1,721,019 research outputs found

    PROSEDUR PEMUNGUTAN PAJAK HIBURAN DI BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA PEKANBARU

    Get PDF
    ABSTRAK PROSEDUR PEMUNGUTAN PAJAK HIBURAN DI BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA PEKANBARU Oleh Dea Ananda Penulisan tugas akhir ini dilaksanakan di Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru yang beralamatkan di Jl. Teratai No.18, Pulau Karam, Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur pemungutan pajak hiburan di Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Prosedur pemungutan pajak hiburan dilakukan menyerahkan SPTPD dengan melampirkan SSPD yang telah dicap oleh bendahara penerima badan atau bank yang ditunjuk. Wajib Pajak yang tidak melakukan pendaftaran pajak hiburan pada Badan Pendapatan Daerah, maka akan dilakukan pendataan secara jabatan oleh petugas lapangan. Kata Kunci : Prosedur, Pemungutan, Pajak Hibura

    PENERAPAN METODE STUDENT CREATED CASE STUDIES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA SAMA SISWA PADA TEMA SEHAT ITU PENTING MUATAN PELAJARAN PPKN DI KELAS V SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AL-MANAR PEKANBARU

    Get PDF
    ABSTRAK Dea Ananda, (2022): Penerapan Metode Student Created Case Studies untuk Meningkatkan Kerja Sama Siswa pada Tema Sehat itu Penting Muatan Pelajaran PPKN Kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Manar Pekanbaru Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kerja sama siswa pada tema sehat itu penting melalui penerapan metode student created case studies kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Manar Pekanbaru, penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan kerja sama siswa dikarenakan masih banyak siswa yang kurang berkontribusi dalam pembelajaran kelompok. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru dan 22 orang siswa kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu Al- Manar Pekanbaru. Sedangkan objeknya adalah penerapan metode student created case studies dan kemampuan kerja sama siswa.penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa metode student created case studies dapat meningkatkan kerja sama siswa. Hal ini dapat diketahui dari sebelum tindakan hanya mencapai 53% yang berada pada kategori kurang tinggi. Setelah dilakukan tindakan kelas pada siklus I, kemampuan kerja sama siswa meningkat 67% yang berada pada kategori cukup baik. Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 83,5% yang berada pada kategori sangat tinggi. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan metode student created case studies dapat meningkatkan kerja sama siswa pada tema sehat itu penting kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Manar Pekanbaru. Kata Kunci: Penerapan Metode Student Created Case Srudies, Kemampuan Kerja sam

    PENGARUH PROMOSI PENJUALAN, DISPLAY PRODUK, CITRA MEREK DAN MOTIVASI BELANJA HEDONIS TERHADAP PEMBELIAN TIDAK TERENCANA PADA BASA TOSERBA BANJARAN

    Get PDF
    Dea Ananda, 2023. Pengaruh Promosi Penjualan, Display Produk, Citra Merek dan Motivasi Belanja Hedonis Terhadap Pembelian Tidak Terencana Pada Basa Toserba Banjaran. Pembelian tidak terencana merupakan pembelian yang dilakukan oleh seseorang yang mengalami desakan secara tiba-tiba, hal tersebut terjadi sangat kuat agar dapat membeli suatu hal yang diinginkan dengan segera. Pemahaman akan pembelian tidak terencana sepertinya juga diperoleh pemasar, terlihat dengan semakin banyak toko yang memberikan banyak penawaran bagi (calon) konsumennya, antara lain melalui program promosi penjualan. Hal lainnya yang dapat memicu terjadinya pembelian tidak terencana yakni display toko dan citra merek. Tujuan penelitian antara lain : 1). untuk mengetahui pengaruh promosi penjualan terhadap pembelian tidak terencana pada Basa Toserba Banjaran, 2). untuk mengetahui pengaruh display produk terhadap pembelian tidak terencana pada Basa Toserba Banjaran, 3). untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap pembelian tidak terencana pada Basa Toserba Banjaran, 4). untuk mengetahui pengaruh motivasi belanja hedonis terhadap pembelian tidak terencana pada Basa Toserba Banjaran. 5). untuk mengetahui pengaruh promosi penjualan, display produk, citra merek dan motivasi belanja hedonis secara bersama-sama terhadap pembelian tidak terencana pada Basa Toserba Banjaran. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Sedangkan alat analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif, metode successive interval, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji hipotesis parsial, uji hipotesis simultan, dan analisis koefisien determinasi. Kesimpulan penelitian ini yaitu : 1). Terdapat pengaruh promosi penjualan terhadap pembelian tidak terencana., 2). Terdapat pengaruh display produk terhadap pembelian tidak terencana, 3). Terdapat pengaruh citra merek terhadap pembelian tidak terencana. 4). Terdapat pengaruh motivasi belanja hedonis terhadap pembelian tidak terencana. 5). Terdapat pengaruh promosi penjualan, display produk, citra merek dan motivasi belanja hedonis secara bersama-sama terhadap pembelian tidak terencana. Kata Kunci : Promosi Penjualan, Display Produk, Citra Merek, Motivasi Belanja Hedonis, Pembelian Tidak Terencana

    HUBUNGAN PERILAKU KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI) DENGAN KEJADIAN STUNTING DI KELURAHAN BATUNADUA JAE KOTA PADANG SIDEMPUAN

    Get PDF
    HUBUNGAN PERILAKU KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI) DENGAN KEJADIAN STUNTING DI KELURAHAN BATUNADUA JAE KOTA PADANG SIDEMPUAN Adisa Dea Ananda (11980324353) Di bawah bimbingan Novfitri Syuryadi dan Tahrir Aulawi INTI SARI Indonesia masih menghadapi tiga beban masalah gizi (triple burden of malnutrition) yaitu stunting, wasting dan obesitas yang berdampak serius terhadap kualitas Sumber Daya Manusia. Upaya pencegahan dan penurunan angka stunting tidak dapat dilakukan hanya oleh sektor kesehatan, tetapi dengan melibatkan lintas sektor dan dari dalam keluarga itu sendiri dengan menerapkan perilaku Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan Kadarzi dengan kejadian stunting pada balita di Kelurahan Batunadua Jae Kota Padang Sidempuan. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Batunadua Jae Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua Kota Padang Sidempuan pada Bulan Januari 2023. Penelitian menggunakan metode cross sectional untuk menentukan hubungan antara Kadarzi dengan kejadian stunting. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. Keluarga yang menerapkan Kadarzi sebesar 18,6%, dan keluarga tidak Kadarzi sebesar 81,4%. Balita stunting di Kelurahan Batunadua Jae sebesar 67,1% dan balita tidak stunting sebesar 32,9%. Berdasarkan hasil analisis didapat nilai p= 0,006 <0,05. Kesimpulan adalah terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) dengan kejadian stunting di Kelurahan Batunadua Jae Kota Padang Sidempuan. Keluarga yang tidak menerapkan Kadarzi akan beresiko memiliki anak stunting 6,9 kali lebih besar jika dibandingkan dengan keluarga yang menerapkan Kadarzi. Kata Kunci : balita, kadarzi, keluarga sadar gizi, status gizi, stuntin

    PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI MADRASAH ALIYAH HASANAH PEKANBARU

    Get PDF
    ABSTRAK Dea Ananda Putri Sirait, (2023): Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Snowball Throwing terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fikih di Madrasah Aliyah Hasanah Pekanbaru Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar dan proses pembelajaran yang dilakukan Guru masih didominasi oleh metode Ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode pembelajaran Snowball Throwing terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fikih di Madrasah Aliyah Hasanah Pekanbaru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experimental design. Sampel penelitian ini berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 15 siswa kelas X Ipa 1 sebagai kelas eksperimen dan 15 siswa kelas X Ipa 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Tes, dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah t-test ( Independent-Samples t-Test).Hasil belajar siswa dengan hasi perhintungan uji-t , nilai t hitung > ttabel taraf signifikan 5 % (1.701) dan 1% (2,467) atau 1,701 2,467 yang berarti maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya, terdapat perbedaan signifikan hasil belajar siswa antara penerapan metode pembelajaran Snowball Throwing dengan metode ceramah pada mata pelajaran Fikih di Madrasah Aliyah Hasanah Pekanbaru. Hasil mean skor kelas eksperimen 82,67 lebih tinggi dari kelas kontrol 72,67. Kata kunci: Metode pembelajaran Snowball Throwing, Hasil Belaja

    IMPLEMENTASI NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM BUDAYA PAGERAN PERNIKAHAN MASYARAKAT DI TULUNGAGUNG (Studi Multi Situs Desa Sukorejo Wetan Rejotangan dan Desa Jabon Kalidawir)

    Get PDF
    Tesis ini yang berjudul “Implementasi Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Budaya Pageran Pernikahan Masyarakat di Tulungagung” (Multisitus di Desa Sukorejo Wetan Rejotangan dan Desa Jabon Kalidawir)”, ini ditulis oleh Dea Ananda, NIM 12850621012 Jurusan Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Prof. Dr. H. Ahyak, M. Ag dan Prof. Dr. H. Achmad Patoni, M. Ag. Kata Kunci : Nilai, Agama Islam, Budaya Pageran Masyarakat Indonesia khususnya masyarakat jawa merupakan masyarakat unik yang tetap memegang adat meskipun sudah memeluk agama islam. Terutama dalam upacara adat pernikahan yang terbilang sakral. Masyarakat Desa Sukorejo Wetan Rejotangan dan Desa Jabon Kalidawir melakukan suatu adat sebelum pernikahan yang disebut adat pageran. Ritual adat ini dilakukan oleh sesepuh desa atau orang yang dituakan untuk meminta doa kepada Allah SWT namun dalam bentuk adat jawa hal ini dilakukan untuk meminta keselamatan dan kelancaran dalam acara pernikahan. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan, menganalisis dan menginterprestasikan tentang (1) Prosesi Terjadinya Tradisi Ritual Adat Pageran Pernikahan. (2) Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Prosesi Adat Pageran Pernikahan. (3) Proses Transformasi Nilai Pendidikan Agama Islam Adat Pageran Pernikahan. Metode dalam penelitian tesis ini meggunakan pendekatan kualitatif (studi multi situs) yang digali dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian data yang diperoleh dianalisis lintas situs. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Tradisi adat pageran adalah ritual yang dilakukan sebelum acara pernikahan pemilik hajat pernikahan akan mengundang sesepuh dan tokoh agama untuk mengampu ritual tersebut, prosesnya ritual ini dimulai dari manggulan atau selamatan kemudian dengan dilanjutkan do’a yang dilakukan dipojok rumah yang kemudian menggunakan cok bakal, namun keyakinan bahwa muassir itu tetap hanya kepada Allah SWT. (2) Nilai islamnya itu ada yang secara i’tiqadiyah, ubudiyah dan khuluqiyah. I’tiqadiyah, waktu pertama kali yaitu pemilihan jodoh, sebelum acara diadakan khataman quran atau tahlilan, pengantin pria membacakan doa kepada istrinya setelah akad nikah sambil memegang ubun-ubunnya dan terakhir ziarah qubur ke para leluhur. Ubudiyah, pertama melamar untuk tanda keseriusannya mau menikahi pihak perempuannya, mengundang kerabat atau siapa gitu untuk membacakan ayat suci al quran ketika acara pernikahan tersebut dan yang terakhir melaksanakan akad. Khuluqiyah lebih ke akhlak atau lebih menuju ke tradisi pagerannya.. (3) Transformasi ini nilai keagamaan dan jawa saling berkalaborasi menjalankan tradisi selanjutnya secara agama akan tetapi biasanya dikalaborasikkan, maksudnya berkalaborasi itu beberapa hari sebelum acara kadang ada acara islam nya lalu tradisi dan kembali lagi ke ajaran islam seperti slametan suatu upacara atau makan bersama, makanan yang telah diberi doa sebelum di bagikan itu kan juga wujud dari rasa bersyukur kita telah diberikan rezeki

    STRATEGI GURU FIQIH DALAM MENINGKATKAN KETAATAN SISWA MELALUI SHALAT DZUHUR BERJAMAAH DI MTs PSM REJOTANGAN TULUNGAGUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Dea Ananda, NIM. 12201173062, 2021, Strategi Guru Fiqih dalam Meningkatkan Ketaatan Siswa Melalui Shalat Dzuhur Berjamaah di MTsS PSM Rejotangan Tulungagung, Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Dosen pembimbing: Dr. H. Masduki. Ag. Kata kunci : Strategi Guru, Ketaatan siswa, Sholat Dzuhur Berjamaah Remaja zaman sekarang ini banyak yang kurang disiplin dalam melaksanakan ibadah shalat. Peserta didik di MTs PSM Rejotangan sudah dibiasakan untuk melaksanakan shalat dhuha, shalat dzuhur dan sholat jum’at di sekolahan atau di pondok juga dibiasakan untuk melaksanakan sholat fardhu dengan berjamaah. Namun dalam prakteknya terdapat beberapa hambatan ketaatan. Untuk itu diperlukan strategi atau perencanaan khusus dari guru fiqih untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pertanyaan penelitian ini adalah : (1) Bagaimana perencanaan strategi guru PAI dalam meningkatkan ketaatan siswa melalui shalat dzuhur berjamaah di MTsS PSM Rejotangan Tulungagung? (2) Bagaimana pelaksanaan startegi guru PAI dalam meningkatkan ketaatan siswa melalui sholat dzuhur berjamaah di MTsS PSM rejotangan Tulungagung? (3) Bagaimana hambatan strategi guru PAI dalam meningkatkan ketaatan siswa melalui sholat dzuhur berjamaah di MTsS PSM Rejotangan Tulungagung? Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah : untuk memaparkan strategi guru fiqih dalam meningkatkan ketaatan siswa melalui shalat dzuhur berjamaah di MTs PSM Rejotangan Tulungagung. Skripsi ini bermanfaat bagi Kepala Madrasah MTs PSM Rejotangan Tulungagung sebagai acuan dalam rangka meningkatkan kualitas ketaatan melalui ibadah shalat dzuhur. Serta dapat digunakan sebagai evaluasi untuk pembelajaran ke depannya, untuk mengembangkan kegiatan keagamaan yang ada di sekolah serta sebagai pijakan dalam langkah-langkah yang akan dilaksanakan oleh sekolah di masa yang akan datang. Bagi Guru PAI, Untuk kesadaran beribadah sholat berjamaah siswa serta sebagai sumbangan pemikiran yang kiranya dapat dipakai sebagai pertimbangan dalam menciptakan kedisiplinan menunaikan ibadah shalat dzuhur berjamaah. Bagi Siswa, Untuk memacu semangat siswa dalam menunaikan ibadah shalat dzuhur, agar memiliki bekal pengetahuan agama untuk masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif, Jenis penelitian Studi Kasus, Metode pengumpulan data Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Lokasi penelitian ini terletak di MTs PSM Rejotangan Tulungagung. Data yang peneliti dapatkan adalah dari Kepala Madrasah, Guru Fiqih, dan Siswa. Analisis data dilakukan dengan teori reduksi, penyajian data, dan verifikasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara menggunakan Triangulasi, Triangulasi dibedakan menjadi tiga yaitu: triangulasi waktu, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) Perencanaan guru PAI dalam meningkatkan ketaatan beribadah shalat dzuhur pada peserta didik, yaitu: pembiasaan, nasehat, dan ushwatun hasanah/keteladanan. Dalam perencanaan ini guru lebih memberikan contoh terlebih dahulu misalkan ketika adzan berkumandang guru mendahului untuk wudhu dan duduk di shof depan agar siswa juga mengikuti. (2) Pelaksanaan guru PAI meliputi : ketertiban, kelebihan kekurangan, solusi dan hukuman. Untuk pelaksanaanya lebih keketertiban karena shalat dzuhur berjamaah di sekolahan itu sudah menjadi tata tertib di sekolah semua siswa wajib mengikutinya. Lalu yang tidak mengikuti atau membolos akan dikenakan sanksi seperti shalat sendiri, baca al qur’an dan hafalan bacaan shalat. Agar mengetahui siswa tertib mengikuti atau tidak gur fiqih membuatkan absensi bagi semua siswa. (3) Hambatan guru PAI meliputi : kurangnya kedisiplinan, kurangnya motivasi dan antusias siswa, dan fasilitas yang kurang memadahi. Banyak siswa yang masih kurang disiplin dan tidak mengikuti peraturan yang ada dari sekolah, motovasi yang didapatkan juga kurang dikarenakan kadang guru juga pas sibuk dan tidak memperhatikan siswanya mengikuti shalat atau tidak, lalu fasilitas yang kurang berupa tandon air buat wudhu sering habis dan listriknya kadang mati mengakibatkan siswa antri dalam mengambil air wudhu

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore