1,721,772 research outputs found
Evaluation of Arabic Learning Program at State Islamic Religious College During COVID-19
Purpose Among the main factors required to achieve standard quality in learning foreignlanguages including Arabic, standardized language test and continuous evaluationare theprerequisites. Such a test and evaluation should be carried out in a planned, gradual, and continuous mannerwith the aimto get a clear description of the learning development of students as a result of their learning activities. This paper aimedto evaluate the Arabic language learning program at three State Islamic Universities in Indonesia during the COVID-19 period.Method This research adopted a field research method, using a qualitative approach.The samples of the study were the State Islamic University of Lampung, the State Islamic University of Malang and the State Islamic University of Makassar. These three universities were sampled from a total of 35 Islamic universities in Indonesia, and each representedWest, East and Central Indonesia. Data collection techniques included interviews and documentationsearch. Data analysis used the condensation, data presentation and conclusion verificationmethod recommended by model of Miles, Huberman & Saldana (2018).Findings The resultsof this study indicatesthat the three sampled State Islamic Universities did not have any significant differences in evaluation in terms of monitoring, midterm and final exams as well as tutor supervision. However, one differencewas seen in the assessment process in the form of a portfolioat the State Islamic University of Malang, which used methods like memorizingandtranslating text from Indonesian to Arabic. Implications to Research and Practice The findings highlight the similaritiesin the evaluation process of the three State Islamic Universities, therewards and punishmentssystems, and the appreciation and punishment awarded to tutors. The selection of learning methods and providing opportunities for practice would also be a useful reference to predict student achievemen
Hery Budiawan
my article with title: Humanities EducationTHIS DATASET IS ARCHIVED AT DANS/EASY, BUT NOT ACCESSIBLE HERE. TO VIEW A LIST OF FILES AND ACCESS THE FILES IN THIS DATASET CLICK ON THE DOI-LINK ABOV
ANALISIS FORMAL KOMIK ONLINE “NEXT DOOR COUNTRY” KARYA ADITIYA BUDIAWAN
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang ide penciptaan dan keunikan dari komik online “Next Door Country” karya Aditiya Budiawan dengan perbandingan komik online lain dengan genre yang sama. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah satu episode komik online “Next Door Country” karya Aditiya Budiawan, yaitu episode 142 dengan judul “Hantu”. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan latar belakang ide penciptaan dan keunikan komik yang dideskripsikan secara lengkap ditinjau dari unsur elemen seni rupa dan unsur visual komiknya. Data diperoleh dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui uji triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ide penciptaan komik online “Next Door Country” ini dilatarbelakangi keinginan komikus dalam memperkenalkan budaya, produk budaya, tradisi/kebiasaan dan adat istiadat kepada pembaca; dengan konsep turis mancanegara sebagai tokoh utama yang terheran-heran maupun terkagum-kagum dengan hal tersebut serta ditambah dengan bumbu komedi dan disampaikan dengan bahasa visual yang unik (silent comic), (2) keunikan pada komik online “Next Door Country” terletak pada unsur visual komiknya. Cerita yang diangkat berpedoman budaya, produk budaya, tradisi/kebiasaan dan adat istiadat yang ada di Indonesia; yang hanya bisa ditemukan di Indonesia. Perpaduan genre slice of life dan genre comedy pada komik ini digambarkan melalui punchline komedi, ekspresi dan gestur yang hiperbola pada tiap episodenya; membuat komik online “Next Door Country” ini terasa segar, tidak datar serta tidak monoton. Tidak dijumpai adanya unsur visual komik berupa balon kata, narasi maupun bunyi huruf; dan diwakilkan oleh symbolia maupun bahasa visual lain (ekspresi dan gestur)
Bioplastik pati sagu sebagai pengganti plastik konvensional
Bioplastik Pati Sagu Sebagai Pengganti Plastik Konvensional merupakan karya Dr. Ir. Budiawan Sulaeman, S.T., M.T., IPM. Dalam ini menyajikan paparan tentang pemanfaatan pati sagu (Metroxylon Sp.) sebagai material dasar dalam mengembangkan bioplastik ramah lingkungan yang dapat terurai secara alami. Fokus buku ini adalah pemanfaatan pati sagu sebagai inovasi produk kemasan biodegradable yang dapat menggantikan plastik konvensional. Plastik biodegradable dianggap dapat memperbaiki lingkungan dan memastikan ketersediaan sumber daya minyak bumi dalam jangka panjang. Pati menjadi sangat potensial sebagai bahan bioplastik karena memiliki kandungan amilosa tinggi, yang menyebabkan sifat mekanik dan termal mengalami peningkatan. Selain itu, pati memiliki struktur granula yang dapat memperkuat material dan keterikatan linier panjang rantai amilosa. Keunggulan ini memungkinkan pati menghasilkan bioplastik homogen dengan kekerasan, kelengketan, dan ketahanan yang lebih kuat
ASPEK KEPRIBADIAN TOKOHPADA NOVEL SI ANAK KUAT KARYA TERE LIYEDANIMPLIKASINYATERHADAPPEMBELAJARANBAHASAINDONESIADISMA
Budiawan,Alan.2023.NPM1518500003.“AspekKepribadianTokohPadaNovel
Si Anak Kuat karya Tere Liye dan Implikasinya terhadap pembelajaranBahasaIndonesiadiSMA”Tegal:FakultasKeguruandanIlmuPendidikanUniversitPancasaktiTegal.
PembimbingⅠDr.SutjiMuljani,M.Hum.PembimbingⅡSyamsulAnwar,M.Pd.
KataKunci:AspekKepribadian,Novel,ImplikasiPembelajaran
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek kepribadian tokohpada novel Si Anak Kuat karya Tere Liye dan implikasinya terhadap pembelajaranBahasaIndonesiadi SMA.Penelitianinimenggunakanpendekatandeskriptifkualitatif. Teknik penyediaan data dalam penelitian ini adalah mengunakan teknikbaca, dan teknik catat sebagai teknik lanjutannya. Analisis data pada penelitianinimenggunakanteknikanalisisdeskriptifkualitatif.
Hasil penelitiantentangkajianaspekkepribadian tokoh padanovelSiAnak Kuat karya Tere Liye terdapat 47 data yang terbagi menjadi dua aspek yaitustrukturkepribadiandandinamikakepribadian.Analisisstrukturkepribadianterdapat (DasEs) sebanyak 10 data (3,3%), (Das Ich ) sebanyak 6 data (2%) dan(Das Uber Ich) sebanyak 6 data (2%).Dinamika kepribadian terdapat instink ataunaluriterdapat8data(2%),penggunaanenergipsikisterdapat6data(1,5%),
konflik terdapat 4 data (1%) dan kecemasan terdapat 7 data (1,75%). (2) Hasilpenelitianini dapatdi Implikasikandalam pembelajaranBahasaIndonesiadiSMA kelas Xll semester ganjil dengan kompetensi dasar Xll KD 3.8. Tentangmenafsirkanpandanganpengarangterhadapkehidupannovel
LAMPU KAMAR MANDI OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR PIR DAN INFRA MERAH BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 16
ABSTRAK
LAMPU KAMAR MANDI OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR PIR DAN INFRA MERAH BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 16
(BUDIAWAN ANUGRAH, 2014, … Halaman)
Laporan akhir ini menjelaskan tentang bagaimana membuat lampu kamar mandi otomatis dengan menggunakan sensor PIR dan Infra Merah berbasis Mikrokontroller atmega 16 sebagai unit kendali utama. Umumnya lampu kamar mandi otomatis menggunakan saklar untuk menghidupkan dan mematikannya. Pemanfaatan prinsip kerja Sensor PIR dan Sensor Infra Merah berbasis Mikrokontroller atmega 16 digunakan untuk menggantikan fungsi saklar tersebut, dimana rangkaian ini dapat menghidupkan dan mematikan secara otomatis. Penggunaan sensor PIR dan Infra merah berarti bahwa rangkaian dapat bekerja bila sensor PIR dan Infra merah ini diterima oleh photo transistor yang mengakibatkan photo transistor tersebut berlogika 1 dan mengakibatkan rangkaian.
Kata Kunci: Lampu, Otomatis, PIR, Infra Mera
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Media baru, tubuh, dan ruang publik : esei-esei kajian budaya dan media/ Edit.: Budiawan
xxvi, 272 hal.; 21 cm
Media baru, tubuh, dan ruang publik : esei-esei kajian budaya dan media/ Edit.: Budiawan
xxvi, 272 hal.; 21 cm
- …
