1,721,025 research outputs found
PENGKIJINGAN MAKAM DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi di Desa Ketanon kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung)
ABSTRAK
Dery Dwi Andika, NIM 17104153030, Pengkijingan Makam Dalam Perspektif Hukum Islam ( Studi di Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung) , Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, 2019, Pembimbing Dr. H. M. Saifudin Zuhri, M.Ag.
Kata Kunci : Pengkijingan Makam, Peraturan Desa, Hukum Islam.
Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya sebuah Peraturan Desa yang yang dalam penerapannya tidak sesuai dengan apa yang telah di tuangkan dalam Peraturan Desa. Dan yang lebih mengkhawatirkan tidak ada sanksi tegas yang diberikan penegak hukum dalam desa untuk siapa saja yang melanggar Peraturan Desa tersebut. Sehingga banyak warga yang melakukan Pengkijngan Makam seolah mengabaikan peraturan tersebut.
Rumusan dalam masalah ini adalah : 1). Bagaimana pengkijingan makam di Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung ?, 2). Bagaimana pengkijingan makam di Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung dalam perspektif hukum islam ?.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif (Field Research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa pengamatan, wawancara, atau penelaah dokumen. Sedangkan teknik analisa data menggunakan Reduksi (Data Reduction), penyajian Data (Data Display), dan penarikan kesimpulam dan verifikasi.
Tujuan Penelitian ini adalah Untuk menjelaskan bagaimana pengkijingan makam di Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Untuk mengetahui bagaimana pengkijingan makam di Desa Ketanon Berdasarkan Peraturan Desa Nomor 03 Tahun 2018 Tentang Pemakaman. Untuk mengetahui bagaimana Pengkijingan Makam di Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru berdasarkan Hukum Islam.
Hasil penelitian menunjukan bahwa, Pengkijingan Makam di Desa Ketanon Masih tetap dilakukan oleh masyarakat Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Untuk penerapan Peraturan Desa masih belum maksimal dikarenakan belum ada ketegasan dari pihak pemerintah Desa, karena selama menerapkan peraturan tersebut sanksi hanya mendapat teguran lisan saja tidak ada aksi nyata sesuai dalam pasal 13 Ayat 2 berupa pembongkaran makam dalam peraturan desa. Sedangkan dalam hukum islam, untuk pengkijingan makam pada tanah pemakaman umu hukumnya haram, kecuali pada tanah milik pribadi yang hukumnya makruh
PENYELESAIAN KREDIT MACET PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) MIKRO DIKAITKAN DENGAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (STUDI PADA BANK BRI UNIT KOTA BINJAI)
iPENYELESAIAN KREDIT MACET PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) MIKRO DIKAITKAN DENGAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH(Studi pada Bank BRI Unit Kota Binjai)Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala(v, 65) pp., bibl.ABSTRAKNeza Dwi Andika,2016Dr. Sri Walny Rahayu, S.H., M.Hum.Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah jo. Pasal 8 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan jo. Pasal 10 ayat (2) Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat menyebutkan bahwa, agunan tambahan untuk KUR Mikro dan untuk KUR Tenaga Kerja Indonesia tidak diwajibkan dan tanpa perikatan. Namun dalam praktiknya, ditemukan kredit macet pada perjanjian kredit yang mengikat beberapa debitor dengan Bank BRI Unit Kota Binjai yang mensyaratkan agunan terhadap debitornya.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan penyebab macetnya KUR Mikro pada Bank BRI Unit Kota Binjai dalam usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Binjai, untuk mengetahui dan menjelaskan bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh Bank BRI Unit di Kota Binjai terhadap debitor yang mengalami kredit macet, dan untuk mengetahui dan menjelaskan mekanisme penyelesaian kemacetan KUR dalam usaha mikro, kecil, dan menengah di Bank BRI Kota Binjai.Penelitian ini bersifat yuridis normatif, yaitu suatu pendekatan yang menggunakan konsep legal positif dengan cara mengkaji penerapan kaidah atau norma dalam hukum positif. Data penelitian yuridis normatif berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, bahan hukum tersier didukung oleh data primer di lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab macetnya KUR Mikro pada Bank BRI Unit Kota Binjai dalam usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Binjai ialah lemahnya analisis kredit yang dilakukan dan lemahnya pengawasan kredit. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh Bank BRI Unit di kota Binjai terhadap debitor yang mengalami kemacetan KUR meliputi perlindungan hukum preventif, kuratif, represif, dan rehabilitatif. Hasil penelitian juga menunjukkan mekanisme penyelesaian kemacetan KUR dalam usaha mikro, kecil, dan menengah di Bank BRI Unit Kota Binjai menggunakan upaya penyelesaian secara non-litigasi melalui cara mediasi dan negosiasi.Disarankan untuk lebih mengutamakan prinsip Know Your Customer dalam menganalisis perjanjian kredit terhadap nasabah debitornya. Disarankan juga melindungi usaha mikro, kecil, dan menengah, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan penyelesaian kemacetan KUR cepat dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar dan monitoring yang ketat dan berkala juga perlu dilakukan agar dapat dilakukan pencegahan sedini mungkin, sehingga dapat menentukan tindak lanjut serta strategi penyelamatan yang paling optimal
PENGARUH NON PERFORMING FINANCING DAN FINANCING TO DEPOSIT RATIO TERHADAP RETURN ON ASSET PADA PT. BANK PANIN DUBAI SYARIAH PERIODE 2012-2020
ABSTRAK
Ningrum, Dwi Andika. Pengaruh NPF (Non Performing Financing) dan FDR (Financing to Deposit Ratio) Terhadap ROA (Return On Asset) dengan Metode ECM (Error Correction Model) pada Bank Panin Dubai Syariah Periode 2012-2020. Skripsi. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Moh. Faizin, M.S.E.
Kata Kunci: Non Performing Financing, Financing to Deposit Ratio, Return On Asset
ROA merupakan suatu ukuran tentang efektifitas manajemen dalam mengelola investasinya. Disamping itu hasil dari pengembalian investasi menunjukkan produktifitas dari seluruh dana perusahaan, baik dalam modal pinjaman maupun modal sendiri. Semakin kecil (rendah) rasio ini semakin tidak baik, demikian pula sebaliknya. Penyimpangan yang terjadi pada bank syariah yang menjelaskan mengenai pentingnya faktor kualitas aset dan Financing Deposit Ratio pada Bank Panin Dubai Syariah. Oleh karena itu peniliti tertarik untuk mengambil judul “Pengaruh Non Performing Financing dan Financing to Deposit Ratio Terhadap Return On Asset Pada PT. Bank Panin Dubai Syariah Periode 2012-2020”, perlu untuk diperdalam analisisnya agar dapat menemukan hasil yang sesuai dengan kejadian di lapangan dan teori yang ada.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh NPF dan FDR terhadap ROA dalam jangka pendek dan jangka panjang di Bank Panin Dubai Syariah periode 2012-2020. Jenis penelitian ini, penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Sumber data dari data sekunder time series laporan keuangan Bank Panin Dubai Syariah. Sampel melalui purposive sampling dengan diambil laporan keuangan triwulan Bank Panin Dubai Syariah periode 2012-2020. Analisa data menggunakan metode ECM yang meliputi: pengujian stasioneritas data, uji derajat integrasi, pengujian kointegrasi, uji kualitas engle granger, pengujian asumsi klasik, uji pengaruh jangka pendek, pengaruh jangka panjang, dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan :1. NPF (Non Perfoming Financing) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets (ROA) dalam jangka pendek. NPF (Non Perfoming Financing) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets (ROA) dalam jangka panjang.2. FDR (Financing to Deposit Ratio) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets (ROA) dalam jangka pendek. FDR (Financing to Deposit Ratio) berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets (ROA) dalam jangka panjang.3. NPF (Non Perfoming Financing) dan FDR (Financing to Deposit Ratio) dalam jangka pendek tidak berpengaruh terhadap Return On Assets (ROA). NPF (Non Perfoming Financing) dan FDR (Financing to Deposit Ratio) dalam jangka panjang berpengaruh terhadap Return On Assets (ROA)
IMPLEMENTASI KEGIATAN SOROGAN AL-QUR’AN UNTUK MEMBANTU KESULITAN MEMBACA AL-QUR’AN PADA SISWA DI MTsN 4 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Implementasi Kegiatan Sorogan Al-Qur’an Untuk Membantu Kesulitan Membaca Al-Qur’an Pada Siswa di MTsN 4 Tulungagung” yang ditulis oleh Galih Ardiyan Dwi Andika, NIM 126201202176. Dosen Pembimbing Ikfi Khoulita, M.Pd.I
Kata kunci : Sorogan, Al-Qur’an, Kesulitan membaca Al-Qur’an
Penelitian ini dilatar belakangi masih terdapatnya siswa MTsN 4 Tulungagung yang mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an. Secara umum, orang akan beranggapan bahwa siswa yang bersekolah di MTs sudah dapat membaca Al-Qur’an dengan baik. Karena, MTs adalah sekolah yang menekankan pada pendidikan agama Islam. Untuk mengatasi masalah tersebut, MTsN 4 Tulungagung membentuk sebuah program yang dinamakan bengkel ngaji yang bertujuan untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca AlQur’an. Peneliti ingin meneliti bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi
dari program tersebut.
Fokus penelitian ini adalah bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi implementasi kegiatan sorogan Al-Qur’an untuk membantu kesulitan membaca Al-Qur’an pada siswa di MTsN 4 Tulungagung? adapun tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi implementasi kegiatan sorogan Al-Qur’an untuk membantu kesulitan membaca Al-Qur’an pada siswa di MTsN 4 Tulungagung.
Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan Jenis penelitian studi kasus. Pada penelitian ini, teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dalam menganalisis data
penelitian menggunakan tahapan kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan, ketekukan pengamatan, dan triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Perencanaan awal dari implementasi kegiatan sorogan Al-Qur’an ini adalah guru menyiapkan materi pembelajaran sorogan Al-Qur’an, penyusunan jadwal dan penyediaan tempat untuk pelaksanaan kegiatan sorogan Al-Qur’an. Siswa diberikan tes baca tulis Al-Qur’an
setelah lulus dalam seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB). Siswa yang dianggap masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an selanjutnya didata dan diberikan pembelajaran di program bengkel ngaji ini. (2) Pelaksanaan program bengkel ngaji ini menggunakan metode sorogan secara private. Yaitu, siswa menghadap guru penyorog satu persatu secara bergantian untuk membacakan kitabnya. Jadi, tidak dilakukan secara klasikal (bersama-sama). Motivasi dari guru
juga sangat diperlukan, karena siswa memiliki karakter yang berbeda beda. Ada yang rajin dan ada juga yang kurang rajin. Adakalanya siswa merasa bosan untuk belajar. Motivasi dari guru dapat meningkatkan kembali gairah belajar pada ssiswa.
(3) Evaluasi kegiatan sorogan Al-Qur’an ini dilakukan pada setiap pertemuan, yaitu pada saat siswa membacakan kitabnya. Jika terdapat kesalahan pada saat siswa membaca, maka guru penyorog akan langsung memberikan koreksi
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
