1,673 research outputs found

    Ploidy-dependent effects of light stress on the mode of reproduction in the Ranunculus auricomus complex (Ranunculaceae)

    No full text
    Key reproductive stage of ovule development facultative apomictic R. auricomu

    Mengajar di TPQ Bahrul Ulum

    No full text
    Rabu, 14 Oktober 2020 Mahasiswa mengajar mengaji di TPQ Bahrul Ulum, proses mengajar di TPQ Bahrul Ulum berjalan dengan baik dan para santri sangat antusias dengan mengajarnya kami di TPQ

    Polyploidy improves photosynthesis regulation within the Ranunculus auricomus complex (Ranunculaceae)

    No full text
    The data set is raw data from the photosynthesis measurement of three cytotypes in the Ranunculus auricomu

    Polyploidy Improves Photosynthesis Regulation within the <i>Ranunculus auricomus</i> Complex (Ranunculaceae)

    No full text
    Polyploidy has substantially contributed to successful plant evolution, and is often connected to a higher resilience to environmental stress. We test the hypothesis that polyploids tolerate light stress better than diploids. The Ranunculus auricomus complex comprises diploid (2x), tetraploid (4x), and hexaploid (6x) cytotypes, the former of which occur in shaded habitats and the latter more in open, sun-exposed habitats in Central Europe. In this study, we experimentally explored the effects of ploidy and photoperiod extension on the efficiency of photosystem II in the three cytotypes in climate growth chambers. Quantum yields and various coefficients that can be calculated from light curve, Kautsky curve, and fluorescent transient OJIP experiments provided support for the hypothesis that, in comparison to diploids, the improved regulation of excess light by more efficient photochemical and non-chemical quenching in polyploids might have facilitated the adaptation to unshaded habitats. We suggest how lower stress levels in reproductive tissues of polyploids might have favored asexual reproduction

    Peran guru bimbingan konseling dalam mengatasi kenakalan siswa kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Bustanul Ulum Batu

    No full text
    ABSTRAKUlum,Bahrul.2017.Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi kenakalan siswa kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Bustanul Ulum Batu. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Fakultas Agama Islam. Universitas Islam Malang. Dosen Pembimbing I : Drs Rosichin Mansur, S.Fil.M.Pd Dosen Pembimbing II: Muhammad Sulistiono, M.PdKata Kunci: Peran,Guru Bimbingan Konseling dan Mengatasi Kenakalan Siswa Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena bahwa setiap anak itu pernah mempuyai masalah baik masalah pribadi maupun masalah sosial, dan tidak semua anak dapat memecahkan masalah sendiri adakalanya membutuhkan bantuan orang lain. Dalam hal ini peneliti mencari upaya guru BK dalam menangulangi kenakalan siswa studi kasus di MI Bustanul Ulum Batu. Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah (1) Bagaimana bentuk-bentuk kenakalan yang dilakukan siswa MI Bustanul Ulum Batu ? (2) Apa sebabnya terjadinya kenakalan siswa di MI Bustanul Ulum Batu ? (3) Bagaimana peran guru bimbingan konseling dalam mengatasi kenakalan siswa di MI Bustanul Ulum Batu ? Adapun yang menjadi tujuan penelitian dalam hal ini adalah (1) ingin mengetahui dan mendeskripsikan bentuk-bentuk kenakalan siswa di MI Bustanul Ulum Batu (2) ingin mengetahui penyebab terjadinya kenakalan siswa di MI Bustanul Ulum Batu (3) untuk memperoleh gambaran tentang upaya-upaya yang dilakukan oleh guru BK dalam menanggulangi kenakalan siswa di MI Bustanul Ulum Batu. Dalam penelitian ini digunakan (1) diskriptif kualitatif, (2) lokasi penelitian di MI Bustanul Ulum Batu (3) sumber data penelitian : kepala sekolah, wali kelas, waka kesiswaan (4) metode pengumpulan data : observasi, dokumentasi, interview (5) analisis data mengunakan reduction (reduksi data) , data display (penyajian data) dan Conclusion Drawing/verification (Penarikan Kesimpulan) (6) pengecekan keabsahan data dengan teknik trigulasi sumber dan trigulasi teknik. Setelah penulis mengadakan penelitian dengan mengunakan metode diatas, dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk kenakalan siswa di MI Bustanul Ulum Batu adalah berpakaian tidak rapi, kurang sopan kepada guru, siswa sulit diatur, bertengkar dengan teman,berkata kotor,mengangu teman. Sebab-sebab terjadinya kenakalan siswa MI Bustanul Ulum Batu adalah pengaruh keluarga yang kurang harmonis, faktor lingkungan yang kurang baik,pengaruh teman/pergaulan, kurangnya pengawasan dari kedua orang tua, peran guru bimbingan konseling dalam mengatasi kenakalan di MI Bustanul Ulum Batu adalah memberikan pengarahan kepada siswa agar supaya siswa sadar atas apa yang diperbuat tidak memberikan manfaat dan dampak positif bagi dirinya, mengarahkan kepada siswa agar menggunakanwaktu luang dengan perbuatan-perbuatan yang positif dengan cara mengikuti ekstrakurikuler yang telah disedia sekolah

    Mengajar di TPQ Bahrul Ulum

    No full text
    Rabu, 14 Oktober 2020 Mahasiswa mengajar mengaji di TPQ Bahrul Ulum, proses mengajar berjalan dengan baik dan lancar, para santri sangat antusias dengan mengajarnya kami di TPQ

    PELAKSANAAN HUBUNGAN MASYARAKAT DI PONDOK PESANTREN BAHRUL ‘ULUM KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATEN KAMPAR PELAKSANAAN HUBUNGAN MASYARAKAT DI PONDOK PESANTREN BAHRUL ‘ULUM KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATEN KAMPAR PELAKSANAAN HUBUNGAN MASYARAKAT DI PONDOK PESANTREN BAHRUL ‘ULUM KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATEN KAMPAR

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui Pelaksanaan Hubungan Masyarakat di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Kecamatan Perhentian Raja Kebupaten Kampar dan Faktor yang mempengaruhi Pelaksanaan Hubungan Masyarakat di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar. Subjek penelitian ini adalah Kepala Humas Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum, sedangkan objek penelitian ini adalah “Pelaksanaan Hubungan Masyarakat di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar”. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu: Wawancara dan dokumentasi. Dengan teknik analisis data deskriftif kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan dan setelah dilakukan analisis data, maka diperoleh hasil penelitian bahwa pelaksanaan hubungan masyarakat di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar dikatakan optimal, yang mana dalam pelaksanaan hubungan masyarakat tersebut telah menjalankan 6 indikator dari 7 indikator. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan hubungan masyarakat di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar adalah: 1. Adanya program dan perencanaan yang sistematis. 2. Tersedianya tenaga ahli. 3. Tersedia basis dokumentasi yang lengkap. 4. Kondisi organisasi sekolah yang memungkinkan untuk meningkatkan kegiatan hubungan pesantren dengan masyarakat

    PEMBUATAN WEB FRONTEND COMPANY PROFILE RA BAHRUL ULUM

    Get PDF
    Hidup di jaman modern dan serba canggih sekarang ini, tentunya internet sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Internet merupakan kebutuhan bagi hampir setiap individu untuk menunjang kebutuhan dalam beraktivitas. Menurut riset platform manajemen media sosial HootSuite dan agensi marketing sosial We Are Social bertajuk "Digital 2021”, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,3% dari total penduduk Indonesia yaitu 274,9 juta jiwa. Raudhatul Athfal atau RA merupakan taman kanak-kanak yang berada dibawah naungan Departemen Agama melalui SK Menag yang dikelola secara profesional oleh IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal). RA Bahrul Ulum merupakan salah satu lembaga pendidikan taman kanak-kanak yang berada dibawah naungan Departemen Agama. Berada di Kota Bogor, 02 Oktober 2006 merupakan awal ijin operasioal RA Bahrul Ulum. Dengan visi dan misinya RA Bahrul Ulum mempunyai tujuan yang sangat besar untuk generasi anak-anak Indonesia. Jumlah siswa yang bersekolah di RA Bahrul Ulum terus mengalami peningkatan, namun RA Bahrul Ulum sampai saat ini belum memiliki media untuk menyalurkan informasi-informasi mengenai semua aktivitas sekolah. Maka dari itu kami memandang perlu adanya media informasi profil berbasis web untuk menyalurkan informasi mengenai semua aktivitas sekolah RA Bahrul Ulum

    PEMBUATAN WEB BACKEND UNTUK WEBSITE COMPANY PROFILE RA BAHRUL ULUM

    Get PDF
    Hidup di jaman modern dan serba canggih sekarang ini, tentunya internet sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Internet merupakan kebutuhan bagi hampir setiap individu untuk menunjang kebutuhan dalam beraktivitas. Menurut riset platform manajemen media sosial HootSuite dan agensi marketing sosial We Are Social bertajuk "Digital 2021”, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,3% dari total penduduk Indonesia yaitu 274,9 juta jiwa. Raudhatul Athfal atau RA merupakan taman kanak-kanak yang berada dibawah naungan Departemen Agama melalui SK Menag yang dikelola secara profesional oleh IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal). RA Bahrul Ulum merupakan salah satu lembaga pendidikan taman kanak-kanak yang berada dibawah naungan Departemen Agama. Berada di Kota Bogor, 02 Oktober 2006 merupakan awal ijin operasioal RA Bahrul Ulum. Dengan visi dan misinya RA Bahrul Ulum mempunyai tujuan yang sangat besar untuk generasi anak-anak Indonesia. Jumlah siswa yang bersekolah di RA Bahrul Ulum terus mengalami peningkatan, namun RA Bahrul Ulum sampai saat ini belum memiliki media untuk menyalurkan informasi-informasi mengenai semua aktivitas sekolah. Maka dari itu kami memandang perlu adanya media informasi profil berbasis web untuk menyalurkan informasi mengenai semua aktivitas sekolah RA Bahrul Ulum

    Akses Teknologi dan Informasi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan seperti apa akses teknologi dan informasi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, serta apa yang menjadi faktor penghambat dan pendukung akses teknologi dan informasi tersebut. Penelitian ini deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik pengambilan data secara depth interview dengan menggunakan teknik pertanyaan terbuka, sebagai pedoman peneliti (interview guide). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa akses teknologi dan informasi santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum sangat dibatasi oleh pihak pesantren. Adapun faktor pendukung akses teknologi dan informasi di PP Bahrul Ulum diantaranya adalah tersedianya pendidikan formal di dalam Pondok Pesantren Bahrul Ulum, sedangkan yang menjadi faktor penghambat akses teknologi informasi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum diantaranya adalah rutinitas santri di dalam asrama dan regulasi yang ditetapkan oleh Kyai atau Pengasuh PP Bahrul Ulum. Kata kunci : akses teknologi dan informasi, pesantren, santr
    corecore