142 research outputs found
Studi tentang Motif Khas Batik Balitar di Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan Kota Blitar
ABSTRAK Yunita, Chusna. 2014. Studi tentang Motif Khas Batik Balitar di Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Skripsi. Jurusan Teknologi Industri. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Nurul Hidayati, S.Pd.,M.Sn, (2) Dra. Sri Eko Puji Rahayu, M.Si Kata Kunci: batik, motif khas “Batik Balitar” Batik Balitar merupakan salah satu industri batik yang ada di Kota Blitar, nama dari “Batik Balitar” tersebut bukan nama sebuah motif batik melainkan nama dari label industri batik dan dipatenkan sejak tanggal 29 Desember 2010 dengan No. D 0020010047502. Batik Balitar sebagai pelopor utama dari pembutan batik khas Kota Blitar, yang tergabung dalam satu kelompok yang dinamakan Asosiasi Batik Blitar Asli (ABABIL). Batik Balitar memiliki lima motif khas, yang kesluruhan motifnya dibuat berdasarkan ikon dan produk unggulan Kota Blitar. Kelima motif tersebut diantaranya adalah motif Sekarjagad Blitar, motif Bendogeritan, motif Koi-koi Blitar, motif Bintang Pancasila, dan motif Onthong-onthong. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan tentang motif khas “Batik Balitar” di Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti, Batik Balitar memiliki lima (5) motif khas diantaranya adalah; (1) Motif Khas Sekarjagad; (2) Motif Khas Bendogeritan; (3) Motif Khas Bintang Pancasila; (4) Motif Khas Koi-koi; (5) Motif Khas Onthong-onthong. (1) Motif khas Sekarjagad memiliki rangkaian motif yang didalamnya, antara lain adalah Gapura makam Bung Karno, Cungkup makam Bung Karno, ikan Koi, buah Belimbing, bunga Melati, bunga Rosella, waterpark Sumberudel, Sambal pecel, dan hasil bubut kayu Kota Blitar. Kesembilan motif tersebut tidak memiliki makna khusus, dan kesembilan motif tersebut hanya menggambarkan ciri khas yang ada di Kota Blitar, hal tersebut sekaligus melambangkan karakteristik manusia yang berbeda-beda; (2) Motif Bendogeritan yang dilambangkan dengan bentuk motif buah bendo, daun bendo, bunga bendo, dan truntum, merupakan gambaran lingkunga sekitar yang terdapat banyak pohon bendo, dari pohon bendo yang saling menyilang dengan pohon lain sehingga menimbulkan suara geritan yang pada akhirnya menjadi cikal bakal nama sebuah Kelurahan yang ada di Kota Blitar. Pada motif ini memiliki makna tuntunan atau arahan kepada aparatur kelurahan untuk dapat mengayomi, mengarahkan masyarakat ke hal yang lebih baik; (3) Motif Bintang Pancasila dilambangkan dalam bentuk Gunungan limo, Kawung panca, dan ungker-ungkeran wajah manusia, yang menggambarkan lahirnya Pancasila yang hanya diperingati setiap tahun di Kota Blitar yang disebut dengan Grebeg Pancasila, sedangkan makna dari lambang motif tersebut dimaknai, siapapun yang mengenakan motif ini diharapkan dapat menjadi bintang dalam masyarakat jika dalam kesehariannya masih menghargai dan menjalankan kelima sila Pancasila; (4) Motif Koi-koi dilambangkan dengan bentuk ikan Koi, dimana motif tersebut diciptakan karena Kota Blitar sebagai salah satu pembudidayaan ikan Koi yang telah dikenal masyarakat luas, dan sekligus sebagai gambaran karakteristik manusia yang beragam; (5) Motif Onthong-onthong dilambangkan dengan bentuk macam-macam mainan anak-anak yakni Yoyo, Onthong-onthong, Marakas labu dan Marakas telur, dimana motif ini diciptakan oleh perajin karena Kota Blitar sebagai produsen mainan anak-anak dan sekaligus sebagai produk unggulan bubut kayu di Kota Blitar. Pada motif ini juga sebagai gambaran karakteristik anak-anak yang berbeda-beda. Saran yang dapat diberikan adalah (1) Pemerintah Daerah Kota Blitar, disarankan untuk mengadakan pelatihan atau lomba-lomba desain motif batik agar muncul ide-ide baru dalam pembutan motif batik Balitar khususnya dan dapat mendatangkan beberapa ahli pembatik dari daerah lain agar dapat melakukan pengembangan pada motif ataupun pengembangan pewarnaan batik; (2) Bagi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar, agar Batik Balitar lebih dikenal oleh masyarakat luas khususnya didalam ataupun di luar Kota Blitar, maka dapat diperkenalkan melalui kegiatan pameran nasional atau diadakannya gelar potensi di kota Blitar khususnya; (3) Saran bagi perajin Batik Balitar, diharapkan dapat melakukan pengembangan desain motif dan pengembangan pewarnaan “Batik Balitar” dan sekaligus dapat mendokumentasikan ataupun membukukan motif-motif khas “Batik Balitar” , dengan tujuan untuk menghindari hilangnya data-data penting yang ada di Batik Balitar dan Motif khas Batik Balitar agar tidak diklaim oleh daerah lain, disarankan kepada perajin Batik Balitar untuk segera mengurus hak cipta motif di HaKI; (4) Pada penelitian ini diharapkan budayawan yang ada di Kota Blitar dapat ikut serta mendampingi dan menjadi narasumber dalam pengembangan motif “Batik Balitar”
ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA KOPERASI PEGAWAI LOGISTIK BULOG DIVISI REGIONAL SUMATERA SELATAN
ANALYSIS OF THE SOURCES AND THE USE OF WORKING CAPITAL AT KOPERASI PEGAWAI LOGISTIK BULOG DIVISI REGIONAL SUMATERA SELATAN
Yunita Mentari Puar, 2015 (xiii+74 halaman)
Email : [email protected]
This final report title is "Analysis of Sources and Uses of Working Capital At Koperasi Pegawai Logistik Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan." This cooperation is located at Perintis Kemerdekaan No. 1 Palembang, this cooperation is a business cooperation. Based on data from the company's financial statements in the form of Income Statement and Balance Sheet for the years 2011, 2012, and 2013 can be concluded that the main problem faced by the company is not yet effective and efficient management of working capital Koperasi Pegawai Logistik Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan. This is caused by accumulation of working capital in accounts receivable and achieved profit levels are still very small companies for three consecutive years. The results show that this cooperation did not apply the source of working capital appropriately. In fact, there was an over lapping receivable at cooperation and the running of operational activities of the cooperation was not effective yet. Of existing problems, the author provides advice to cooperation with greater emphasis on collection management and control of the interens account receivable quickly become cash money cash and increase its profit by way of costs and use office facilities as necessary
Author Obfuscation on Indonesian News Articles Using Genetic Algorithms
Authorship attribution is a method for identifying the author of a text from a group of potential authors and can solve the anonymity of unknown authors. Such method threatens anyone’s privacy, especially those who wish to write anonymously. To address this issue, author obfuscation is proposed to modify a text to disguise its author.In this research, a genetic algorithm-based author obfuscation model was created to modify Indonesian news articles to avoid identification from authorship attribution while keeping its semantics. The model iteratively changed some words in the article using crossover and mutation techniques guided by a fitness function which involve identification probability and similarity to the original article.The model is evaluated based on safety, soundness, and sensibleness parameter. The model has good safety since it can reduce the given authorship attribution model's accuracy by 0.3018 but drops to 0.1179 when tested on different models. Its soundness is pretty good since the similarity of the modified to the original articles reaches 0.7817. The model obtained a score of 2.571 on a scale of 0 to 4 in terms of sensibleness which indicates that some articles are acceptable in terms of grammar, but not a few are messy
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN ADVERSITAS DAN DUKUNGAN DOSEN DENGAN ADAPTABILITAS KARIR PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR
ABSTRAK
Hubungan Antara Kecerdasan Adversitas Dan Dukungan Dosen
Dengan Adaptabilitas Karir Pada Mahasiwa Tingkat Akhir
Oleh :
Tri Yunita
Perkembangan ilmu dan teknologi yang sangat cepat sehingga
mempengaruhi terjadinya pembaharuan yang mendasar dalam hal
persyaratan kualifikasi, kompetensi untuk seseorang memasuki dunia
kerja serta tingginya tuntutan dalam dunia kerja membuat mahasiswa
harus memiliki kemampuan adapatabilitas karir yang baik.
Adaptabilitas karir merupakan kesiapan seseorang untuk bisa
melakukan karir pada mahasiswa tingkat akhir.
Penelitian ini mengguanakan metode kuatitatif dengan
mengunakan skala model likert sebagai metode pengumpulan data
dengan skala adaptabilitas karir (α = 0,936), skala kecerdasan
adversitas (α = 0,805), dan skala dukungan dosen (α = 0,940).
Penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling dengan
kriteria mahasiswa tingkat akhir fakultas ushuluddin dan studi agama
universitas islam negeri raden intan lampung. Subjek dalam penelitia
ini bejumlah 60 mahasiswa. Teknik Analisis data yang digunakan
regresi dua prediktor yang dalam proses perhitungan dibantu dengan
program komputer JASP 0.15.1
. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan yang
positif signifikan antara kecerdasan adversitas dan dukungan dosen
dengan adapatabilitas karir pada mahasiswa. Hasil menunjukan
kecerdasan adversitas dan dukungan dosen keduanya mempengaruhi
adaptabilitas karir dengan memberikan sumbangana efektif sebesar
31,8% terhadap adaptabilitas karir (R2 = 0.318 (R = 0,564; F= 13,312;
p <.001 ) sedangkan sisanya 68,2% dapat dijelaskan oleh variabel lain
di luar penelitian ini.
Kata kunci: Adaptabilitas karir, Kecerdasan Adversitas, Dukungan
Dosen, Mahasiswaa. ABSTRACT
The Relationship Between Adversity Intelligence and Lecturer
Support and Career Adaptability in Final Year Students
Author :
Tri Yunita
The rapid development of science and technology has
significantly influenced fundamental changes in the qualifications and
competencies required for individuals entering the workforce, as well
as the high demands in the job market, making it essential for students
to possess strong career adaptability skills. Career adaptability is a
person's readiness to perform unpredictable work roles. With career
adaptability, students can maximize their abilities to face competition
in the job market. Adversity intelligence and lecturer support are
factors that influence career adaptability. This research aims to
determine the relationship between adversity intelligence and lecturer
support with career adaptability in final year students.
This research employs a quantitative method using the Likert
scale as a data collection method with a career adaptability scale (α =
0.936), an adversity intelligence scale (α = 0.805), and a lecturer
support scale (α = 0.940). This research uses purposive sampling
techniques with the criteria of final year students from the Faculty of
Ushuluddin and Religious Studies at UIN Raden Intan Lmapung . The
subjects in this study consist of 60 students. The data analysis
technique used is regression with two predictors, which in the
calculation process is assisted by the computer program JASP 0.15.1.
The results of this study indicate a significant positive
relationship between adversity intelligence and lecturer support with
career adaptability among students. The findings show that both
adversity intelligence and lecturer support influence career
adaptability, contributing an effective 31.8% to career adaptability (R2
= 0.318 (R = 0.564; F = 13.312; p < .001), while the remaining 68.2%
can be explained by other variables outside of this study.
Keywords: Career Adaptability, Adversity Intelligence, Lecturer
support, Students
Exploring Word Embeddings and Character N -Grams for Author Clustering Notebook for PAN at CLEF 2016
Abstract We presented our system for PAN 2016 Author Clustering task. Our software used simple character n-grams to represent the document collection. We then ran K-Means clustering optimized using the Silhouette Coefficient. Our system yields competitive results and required only a short runtime. Character n-grams can capture a wide range of information, making them effective for authorship attribution. We also present a comparison study of two different features: character n-grams and word embeddings
PENGARUH MACAM PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN OKRA (Abelmoschus esculentus (L.) Moench)
PENGARUH MACAM PUPUK ORGANIK TERHADAP PEMBERIAN DAN PRODUKSI TANAMAN OKRA (Abelmoschus esculentus (L.) Moench)
THE EFFECT OF ORGANIC FERTILIZERS ON THE GROWTH AND PRODUCTION OF OKRA PLANTS (Abelmoschus esculentus (L.) Moench)
Bella Yunita 1), Juli Santoso 2) dan Widi Wurjani 3)
1 Mahasiswa Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur
2 Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur
Co-author e-mail : [email protected]
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh macam pupuk organik terbaik untuk meningkatkan hasil tanaman okra, yang dilaksanakan di Dusun Glintung, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik dengan ketinggian 2-12 m dpl dimulai dari bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial diulang sebanyak 4 kali. Adapun hasil yang telah diperoleh dari penelitian ini adalah hasil terbaik perlakuan P1 pada parameter tinggi tanaman (63,55 cm), hasil terbaik perlakuan P2 pada parameter panjang buah (11,49 cm) dan diameter buah(1,77 cm), hasil terbaik perlakuan P3 pada parameter jumlah daun (15,25 cm), diameter batang (1,94 cm), jumlah buah pertanaman (5,50 buah), dan umur berbunga (7,50 MST), hasil terbaik perlakuan P4 pada parameter bobot buah pertanaman (94,00 gr)
Kata Kunci : Okra, Pupuk Organik.
ABSTRACT
This study aims to determine the effect of the best type of organic fertilizer to increase okra crop yields, which was carried out in Glintung Hamlet, Kepatihan Village, Menganti District, Gresik Regency with a height of 2-12 m above sea level starting from February to March 2022. The design used in this study, the Completely Randomized Design (CRD) was repeated 4 times. The results that have been obtained from this study are the best results of P1 treatment on plant height parameters (63.55 cm), the best results of P2 treatment on fruit length parameters (11.49 cm) and fruit diameter (1.77 cm), the best results P3 treatment on the parameters of the number of leaves (15.25 cm), stem diameter (1.94 cm), number of fruit planted (5.50 fruit), and flowering age (7.50 WAP), the best results were P4 treatment on the fruit weight parameter planting (94.00 gr)
Keywords: Okra, Organic Fertilizer
KINERJA PT. KAI (PERSERO) DAOP VI YOGYAKARTA DALAM PELAYANAN GERBONG KHUSUS WANITA KERETA API PRAMBANAN EKSPRES (PRAMEKS) (Studi Kasus Pada Stasiun Solo Balapan)
ABSTRAK
Yunita Kurnia Sari, D 0107110, “Kinerja PT. KAI (Persero) Daop VI Yogyakarta
Dalam Pelayanan Gerbong Khusus Wanita Kereta Api Prambanan Ekspres
(Studi Kasus Pada Stasiun Solo Balapan) ”. Skripsi, Jurusan Ilmu Administrasi,
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Perkembangan dan persaingan transportasi massal khususnya di jalur darat
telah menampakkan hasilnya, terutama di kawasan Solo-Yogyakarta. Hal ini sebagai
akibat dari peningkatan jumlah penduduk dan mobilitas masyarakat kedua kota yang
semakin lama semakin meningkat drastis. Diharapkan dengan adanya KA Prameks
ini mobilisasi masyarakat sekitar Solo-Yogyakarta akan lebih meningkat dan
masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih baik dan nyaman. KA Prameks
dilengkapi pula dengan sebuah gerbong khusus wanita untuk menghargai kaum
wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja PT. KAI
(Persero) Daop VI Yogyakarta dalam pelayanan gerbong khusus wanita KA Prameks.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori menurut Ratminto dan
Atik. Indikator-indikator yang dipilih adalah tangible, responsivitas, responsibilitas,
dan akuntabilitas. Indikator-indikator tersebut digunakan dengan alasan ingin
mengetahui sejauh mana proses pelayanan diberikan, artinya indikator tersebut lebih
menekankan pada proses.
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode
pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Untuk menjamin validitas data yang digunakan penulis menggunakan teknik
trianggulasi data dan analisa pemikiran yang digunakan adalah analisa model
interaktif yaitu reduksi data, pengumpulan data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kinerja PT. KAI (Persero)
Daop VI Yogyakarta masih terdapat banyak kekurangan misalnya pada indikator
tangible, responsibilitas, dan akuntabilitas, sedangkan untuk indikator responsivitas
sudah cukup baik. Untuk indikator tangible, sarana yang dimiliki PT. KAI masih
kurang karena hanya terdapat tiga set kereta. Responsibilitas PT.KAI juga masih
rendah,terlihat dari seringnya terjadi keterlambatan kereta atau mogok. Begitu pula
dengan akuntabilitas, tidak ada transparansi yang jelas kepada masyarakat.
Sedangkan untuk responsivitas, PT.KAI sudah berusaha untuk memenuhi keinginan
penumpang.
ABSTRACT
Yunita Kurnia Sari, D 0107110, “The Performance of PT. KAI (Persero) Daop VI
Yogyakarta in Ladies Railway Service of Prambanan Exspress (Case Study at
Solo Balapan Station)”. A thesis, Department of Administrative Sciences, Faculty of
Social and Political Sciences, Sebelas Maret University, Surakarta.
Development and competition, especially in mass transportation has appeared
landline results, especially in the Yogyakarta-Solo region. This is as a result of the
increased mobility of the population and the urban society increasingly improved
dramatically. Hopefully with this Prameks railway, community mobilization around
Solo-Yogyakarta will be increased and the public can feel better service and comfort.
Prameks railway also completed with one ladies railway to give achievement for
ladies. This research aim to find out how the performance of PT. KAI Daop VI
Yogyakarta in Ladies Railway Service of Prambanan Exspress was.
The theory that used in this research is by Ratminto and Atik. Indicators that
chosen in this research are tangible, responsiveness, responsibility, and accountibility.
Those indicators have been used because the author wants to find out how the service
has been given to the customer, it means those indicators are process oriented.
This research can be classified as descriptive qualitative research. Data
colecting method was using interview, observation, and documentation. To guarantee
the validity of the data used in this research, the writer used data triangulation method
and the thought analysis used was Interactive Model Analysis, those was: data
reduction, data colection, and taking conclusion.
Based on the result of the research it was known that the performance of PT.
KAI Daop VI Yogyakarta were still have some disadvantages for example on
tangibles, responsiveness, and accountability,but for responsiveness it was said quite
good. For tangible, the infrastructures still have some disadvantages because there
was only have three set of train. Responsibility of PT.KAI still low also, it can be
seen from the late and break down of the rail. And accountability as well there’s no
clear transpiration to citizens. For responsiveness, there was a will from PT.KAI to
fulfill what citizens wanted
Struktur Pengendalian Intern Piutang pada PT. Jasa Harapan Barat Medan
Tujuan utama dari suatu perusahaan adalah memperoleh laba yang sebesar-besarnya dengan mengarahkan sagala potensi yang ada dalam perusahaan. Salah satu unsur yang harus diperhatikan untuk mencapai tujuan diatas adalah pengendalian piutang, sebab piutang sesuatu yang mudah diselewengkan atau disembunyikan. Dengan demikian maka setiap perusahaan perlu mengadakan pengendalian intern piutang. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penulisan adalah library research, dimana data skunder diperoleh dari penelitian kepustakaan dan field research yaitu data primer diperoleh dengan mengadakan penelitian langsung pada PT Jasa Harapan Barat Medan. Teknik pengumpulan data penulis melakukanya dengan observasi, interview dan quisioner. Sedangkan metode analisis data penulis menggunakan metode deskriptif dan komparatif. The main goal of a company is to get the maximum profit by directing all the potential that exists in the company. One of the elements that must be considered in order to achieve the above objectives is the control of accounts receivable, because accounts receivable are easily distorted or hidden. Thus, every company needs to carry out internal control for accounts receivable. The research method used in writing is library research, where secondary data is obtained from library research and field research, namely primary data obtained by conducting direct research at PT Jasa Harapan Barat Medan. The writer did the data collection technique with observation, interview and questionnaire. While the data analysis method the author uses descriptive and comparative methods
PERSEUS ‘PERCY’ JACKSON: THE RE-INVENTION OF MYTHOLOGICAL CHARACTERS IN RICK RIORDAN’S PERCY JACKSON AND THE LIGHTNING THIEF
ABSTRACT
Yunita Ariani Putri. C0309072. 2013. Perseus ‘Percy’ Jackson: The Reinvention
of Mythological Characters in Rick Riordan’s Percy Jackson and
the Lightning Thief. Undergraduate Thesis. Faculty of Letters and Fine Arts.
Sebelas Maret University.
The objectives of this research are to explain how the Greek mythological
characters are reflected and re-invented in Rick Riordan’s Percy Jackson and the
Lightning Thief and to understand Riordan’s ideology conveyed throughout the
novel.
This research belongs to cultural studies with the application of
archetypal/mythological approach. The main data of this research are collected
from the characters, characterizations, and plot of the novel while supporting data
come from any articles and interviews related to the novel and its author. These
interviews are several interviews done by some interviewers and are all retrieved
from the internet. The first problem statement about the archetypal characters is
based on Joseph Campbell’s model. The findings of the first analysis are then
continued afterward to answer the second problem statement about Riordan’s
ideology conveyed through the novel by also connecting it with the situations in
the United States where he lives.
Based on the archetypal analysis toward the characters, Joseph Campbell’s model
for archetypal characters is proven not to be one-to-one classification. Although
Riordan may have his own interpretations toward Greek mythological characters
appeared in his novel, their characteristics are still stuck closely to the original
versions of those existed in Greek myths. The second analysis sees that Riordan’s
ideology has been influenced by the society where he lives and vice versa. His
ideology within the work influences the society in the point that children’s
interests in mythology and in reading books increased after the work was
published. The ideology studied in this research focuses on Riordan’s beliefs and
his ways of seeing the world. The statuses he bears both as a father and as an exteacher
also take part in shaping his ideology. His status as a father of an
ADHD+D son influences his beliefs that all kids can be special and it is
represented by the demigods within the novel. Riordan, as an ex-teacher, concerns
a lot about kids as reluctant readers and also the need of mentor characters. It can
be seen in his revival of Chiron the Centaur as a mentor character in the novel.
Key words: Greek mythology, archetypal characters, author’s ideology
- …
