20 research outputs found
A history of Minangkabau press, 1859-1945 / Yuliandre Darwis
Minangkabau is a region located on the Western part of Sumatera, Indonesia. The Minangkabau tradition of rantau (wandering, a rite of passage) has obviously been the reason for the emergence of youthful and progressive-thinking figures that brought about change. The unique debate about Islam and local customs and traditions had led to the emergence of two opposing forces, the Kaum Tua (The Old, or Conservatives) and the Kaum Muda (The Youth, or Progressives) in Minangkabau. The evidence of the conflict between those two forces can clearly be seen in press activities, which has made the history of the press in Minangkabau as one of the oldest in Indonesia. In its subsequent development, during the Dutch colonial occupation the press in Minangkabau developed in such a way as to become the means to present ideas of nationalism, which later on led to independence. The press of Minangkabau, beginning with the very first newspaper published in 1859, up to national independence in 1945 has had a fascinating history, and it is important for Indonesia as well as for Minangkabau itself. This period has never been the subject of any comprehensive research. The objective of this research is to study and present the history of the Press in Minangkabau. The research method is historical research where various sources of data were used for this research, including books, articles, journals, and interviews with historians, discussions and seminars. Historical data uncovered through this research includes an introduction on Minangkabau and its customs and traditions, the journey of how Islam was introduced into Minangkabau, the progressive modernization of Islam which occurred after the Perang Paderi (Paderi War), the struggles between Kaum Muda and Kaum Tua as found in the historical journey of the Minangkabau press which was part of the effort to modernize Islam and the nationalist movement in the struggle for independence for Indonesia as a nation. Also included is the history of a number of important Press figures, educational institutions and organizations that were involved in the development of the press, and the profile of "Soeloeh Melajoe", one of the Islamic magazines and part of the Islamic Press that was owned by the Kaum Tua (Conservatives). As a result of this research, we are able to reach the conclusion that the History of the Minangkabau Press began with the movement to modernize Islam up to and including the nationalist movement towards national independence of the Republic of Indonesia
Masyarakat Ekonomi Asean 2015 ; prospek pengusaha muda indonesia berjaya di pasar asean
xxiv.; 90 Hal.; ill.; 19 c
Masyarakat ekonomi Asean (MEA) 2015 : prospek pengusaha muda Indonesia berjaya di Pasar ASEAN/ Darwis
xxiv, 90 hal.: ill, tab.; 23 cm
Masyarakat ekonomi Asean (MEA) 2015 : prospek pengusaha muda Indonesia berjaya di Pasar ASEAN/ Darwis
xxiv, 90 hal.: ill, tab.; 23 cm
Masyarakat ekonomi Asean (MEA) 2015 : prospek pengusaha muda Indonesia berjaya di Pasar ASEAN/ Darwis
xxiv, 90 hal.: ill, tab.; 23 cm
Meningkatkan Kesadaran dan Peran Aktif Masyarakat dalam Pencapaian Target Millenium Development Goals (MDGs) 4 dan 5 di Indonesia Melalui Strategi Komunikasi dan Branding
Roda kehidupan setiap manusia tidak terlepas dari pembangunan. Dalam hal ini,
pembangunan nasional dilakukan oleh pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan
masyarakat salah satunya terlihat dari kesepakatan Millenium Development Goals (MDGs) yang
telah disepakati oleh para kepala Negara yang mulai dijalankan pada bulan September tahun
2000 silam. Pencapaian target kesepakatan MDGs untuk tahun 2015 sampai saat ini masih
terlihat belum maksimal karena masih kurangnya peran aktif dan kesadaran dari masyarakat itu
sendiri.
Masyarakat memiliki kedudukan yang sangat vital dalam pembangunan yaitu sebagai
agen pembangunan (agent of development) baik itu subyek (pelaku) pembangunan maupun obyek
(sasaran) pembangunan sehingga dapat dikatakan bahwa penduduk merupakan aspek utama dari
pembangunan. Karena itu penelitian ini adalah pada 2(dua) sasaran MDG, yaitu sasaran 4:
menurunkan angka kematian anak dan sasaran 5: meningkatkan kesehatan ibu. Pemilihan kedua
sasaran ini adalah karena ibu dan anak merupakan bagian dari keluarga yang merupakan fondasi
masyarakat sebuah negara.
Indonesia merupakan negara yang besar dan luas secara geografis. Sehingga dalam
melakukan sosialisasi sebuah program, maka Pemerintah harus melibatkan segenap masyarakat
dan organisasi pendukung. Karena itulah diperlukan kesadaran dan peran aktif masyarakat
Indonesia yang dalam hal ini berkaitan dengan kesehatan ibu dan ibu hamil untuk menurunkan
angka kematian anak.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam mencapai target
MDGs 4 dan 5 ini, Pemerintah Pusat, yang dalam hal ini didukung oleh Tim Khusus, yaitu Tim
MDGs, harus disertai dengan melakukan strategi komunikasi melalui media dan proses branding
dengan bekerjasama dengan dinas kesehatan yang ada di setiap daerah. Mengingat pada zaman
modern seperti ini media komunikasi memiliki peranan yang sangat urgen baik dalam menambah
informasi, pengetahuan, dan mempengaruhi pola hidup masyarakat
Teori kritis dalam studi komunikasi
Buku Teori Kritis dalam Studi Komunikasi diawali dengan mengupas sejarah teori kritis dan tokoh-tokoh yang berperan dalam menggerakkan teori ini. Kemudian materi buku ini memperkenalkan teori-teori kritis dalam berbagai konteks komunikasi. Maka dari itu, judul buku ini diangkat untuk menjadi payung bagi sehimpun tulisan tentang kajian teori kritis dalam menelaah persoalan-persoalan komunikasi. Persoalan-persoalan itu seperti pandangan perempuan terhadap perempuan dengan profesi-profesi tertentu, seperti jurnalis dan kesetaraan gender bagi perempuan pekerja.Pada bagian lain, juga akan dibahas bagaimana buruknya sistem politik di Indonesia karena persoalan kepemilikan industri penyiaran di Indonesia. Selain itu, juga akan dilihat bagaimana dampak media terhadap masyarakat, jika dilihat dari media lama seperti surat kabar dan majalah. Tentu saja bagian ini dilengkapi dengan bagaimana ideologi media merasuk ke dalam pikiran masyarakat dewasa ini. Dalam hal ini dilihat perlawanan dalam karya sastra dan fiksimorfosis komunitas ideologis dalam pusaran industri fiksi. Buku ini juga mengulas bagaimana Kajian Budaya dalam konteks komunikasi. Melalui tulisan-tulisan ini penulis ingin menyampaikan perlawanan sastra terhadap realitas yang terjadi.Buku ini tepat dijadikan bahan bacaan bagi para akademisi, baik mahasiswa, dosen, peneliti, maupun ilmuwan, terutama yang mendalami studi komunikasi di Indonesia. Penulis berharap sumbangan pemikiran ini bermanfaat bagi pembangunan peradaban manusia di Indonesia
Sejarah Perkembangan Pers Minangkabau (1859-1945)
Ditulis dengan metode historiografi, buku ini dengan lugas menekankan bahwa pers Minangkabau berkontribusi penting dalam pembentukan jiwa nasionalis hingga akhirnya turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Peran penting pers dalam membentuk sejarah Minangkabau tak terbantahkan. Lahir dari tanggapan kritis terhadap perubahan zamannya, pers Minangkabau menampilkan mozaik situasi sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang dihidupi oleh orang-orang pada zamannya
KOMUNIKASI KRISIS HUMAS KEMENTERIAN AGAMA DALAM MENGKLARIFIKASI PEMBERITAAN CNNINDONESIA.COM DAN DETIK.COM UNTUK MENJAGA REPUTASI LEMBAGA
This study summarizes the government's public relations activities carried out by the Ministry of Religion Public Relations at the time of reporting on the statement of the Minister of Religion on February 23, 2022. The activities carried out by public relations are then analyzed using crisis communication theory by utilizing digital platforms. The use of digital platforms such as social media can benefit the Ministry of Religion's PR to communicate in times of crisis because it is transparent, involves the public, and is more interactive. This journal aims to provide comprehensive information on the use of digital platforms by the ministry of religion in times of crisis by clarifying the framing of news framing online media cnnindonesia and detik.com
