1,720,973 research outputs found

    TINJAUAN HUKUM EKONOMI ISLAM TERHADAP PRAKTEK PEMUNGUTAN RETRIBUSI PARKIRAN PADA PASAR SENTRAL PEKKABATA KABUPATEN POLEWALI MANDAR

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang “Tinjauan Hukum Ekonomi Islam Terhadap Praktek Pemungutan Retribusi Parkiran pada Pasar Sentral Pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar”. Maka ada tiga permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, pertama bagaimana praktek pemungutan retribusi parkir di kawasan pasar sentral pekkabata Polewali Mandar. Kedua, Bagaimana pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Polewali Mandar terhadap pelaksanaan sistem parkir yang ada. Ketiga, bagaimana tinjauan hukum ekonomi Islam terhadap praktek pemungutan retribusi parkir di kawasan pasar sentral pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Sosial, Yuridis dan Syar’i, maksudnya adalah selain di dalam Al-Qur’an dan Hadits penulis juga mencoba mengaitkannya dengan hukum-hukum perundang-undangan mengenai retribusi parkir serta dengan melakukan proses pemahaman juru parkir dan masyarakat yang mendukung persoalan yang dibahas. Selain itu, alat yang digunakan dalam pengumpulan data ialah dengan menggunakan metode dokumentasi, wawancara serta Quisioner sehingga penulis lebih mudah dalam mengumpulkan serta menyusun skripsi ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa juru parkir tidak pernah menaikkan biaya retribusi diatas ketentuan namun yang menjadi alasan juru parkir menerima di atas ketentuan yaitu karena faktor tidak adanya gaji yang tetap dan adanya unsur ke ikhlasan masyarakat untuk memberikan biaya retribusi parkir di atas ketentuan. Pemungutan biaya retribusi parkir yang dilakukan oleh juru parkir sesuai dengan apa yang telah ditentukan di dalam Al-Qur'an atau Hukum Ekonomi Islam. Di mana pada prakteknya, pemungutan retribusi parkir menggunakan sistem penitipan atau dalam Fiqih muamalah dikenal dengan akad wadi’ah dan sistem upah atau dikenal dengan akad ijarah

    IMPLEMENTASI AKAD MUSYARAKAH ANTARA PUNGGAWA PAPPALELE PEMILIK KAPAL DAN NELAYAN DITINJAU DARI HUKUM ISLAM

    No full text
    Pokok masalah penelitian ini adalah bagaimana implementasi akad musyarakah antara ‘punggawa pappalele, pemilik kapal dan nelayan dalam tinjauan hukum Islam? Pokok masalah tersebut selanjutnya di breakdown ke dalam beberapa sub masalah atau pertanyaan penelitian, yaitu: 1) Bagaimana sistem implementasi akad musyarakah antara ‘punggawa pappalele, pemilik kapal dan nelayan di Desa Pambusuang kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar? Dan 2) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pelaksanaan bagi hasil antara ‘punggawa pappalele, pemilik kapal dan nelayan ?. Jenis penelitian ini tergolong kualitatif.  Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah‘punggawa pappalele, pemilik kapal, nelayan dan tokoh agama pada masyarakat Desa Pambusuang Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelusuran referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akad musyarakah antara punggawa pappalele, pemilik kapal dan nelayan yaitu mereka melakukan akad sebelum berlayar, dimana punggawa pappalele memberikan modal kepada pemilik kapal dan nelayan untuk memenuhi kebutuhan alat-alat kapal serta kebutuhan pokok lainnya. Akad yang dilakukan punggawa pappalele, pemilik kapal dan nelayan tidak ada ketransparansian dalam sistem pembagian hasil, selanjutnya dalam transaksi ekonomi punggawa pappalele, Pemilik kapal dan nelayan terdapat unsur riba dimana modal yang dipinjam oleh pemilik kapal dan nelayan pengembaliannya dilebihkan

    Pengaruh Labelisasi Halal dan Kualitas Layanan Terhadap Keputusan Pembelian Produk Makanan dalam Kemasan pada Mahasiswa FKIP Unasman

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1). Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh labelisasi halal terhadap keputusan pembelian produk makanan dalam kemasan pada mahasiswa FKIP Universitas Al-Asy’ariah Mandar. 2).Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan pembelian produk makanan dalam kemasan pada mahasiswa FKIP Universitas Al-Asy’ariah Mandar Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian Field Research kuantitatif. Untuk itu, penelitian ini mengukur variabel-variabel yang ada dengan mewujudkannya dalam bentuk nilai atau angka. Angka-angka tersebut selanjutnya di analisis hubungannya antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Data dari responden yang sifatnya kualitatif akan dinyatakan dalam bentuk angka sehingga dapat diolah secara statistik hubungan atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat Hasil penelitian menunjukkan bahwa Labelisasi halal berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian makanan dikonfirmasi pada table 4.13. Ditunjukkan bahwa nilai koefisien regresi variabel libelisasi adalah 0,983 dan nilai thitung 31, 871. Nilai koefisien regresi ini signifikan pada tingkat signifikansi 0,05 dengan p value sebesar 0,00. Hasil ini menjelaskan bahwa nilai koefisien regresi variabel labelisasi halal berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian makanan. Sementara Tabel 4.12 t menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi variabel Kualitas Layanan adalah 0,913 dan nilai thitung 14,321. Nilai koefisien regresi ini signifikan pada tingkat signifikansi 0,05 dengan p value sebesar 0,000. Hal ini menginterpretasikan bahwa variabel kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian makanan. Dan tidak ada perbedaan rata-rata yang signifikan baik mahasiswa muslim maupun non muslim dalam melakukan keputusan pembelian makanan yang berlabel halal pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Al-Asy’ariah Mandar Implikasi pada penelitian ini adalah, 1) Menghimbau kepada para pedagang makanan yang selama ini memasarkan produk makanan didalam kampus Universitas al-As’yariah Mandar agar memperhatikan setiap produk makanan dalam kemasan yang ia pasarkan. 2). Kepada para pengelola minimarket agar senantiasa memperhatikan setiap produk yang akan dipasarkan dan memperhatikan dampak kesehatan yang akan dialami oleh para konsumen

    Meningkatan Prestasi Belajar Matematika dengan Menggunakan Media Konkret pada Siswa Kelas IIIB SDN 1 Lenek

    Full text link
    Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan menggunakan Media Konkret dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran  dan merupakan sebuah konsep ke giatan pembelajaran yang dapat  membantu guru dalam melaksanakan  kegiatan pembelajaran matematika materi pecahan sederhana yang diajarkan dengan berusaha memaksimalkan peran aktif siswa terutama pengetahuan yang dimilikinya dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Proses pembelajaran berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami, bukan mentransfer pengetahuan dari guru ke siswa. Kualitas pembelajaran lebih dipentingkan dari pada hasil. Tujuan  penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah ingin mengetahui bagaimanakah peningkatan prestasi belajar matematika materi pecahan sederhana dengan menggunakan  media konkret pada siswa kelas III B SDN 1 Lenek Kecamatan Lenek tahun pelajaran 2018/2019. Dalam penelitian tindakan kelas  (PTK) ini  dilakukan  dalam 2 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa secara klasikal yaitu pada siklus I sebesar 65% , dapat meningkat menjadi 100% pada siklus II. Jadi peningkatan yang dialami oleh siswa kelas III SDN 1 Lenek setelah penelitian dilakukan adalah sebesar 35%. Dari  hasil penelitian tindakan kelas ini juga menunjukkan adanya peningkatan tingkat aktivitas belajar siswa dengan rata-rata 2,9  kategori cukup aktif pad siklus I menjadi rata-rata 4,2 dengan kategori aktif pada siklus II, sedangkan aktivitas guru dari 2,8 kategori baik menjadi 3,5 kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media konkret dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, tingkat aktivitas siswa, dan aktivitas guru

    FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KURANGNYA MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT (STUDI KASUS DESA PARAPPE KEC. CAMPALAGIAN KAB. POLEWALI MANDAR)

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang “Faktor-Faktor Penyebab Kurangnya Minat Masyarakat Membayar Zakat”, maka yang menjadi pokok permasalahan adalah sejauh mana tingkat pemahaman masyarakat berkaitan dengan hukum-hukum zakat mal dan faktor penyebab kurangnya minat masyarakat membayar zakat mal. Dalam pengumpulan data, digunakan metode library research dan field research yang terdiri dari bahan bacaan kepustakaan yang berkaitan dengan penelitian ini, dokumentasi digunakan untuk mencatat data-data yang diperlukan baik dalam bentuk dokumen-dokumen, interview digunakan untuk mengetahui sejauh mana peranan Pondok Pesantren dan Badan Amil Zakat Kecamatan (BAZCAM), dan angket digunakan untuk mengetahui fakator penyebab kurangnya minat masyarakat membayar zakat. Penelitian kuantitatif yang digunakan menggunakan teknik analisis datat statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih sangat rendahnya pengetahuan masyarakat Desa Parappe yang berkaitan dengan hukum-hukum zakat, dan faktor penyebab kurangnya minat membayar zakat mal adalah karna harta mereka tidak mencukup nishab dan haul, kemudian factor berikutnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat Desa Parappe mengenai hukum Islam yang berkaitan dengan zakat mal, serta tidak adanya mekanisme yang jelas soal pendistribusian harta zakat mal.

    Pelaksanaan Sistem Bagi Hasil Gadai Sawah Antara Penggadai dan Penggarap Sawah Di Desa Patampanua Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar

    No full text
    Tujuan penelitian ini ialah untuk: 1) Megetahui sistem bagi hasil gadai sawah yang terjadi antara penggadai dan penggarap di Desa Patampanua Kecamatan Matakali. 2) Megetahui pandangan hukum islam mengenai sistem bagi hasil gadai sawah yang terjadi antara penggadai dan penggarap di desa Patampanua kecamatan Matakali.Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Kemudian teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bersifat deskriptif yang dimana penelitian deskriptif kualitataif yaitu analisis harus dilakukan secara terus-menerus agar data yang diperoleh baik melalui wawancara dan dokumen-dokumen sehingga dapat menghasilkan kesimpulan yang kongret dan vailid.     Hasil penelitian menujukkan bahwa sistem bagi hasil gadai sawah antara penggadai dan penggarap sawah yang ada di Desa Patampanua didasarkan pada tradisi masyarakat dengan membagi hasil dengan rata (penggadai dan penggarap) dan bagi hasil satu banding dua (satu untuk penggadai dan dua untuk penggarap) dan hal tersebut sudah berlangsung sejak lama. Dalam pandangan hukum islam sendiri sistem bagi hasil tersebut tidak dilarang selama tidak ada dalil yang melarangnya dan dalam akadnya tidak terdapat hal yang fasid serta tidak melanggar konsep moral Islam dalam hal bagi hasil sehingga tercipta kerja sama yang dapat saling menguntungkan satu sama lain tanpa merugikan salah satu pihak mana pun. Bila dijalankan sesuai dengan aturan bagi hasil itu sendiri maka dapat mendatangkan kemakmuran bagi kehidupan dengan cara yang benar dan di ridhoi oleh Allah SWT. Kata kunci: Bagi hasil, gadai sawah, penggadai, penggarap

    STRATEGI PENGUMPULAN DAN PENYALURAN DANA INFAK/SEDEKAH ASN PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KAB. POLEWALI MANDAR

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang ”Strategi Pengumpulan dan Penyaluran dana Infak/Sedekah ASN pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Polewali Mandar, yang menjadi fokus penelitian penulis adalah Lembaga Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Polewali Mandar dalam mengumpulkan dan menyalurkan Dana Infak/sedekah ASN serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengumpulan dan penyaluran dana Infak/sedekah ASN. Dalam menyusun Skripsi ini metode yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif yaitu data yang dikumpulkan  berupa kata – kata, gambar bukan angka – angka, yang terdiri dari wawancara langsung dengan struktur kepemimpinan sampai kepada staf/anggota Baznas, dokumentasi kegiatan penulis, dan studi keperpustakaan yang terkait dengan judul penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Polewali Mandar dalam bidang pengumpulan ialah dengan menyusun RKAT yang didalamnya memuat berbagai macam cara untuk mencapai target anggaran – anggaran yang diperlukan, salah satunya dengan melakukan kerja sama dengan berbagai OPD terkait data ASN untuk pembayaran zakat profesi dan mesjid – mesjid dalam hal ini iman didagunakan untuk menampung dana zakat dari masyarakat sekaligus sebagai media informasi/motivasi agar tingkat kesadaran, ketulusan dan keikhlasan masyarakat dapat lebih meningkat. Adapun faktor pendukung yang dimiliki Baznas ialah dengan adanya adanya sumber dana tetap, yaitu Infaq/sedekah ASN, infaq haji,dan akan ditambah lagi dengan zakat profesi yang akan diberlakukan per maret 2020, ditambah lagi letak kantor Baznas yang sangat strategis. Disamping faktor pendukung ada pula faktor penghambat ialah kurangnya tingkat kesadaran masyarakat tentang hukum islam mengenai baiknya mengeluarkan zakat, infak dan sedekah, serta masih kuatnya tradisi/kebiasaan yang ada di masyarakat untuk memberi zakat secara langsung

    Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sistem Upah Jasa Pemelihara Hewan Ternak (sapi) dengan gabah hasil panen(studi kasus Desa Beroangin Kecamatan Mapilli)

    Full text link
    Penelitian ini berupa penelitian lapangan yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem Upah jasa pemelihara hewan ternak (sapi) dengan gabah hasil panen di Desa Beroangin Kecamatan Mapilli serta bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap sistem dalam transaksi ini. Lokasi penelitian berada  di desa Beroangin Kecamatan Mapilli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem upah jasa pemelihara hewan ternak (sapi) dengan gabah hasil panen hanya dilakukan oleh peternak yang propesinya sebagai petani penghasil gabah dan buruh yang punya pakan dan lahan yang mendukung untuk hewan ternak (sapi).Perhitungan upah buruh pemelihara hewan ternak (sapi) dilihat dari banyaknya sapi yang dipelihara kemudian ditentukan 1 sapi sama dengan 1 karung gabah dengan berat 100 kg. Apabila terjadi kegagalan panen maka upah akan diganti  oleh pemberi kerja dengan upah jenis yang sama atau dengan uang seharga gabah yang harus diberikan. Tinjauan hukum Islam terhadap sistem upah dalam transaksi ini, ditinjau dari komoditas yang dijadikan sebagai upah untuk buruh yang sifatnya tidak jelas (Gharar) diperjelas oleh ganti yang sudah disepakati diawal akad. Transaksi ini tidak bertentangan dengan Syara' dan hukumnya boleh dilakukan karena berlangsung atas dasar suka sama suka diantara kedua belah pihak. Selain itu sistem seperti ini sudah menjadi kebiasaan dimasyarakat dan kebiasaan itu bisa menjadi acuan hukum dalam Islam selama tidak merugikan dan tidak ada Nash yang melarang

    PERANAN KOPERASI PRODUSEN LIPA’ SA’BE MANDAR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN EKONOMI MASYARAKAT PENENUN SUTERA (STUDI KASUS DI BERU-BERU DESA ONGKO KEC. CAMPALGIAN)

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang peranan koperasi produsen Lipa’ Sa’be Mandar dalam meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Maka yang menjadi pokok permasalahan adalah bagaimana peningkatan penjualan koperasi produsen “Mandar Sutera” dari tahun ke tahun, selanjutnya bagaimana peranan koperasi produsen Lipa’ Sa’be Mandar dalam pengembangan eokonomi sosial masyarakat penenun kain Sutera di Desa Ongko, serta faktor-faktor apakah yang mempengaruhi koperasi produsen Lipa’ Sa’be Mandar. Dalam pengumpulan data di gunakan metode penelitian lapangan seperti Obserpasi, Wawancara, Dokumentasi dan studi kepustakaan dari berbagai sumber, untuk mengetahui bagaimana peningkatan penjualan koperasi produsen Lipa’ Sa’be Mandar dari tahun ke tahun, peranan koperasi Lipa’ Sa’be Mandar serta faktor-faktor yang mempengaruhi koperasi produsen Lipa’ Sa’be Mandar. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memberikan deskripsi mengenai subjek penelitian berdasarkan data yang di peroleh dari kelompok subjek yang di teliti. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa peningkatan penjualan koperasi Lipa’ Sa’be Mandar dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan penjualan, Disini juga jelas bahwa koperasi benar-benar berperan penting dalam meningkatkan pendapatkan ekonomi masyarakat sosial khususnya pada penenun Sutera. Kerja sama antara koperasi produsen dengan masyarakat penenun Sutera sangat berperan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat penenun
    corecore