448 research outputs found

    Pengaruh Hasil Pemeringkatan E-Government Indonesia (PeGI) terhadap Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Indonesia

    Full text link
    PENGARUH HASIL PEMERINGKATAN E-GOVERNMENT INDONESIA (PeGI) TERHADAP KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH DI INDONESIA DANY ADI SAPUTRA NIM. F0312038 Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh hasil pemeringkatan e-government Indonesia (PeGI) terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Terdapat lima dimensi yang digunakan dalam pemeringkatan e-government yaitu kebijakan, kelembagaan, infrastruktrur, aplikasi, dan perencanaan. Sumber data kinerja ini adalah Kepmendagri Nomor 120-251 Tahun 2014 untuk data kinerja tahun 2012 dan Kepmendagri Nomor 120-4761 Tahun 2014 untuk data kinerja tahun 2013. Sumber data PeGI diperoleh dari hasil pemeringkatan yang dilakukan oleh dan diumumkan melalui website Direktorat e-Government, Ditjen Aptika, Kemkominfo. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi 164 pemerintah daerah kabupaten/kota/provinsi tahun 2012-2013. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear untuk menguji hipotesis dan dengan melakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji multikolonieritas, uji normalitas, dan uji heteroskedastisitas dengan menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pemeringkatan e-government Indonesia (PeGI) berpengaruh positif terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Penelitian ini juga menemukan bahwa hanya dimensi infrastruktur yang berpengaruh positif terhadap kinerja. Kata kunci: e-government, PeGI, kinerja, pemerintahan daerah

    PERANCANGAN VISUAL BRANDING DAN PROMOSI INCREACI MICE ORGANIZER AND COMMUNICATIONS MELALUI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

    Full text link
    Dany Indra Saputra, 2015. Pengantar Tugas Akhir ini berjudul Perancangan Visual Branding dan Promosi Increaci MICE Organizer and Communications Melalui Desain Komunikasi Visual. Sebuah promosi merupakan salah satu aspek yang penting dalam manajemen pemasaran dan sering dikatakan sebagai proses berlanjut. Karena promosi dapat menimbulkan rangkaian kegiatan-kegiatan selanjutnya. Salah satu strategi promosi yang dilakukan disini adalah melalui visual branding, yaitu sebuah promosi yang menonjolkan sebuah visual atau gambar dengan tujuan untuk mendekatkan brand terhadap konsumen dengan menciptakan brand experienceI dan brand awareness melalui media seperti Company Profile dan Website. Beberapa tahun terakhir ini, terjadi peningkatan pada sektor pariwisata dan peningkatan pergelaran event-event di kota Solo, dikarenakan maraknya promosi pemerintah kota untuk menggalakkan potensi budaya dan pariwisata yang ada. Di sektor pariwisata, Solo kini dijadikan destinasi wisata Meeting, Incentive, Conference and Exhibition (MICE). Dampak dari ini semua, kota Solo kerap menjadi tuan rumah event bertaraf nasional maupun internasional. Ini menunjukkan betapa kepercayaan masyarakat telah meningkat untuk menyelenggarakan event di kota Solo. Berangkat dari maraknya penyelenggaraan event dan tingginya pertumbuhan aktivitas MICE di kota Solo, Increaci hadir bukan hanya sebagai Event Organizer, namun sebagai MICE Organizer and Communications, menawarkan solusi penyelenggaraan dan pengelolaan aktivitas MICE secara efektif, terencana, dan professional. Dalam upaya mengangkat citra “Increaci, MICE Organizer and Communications”, maka perlu adanya suatu perancangan visual branding dan promosi agar masyarakat luas lebih mengetahui dan mengenali hadirnya Increaci sebagai MICE Organizer and Communications sehingga dapat terbentuk suatu identitas perusahaan yang solid

    Analisis Kontribusi Peran Pajak Parkir Dalam Menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Saputra, Dany Wahyu Eka. 2016. Analisis Kontribusi Peran Pajak Parkir Dalam Menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Malang. Tugas Akhir. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Ika Putri Larasati, S.E., M.Com.   Kata Kunci: Pajak Parkir, Pajak Daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang. Sejak diberlakukannya otonomi daerah, setiap daerah berusaha mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan daerah untuk pembiayaan pembangunan daerah. Salah satu sumber penerimaan di Kota Malang adalah Pajak Daerah. Pajak Daerah yang ada di Kota Malang terdiri dari beberapa jenis pajak. Salah satu jenis Pajak Daerah yang memiliki banyak klarifikasi dalam perhitungan pajak adalah pajak parkir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perhitungan pajak parkir berdasarkan peraturan daerah yang berlaku di Kota Malang dan untuk mengetahui bagaimana kontribusi pajak parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dari pengamatan atas data yang diperoleh dari tempat penelitian dan wawancara yang dilakukan dengan petugas Dispenda Kota Malang yang menangani perhitungan pajak parkir. Setelah dilakukan penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat tempat parkir yang tidak sesuai dengan perhitungan pajak parkir berdasarkan peraturan yang berlaku. Kontribusi pajak parkir terhadap PAD bersifat fluktuasi atau mengalami peningkatan yang tidak stabil. Berdasarkan dengan hal ini, diharapkan Dispenda Kota Malang lebih tepat dalam penilaian pajak parkir agar kontribusi pajak parkir bisa terus meningkat

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Multimedia Tentang Kompetensi 12 Prinsip Animasi Pada Mata Pelajaran Animasi 2 Dimensi Untuk Siswa Multimedia SMK

    No full text
    ABSTRACT Saputra, Dany. 2016. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Multimedia Tentang Kompetensi 12 Prinsip Animasi Pada Mata Pelajaran Animasi 2 Dimensi Untuk Siswa Multimedia SMK. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Moeljadi Pranata, M.Pd, (II) Joko Samodra, S.Kom, M.T. Penguji: Andy Pramono, S.Kom, M.TKata Kunci: Pengembangan, Media pembelajaran, 12 prinsip animasi 2D.Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar yang dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau keterampilan pelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Dalam pembelajaran teknik animasi 2 dimensi khususnya pada kompetensi 12 prinsip dasar animasi, media pembelajaran memiliki peranan yang sangat penting. Tujuan peneliti dalam mengembangkan media pembelajaran ini yaitu mengembangkan media yang sebelumnya menggunakan modul dan dikembangkan menjadi media pembelajaran interaktif yang berbasis multimedia.Model penelitian yang digunakan adalah model Five D dari Moeljadi Pranata (2012) yaitu (1) define, (2) data, (3) design, (4) develop, dan (5) disseminate. Produk final diuji kelayakannya oleh 2 orang ahli media, 2 orang ahli materi dan 20 orang subjek uji coba kelompok besar yakni siswa kelas XI SMK Negeri 12 Malang. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen yang berupa kuisioner dengan jenis angket yang hasilnya dianalisis dengan menggunakan teknik persentase yang kemudian dikonversikan dengan tabel kriteria kelayakan.Hasil validasi ahli media menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan ini sangat layak digunakan untuk kegiatan untuk belajar mengajar di kelas dengan rerata 86.6 %. Dari validasi ahli materi dihasilkan rerata 92.5 %. Selain uji validasi, uji coba lapangan juga menunjukan hasil positif dengan persentase 93.25 % yang artinya masuk dalam kategori sangat valid dan sangat layak untuk digunakan. Pengembangan ini telah menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia tentang kompetensi 12 prinsip animasi untuk siswa kelas XI multimedia di SMK dengan spesifikasi sebagai berikut: (a) menggunakan software Adobe Flash CS4, (b) isi produk : materi 12 prinsip dasar animasi, gambar prinsip dasar animasi, contoh animasi 12 prinsip dasar, dan video prinsip dasar animasi, (c) teknik computerized, (d) pemaparan secara runtut sistematis, (e) pewarnaan full color, (f) menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris, dan (g) dikemas dalam bentuk CD (digital). Berdasarkan hasil pengembangan, dapat disarankan bagi pengembang produk yang sama, agar dapat dilakukan dengan uji coba secara berulang-ulang pada subjek yang lebih besar dan diharapkan pengembang selajutnya dapat mengembangkan media dengan kompetensi selanjutnya dari teknik animasi 2D

    Maskulinitas yang Berubah: Analisis Wacana Konten Youtube Tysna Saputra

    No full text
    Abstract Masculinity has the understanding that a man should have a strict, male and rude attitude. A man who has a gentle nature, does not like heavy sports and others will be considered a taboo in society. Masculinity that has changed in society along with the development of the times, this is indicated by the emergence of male beauty vloggers who discuss about beauty, self-care, style of dress and so on. One of them is Tysna Saputra. Through his YouTube channel, Tysna Saputra uploaded a video titled SKIN CARE GUYS at CHILDREN COST! Tysna practices self care steps for men. This, builds men's awareness to be more able to take care of themselves and not feel taboo when doing it. The method used by the author is a qualitative research method, namely by using Van Djik's critical discourse analysis techniques. The method used is online data observation and tracking using data triangulation. The author's observation was to watch Tysna's YouTube video repeatedly and explain each scene and product used. Observations made by the writer will prove that by doing self-care, will not reduce the value of masculinity that exists in a man. This will be related to Van Djik's theory of analysis. Maskulinitas memiliki pengertian bahwa seorang laki-laki sudah seharusnya memiliki sikap yang tegas, jantan dan kasar. Seorang laki-laki yang memiliki sifat lemah lembut, tidak menyukai olahraga berat dan lainnya akan dianggap sebagai hal yang tabu di maskyarakat. Maskulinitas yang telah berubah di masyarakat seiring dengan berkembangnya zaman, hal ini ditunjunkkan dengan bermunculannya para beauty vlogger laki-laki yang membahas mengenai kecantikan, perawatan diri, gaya berpakaian dan sebagainya. Salah satunya adalah Tysna Saputra. Melalui kanal YouTubenya, Tysna Saputra mengunggah video dengan judul SKIN CARE COWOK harga ANAK KOST!. Tysna mempraktekkan langkah – langkah merawat diri untuk laki-laki. Hal ini, membangun awareness kaum laki-laki untuk bisa lebih merawat diri dan tidak merasa tabu saat melakukannya. Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kualitatif, yaitu dengan memakai teknik analisis wacana kritis Van Djik. Metode yang digunakan adalah observasi dan penulusuran data online menggunakan triangulasi data. Observasi yang penulis lakukan adalah menonton video YouTube Tysna dengan berulang – ulang dan menjelaskan setiap adegan dan produk yang digunakan. Observasi yang dilakukan penulis akan membuktikan bahwa dengan melakukan perawatan diri, tidak akan mengurangi nilai maskulinitas yang ada pada seorang laki-laki. Hal ini akan dikaitkan dengan teori analisis Van Djik. Keywords beauty vlogger; masculinity; youtube; discourse analysi

    Maskulinitas yang Berubah: Analisis Wacana Konten Youtube Tysna Saputra

    No full text
    Abstract Masculinity has the understanding that a man should have a strict, male and rude attitude. A man who has a gentle nature, does not like heavy sports and others will be considered a taboo in society. Masculinity that has changed in society along with the development of the times, this is indicated by the emergence of male beauty vloggers who discuss about beauty, self-care, style of dress and so on. One of them is Tysna Saputra. Through his YouTube channel, Tysna Saputra uploaded a video titled SKIN CARE GUYS at CHILDREN COST! Tysna practices self care steps for men. This, builds men's awareness to be more able to take care of themselves and not feel taboo when doing it. The method used by the author is a qualitative research method, namely by using Van Djik's critical discourse analysis techniques. The method used is online data observation and tracking using data triangulation. The author's observation was to watch Tysna's YouTube video repeatedly and explain each scene and product used. Observations made by the writer will prove that by doing self-care, will not reduce the value of masculinity that exists in a man. This will be related to Van Djik's theory of analysis. Maskulinitas memiliki pengertian bahwa seorang laki-laki sudah seharusnya memiliki sikap yang tegas, jantan dan kasar. Seorang laki-laki yang memiliki sifat lemah lembut, tidak menyukai olahraga berat dan lainnya akan dianggap sebagai hal yang tabu di maskyarakat. Maskulinitas yang telah berubah di masyarakat seiring dengan berkembangnya zaman, hal ini ditunjunkkan dengan bermunculannya para beauty vlogger laki-laki yang membahas mengenai kecantikan, perawatan diri, gaya berpakaian dan sebagainya. Salah satunya adalah Tysna Saputra. Melalui kanal YouTubenya, Tysna Saputra mengunggah video dengan judul SKIN CARE COWOK harga ANAK KOST!. Tysna mempraktekkan langkah – langkah merawat diri untuk laki-laki. Hal ini, membangun awareness kaum laki-laki untuk bisa lebih merawat diri dan tidak merasa tabu saat melakukannya. Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kualitatif, yaitu dengan memakai teknik analisis wacana kritis Van Djik. Metode yang digunakan adalah observasi dan penulusuran data online menggunakan triangulasi data. Observasi yang penulis lakukan adalah menonton video YouTube Tysna dengan berulang – ulang dan menjelaskan setiap adegan dan produk yang digunakan. Observasi yang dilakukan penulis akan membuktikan bahwa dengan melakukan perawatan diri, tidak akan mengurangi nilai maskulinitas yang ada pada seorang laki-laki. Hal ini akan dikaitkan dengan teori analisis Van Djik. Keywords beauty vlogger; masculinity; youtube; discourse analysi

    Review on Compilation of Financial Statement Based on SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities) at PT. RIZKY SAPUTRA in Periode September 2014

    Full text link
    The research has been done in PT. Rizki Saputra in Bandung, Indonesia. The purpose of the research is to the preparation of financial statement based on SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities) at PT. Rizky Saputra period September 2014 applicable for UMKM (Small and Medium Entities) in Indonesia. The method used is descriptive research, which aims to provide a clear picture of the state of the company, which acquired the data, collected and analyze and compared with the theories and the existing litelature on the litelature review in order to obtain a conclucion. Based on the results of the research, preparation of financial statements at PT. Rizki Saputra has been conducted by the author in accordance with SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities) applicable in Indonesia. From this research, the researcher compose financial statement same with the rule of SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities).   Keywords : Compilation Financial Statement, SAK-ETA
    corecore