9 research outputs found
PENDIDIKAN AKHLAK DENGAN PENDEKATAN TASAWUF DI PONDOK PESANTREN AL-MUNAWWIRUSSHOLEH
ABSTRAK
Pendidikan akhlak tidak terlepas dari ilmu tasawuf, tasawuf melekat untuk
membimbing manusia menuju keharmonisan dan keseimbangan secara total,
mengajarkan toleransi, modernisasi, hidup berdampingan secara damai dan nilai�nilai kemanusiaan. Saat melakukan observasi penulis mendapati santri-santri
sangat rajin beribadah lima waktu secara berjamaah di masjid, memiliki akhlak
atau sopan santun yang baik kepada guru, sesama santri dan di masyarakat,
dtambah santri-santri istiqomah dalam menjalanakan amalan-amalan tasawuf
yang mereka dapatkan dipondok pesantren. Oleh karenanya penulis perlu
mendalami lebih jauh bagaimana pendidikan akhlak dengan pendekatan tasawuf
ini sehingga berhasil membentuk santri yang berakhlakul karimah.
Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun
sumber data dalam penelitian ini yaitu kiyai, ustadz dan santri. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan
dokumentasi. Kemudian aktivitas dalam analisis data meliputi reduksi data,
penajian data penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sedang uji keabsahan data
dalam penelitian ini menggunakan tringulasi sumber dan tringulasi tekhnik.
Berdasarkan hasil penelitian pendidikan akhlak dengan pendekatan tasawuf,
Kiyai dan ustadz memiliki kualifikasi mumpuni dalam bidang pendidikan akhlak
dengan pendekatan tasawuf. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
pendidikan akhlak dengan pendekatan tasawuf dapat dikatakan sudah baik,
dengan kiayi dan ustadz yang profesional, tujuan pendidikan yang sudah
memeperhatikan lingkungan serta keadaan para santri, penggunaan bahan ajar
yang sesuai dengan kebutuhan, metode yang digunakan sangat variatif dan
penilaian yang tidak monoton.
Kata Kunci : Pendidikan Akhlak, Pendekatan Tasawuf
iv
ABSTRAC
Moral education is inseparable from the science of Sufism, Sufism is attached to
guide humans towards total harmony and balance, teaches tolerance,
modernization, peaceful coexistence and human values. When conducting
observations, the author found that the students were very diligent in worshiping
five times in congregation in the mosque, had good morals or manners to
teachers, fellow students and in the community, plus the students were istiqomah
in carrying out the practices of Sufism that they got at the Islamic boarding
school. . Therefore, the author needs to explore further how moral education
with this Sufism approach is so successful in forming students who have good
morals.
This type of research is descriptive with a qualitative approach. The sources of
data in this study are clerics, ustadz and students. Data collection methods used
are interviews, observation and documentation. Then the activities in data
analysis include data reduction, data presentation, conclusion drawing and
verification. While testing the validity of the data in this study using
triangulation of sources and triangulation of techniques.
Based on the results of research on moral education with a Sufism approach,
Kyai and Ustadz have qualified qualifications in the field of moral education
with a Sufism approach. Thus it can be concluded that moral education with the
Sufism approach can be said to be good, with professional clerics and clerics,
educational goals that have paid attention to the environment and the condition
of the students, the use of teaching materials that are in accordance with the
needs, the methods used are very varied and the assessment is not appropriate.
monotonous.
Keywords: Moral Education, Sufism Approac
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MAKRO MEDIA FLASH DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN LITERASI (MEMBACA) ANAK USIA DINI DI TK RHADATUL ANELI BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Bagaimana dengan penerapan media pembelajaran berbasis macro media flash dapat meningkatkan kemampuan literasi (membaca) anak usia dini. Bagaiman kualitas media dalam kelayakan pembelajaran terhadap pemahaman konsep tersebut jika diterapkan dalam pembelajaran dikelas.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah guru. Alat pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu Observasi, Wawancara serta Dokumentasi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Bagaimanakah kualitas media dalam kelayakan pembelajaran terhadap pemahaman konsep tersebut jika diterapkan dalam pembelajaran dikelas.” Tujuan penelitian ini adalah “untuk memperoleh informasi peningkatan kemampuan membaca anak usia dini dengan menggunkan media pembelajaran makro media flash” Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah guru. Alat pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu Observasi, Wawancara serta Dokumentasi.
Dari hasil data analisis dan pembahasan yang telah peneliti lakukan dalam hasil penelitian ini, maka peneliti menyimpulkan dari Penggunaan Makro Media Flash Dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi (Membaca) Anak Di TK Rhadatul Aneli Bandar Lampung, bahwa kemampuan literasi (membaca) anak melalui makro media flash telah dilaksanakan dengan kurang lengkap karena hanya menggunakan laptop dengan layar yang kecil sehingga gambar video kurang jelas bila dilihat dari jarak jauh, guru juga kurang komunikatif kepada anak. Tetapi dalam semua indikator pencapaian perkembangan literasi (Membaca) anak di TK Rhadatul Aneli Bandar Lampung sudah berkembang sesuai harapan.
Kata Kunci: Macro Media Flash, Kemampuan Literasi (Membaca)iii
ABSTRACT
What about the application of macro-based learning media flash media can improve literacy (reading) abilities of early childhood. How is the quality of the media in the feasibility of learning to understand the concept if applied in classroom learning.
This type of research is descriptive qualitative with the research subjects are parents. The data collection tools that the author uses in this study are Observation, Interview and Documentation. The formulation of the problem in this study is: "How is the quality of the media in the feasibility of learning to understand the concept if it is applied in classroom learning." The purpose of this study was "to obtain information on improving early childhood reading skills by using macro learning media flash media." This type of research is descriptive qualitative with the research subjects being parents. Data collection tools that the author uses in this study are Observation, Interview and Documentation.
From the results of the data analysis and discussion that the researchers carried out in the results of this study, the researchers concluded from the use of Macro Media Flash in Developing Children's Literacy (Reading) Ability in Kindergarten Rhadatul Aneli Bandar Lampung, that the literacy (reading) ability of children through macro flash media has implemented incompletely because it only uses a laptop with a small screen so that the video image is not clear when viewed from a distance, the teacher is also less communicative to children. But in all indicators of achievement of literacy development (reading) children in TK Rhadatul Aneli Bandar Lampung have developed as expected.
Keywords: Macro Media Flash, Literacy (Reading) Abilit
PERENCANAAN PENGADAAN SARANA PRASARANA DI MADRASAH IBTIDAIYAH HIDAYATUL ISLAMIYAH BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Perencanaan merupakan salah satu fungsi manajemen yang
paling mendasar serta langkah awal yang sangat penting dilakukan
sebelum memulai kegiatan dalam mencapai tujuan. Perencanaan
pengadaan sarana prasarana di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul
Islamiyah dilakukan oleh kepala madrasah, wakil kepala madrasah,
guru, wali murid maupun stakeholders dengan langkah perencanaan.
Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya kesalahan dan
kegagalan yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan bagaimana perencanaan pengadaan sarana prasarana
di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Islamiyah Bandar Lampung.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif
dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data dalam
penelitian ini menggunakan data primer yakni sumber data yang
dikumpulkan langsung dari informan yaitu kepala madrasah, wakil
kepala madrasah, dan guru yang menjadi subjek penelitian. Sumber
data sekunder yakni sumber data yang diperoleh secara tidak langsung
seperti catatan, laporan dan arsip. Teknik analisis data terdiri dari
reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Teknik pengumpulan
data yang dilakukan penulis, yaitu wawancara, observasi dan
dokumentasi.
Hasil penelitian yang dilakukan penulis tentang perencanaan
pengadaan sarana prasarana di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul
Islamiyah Bandar Lampung yaitu perencanaan sarana prasarana sudah
dilakukan berdasarkan langkah perencanaan pengadaan, yaitu dengan
menampung semua usulan pengadaan perlengkapan yang dilakukan
oleh semua pihak yang ada di madrasah, menyusun rencana
kebutuhan, memadukan rencana kebutuhan dengan perlengkapan yang
tersedia, memadukan rencana kebutuhan dengan anggaran yang
tersedia dan menetapkan rencana pengadaan akhir berdasarkan
langkah yang telah dilakukan sebelumnya. Adapun hambatan dalam
rencana pengadaan sarana prasarana adalah kurangnya dana atau
anggaran yang dimiliki madrasah.
Kata Kunci:Madrasah, Perencanaan, Sarana prasarana
iii
ABSTRACT
Planning is one of the most basic management functions and a
very important first step before starting activities in achieving goals.
Procurement planning of infrastructure facilities in Madrasah
Ibtidaiyah Hidayatul Islamiyah is carried out by the head of the
madrasah, deputy head of the madrasah, teachers, parents and
stakeholders with planning steps. The goal is to avoid the occurrence
of unwanted mistakes and failures. This study aims to describe how to
procurement plan infrastructure in Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul
Islamiyah Bandar Lampung.
The research method used is descriptive qualitative with the
type of field research (field research). The data source in this study
used primary data, namely data sources collected directly from
informants, namely the head of the madrasah, the deputy head of the
madrasah, and the teacher who was the subject of the study.
Secondary data sources are indirectly obtained data sources such as
notes, reports and archives. Data analysis techniques consist of data
reduction, data presentation, and conclusions. Data collection
techniques carried out by the author, namely interviews, observations
and documentation.
The results of the research conducted by the author on
infrastructure procurement planning at madrasah Ibtidaiyah
Hidayatul Islamiyah Bandar Lampung, namely infrastructure
planning has been carried out based on planning steps, namely by
accommodating all proposals for equipment procurement carried out
by all the parties in madrasah, compiling needs plans, combining
needs plans with available equipment, combining needs plans with
available budgets and establishing The final procurement plan is
based on previous steps. The obstacle in the procurement plan for
infrastructure is the lack of funds or budget owned by the madrasah.
Keywords: Planning, Infrastructure, Madrasa
AKSES, FUNGSI, DAN POLA PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) OLEH PETANI PADA KAWASAN PERTANIAN KOMERSIAL DI KABUPATEN BANTUL: ACCESS, FUNCTIONS, AND USE PATTERN OF INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (ICT) IN COMMERCIAL AREA IN BANTUL REGENCY
Information and Communication Technologies (ICTs) has been considered play an important role for supporting the need of new information and innovation for farmers. Extension and communication based ICTs in developing countries can be used for wider scope of activities including information related to various farming operations. This research discusses a new trend of emergence of ICTs in Bantul Regency for supporting daily life activities of farmer including agricultural activities. Research method of study was descriptive method. In general, farmers have been using television and radio with function for getting information, entertaining, and education. However, hand phone and smart phone to some extent have emerged as additional and important alternative media for farmer. The use of internet via smartphone has newly started to be utilized among farmer in Bantul Regency. Information on agriculture which accessed by farmers was still dominated by production aspect and marketing
PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF BOWLINGANGKA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK USIA DINI DI TK CAHAYA PEKON GUNUNG MEGANG TANGGAMUS
ABSTRAK
Penelitian ini di latar belakangi yang diduga adanya gejala-gelaja
rendahnya kemampuan mengenal konsep bilangan pada kelompok B TK
Cahaya Pekon Gunung Megang Tanggamus. Masalah yang akan diteliti yakni,
tentang Penggunaan Alat Permainan Edukatif BowlingAngka dan
Perkembangan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan, setelah menggunakan
Alat Permainan Edukatif BowlingAngka.
Metode yang digunakan yakni Clasroom Action Research atau
Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan model Kemmis dan Mc Tanggart
yang terdiri dari empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan
refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, siklus I, siklus II. Penelitian ini
terdapat empat tahapan yakni, perencanaan, pelaksanan, observasi, dan refleksi
dan setiap siklus dilakukan tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data
observasi, wawancara, penilaian unjuk kerja, dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan alat
permainan edukatif bowlingangka dapat mengembangkan kemampuan
mengenal konsep bilangan pada anak usia dini di TK Cahaya Pekon Gunung
Megang Tanggamus. Dari hasil observasi pada pra tindakan menunjukkan
bahwa sudah ada anak yang berkriteria sesuai harapan tetapi masih dibawah
persentase 75% sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan penulis. Setelah
adanya tindakan pada siklus I kemampuan mengenal konsep bilangan anak
meningkat berada dalam kategori mulai berkembang (MB) dengan persentase
47% atau 7 orang peserta didik dari 15 peserta didik, pada siklus II kemampuan
mengenal konsep bilangan anak meningkat berada dalam kategori berkembang
sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB) dengan persentase
87% atau 13 orang peserta didik dari 15 orang peserta didik. Dengan demikian
dapat disimpulkan bahwasanya penggunaan alat permainan edukatif
bowlingangka dapat mengembangkan kemampuan mengenal konsep bilangan
pada anak usia dini di TK Cahaya Pekon Gunung Megang Tanggamus
Kata Kunci : Alat Permainan Edukatif BowlingAngka, Kemampuan Mengenal
Konsep Bilangan Anak
iii
ABSTRACT
This research in the rest of the allegendly the symptoms of lowness of
the ability to know the the concept of numbers in group B TK Cahaya Pekon
Gunung Megang Tanggamus. The problem to be carefully, about the use of the
educational game of the use of bowlingnumbers educational game and the
development of the familiarity of the concept of the number, after using the
educational game of the bowlingnumbers.
The methods used is the Classroom Action Research, with Kemmis and
Mc Tanggart consisting of four stages of planning, implementation, observation
and reflection. This study cosists of the to cycles, cycle I and cycle II. This
research there are fours stages namely planning, implementation, observation,
and reflection and each cycle is done three times the meeting. Technique of
observation data collection, interview, assessment, documentation.
Based on the results of the study found that the use of educational
game bowlingnumbers can develop the ability to know the concept of the
number in early childhood at TK Cahaya Pekon Gunung Megang Tanggamus.
From the observation result on pre action show that already the child who is fit
the expectation but it still below the percentage of 75% according to the criteria
that the author has set. After the action of cycle I the ability to know the
concept of the number of children increased MB persentase 47% or 7 students
from 15 students, in the cycle II of the ability to recognize the number of child
numbers increased BSH and BSB persentase 87% or 13 students from 15
students. Thus it can be concluded that the use of educational game
bowlingnumbers can develop ability to know the concept of the numbers in
early childhood at TK Cahaya Pekon Gunung Megang Tanggamus.
Keywords: The Educational BowlingNumbers, Ability to Know The
Concept of Child Number
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN AKUISISI (Studi Pada Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index Tahun 2011-2014)
ABSTRAK
Kegiatan akuisisi dianggap akan menciptakan sinergi yang
cukup derastis yakni kinerja keuangan perusahaan akan lebih
meningkat setelah melakukan akuisisi dibandingakan dengan sebelum
perusahaan melakukan akuisisi. Selain anggapan tersebut “kegiatan
akuisisi juga mampu memberikan beberapa keuntungan bagi
perusahaan seperti peningkatan kemampuan dalam pemasaran, riset
skill manajerial, transfer tekhnologi dan efesiensi berupa penurunan
biaya produksi”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui
apakah terdapat perbedaan secara signifikan pada return on equity,
debt to asset ratio, fixed asset turnover serta quick ratio baik sebelum
dan sesudah akuisisi.
Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian
deskriptif. Adapun penelitian ini bersifat komparatif. Sumber data
menggunakan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan
dokumentasi. Populasi pada penelitianini adalh semua perusaahan
yang akuasisi dan terdaftar di Jakarta Islamic Index. Dalam
pengambilan sampel peneliti menggunakan metode Quota Samplling.
Analisis data menggunakan uji parametrik Paired Sample T Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada
profitabilitas perusahaan yang diukur menggunakan indikator return
on equity, debt to asset ratio, fixed asset turnover serta quick ratio.
Oleh karena itu, hipotesis yang menyatakan terdapat perbedaan pada
profitabilitas perusahaan antara sebelum dan sesudah melakukan
akuisisi diterima. Hal ini disebabkan oleh jika modal perusahaan
bertambah kemudian ditambah dengan sinergi yang didapatkan
melalui penggabungan usaha, maka akan menyebabkan laba
perusahaan meningkat sehingga profitabilitas perusahaan mengalami
perbedaan. Akuisisi di dalam Islam disebut juga dengan syirkah.
Syirkah atau kerjasama adalah suatu bentuk tolong-menolong yang
dianjurkan dalam agama Islam selama kerjasama tersebut tidak
bertentangan dengan syariat islam sehingga tidak menimbulkan dosa
dan permusuhan.
Kata Kunci: Perbandingan, Kinerja Keuangan, Akuisisi, Jakarta
Islamic Index.
ABSTRACT
Acquisition activities are considered to create quite drastic
synergies, namely that the company's financial performance will
improve more after making the acquisition compared to before the
company made the acquisition. Apart from this assumption,
"acquisition activities are also able to provide several benefits for
companies such as increasing capabilities in marketing, managerial
skills research, technology transfer and efficiency in the form of
reducing production costs". The aim of this research is to find out
whether there are significant differences in return on equity, debt to
asset ratio, fixed asset turnover as well as quick ratio both before and
after the acquisition.
The type of research the author conducted was descriptive
research. This research is comparative in nature, namely research
that is comparative in nature. The data source uses secondary data.
Data collection techniques use documentation. The populations in this
study are all companies that were acquired and registered with
Jakarta Islamic Index. In taking samples, researchers used the method
Quota Sampling. Data analysis uses parametric testsPaired Sample T
Test.
The research results show that there are differences in company
profitability as measured using the return on equity, debt to asset
ratio, fixed asset turnover and quick ratio indicator. Therefore, the
hypothesis which states that there is a difference in company
profitability between before and after the acquisition is accepted. This
is because if the company's capital increases and then the synergies
obtained through business mergers are added, it will cause the
company's profits to increase so that the company's profitability
experiences a difference. Acquisition in Islam is also calledShirkah.
Shirkahor cooperation is a form of helping each other that is
recommended in the Islamic religion as long as the cooperation does
not conflict with the Islamic Shari'a so as not to cause sin and enmity.
Keywords: Comparison, Financial Performance, Acquisition,
Jakarta Islamic Index
STRATEGI RUMAH BACA JENDELA LAMPUNG DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK DI TELUK BETUNG BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Membaca merupakan salah satu kegiatan yang penting bagi
setiap manusia. Dengan membaca kita dapat mengetahui banyak
informasi. Kondisi minat baca di Indonesia masih tergolong sangat
rendah, fakta yang di ungkapkan UNESCO, Indonesia merupakan
urutan kedua dari bawah tentang literasi dunia. Taman Baca
Masyarakat merupakan salah satu upaya yang dapat meningkatkan
minat baca masyarakat terhadap literasi. Bandar Lampung memiliki
Taman Baca Masyarakat, salah satunya yaitu Rumah Baca Jendela
Lampung, Rumah Baca tersebut memiliki rata-rata pengunjung anak
yang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Penulis melakukan
penelitian mengenai Strategi Rumah Baca Jendela Lampung dalam
meningkatkan minat baca anak di Teluk Betung Bandar Lampung.
Dengan tujuan untuk mendeskripsikan Strategi yang dilakukan Rumah
Baca jendela lampung dalam meningkatkan minat baca anak dan
Faktor pendukung serta faktor penghambat Rumah Baca Jendela
Lampung dalam meningkatkan minat membaca pada anak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan dalam
penelitian ini dilakukan dengan mereduksi data, setelah itu disajikan
dalam bentuk deskripsi, dan diverifikasi dengan penarikan
kesimpulan.
Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: Strategi yang
dilakukan Rumah Baca Jendela Lampung terdiri dari melakukan
program kegiatan yang menarik dengan melakukan pembelajaran
mingguan dan melakukan kegiatan kolaborasi, menyediakan
perpustakaan mini dengan buku yang menarik, Pemberian hadiah atau
penghargaan, Kampanye literasi yaitu berkolaborasi dengan
organisasi,
keterbukaan
terhadap
pengunjung, memanfaatkan
teknologi serta menyediakan ruangan dan fasilitas yang nyaman.
Adapula Faktor Pendukung Rumah Baca Jendela lampung dalam
meningkatkan minat membaca pada anak.
meliputi kerjasama antar tim yang baik, kepercayaan dari masyarakat
yang tinggi, volunteer sudah terlatih dengan tugasnya, hubungan antar
komunitas atau organisasi yang baik, dan fasilitas yang cukup
iii
memadai. Faktor Penghambat Rumah Baca Jendela lampung dalam
meningkatkan minat membaca pada anak yaitu banyaknya adik-adik
yang datang di kegiatan mingguan sedangkan para volunteer yang
datang tidak sampai setengahnya dari jumlah adik-adik, kendala
dalam pemanfaatan teknologi, koleksi buku yang belum di-upgrade,
dan pencatatan administrasi buku yang masih terbilang manual.
Kata kunci: Taman Baca Masyarakat, Strategi, Membaca.
iv
ABSTRACT
Reading is one of the important activities for every human
being. By reading we can find out a lot of information. The condition
of reading interest in Indonesia is still very low, the fact revealed by
UNESCO, Indonesia is second from the bottom regarding world
literacy. Community Reading Parks are one of the efforts that can
increase public interest in reading literacy. Bandar Lampung has a
Community Reading Park, one of which is the Lampung Window
Reading House, the Reading House has an average of child visitors
that increases every year. The author conducted a study on the
Strategy of the Lampung Window Reading House in increasing
children's reading interest in Teluk Betung Bandar Lampung. With the
aim of describing the Strategy carried out by the Lampung Window
Reading House in increasing children's reading interest and the
supporting factors and inhibiting factors of the Lampung Window
Reading House in increasing children's reading interest.
This study uses a qualitative descriptive approach. Data
collection was carried out by conducting interviews, observations, and
documentation. Data analysis used in this study was carried out by
reducing the data, after which it was presented in the form of a
description, and verified by drawing conclusions.
The results of this study indicate that: The strategies carried
out by the Jendela Lampung Reading House consist of carrying out
interesting activity programs by conducting weekly learning and
conducting collaborative activities, providing a mini library with
interesting books, giving gifts or awards, literacy campaigns, namely
collaborating with organizations, openness to visitors, utilizing
technology and providing comfortable rooms and facilities. There are
also Supporting Factors for the Jendela Lampung Reading House in
increasing children's interest in reading. including good teamwork,
high public trust, volunteers who have been trained with their duties,
good relationships between communities or organizations, and
adequate facilities. Inhibiting Factors for the Jendela Lampung
Reading House in increasing children's interest in reading are the
large number of children who come to weekly activities while the
volunteers who come are less than half of the number of children,
v
obstacles in utilizing technology, book collections that have not been
upgraded, and book administration records that are still relatively
manual.
Keywords: Community Reading Park, Strategy, Reading
FEKTIVITAS PROGRAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Kemiskinan Di Kelurahan Tanjung Aman Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara)
ABSTRAK
Kemiskinan merupakan permasalahan yang sering terjadi di
Negara berkembang khusunya Indonesia. Kemiskinan juga merupakan
salah satu fokus yang menjadi ketertarikan bagi Indonesia dan
kemiskinan juga dapat di lihat dari segi kekurangan atas kebutuhan
manusia untuk layak hidup, seperti makanan, air bersih, sanitasi,
sandang, papan, Kesehatan serta pendidkan. Sebab terjadinya
kemiskinan karena ketidakberdayaan masyarakat untuk tidak berhenti
dalam membahas persoalan kemiskinan yang terjadi terus menerus di
kalangan masyarakat. Peningkatan Kesejahteraan oleh karena itu
pemberdayaan dan peningkatan Kesejahteraan masyrakat di daerah
sangat penting dikemukakan dari berbagai strategi Program dalam
peningkatan Kesejahteraan masyarakat. Kemiskinan harus ditangani
secara serius agar masyarakat mandiri, Sehingga masyarakat tidak
terlalu ketergantungan bisa dikurangi. Dalam meningkatkan
Kesejahteraan masyarakat maka Pemerintah sebagai Fasilitator,
Regulator, dan Katasilator. Dimana tugas Pemerintah sebagai pembuat
Program memiliki peran dalam memfasilitasi masyarkatnya agar
mampu mencapai sebuah tujuan dari Program tersebut yaitu
meningkatkan Kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan Permasalahn
yang ditulis di atas penulis merumuskan beberapa rumusan masalah.
1. Bagaimana Proses Pemberian Bantuan Dari Pemerintah Daerah
Lampung Utara Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Di
Kelurahan Tanjung Aman? 2. Bagaimana Efektivitas Pelaksanaan
Program Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Di Kelurahan
Tanjung Aman Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung
Utara?
Metode Penelitian dalam skripsi ini adalah metode penelitian
kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Adapun
sifat dari penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif yaitu penulis akan
mendeskripsikan dan memberikan gambaran data temuan yang ada di
lapangan. Metode pengumpulan data berupa observasi yang dimana
peneliti mengamati secara langsung dilapangan. Wawancara yang
dimana peneliti berkomunikasi langsung secara verbal dalam bentuk
percakapan untuk memperoleh informasi dan dokumentasi yang
bertujuan untuk memperoleh gambaran umum deskripsi lokasi
penelitian. Dalam wawancara yang digunakan kepada informan
menggunakan teknik Snowball Sampling dan dokumentasi yang
didapatkan dari kegiatan yang dilakukan oleh Kelurahan Tanjung Aman. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah
Teori Kemiskinan Robert John Haylock Chambers dan Ade Cahyat
yang didalamnya terdapat konsep intergrated concept.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya faktor-faktor
internal dan faktor-foktor eksternal yang berpengaruh terhadap aspek�aspek sosial, budaya, agama, pendidikan, kesehatan, politik, ekonomi,
dan sebagainya. Di satu pihak faktor-faktor internal sebagai potensi�potensi,atau kekuatan-kekuatan,dan kesempatan-kesempatan untuk
mengembangkan sumber daya manusia dan sumber daya alam.
Dipihak lain faktor-faktor eksternal sebagai tantangan-tantangan
dalam perwujudan kesejahteraan sosial masyarakat Kelurahan
Tanjung Aman. Hasil penelitian terhadap kualitas pelayanan secara
umum pada aspek-aspek kehidupan masyarakat masih rendah.
Struktur organisasi pemerintahan masih terlalu besar dalam
personalia. Hal ini terlihat dari prosedur hubungan antar bidang dalam
kepemerintahan dan urusan administrasi yang harus dilalui, sehingga
memerlukan waktu yang terlalu lama.
Kata Kunci: Kemiskinan, Kesejahteraan Sosial
ABSTRACT
Poverty is a problem that often occurs in developing countries,
especially Indonesia. Poverty is also one of the focuses of interest for
Indonesia and poverty can also be seen in terms of the lack of human
needs for a decent life, such as food, clean water, sanitation, clothing,
shelter, health and education. The cause of poverty is due to the
powerlessness of the community not to stop discussing the problem of
poverty that occurs continuously among the community. Increasing
Welfare Therefore, empowering and increasing the Welfare of the
people in the regions is very important to put forward from various
Program strategies in increasing the Welfare of the community.
Poverty must be taken seriously so that the community is self�sufficient, so that people who are not too dependent can be reduced. In
improving people's welfare, the Government acts as a Facilitator,
Regulator and Catalyst. Where the Government's task as a program
maker has a role in facilitating the community so that they are able to
achieve a goal of the program, namely increasing people's welfare.
Based on the problems written above the authors formulate several
problem formulations. First, what is the effectiveness of the
Community Welfare Improvement Program in Tanjung Aman Village,
Kotabumi Selatan District, North Lampung Regency? And secondly,
what is the effectiveness of the process of providing assistance from
the North Lampung Regional Government in Improving Community
Welfare in Tanjung Aman Village?
The research method in this thesis is a type of qualitative research
with a type of field research (field research). The nature of this
research is qualitative-descriptive, namely the author will describe and
provide an overview of the data found in the field. The data collection
method is in the form of observation in which the researcher observes
directly in the field. Interviews where researchers communicate
directly verbally in the form of conversations to obtain information
and documentation that aims to obtain an overview of the description
of the research location. In the interviews used with informants using
the Snowball Sampling technique. and documentation obtained from
the activities carried out by the Tanjung Aman Village. The theory
used to analyze in this study is the Poverty Theory of Robert John
Haylock Chambers and Ade Cahyat in which there is an integrated
concept.
The results of this study indicate that there are internal factors
and external factors that influence social, cultural, religious,
educational, health, political, economic, and so on aspects. On the one
hand internal factors as potentials, or strengths, and opportunities to
develop human and natural resources. On the other hand external
factors as challenges in the realization of social welfare for the people
of Tanjung Aman Village. The results of research on the quality of
service in general on aspects of people's lives are still low. The
organizational structure of government is still too large in terms of
personnel. This can be seen from the procedures for relations between
fields in governance and administrative affairs that must be passed, so
that it takes too long.
Keywords: Poorness, social welfar
