1,720,962 research outputs found
Realiti kes nirmala bonat dalam berita akhbar utusan malaysia dan Waspada: satu analisis pembingkaian.
Setakat ini ramai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja secara rasmi berjaya dan selesa di Malaysia, tetapi ada juga TKI Indonesia mengalami penyiksaan, layanan buruk atau ketidakadilan pada masa bekerja. Kes yang banyak menimpa TKI
adalah terutama pembantu rumah tanggga.
Nowadays, many Tenaga Kerja Indonesia (TKI) who had been working officially in Malaysia gained their succeses and lived comfortable life, although there are some of them are unfortunate for example, some TKI being tortured, badly threatened and experienced injustice while working here. Most of the cases happened to the maids in domestic houses
EFEKTIFITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV
Komunikasi interpersonal guru dan siswa harus dilakukan secara sebaik mungkin baik pada saat proses pembelajaran maupun saat tidak melakukan proses pembelajaran. Minat belajar siswa sangat berkaitan dengan komunikasi yang dilakukan guru saat pembelajaran berlangsung, komunikasi yang efektif akan membuat siswa bersemangat dalam belajar. Dalam proses belajar mengajar matematika diperlukan komunikasi interpersonal guru yang baik, karena idealnya komunikasi yang baik antara guru dan siswa dapat meningkatkan minat belajar, karena siswa merasa diperhatikan oleh guru sehingga siswa akan terbuka untuk mengkomunikasikan kesulitannya dalam belajar. Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah ialah Bagaimana Komunikasi Interpersonal Guru Meningkatkan Minat Belajar Matematika Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Bidayatul Hidayah -4 Jalan. Pertahanan Dusun II No. 33 PatumbakPenelitian yang dilakukan oleh penulis ini menggunakan metodologi kualitatif. Metodologi penelitian ini menggunakan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Sikap positif dari siswa dapat mempengaruhi kebiasaan belajar mereka secara positif, sehingga meningkatkan keterlibatan dan kesenangan dalam proses pembelajaran. Membangun lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan melalui kegiatan seperti diskusi, memotivasi siswa dengan penghargaan, dan membina sikap terbuka sangat penting dalam mendorong praktik belajar mengajar yang efektif
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP GAYA HIDUP IBU RUMAH TANGGA MENURUT PERSEPSI SUAMI (STUDI KASUS DI KELURAHAN TEGAL SARI KOTA MEDAN)
Kemajuan teknologi membuat perkembangan zaman menjadi begitu canggih internet menjadi media yang paling banyak digunakan masyarakat salah satu nya media sosial. Facebook merupakan media sosial yang populer dan memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat terutama ibu rumah tangga. Facebook kini telah aktif digunakan oleh ibu rumah tangga banyak nya fitur yang bisa digunakan ibu rumah tangga di dalam Facebook mampu mengubah gaya hidup ibu rumah tangga seperti dalam berpenampilan, bersosialisasi, dan mencari pengetahuan tentang edukasi, tetapi ketika ibu rumah tangga menggunakan Facebook tidak selalu mendapatkan respon positif oleh suami. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial Facebook terhadap gaya hidup ibu rumah tangga menurut persepsi suami. Penelitian ini memakai metode deskriptif pendekatan kuantitatif di mana bertujuan untuk mencari hubungan antara variabel yang satu dengan variabel lainnya dan untuk melihat sejauh mana pengaruh antar variabel dengan melihat tingkat signifikan antara variabel. Penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara dan kuesioner. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Suami yang tinggal di Kelurahan tegal sari, lingkungan III kecamatan medan area yang berjumlah 50 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data tunggal, uji hipotesis memakai rumus analisis statistik deskriptif dengan perangkat SPSS versi 26. Dengan uji Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Koefisien korelasi yang diperoleh menunjukkan angka 0,989
PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UISU TERHADAP MEME POLITIK PADA MEDIA TIKTOK SEBAGAI SUMBER INFORMASI POLITIK
Di era digital, media sosial memainkan peran penting dalam penyebaran informasi, termasuk dalam konteks politik. TikTok, sebagai salah satu platform yang dikenal oleh semua orang, Tiktok telah menjadi media untuk meme politik yang digunakan untuk menyampaikan opini, kritik, dan informasi politik dengan cara yang ringan dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) terhadap meme politik di TikTok sebagai sumber informasi politik. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis data yang diperoleh dari wawancara mendalam dengan mahasiswa Hukum UISU angkatan 2023 yang aktif menggunakan TikTok selama lebih dari tiga tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki beragam persepsi terhadap meme politik, yang terbentuk melalui tiga tahap utama dalam teori persepsi Kenneth K. Sereno dan Edward M. Bodaken, yaitu sensasi, atensi, dan interpretasi. Sensasi muncul saat mahasiswa menerima stimulus dari elemen visual, teks, dan audio dalam meme politik. Atensi berperan dalam menentukan perhatian terhadap meme berdasarkan konteks isu politik yang sedang viral serta daya tarik visual yang unik. Sementara interpretasi menunjukkan bahwa mahasiswa memahami meme bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat komunikasi politik yang dapat memengaruhi opini publik. Persepsi mahasiswa terhadap meme politik terbagi menjadi dua kategori positif, ketika meme dianggap sebagai sarana edukasi politik yang mampu meningkatkan kesadaran terhadap isu terkini, dan negatif, ketika meme dinilai menyesatkan, provokatif, atau berpotensi mengandung hoaks. Faktor literasi media, latar belakang akademik, dan pengalaman individu turut memengaruhi cara mahasiswa menyaring dan menafsirkan informasi yang mereka peroleh melalui TikTok. Dengan demikian, walaupun meme politik dapat menjadi sumber informasi alternatif yang menarik, diperlukan pemahaman kritis agar mahasiswa tidak terjebak dalam bias atau misinformasi politik
PENGARUH KOMUNIKASI PERSUASIF APARATUR DESA DALAM MENGUNGGAH MINAT WARGA DESA SEI JAWI-JAWI UNTUK MELAKUKAN VAKSIN COVID-19
This study aims to find out how much influence persuasive communication carried out by Sei Jawi-Jawi village officials in building residents' interest in carrying out the Covid-19 vaccine and to find out how residents' awareness of the implementation of the Covid-19 vaccine in Sei Jawi-Jawi village. This type of research is simple linear regression research using survey methods and data analysis using simple linear regression analysis. Total population is 4032 people. The sample size used the Slovin formula random sampling and the sample size was 98 people. Then the sampling using stratified random sampling, because the sample taken has an age limit. The results of data analysis showed the effect of persuasive communication on residents' interest in vaccines. Based on the results of the t test, it was found that the value of t count > t table, namely 7.444 > 1.985. This means that there is an influence between persuasive communication on residents' interest in vaccines. From the results of the coefficient of determination it was found that persuasive communication by Village Officials had a 36.6% influence on the Interests of Sei Jawi-Jawi Villagers in carrying out Covid-19 Vaccination while the remaining 63.4% was influenced by other factors outside of this study . Persuasive communication by village officials had quite an effect on the interest of Sei Jawi-Jawi Village residents in carrying out the Covid-19 Vaccination
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN TENTANG PROGRAM 100 HARI KINERJA WALI KOTA MEDAN DI MEDIA ONLINE
Perkembangan teknologi yang semakin canggih ini kita dihadapkan dengan banyaknya pemberitaan yang diperoleh dari media daring (online). Dalam hal kinerja 100 hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kota Medan, di mana momen ini merupakan agenda penting yang tidak boleh terlewatkan untuk diberitakan oleh media yang dimana ikut dalam memberitakan pemberitaan 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Hal ini sangat membahayakan karena bila informasi hanya dikuasai oleh sekelompok orang yang memiliki kepentingan, hal ini akan berdampak pada penggiringan opini. Analisis framing akan menyebabkan pergeseran pemahaman pembaca terhadap berita karena persepsi rakyat bisa diubah setelah mengonsumsi berita berdasarkan sebuah berita. Media online disini berupaya membentuk opini public bagi kehendak media tersebut, Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana pembingkaian media terhadap kinerja 100 hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Dari kedua media online ini, diambil masing-masing 3(tiga) berita yang akan diteliti. Metode analisis ini ditinjau dari 4(empat) struktur framing : struktur sintaksi, skrip, tematik, dan retoris. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konstruksi berita yang dilakukan oleh Waspada.co.id lebih banyak membuat kritikan terhadap program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Konstruksi yang dibuat oleh HarianSIB.com justru lebih mendukung kebijakan yang dilakukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Perbedaan yang menonjol dalam kedua media tersebut terdapat pada unsur skrip
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DI KALANGAN KOMUNITAS STAND UP INDO MEDAN DALAM MENCIPTAKAN PELUANG SHOW
Penelitian ini berjudul Pemanfaatan Media Sosial Instagram Di Kalangan Komunitas Stand Up Indo Medan Dalam Menciptakan Peluang Show. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa itu Stand Up Comedy dan sejarah komunitas Stand Up Indo Medan, pengaruh pemanfaatan media sosial Instagram dalam menciptakan peluang show dan sebagai sarana promosi dan informasi. Teori yang digunakan di penelitian ini adalah komunikasi pemasaran dan promosi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang strategi promosi dan pemanfaatan media sosial dalam upaya menciptakan peluang show dan memperkenalkan komunitas Stand Up Indo Medan ke masyarakat. Teknik penelitian ini dilakukan oleh penulis dengan menggunakan Studi Lapangan. Berdasarkan dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media sosial Instagram sangat berperan penting sebagai media promosi dan pusat informasi dalam upaya menciptakan peluang show bagi komunitas Stand Up Indo Medan.
PENINGKATAN KOMPETENSI SEHAT BERMEDIA PADA KALANGAN REMAJA
Nowdays, humans are surrounded by mass media in their daily lives. Print, electronic and even cyber media. Twenty-four hours humans are surrounded by various messages presented by various forms of media with all forms of content. Teenagers are the main audience of media actors, namely viewers, who become consumers. Among the millions of consumers, there are those who are often their interests and needs, namely teenagers. It must be recognized that the presence of mass media, especially access to media gadgets, has replaced teenage parenting patterns and changed teenagers' relationships with their parents. Gadgets have become loyal friends for teenagers in spending their daily time. Survey shows that 19 percent of teenagers in Indonesia are addicted to the internet. For this reason, a training method on media literacy is considered significant in shaping the behavior of adolescents who are aware of media content, as well as intelligent in sorting out content that is worthy or not worth watching. This public service activity will be carried out on teenagers who are also high school students. Public service activities will be carried out in the form of interactive lectures, FGDs, and games. The purpose of this activity is expected to form teenagers' self-attitude in classifying device content, self-filtering on device media content, and how to utilize devices as learning media. In the results of the service, it was found that students' cognitive knowledge changed before and after the implementation of PkM, these results were obtained from the distribution of Pre Test and Post Test to students. In this public service service, in addition to the cognitive aspect, it is also directed so that partners can have the competence of the concept of media literacy that achieves affective and behavioral changes. Namely, not only having an understanding of how to use, consume, and operate various media, but also having a good attitude and competence in utilizing various media
KOMUNIKASI KESEHATAN DOKTER GIGI DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN GIGI PASIEN DI KLINIK AHMAD AFFANDI DENTAL CARE
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa secara rinci proses komunikasi kesehatan di klinik Ahmad Affandi Dental Care di Jalan Gaperta No. 28 Medan. dalam meningkatkan kesadaran kesehatan gigi. Seorang dokter memiliki pedoman untuk melindungi kesehatan pasien. Bukan hanya dokter aja yang menjaga kesehatan pasien, dalam menjaga kesehatan itu berdasarkan dari diri sendiri, karena tidak ada tubuh yang benar-benar sehat dalam melaksanakan aktifitas dan pasti akan timbul penyakit yang tidak kita sadari selama beraktifitas. Untuk itu adanya komunikasi kesehatan dari seorang dokter kepada pasien dalam meyakinkan pasien untuk menjaga kesehatannya. Mengetahui komunikasi kesehatan dokter gigi dalam meningkatkan kesehatan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan dalam penelitian adalah jenis kualitatif. Penelitian ini dilakukan di klinik Ahmad Affandi Dental Care di Jalan Gaperta No. 28 Medan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasari. hasil penelitian yang berjudul “Komunikasi Kesehatan Dokter Gigi Dalam Meningkatkan Kesehatan Gigi Pasien di Klinik Ahmad Affandi Dental Care Jalan Gaperta No.28 Medan” Menunjukan bahwa dokter melakukan komunkasi dengan pasien. Hal ini tentu sangat baik dan mudah dimengerti oleh pasien, komunikasi yang dilakukan oleh dokter kepada pasien dengan intens melalui tatap muka dengan pasien langsung dan juga di aplikasikan oleh perawat dengan baik kepada pasien. Dimana dijelaskan bahwa komunikasi Terapeutik merupakan komunikasi yang efektif yang digunakan oleh dokter dalam menyampaikan informasi kepada pasien
- …
