1,736,706 research outputs found

    PELAKSANAAN SCHOOL EMPOWERING PROGRAME KETERAMPILAN TATA BOGA DI SMA ISLAM KEPANJEN

    No full text
    ABSTRAK   Aini, Yuli Suci Qurrotul. 2017. Pelaksanaan School Empowering Programe Keterampilan Tata Boga Di SMA Islam Kepanjen. Skripsi, Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Dra. Rina Rifqie Mariana, M.P., (II) Dr. Dra. Mazarina Devi, M.Si.   Kata Kunci: pelaksanaan, school empowering programe   School empowering programe merupakan pengembangan dari kegiatan ekstrakurikuler pilihan. School empowering programe yang sudah dijalankan di SMA Islam Kepanjen berjalan sejak tahun 2010. Program ini memiliki tiga bidang keahlian yaitu bidang keahlian multimedia dan desain grafis yang bekerja sama dengan POLINEMA, bidang keahlian otomotif yang bekerjasama dengan VEDC, dan bidang keahlian tata boga yang bekerjasama dengan Univesitas Negeri Malang.   Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kebijakan school empowering programedi SMA Islam Kepanjen, pelaksanaan school empowering programe keterampilan tata boga di SMA Islam Kepanjen, dan kendala pelaksanaan school empowering programe keterampilan tata boga di SMA Islam Kepanjen. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Islam Kepanjen. Informan dalam penelitian ini adalah ketua bagian school empowering programe, guru school empowering programe keterampilan tata boga, peserta didik school empowering programe keterampilan tata boga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan school empowering programe keterampilan tata boga yang dilaksanakan di SMA Islam Kepanjen: (1) Kebijakan program school empowering prorame dilatar belakangi masalah siswa yang lulus SMA Islam Kepanjen namun tidak melanjutkan  pendidikan ke perguruan tinggi, sehingga sekolah mendirikan program ini untuk memberikan bekal keterampilan kepada peseta didik, setiap peserta didik baru dapat memilih salah satu keterampilan sesuai dengan minatnya, struktur organisasi meliputi penanggung jawab, ketua bagian, dan guru pengajar school empowering programe, dana yang dibutuhkan untuk school empowering programe berasal dari SPP siswa; (2) Pelaksanaan school empowering programe keterampilan tata boga di SMA Islam Kepanjen, meliputi: media pembelajaran yang digunakan adalah handout, papan tulis, video memasak, dan gambar masakan, metode yang digunakan adalah metode ceramah dan demonstrasi, materi yang diajarkan sudah ditentukan oleh Universitas Negeri Malang yang bekerja sama dengan SMA Islam Kepanjen,  jadwal pelaksanaan adalah hari sabtu; (3) Kendala Pelaksanaan school empowering programe keterampilan tata boga di SMA Islam Kepanjen, meliputi: resep standar yang belum ada, sarana berupa kompor, alat masak, alat hidang, kursi, prasarana berupa ruang kelas yang disediakan hanya satu, guru pengajar yang masih diploma, jadwal pelaksanaan school empowering programe keterampilan tata boga, dan lingkungan alam seperti cuaca alam

    HUBUNGAN ANTARA PERILAKU BELAJAR DENGAN KOMPETENSIBOGA DASAR SISWA KELAS X JASA BOGA DI SMK NEGERI 3 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Putria, Eka Styananda Ayu. 2015. Hubunganantara Perilaku Belajar dengan         Kompetensi Boga Dasar Siswa Kelas X Jasa Boga di SMK Negeri3   Malang. Skripsi, JurusanTeknologiIndustri, FakultasTeknik, Universitas            Negeri Malang.Pembimbing: (1) Dr. Dra. RinaRiqie Mariana, M.P., (II)      Drs. SetiadiCahyono P. M. Pd., M.T. Kata Kunci :perilakubelajar, kompetensi. Perilakubelajarterkaitdengansegala tindakan atau perbuatan siswa yang ditunjukkanpadasaatpembelajaranpraktikbogadasarberlangsung. Kompetensisiswaterkaitdenganpersiapan, pengolahandanpenyajianmakanan yang dilakukanolehsiswapadasaatpraktikum. Penelitianinibertujuanuntuk (1) mendeskripsikanperilakubelajarsiswadalampembelajaranpraktikbogadasar; (2) mendeskripsikankompetensisiswadalampembelajaranpraktikbogadasar; (3) mengungkaphubunganperilakubelajardengankompetensisiswakelas X JasaBogapadamatapelajaranbogadasar di SMK Negeri 3 Malang.  Hasilpenelitian:(1)Ada hubungan yang signifikanantaravariabelperilakubelajar (X) denganvariabelkompetensi (Y) denganrxy= 0,614 (p= 0,00

    Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) pada Mata Pelajaran Boga Dasar di SMK Kartika IV-1 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Roshanti, Estika Mego. 2015. Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) pada Mata Pelajaran Boga Dasar di SMK Kartika IV-1 Malang. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Nunung Nurjanah, M.Kes. (2) Lismi Animatul Chisbiyah, S.Pd., M. Pd.   Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP), Boga Dasar, SMK Kartika IV-1 Malang Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) di SMK Kartika IV-1 Malang diterapkan pada mata pelajaran boga dasar. Model Pembelajaran Berbasis Proyek menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: mengidentifikasi masalah; membuat desain dan jadwal pelaksanaan proyek; melaksanakan penelitian; menyusun draf/prototipe produk; mengukur, menilai, dan memperbaiki produk; finalisasi dan publikasi produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) pada mata pelajaran boga dasar ditinjau dari aspek persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Responden terdiri dari siswa kelas X jasa boga dan guru matapelajaran boga dasar. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.  Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) pada mata- pelajaran boga dasar di SMK Kartika IV-1 Malang dinyatakan sebagai berikut: (1) Persiapan guru dalam menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) 100 % sesuai; (2) Pelaksanaan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) 100 % sesuai; (3) Evaluasi hasil belajar siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) 100 % sesuai. Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) pada mata pelajaran boga dasar secara keseluruhan (aspek persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi) 100 % sesuai.   ABSTRACT   Roshanti, Estika Mego. 2015. The Implementation of the Project Based Learning Model (MPBP) on Basic Culinary Course in SMK Kartika IV-1 Malang. Mini Thesis, Department of Industrial Technology, Faculty of Engineering, State University of Malang. Supervisors: (1) Dra. Nunung Nurjanah, M. Kes. (2) Lismi Animatul Chisbiyah, S. Pd., M. Pd.   Keywords: Project Based Learning Model, Basic Culinary, SMK Kartika IV-1 Malang Poject Based Learning Model (MPBP) in SMK Kartika IV-1 Malang applied to the basic culinary course. Project based learning model use the following steps: identification complication; create a desaign and implementation project schedule; implement research; compose drafts/prototype product; measure, value, and improve product; finalization and publication product. Research purposes for know implementation project based learning model in basic culinary course review fron the preparation aspect, implementation, and evaluation. This research includes quantitative through. Respondent consicts of grade X culinary service. Engineering data collected use observation, interview, and documentation. Data ananlysis used in this research is descriptive. The implementation project based learning model on basic culinary course in SMK Kartika IV-1 Malang expressed as follows: (1) preparation of teachers in apply project based learning model appropriate 100% (2) implementation project based learning model appropriate 100% (3) evaluation student learning outcomes used project based learning model appropriate 100%. Implementation project based learning model on basic culinary course overall (preparation aspect, implementation, and evaluation) appropriate 100%

    EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN TATA BOGA DI SMA-LB BC KEPANJEN MALANG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi pelaksanaan keterampilan Tata Boga di SMA-LB BCKepanjen. Pelaksanaan keterampilan Tata Boga yang dievaluasi meliputi (1) tujuan pelaksanaan keterampilan TataBoga; (2) kesiapan sarana prasarana; (3) partisipasi siswa dalam pelaksanaan keterampilan Tata Boga; (4) prosesmengajar (5) hasil pembelajaran keterampilan Tata Boga. Metode penelitian menggunakan metode CIPP (Context,Input, Process, Product).Hasil penelitian ini adalah (1) tujuan pelaksanaan Keterampilan Tata Boga di SMA-LB BCKepanjen dapat tercapai walaupun beberapa aspek harus diperbaiki; (2) sarana prasarana laboratoium Tata Boga telahmemenuhi standar yang ditetapkan oleh PERMEN Depdiknas Nomor 40 Tahun 2008 sehingga dikatakan layak; (3)Partisipasi siswa tuna grahita memperoleh rata-rata nilai 59,5 dengan kategori cukup, siswa tuna rungu memperolehrata-rata nilai 63,6 dengan kategori baik; (4) proses mengajar guru keterampilan Tata Boga pada kelas tuna rungu dantuna grahita memperoleh rata-rata nilai 68 dengan kategori baik; (5) tujuan pelaksanaan keterampilan Tata Boga diSMA-LB BC Kepanjen dapat tercapai.Kata Kunci: Keterampilan Tata Boga, SMA-LB BC Kepanjen, partisipasi siswa.

    PROFESIONALISME SISWA DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIK PENGELOLAAN USAHA BOGA KELAS XI TATA BOGA DI SMK N 4 SURAKARTA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profesionalisme siswa pada praktik Pengelolaan Usaha Bogakelas XI Tata Boga di SMK N 4 Surakarta. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa profesionalisme siswa dalam praktik Pengelolaan Usaha Boga kelas XI TataBoga di SMK N 4 Surakarta mempunyai mean sebesar 73,4, data tersebut berada pada kategori tinggi.Sedangkan Profesionalisme siswa terhadap indikator profesionalisme adalah sebagai berikut: penampilan sesuaituntutan mempunyai mean sebesar 6,39, data tersebut berada pada kategori tinggi. Sikap dan komitmen bekerjasesuai standar mempunyai mean sebesar 15,9 data tersebut berada pada kategori sedang. Kualitas penyelesaianpekerjaan mempunyai mean sebesar 7,54 data tersebut berada pada kategori sedang. Keterampilan menggunakanalat mempunyai mean sebesar 16,40 data tersebut berada pada kategori sedang. Kemampuan mengambilkeputusan mempunyai mean sebesar 8,16 data tersebut berada pada kategori sedang. Kemampuan membaca,menggunakan diagram, gambar-gambar, dan simbol, mempunyai kecenderungan mean sebesar 7,92 datatersebut berada pada kategori sedang.Kata kunci: Profesionalisme, Pengelolaan Usaha Boga

    PENGARUH PROGRAM DOUBLE TRACK TATA BOGA TERHADAP PENINGKATAN MINAT WIRAUSAHA PESERTA DIDIK DI SMAN 1 KALIDAWIR

    Full text link
    Progam double track merupakan salah satu program unggulan dari pemerintah provinsi Jawa Timur untuk mengembangkan keterampilan keahlian pada bidang pendidikan dengan memadukan program belajar regular dan kegiatan pembekalan keterampilan secara berdampingan yang bertujuan untuk menyiapkan peserta didik lulus dengan memperoleh ijazah formal dan sertifikat kompetensi keterampilan. Program double track tata boga, memiliki tujuan menyiapkan peserta didik dengan keahlian dan keterampilan dalam kompetensi keahlian tata boga agar kelak peserta didik lulus dapat bekerja di dunia usaha bidang boga maupun berwirausaha sendiri. Tata boga adalah pengetahuan di bidang boga (seni mengolah masakan) yang mencakup ruang lingkup makanan, mulai dari persiapan pengolahan sampai menghidangkan makanan itu sendiri yang bersifat tradisional maupun internasiona. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif observasional, dimana penelitian ini hanya melakukan pengamatan (observasi) pada subjek penelitian. Subjek penelitian merupakan siswa yang mengikuti program double track tata boga di SMAN 1 Kalidawir. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner dengan 27 pernyataan mengenai minat berwirausaha. Hasil penelitian menunjukkan program double track tata boga berpengaruh terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI, dengan nilai t hitung 2,461 > t-tabel 1,984 dan nilai signifikansi 0,015 < 0,05 dan nilai signifikan determinasi (R2) sebesar 5,3% yang dipengaruhi dari kedua variabel dan selebihnya 94,7% dipengaruhi dari variabel lai

    PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BOGA DASAR UNTUK SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 4 SURAKARTA

    Full text link
    Penelitian bertujuan mengetahui: (1) pengembangan modul pembelajaran Boga Dasar, (2) kelayakan modul pembelajaran Boga Dasar, dan (3) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswakelas X SMK Negeri 4 Surakarta dengan menggunakan modul Boga Dasar. Jenis penelitianpengembangan menggunakan model 4D yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjekpenelitian adalah 1 orang dosen ahli media, 1 orang dosen ahli materi, dan 84 siswa. Instrumen berupakuesioner dan tes. Validitas instrumen menggunakan rumus korelasi product moment dan reliabilitasmenggunakan rumus Alpha Croncbach. Teknik analisis data analisis deskriptif. Hasil penelitian: (1)pengembangan modul pembelajaran Boga Dasar menggunakan model 4D terdiri atas: Define: analisis kebutuhan, analisis konsep, referensi materi, dan spesifikasi tujuan; Design: pemilihan tema,pemilihan media, pemilihan format penyajian, dan rancangan awal; Develop: validasi ahli materi danmedia, revisi I, evaluasi ahli materi dan media, produk modul boga dasar, dan uji kelayakan keresponden; Disseminate: penyebaran modul ke siswa saat penelitian; (2) kelayakan modulpembelajaran boga dasar dari aspek materi pembelajaran kategori baik, aspek kemenarikan modul kategori baik, aspek materi kategori baik, penilaian secara keseluruhan kategori baik; dan (3)peningkatan hasil belajar siswa kelas X SMK Negeri 4 Surakarta dengan menggunakan modul BogaDasar dengan nilai rata-rata posttest nilai rata-rata pretest (85,0670,77). Kata kunci: Pengembangan, Modul Pembelajaran, Boga Dasar The study aims to determine: (1) the development of learning modules Basic Boga, (2) the feasibility of Boga Primary learning modules, and (3) use basic culinary learning module canimprove in the class room X in SMK N 4 Surakarta. This type of research development using 4Dmodels that define, design, develop, and disseminate. Subjects were one media expert lecturers, 1lecturer matter experts, and 84 students. Instrument in the form of questionnaires and tests. Thevalidity of the instrument using the formula product moment correlation and reliability using Alphaformula Croncbach. Descriptive analysis data analysis techniques. RESULTS: (1) the development oflearning modules Basic Boga using the 4D model consists of: Define: needs analysis, concept analysis, reference materials, and specification of objectives; Design: selection of themes, mediaselection, the selection of the presentation format, and the initial draft; Develop: validation expertand media materials, revision I, the expert evaluation of materials and media, basic catering moduleproducts, and feasibility studies to the respondent; Disseminate: the deployment of modules tostudents when the study; (2) the feasibility of learning modules catering basis of aspects of bothcategories of learning materials, the attractiveness of the aspects of a good category module, materialaspects of both categories, an overall assessment both categories; and (3) an improved understandingof the use of learning modules Basic Boga rose shown from the average value posttest averagepretest score (85.06 70.77). Keywords: Development, Learning Module, Basic Bog

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU KONSUMSI MAKANAN JAJANAN MAHASISWA TATA BOGA UNESA DIMASA PANDEMI COVID-19

    Full text link
    Pada situasi pandemi Covid-19, mempengaruhi kebiasaan masyarakat dalam memperoleh dan mengkonsumsi makanannya. Kebiasaan mengkonsumsi makanan tergantung dari beberapa faktor yang mendasari yaitu pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hubungan  pengetahuan terhadap perilaku konsumsi makanan jajanan Mahasiswa Tata Boga Unesa; dan 2) hubungan sikap terhadap perilaku konsumsi makanan jajanan Mahasiswa Tata Boga Unesa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian adalah 155 mahasiswa prodi S1, D3 dan D4 Tata Boga di Jurusan PKK FT Unesa. Pengambilan data menggunakan kuisioner,  untuk mengukur pengetahuan, sikap dan perilaku responden. Metode analisis data menggunakan korelasi sederhana (Bivariate Correlation) dengan metode Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tidak ada hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku konsumsi makanan jajanan pada mahasiswa Tata Boga Unesa, meskipun pengetahuan yang dimiliki Mahasiswa Tata Boga Unesa sudah baik, namun belum sepenuhnya diimplementasikan dalam perilaku konsumsi makanan jajanan; dan 2) terdapat hubungan antara sikap dan perilaku konsumsi makanan jajanan pada mahasiswa Tata Boga Unesa, dengan koefisien korelasi 0,497 yang artinya tingkat hubungan sikap dan perilaku sedan

    PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BOGA DASAR KELAS X SMK MAARIF 2 SLEMAN

    Full text link
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat motivasi belajar; (2) Tingkat disiplin belajar; (3)Tingkat hasil belajar siswa mata pelajaran Boga Dasar; (4) Pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar kelas XTata Boga mata pelajaran Boga Dasar; (5) Pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar kelas X mata pelajaranBoga Dasar; (6) Pengaruh motivasi belajar dan disiplin belajar terhadap hasil belajar kelas X Tata Boga matapelajaran Boga Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto. Pengambilan sampel simple randomsampling ditemukan 80 sampel. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis datamenggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Tingkat motivasi belajarkategori cukup; (2) Tingkat disiplin belajar kategori tinggi; (3) Tingkat hasil belajar mata pelajaran boga dasarkategori cukup; (4) Ada pengaruh motivasi terhadap hasil belajar mata pelajaran boga dasar kelas X Tata BogaSMK Ma’arif 2 Sleman; (5) Ada pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran boga dasar kelas XTata Boga SMK Ma’arif 2 Sleman; (6) Tidak ada pengaruh motivasi belajar dan disiplin belajar bersama-samaterhadap hasil belajar boga dasar kelas X Tata Boga SMK Ma’arif 2 Sleman.ABSTRACTThis research aims to find out: (1) The level of learning motivation; (2) The level of learning discipline; (3)The level of student learning outcomes basic culinary lesson; (4) The influence of learning motivation aboutlearning outcome of class X on basic subjects; (5) The influence of learning discipline about learning outcome ofclass X on basic culinary subjects; (6) The influence of learning motivation and learning discipline about learningoutcome of class X on basic culinary subjects. This research is an ex-post facto. The sampling technique wassimple random sampling found 80 sample. The research method uses a quantitative. Data were analyzed usingdescriptive analysis and regression analysis The result of the research shows: 1) The level of learning motivationwere included in the category enough; (2) The level of learning discipline were included in the high category; (3)The level of learning outcomes of basic culinary subjects were included in the category enough; (4) There is aninfluence of learning motivation on learning outcomes of subjects basic culinary class X student of SMK Ma'arif 2Sleman; (5) There is the influence of the learning discipline on learning outcomes of subjects basic culinary class Xstudent of SMK Ma'arif 2 Sleman ; (6) There is no influence of learning motivation

    MINAT BELAJAR MATA PELAJARAN BOGA DASAR SISWA SMK N 4 SURAKARTA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Minat belajar mata pelajaran Boga Dasar siswa SMK N 4Surakarta ditinjau dari faktor internal dari dalam diri siswa yang meliputi perhatian, kemauan, perasaan senangdan motivasi, (2) Faktor pendukung siswa untuk mengikuti mata pelajaran Boga Dasar, (3) Faktor pengambatsiswa untuk mengikuti mata pelajaran Boga Dasar. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas X. TeknikPengumpulan data menggunakan obsevasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif denganpersentase. Hasil penelitian ini adalah : (1) ) minat belajar mata pelajaran Boga Dasar siswa SMK Negeri 4Surakarta ditinjau dari keseluruhuan unsur memiliki kecenderungan tinggi 33%, unsur perhatian memilikikecenderungan tinggi 45%, unsur kemauan memiliki kecenderungan tinggi 40%, unsur perasaan senangmemiliki kecenderungan tinggi 51%,unsur motivasi memiliki kecenderungan tinggi 27%, (2) faktor pendukungsiswa mengikuti mata pelajaran Boga Dasar sebanyak 35 siswa (37%) kategori tinggi dengan jawabanmenambah wawasan dan pengetahuan tentang Boga, (3) Faktor penghambat siswa dalam mengikuti matapelajaran Boga Dasar terdapat sebanyak 30 siswa (32%) kategori tinggi dengan jawaban sulit mengingat danmenghafal bahasa asing. Kata Kunci: Minat Belajar, Mata Pelajaran Bog
    corecore