1,720,959 research outputs found

    Kontruksi Hukum Pembebasan Pajak Penghasilan Terhadap Peralihan Hak Atas Tanah Dalam Pembagian Hak Bersama Waris

    Get PDF
    Tax as a source of state revenue play an important role in the life of the state, especially in development, so taxpayers in carrying out their obligations must be given definite legal guarantees by the state. However, this is not reflected in the regulation on the exemption of income tax on the transfer of land rights by sharing rights with inheritance, because the heirs must continue to pay income tax, so they are burdened with double taxes. This is because the regulations in the law and its implementing regulations do not provide firm legal certainty, therefore, to overcome these problems, it is important to find an ideal legal construction in setting the income tax exemption. This study uses a normative juridical method, with a legal approach and a conceptual approach. The results of the research carried out are that there is a vagueness of norms in the regulation of income tax exemption in inheritance, besides that there is also a gap in norms related to the criteria for acceptance and rejection of applications for the issuance of SKB PPh. So that the author provides an option for future arrangements related to the exemption of income tax on the transfer of land rights in inheritance, especially the distribution of joint rights, which is expected to provide benefits and a sense of justice for the heirs. KEYWORDS: Legal Certainly, Income Tax, Transfer of Land Rights, Inheritance

    PELAYANAN PUBLIK DALAM ERA OTONOMI DAERAH DI DESA WONGSOREJO

    Get PDF
    Pelayanan publik merupakan salah satu tugas penting yang tidak dapat diabaikan oleh pemerintah daerah, sebab jika komponen pelayanan terjadi stagnasi maka hampir dipastikan semua sektor akan terkena dampaknya. Pemerintah daerah dapat mengatur dan memperbaiki pelayanannya dengan diadakannya otonomi daerah. Karena otonomi daerah merupakan hak, wewenang dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) implementasi pelayanan publik di Desa Wongsorejo, dan (2) relevansi antara pelayanan publik era otonomi daerah di Desa Wongsorejo Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang dipergunakan adalah data primer dan data sekunder, pengumpulan data dilakukan dengan kegiatan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif, yaitu penggambaran terhadap data yang sudah diperoleh mengenai pelayanan publik dalam era otonomi daerah serta upaya-upaya yang dilakukan untuk mengkaji masalah tersebut. Dari analisis data diketahui bahwa: 1). pelayanan publik di desa Wongsorejo berangsur membaik semenjak diadakannya otonomi daerah. Pelayanan publik di desa Wongsorejo juga telah menerapkan asas-asas pelayanan publik berdasarkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang pelayanan publik. 2). relevansi pelayanan publik dalam era otonomi daerah di desa Wongsorejo sangat erat. Karena semenjak adanya otonomi daerah di desa Wongsorejo pelayanan publiknya juga turut membaik. Walaupun,  terdapat problematika dalam pelaksanaan otonomi daerah, namun masih dapat ditanggulangi. &nbsp

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PERSATUAN PADA PELAKSANAAN UPACARA HARI RAYA GALUNGAN DALAM PERSPEKTIF BHINEKA TUNGGAL IKA DI DESA BAGOREJO KECAMATAN SRONO

    Get PDF
    Bangsa Indonesia sangatlah heterogen dan pluralis, yang bermacam-macam agama, suku, ras, budaya, adat istiadat dan ideologi yang berbeda-beda dari masing-masing agama, atau budaya bahkan suku tersebut. Keberadaan masyarakat di Desa Bagorejo dalam sosial keagamaan terjalin dengan harmonis. Pelaksanaan Hari Raya Galungan adalah sebagai momentum bagi umat Hindu untuk menunjukan kebersamaan dalam pelaksanaan keagamaan. Kehidupan sehari-hari masyarakat di Desa Bagorejo hidup berdampingan sebagai wujud dari keharmonisan dalam beragama. Sosial relegius masyarakat di Desa Bagorejo, menunjukan eksistensi kebhinekaan yang sangat beradab.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1).Bagaimanakah konsep keberagamaan di Desa Bagorejo dalam pelaksanaan Hari Raya Galungan Perspektif Bhineka Tunggal Ika.2).Implementasi apa saja yang dilakukan umat Hindu di Desa Bagorejo Kecamatan Srono dalam mewujudkan sikap ke-Bhinekaan pada saat Hari Raya Galungan.3).Bagaimanakah perspektif Upacara Hari Raya Galungan di pandang dari Bhineka Tunggal Ika. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan phenomologis dengan jumlah responden sebanyak 10 orang.Analisa data menggunakan deskriktif kualitatif.Hasil penelitian Implentasi yang terapkan umat Hindu dalam memujudkan sikap Bhineka Tunggal Ika adalah memahami dan melaksanakan konsep dan paham multikulturalisme dalam setiap perbedaanKonsep multikultur ini diterapkan dimasyarakat Desa Bagorejo, karena masyarakat Desa Bagorejo sangat pluralis dan heterogen. Kerukunan umat beragama di Desa Bagorejo menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat luas. Kerukunan antar umat beragama di Desa Bagorejo dapat dilaksanakan dengan baik

    STUDI DESKRIPTIF TENTANG PENGEMBANGAN DESA KEBANGSAAN SEBAGAI DESA WISATA DI DESA WONOREJO KECAMATAN BANYUPUTIH KABUPATEN SITUBONDO

    Get PDF
    Peningkatan wisatawan yang berkunjung ke Indonesia dari tahun 2017 ke 2019 mengalami peningkatan signifikan. Peningkatan signifikan mengubah pola wisata di Indonesia. Hal terwujud dengan banyaknya Desa Wisata yang mulai dikembangkan. Salah satunya adalah diresmikannya desa wisata berbasis kebangsaan yaitu Desa Kebangsaan Wonorejo. Merujuk dari latar belakang tersebut, adapaun yang menjadi tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pengembangan Desa Kebangsaan Wonorejo Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo sebagai desa wisata; Untuk mengetahui hambatan dalam pengembangan Desa Kebangsaan Wonorejo Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo sebagai desa wisata; dan Untuk mengetahui aktualisasi nilai-nilai Kebangsaan pada pengembangan Desa Kebangsaan Wonorejo Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo sebagai desa wisata. Penelitian adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk analisa data dengan metode analisis interaktif. Hasil dari analisi penelitian adalahPengembangan Desa Kebangsaan Wonorejo sebagai desa wisata melalui kekuatan ciri khas daerah yang dimiliki seperti potensi wisata dan kekuatan seni dan budaya yang dimiliki melalui festival; Hambatan dalam pengembangan Desa Kebangsaan Wonorejo dapat dispesifikan menjadi tiga garis besar yaitu hambatan operasional, struktural dan hambatan budaya; dan Aktualisai nilai nilai kebangsaan yang diaplikasikan oleh warga Desa Kebangsaan Wonorejo melalui toleransi antar umat dan kerukunan yang terjalin dengan baik
    corecore