2 research outputs found
Pengembangan Media Technopreneurship Melalui Website di Pondok Pesantren Mahasiswa Baitul Jannah Kota Malang
ABSTRAKDwi, A. P. 2019. Pengembangan Media Technopreneurship Melalui Website di Pondok Pesantren Mahasiswa Baitul Jannah Kota Malang. Skripsi, Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi,Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing : Dr. H. Agung Winarno,M.MKata Kunci : Technopreneurship, WebsiteTechnopreneurship pada pondok pesantren merupakan upaya untuk meningkatan aktivitas kewirausahaan pondok pesantren melalui sosialiasi dalam bentuk pendampingan penggunaan media kewirausahaan berbasis teknologi. Penelitian ini dilakukan berdasarkan masalah pokok yaitu media yang digunakan pada kewirausahaan pondok pesantren masih menggunakan media konvensional melalui koperasi pondok pesantren.Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan langkah – langkah penelitian dan pengembangan media technopreneurship melalui website. (2) Menghasilkan media technopreneurship melalui website berupa fitur sebagai media pemesanan catering secara online dan layanan promosi melalui diskon pada usaha catering Pondok Pesantren Mahasiswa Baitul Jannah Kota Malang. (3) Mengetahui tingkat kelayakan media technopreneurship melalui website di Pondok Pesantren Mahasiswa Baitul Jannah Kota Malang. (4) Menguji tingkat keefektikan media technopreneurship melalui website di Pondok Pesantren Mahasiswa Baitul Jannah Kota Malang.Penelitian dan Pengembangan ini menggunakan model yang di adaptasi dari model penelitian dan pengembangan Borg and Gall (1983) yaitu : (1) Penelitian dan Pengumpulan informasi; (2) Perencanaan; (3) Pengembangan Produk; (4) Validasi Ahli; (5) Revisi 1;(6) Uji Coba Lapangan; (7) Revisi 2; (8) Hasil Produk Akhir.Hasil Validasi ahli materi menunjukan persentase sebesar 85,3% dan hasil validasi ahli media menunjukan persentase sebesar 89,3% dengan keduanya memiliki keterangan layak digunakan dan beberapa revisi sebelum dilanjutkan pada tahap berikutnya. Sedangkan angket validasi pengguna yaitu konsumen dengan total 23 responden menunjukan persentase sebesar 92,57 % dengan keterangan sangat setuju untuk diterapkan, hal ini dikarenakan berada pada rentang 81 – 100. Sehingga dapat dikatakan bahwa media technopreneurship melalui website sangat efektif untuk digunakan pada usaha catering Pondok Pesantren Mahasiswa Baitul Jannah Kota Malang. Saran bagi pengembang selanjutnya diharapkan fitur catering online dan layanan promo melalui diskon dapat dikembangkan menjadi aplikasi mandiri untuk pengguna berbasis android. Selanjutnya pengembang dapat menambahkan layanan yang relevan agar layanan pada fitur catering online lebih variatif dan sesuai dengan kebutuhan industri catering.ABSTRACTDwi, A. P. 2019. Development of Technopreneurship Media through a Website at Baitul Jannah Student Islamic Boarding School in Malang City. Sarjana’s Thesis. Department of Management. Faculty of Economics. Univesitas Negeri Malang. Advisor: Dr. H. Agung Winarno, M.MKeywords: Technopreneurship, WebsiteTechnopreneurship in Islamic boarding schools is an effort to increase the entrepreneurial activities of Islamic boarding schools through socialization in the form of assistance using technology-based entrepreneurship media. This research was conducted based on the main problem, namely the media used in entrepreneurship in Islamic boarding schools still using conventional media through cooperative boarding schools.The objectives of this study are: (1) Describe the steps of research and development on technopreneurship media through the website. (2) Producing technopreneurship media through a website in the form of features as a medium for online catering ordering and promotional services through discounts on catering businesses of the Baitul Jannah Islamic Boarding School in Malang City. (3) Knowing the level of technopreneurship media feasibility through the website at Baitul Jannah Student Islamic Boarding School in Malang City. (4) Test the effectiveness of technopreneurship media through the website at Baitul Jannah Student Islamic Boarding School in Malang City.This research and development uses a model adapted from the research and development model of Borg and Gall (1983), namely: (1) Research and collection of information; (2) Planning; (3) Product Development; (4) Expert Validation; (5) Revision 1; (6) Field Trials; (7) Revision 2; (8) Final Product Results.The results of the material expert Validation showed a percentage of 85.3% and the results of media expert validation showed a percentage of 89.3% with both having proper information to use and several revisions before continuing in the next stage. While the user validation questionnaire, namely consumers with a total of 23 respondents showed a percentage of 92.57% with information strongly agreed to be applied, this is because it is in the range of 81-100. So it can be said that the technopreneurship media through the website is very effective to be used in catering businesses Islamic Boarding School Student Baitul Jannah Malang City..Suggestions for developers are that it is expected that online catering features and promo services through discounts can be developed into standalone applications for Android-based users. Furthermore, developers can add relevant services so that the services on the online catering feature are more varied and in accordance with the needs of the catering industry
Menggali Potensi dan Masalah Pengembangan Gaharu (Aquilaria Spp) di Desa Putat Lor
Gaharu adalah salah satu hasil hutan non kayu dengan berbagai bentuk dan warna yang khas, memiliki kandungan kadar damar wangi dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Adanya permintaan yang cukup tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri terhadap gaharu menyebabkan perburuannya semakin meningkat dan tidak terkendali. Tujuan artikel ini adalah untuk: 1) mengetahui potensi gaharu di Desa Putat Lor Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang; 2) mengetahui permasalahan dalam pembudidayaan dan pengembangan gaharu; dan 3) memberikan rekomendasi kebijakan untuk pengembangan gaharu. Melalui kegiatan pengadian ini ditemukan bahwa dalam upaya pengembangan gaharu terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi seperti: 1) minimnya pengetahuan masyarakat setempat mengenai budidaya gaharu; 2) adanya keterbatasan modal untuk mengembangkan komoditi gaharu; dan 3) adanya permasalahan pemasaran serta penetapan harga yang tidak stabil. Adapun upaya yang dapat ditempuh untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu: 1) pembentukan dan pengembangan koperasi gaharu; dan 2) memfasilitasi masyarakat dalam hal pemasaran produk gaharu. Kata kunci— gaharu, pemasaran, koperasi gaharu, Desa Putat LorAbstract Agarwood is one of the non-timber forest products with a variety of distinctive shapes and colors, contains mastic content and has high economic value. The demand is quite high, both from within and outside the country against aloes causing hunting increasingly increasing and out of control. The purpose of this article is to: 1) find out the potential of agarwood in Putat Lor Village, Gondanglegi District, inMalang Regency; 2) find out the problems in cultivating and developing agarwood; and 3) provide policy recommendations for the development of agarwood. Through these activities, it was found that in the efforts to develop agarwood there were several problems encountered, such as: 1) the lack of local knowledge about agarwood cultivation; 2) there is limited capital to develop agarwood commodities; and 3) marketing problems and unstable pricing. The efforts that can be taken to overcome these problems are: 1) the formation and development of agarwood cooperatives; and 2) facilitating the community in marketing aloes. Keywords— agarwood, marketing, agarwood cooperatives, Putat Lor Villag
