blood pressure.A research has been done based on cross sectional study on hypertension patients and those with normal blood pressure in the range of 30-65 years old. The main of this research is to evaluate the influence of micronutrient consumption on eNOS3 gene intron 4a4b allel expression in hypertension subjects in Minangkabau ethnicity. 130 subjects interviewed about micronutrient consumption and theARTIKEL PENELITIAN14assessment of eNOS3 gene and NO plasma level were done. The Data was analysed with t-test and chi-square. The results of this study showed that the hypertensive’s plasma NO concentration was 26.91 ± 15.40 μM/L and normotensive’s was 25.79 ± 15.04 μM/L. 55.5% of the hypertensive group has eNOS3 gene intron 4b alleles and 69% of the normotensive group has eNOS3 gene intron 4a4b alleles . Low NO plasma level can be found at 66.7% subject hypertension with eNOS3 gene allel intron 4b. There was no significant relationship between consumption of micronutrient with NO plasma level in hypertension patients.This result did not support that consumption micronutrient can influenced NO plasma level in hypertension subject with eNOS3 gene allel 4a4b.Key word : essensial hypertension, eNOS3 gene, NO plasma level.</p

    FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA SEKOLAH DI KECAMATAN LUBUK KILANGAN KOTA PADANG

    Get PDF
    AbstrakPembangunan yang kokoh dimulai dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia Untuk itu perlu mempersiapkan sejak dini termasuk pada usia sekolah. Status gizi anak usia sekolah merupakan salah satu indikator kesehatan yang perlu menjadi perhatian. Saat ini angka kekurangan gizi pada usia ini masih menjadi masalah, hal ini terbukti dari tingginya prevalensi stunting di Kota Padang .Penelitian ini menggunakan desain cross sectional bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan status gizi anak usia sekolah yang. Penelitian dilakukan Kelurahan Bandar Buat Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang pada anak baru masuk sekolah dasar yang berjumlah 77 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, meliputi karakteristik ibu, pengetahuan gizi, tingkat ekonomi, dan asupan gizi, sedangkan data status gizi dikumpulkan melalui pengukuran tinggi badan dengan menggunakan microtoiseDari penelitian ini ditemukan prevalensi anak pendek (stunting) sebesar 35,1%, sebagian besar ibu memiliki tingkat pendidikan tinggi (61%). Mayoritas ibu tidak bekerja (84%), pengetahuan gizi ibu masih rendah (66 %), lebih banyak berada pada tingkat ekonomi rendah (51%) Asupan energi lebih banyak yang &lt; 90% AKG (71%), sedangkan asupan protein lebih banyak yang ≥ 90% AKG. Dari uji statistik ditemukan hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dan tingkat ekonomi dengan status gizi.Penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi status gizi adalah tingkat pendidikan ibu dan tingkat ekonomi. Untuk itu perlunya perhatian khusus dari pengambil kebijakan masalah gizi kronik pada usia sekolah dan perlunya penelitian lebih lanjut.Kata kunci : status gizi, stunting, asupan makananAbstractThe stable development started from increased human resources quality. For that, important to planning early included at school age child. Base on data TBABS prevalence still high. Nutritional status of school-age children is one of the health indicators that need to be a concern. Currently malnutrition at this age is still a problem, it is evident from the high prevalence of stunting in the city of Padang.ARTIKEL PENELITIAN40This study uses cross-sectional design aimed to determine factors - factors associated with nutritional status of school age children. The study was conducted Village Bandar Subdistrict Create Lubuk refined Padang at the new children enter primary school, amounting to 77 people. Data were collected using a questionnaire, including maternal characteristics, nutrition knowledge, level of economic and nutritional intake. While the nutritional status of data collected through the measurement of height by using microtoiseFrom this research, we found that the prevalence of stunting is 35, 1%, more than of mother have high education (61%. Majority of participant was unworker (84%), 66% have less knowledge about nutrition, more than of participant have at low economic grade (51%). Consumption of energy more than &lt; 90% AKG (71%), meanwhile consumption of protein more than ≥ 90% AKG (96%). From bivariat statistic test with chi-square found significant correlation between mother’s education and economic grade with nutritional status.We concluded that the factor which correlation with nutritional status are mother’s formal education and economic grade. For that, need special attention from decision maker to solve chronic under nutrition at school age student, and need to continued this study.Key word : Stunting, nutrition status, food consumtion</p

    Analisis struktur dan nilai pendidikan novel Impian Nyoman Sulastri dan Hanibal

    Get PDF
    Pengajaran apresiasi bahasa dan sastra Indonesia khususnya novel masih banyak menimbulkan kesulitan terutama para guru, karena apresiasi bahasa dan sastra Indonesia khususnya menganalisis novel merupakan hal baru dan alokasi waktu yang disediakan kurang, pengadaan buku-buku novel yang sedikit-sekali, sedang siswa sendiri jika diminta untuk membaca buku-buku novel kurang berminat, umumnya para siswa kalupun berminat membaca hanyalah memilih novel-novel hiburan belaka saja. Tujuan penelitian ini adalah (1) penulis ingin mengetahui lebih jelas tentang struktur dalam ‘Impian Nyoman Sulastri dan Hanibal” karya Gerson Poyk. (2) Penulis ingin mengetahui lebih jelas nilai-nilai pendidikan yang terdapat pada novel “Impian Nyoman Sulastri dan Hanibal” karya Gerson Poyk. Metode yang dipergunakan agar berhasil mencapai tujuan adalah metode deskriptip. Metode penelitian deskriptip adalah metode penelitian yang berupaya memecahkan permasalahan yang ada pada masa sekarang dengan jalan mengumpulkan data, menyusun atau mengklasifikasi kannya, menganalisis data, dan menginterpretasikannya. Waktu pelaksanaan penelitian skripsi ini dapat dilakukan sewaktu-waktu, meskipun penelitian ini dilakukan sewaktu-waktu, tetapi tentu saja sesuai dengan jadwal pembuatan skripsi yaitu bulan April sampai bulan Desember. Hasil penelitian ini adalah …dst..(lihat file abstrak) Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian dalam novel “Impian Nyoman Sulastri dan Hanibal” karya Gerson poyk adalah sebagai berikut : (1) tema, tema yang terdapat dalam novel“Impian Nyoman Sulastri dan Hanibal” adalah ketabahan dalam menghadapi kehidupan. (2) Alur, alur yang dipergunakan dalam novel “Impian Nyoman Sulastri dan Hanibal” adalah alur flash back atau alur inkonvensional. (3) Penokohan atau perwatakan, penokohan atau perwatakan yang digunakan pengarang adalah menggunakan metode dramatic atau the direck or dramatic method. (4) latar atau setting latar atau setting yang di ciptakan oleh pengarang adalah setting yang bersifat fisikal dan setting yang bersifat psikologis. (5) sudut pandang yang dipakai pengarang dalam novel “Impian Nyoman Sulastri dan Hanibal”adalah sudut pandang author ominiscient dan authorparticipant. (6) gaya bahasa , gaya bahasa yang dipergunakan oleh pengarang adalah gaya bahasa repetisi, gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa tetorika, dan gaya bahasa asindenton. Nilai-nilai pendidikan dalam novel “Impian Nyoman Sulastri dan Hanibal” karya Gerson Poyk adalah nilai pendidikan Agama, nilai pendidikan etika atau pendidikan budi pekert

    HUBUNGAN ASUPAN DAN KADAR OMEGA-3 PLASMA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA ETNIK MINANGKABAU DI KOTA PADANG

    Get PDF
    AbstrakHipertensi merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia maupun di dunia Hampir 95% kasus hipertensi tidak diketahui penyebabnya atau disebut hipertensi esensial (HET). Pola konsumsi yang baik dan seimbang merupakan salah satu upaya pengendalikan tekanan darah. Omega-3 adalah salah satu zat gizi yang dapat menurunkan tekanan darah. Omega-3, terbukti berperan dalam mencegah beberapa penyakit kronis termasuk hipertensi.Telah dilakukan penelitian dengan desain cross sectional study untuk melihat hubungan omega-3 plasma dengan kejadian hipertensi. Penelitian dilakukan pada 130 orang yang terdiridari subjek hipertensi dan normotensi. Pengambilan sampel dengan cara sistematik random sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan ekslusi. Asupan omega-3 dihitung menggunakan FFQ dan kadar omega-3 plasma diukur dengan teknik methylasi.Hasil penelitian ini adalah asupan omega-3 adalah 0,66±0,61 gram/hari, EPA 0,29 ± 0,23 gram/hari, DHA (22:6) 0,85± 0,65 gram/hari dan kelompok normotensi ALA 0,64± 0,55 gram/hari, EPA 0,27±0,15 gram/hari, DHA 21,34 ± 174,14 gram/hari. Tidak terdapat perbedaan bermakna asupan omega-3 dengan kadar omega-3 plasma antara kelompok hipertensi dengan kelompok normotensi dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan omega-3 dan kadar omega-3 plasma dengan kejadian hipertensi.Hasil penelitian ini tidak mendukung hubungan antara omega-3 dengan kejadian hipertensiKata kunci : hipertensi, omega-3, EPA, ALA, DHAAbstractHypertension is the leading health problem in the community in Indonesia and even in certain countries all over the world. Almost 95% of hypertension cases are from unknown cause which is also known as essential hypertension (HET). Planned and balanced consumption pole is one of the efforts to control blood pressure. Omega-3 is one of the nutrients that reduce blood pressure. Omega-3 is proven to involve in preventing certain chronic disease including hypertension.A cross-sectional study carried out to identify the correlation between Omega-3 plasma and the hypertension incidence. 130 subjects were selected and dividedARTIKEL PENELITIAN122into groups of hypertension and normotension. The subjects were chosen using randomized systemic sampling method inconsideration of inclusive and exclusive criteria. Omega-3 consumption measured by FFQ and Omega-3 plasma measured using methylasi technique The study’s result shows The hypertensive’s consumption of omega-3 was 0,66±0,61 g/day, EPA 0,29 ± 0,23 g/day, DHA (22:6) 0,85± 0,65 g/day and normotension was ALA 0,64± 0,55 g/day, EPA 0,27±0,15 g/day, DHA 21,34 ± 174,14 g/day. no significant differences was found in either omega-3 consumption and Omega-3 plasma level between the hypertension and normotension groups and no significant correlation between the intake and omega-3 plasma level with the incidence of hypertension.This result didn’t support that omega-3 can influenced hypertension in subjectKey word : hypertension, omega-3, EPA, ALA, DHA</p

    HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADARNITRIC OXIDE (NO) PLASMA PADAMASYARAKAT DI KOTA PADANG

    No full text
    Nitric oxide merupakan faktor relaksan yang disentesis oleh endotel pembuluh darah yang kadarnya dapat dipengaruhi oleh aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kadar NO plasma pada masyarakat di kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan data sekunder dari penelitian Delmi Sulastri dkk. (2009) dalam “Pengaruh Asupan Antioksidan terhadap ekspresi Gen eNOS3 pada penderita Hipertensi Etnik Minangkabau”. Subyek penelitian adalah semua responden penelitian Delmi Sulastri dkk dalam “Pengaruh Asupan Antioksidan terhadap ekspresi Gen eNOS3 pada Penderita Hipertensi Etnik Minangkabau” berjumlah 130 orang yang dinilai aktivitas fisiknya dengan menggunakan kuisioner Baecke et al. dan dilakukan pemeriksaan kadar NO plasma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat aktivitas fisik ringan dan NO plasma rendah dengan dengan rerata 26,3±15,2 μmol/L. Dari analisis data didapatkan bahwa responden dengan aktivitas fisik ringan lebih banyak memiliki kadar NO plasma rendah (61,7%) dibandingkan kadar NO plasma normal (38,3%). Dari analisis statistik uji Chi- Square didapatkan nilai p = 0,007 yang berarti terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan kadar NO plasma (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar masyarakat di kota Padang memiliki tingkat aktivitas fisik ringan dan kadar NO plasma rendah. Dari uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan kadar NO plasma pada masyarakat di kota Padang. Kata kunci: Aktivitas fisik, N

    FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA SISWA SMU ADABIAH DI KOTA PADANG

    Get PDF
    AbstrakHipertensi pada anak dan remaja sudah merupakan masalah kesehatan mesyarakat yang ada di Indonesia maupun di beberapa negara yang ada di dunia. Hampir 95% kasus hipertensi tidak diketahui penyebabnya atau disebut hipertensi esensial. Beberapa faktor risiko diduga berhubungan dengan peningkatan prevalensi hipertensi ini.Telah dilakukan penelitian dengan desain cross sectional study pada siswa SMU Adabiah yang berusia antara 15 tahun sampai 18 tahun, bertujuan untuk melihat hubungan faktor risiko riwayat keturunan, obesitas, aktifitas fisik dan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi. Sampel sebanyak 61 orang, kemudian dilakukan wawancara mengenai karakteristik, riwayat keturunan, aktifitas fisik dan kebiasaan merokok serta pemeriksaan tekanan darah dan antropometri. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan uji chi-square serta ditampilkan dalam bentuk tabel, gambar dan narasi.Hasil penelitian ini adalah 66.7% siswa mengalami obese, 20.7% mempunyai keturunan hipertensi, 30% dengan aktifitas fisik rendah dan 33.3% mempunyai kebiasaan merokok mengalami hipertensi.Tidak didapat hubungan antara obesitas, riwayat keturunan dan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi dan terdapat hubungan antara merokok dengan kejadian hipertensi (p=0.033).Perlu dilakukan kebijakan yang mengatur tentang peraturan merokok pada anak remaja.Kata kunci : Hipertensi, Riwayat keturunan dan ObesitasAbstractHypertension in children and adolescents is a health problem of the community is in Indonesia as well as in several countries of the world. Almost 95% of the hypertension cases have no cause yet identified or it can be referred to as essential hypertension. Some of the risk factors associated with an increased prevalenceofhypertension. . A research has be made based on cross sectional study study with a cross sectional study Adabiah high school students aged between 15 years to 18 years. The aims to examine the relationship of risk factors history of heredity, obesity, physical activity and smoking habits with the incidence of hypertension. Sample of 61 people were interviewed about the characteristics, history of heredity, physical activity and smoking habits and blood pressure and anthropometry. The dataARTIKEL PENELITIAN148obtained were then analyzed using the chi-square test and displayed in the form of tables, figuresandnarratives.The results of this study were 66.7% of students had obese, 20.7% had a descendants of hypertension, 30% with low physical activity, and 33.3% having ever smoked had hipertensi.Tidak obtained relationship between obesity, a history of heredity and physical activity with the incidence of hypertension and the relationship between smoking with the incidence of hypertension (p = 0033). There needs to be policy regarding smoking regulations in adolescents. Key word : Hypertension, Heredity and Obesity</p

    Pengaruh Beberapa Ukuran Diameter Pulley Pada Pemeras Santan Sistem Screw Press

    No full text
    CHESYA RITONGA : The effect of pulley diameter sizes of Screw Press Coconut Milk Extractor. Supervised by ACHWIL PUTRA MUNIR and SULASTRI PANGGABEAN. The coconut milk extractor that had been designed previously was not effective in its process, so the author suspected that the performance of the machine will be better if pulley with right diameters were used. The research’s purpose was to examine the effect of various pulley diameter on the effective capacity, yield, and the percentage of left material of the coconut milk extractor. This research was conducted in March 2017 to July 2017 in the Laboratory of Agricultural Engineering, Faculty of Agriculture, University of North Sumatra, using factorial randomized block design with one factor (R1, R2, R3, R4 and R5). The parameters observed were effective capacity, yield and the percentage of left material on The coconut milk extractor. From Duncan Multiple Range Tests it was found that the pulley diameter had highly significant effect on the effective capacity and had significant effect on percentage of material left behind and had no effect on yield. The result showed that the highest effective capacity was 34,75 kg/hour at R5, the highest yield with treatment R5 was 77,75, and the percentage of material left behind was the lowest at treatment R5 was 12%.84 HALAMANSkripsi Sarjan

    SYSTEMATIC REVIEW : Hubungan Genetik dengan Stunting pada Balita

    Get PDF
    Stunting is a conditioning in which toddlers have less length or height compared to their age. The occurrence of stunting is influenced by many factors. Mothers height is a very important factor, because of the short chromosome carried by the mother. The incidence of stunting in toodlers who have short mothers (&lt;150 cm) will be exacerbated if other factors are ignored. The aim of study is to identify a genetic relationship with stunting. This study uses a systematic review method. Systematic review is carried out by identifying national journals and international journals. Search for library sources in this article through the Google Scholar, Pub Med, Science Direct database for 2019-2023. From this study it is known that there is a relationship between genetics and stunting. However, stunting is more often caused by a complex interaction between genetic and environmental factors, including inadequate nutritional intake. According to Blum (1974) genetic factors affect the health status 5%. Although a child’s height is influenced by the the genetic factors of their parents, nutritional and environmental factors play an important role in preventing stunting. It is important for parents to apply the behaviour of providing good nutrition, a healthy environment, as well as proper care and stimulation to ensure that children can grow and develop optimally, to prevent stunting in toddlers
    corecore