3 research outputs found

    Pengembangan Buku Cerita Bergambar Bertema Topeng Malang Dengan Lakon Dewi Ragil Kuning untuk Siswa SD Kelas Rendah

    No full text
    Indonesia merupakan negara yang penuh dengan aneka ragam budaya yang tersebar luas di seluruh wilayahnya. Di Kota Malang sendiri terdapat beberapa kebudayaan khas, salah satunya Topeng Malang. Namun, kurangnya pengetahuan dan minat terhadap Topeng Malang membuat budaya Topeng Malang kurang begitu dikenal oleh anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, pengembangan media buku cerita bergambar berjudul “Dewi Ragil Kuning: Sayembara Sodo Lanang” ini dijadikan pilihan sebagai media pengenalan Wayang Topeng Malang khususnya bagi anak-anak. Model penelitian yang digunakan adalah model Five D dari Moeljadi Pranata (2012) yaitu (1) define, (2) data, (3) design, (4) develop, dan (5) disseminate. Produk final diuji kelayakannya oleh 2 orang ahli media, 2 orang ahli materi dan 20 orang subjek uji coba kelompok besar yakni siswa SD kelas rendah atau anak-anak dengan rentang usia 7-9 tahun. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen yang berupa kuisioner dengan jenis angket yang hasilnya dianalisis dengan menggunakan teknik persentase yang kemudian dikonversikan dengan tabel kriteria kelayakan. Hasil validasi dan uji coba produk pengembangan media buku cerita bergambar berjudul “Dewi Ragil Kuning: Sayembara Sodo Lanang” sebagai media pengenalan Wayang Topeng Malang bagi siswa SD kelas rendah ini memenuhi kriteria valid dengan hasil uji ahli media mencapai 71,42%, ahli materi 84%, dan uji kelompok besar mencapai 78,1%. Dari persentase ahli materi, ahli media, dan uji coba dapat disimpulkan bahwa media buku cerita bergambar berbasis Wayang Topeng Malang, layak digunakan sebagai media pengenalan budaya Wayang Topeng Malang. Spesifikasi media buku cerita bergambar berukuran A4, menggunakan huruf Aksara Jawa, Cochin dan Devin Swash, format print art paper, gaya visual kartun, penggambaran visual buku cerita bergambar  menggunakan Manga Studio 5 dan Adobe Photoshop CS6. Di dalam buku cerita bergambar tersebut juga terdapat pengenalan tokoh dari cerita Wayang Topeng Malang

    Analisis Respon Pasar Modal Terhadap Puncak Kasus Covid-19 Fase 1 dan 2 di Indonesia

    No full text
    The COVID-19 pandemic has evoked a capital market response that has raised concerns among investors and economic analysts. Shareholders in the capital market are more likely to secure their money in companies that are strong against the impact of the pandemic. The peak of positive confirmation cases in Indonesia has also affect the condition of capital market investors. The peak of this case also had an impact on conditions on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during trading because investors reacted to the information on the handling of this COVID-19 case. This investor reaction can be measured by the variables of Abnormal Return (AR) and Trading Volume Activity (TVA). This study aims to examine the market response from information on peak case events, especially stock prices and trading volume on the stock exchange. This research used an event study approach. The sample of this research was companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) and listed on the LQ45 index in 2021. The historical data used stock price and trading volume data from the second day before (T-2) the peak of phase 1 and 2 COVID-19 cases in Indonesia until the second day after the peak (T+2). Based on the analysis, it can be obtained that: (1) there was no significant difference in the abnormal return of the LQ45 stock in phase 1 and phase 2 of the peak of COVID-19 cases in Indonesia, and (2) there was a significant difference in cumulative abnormal returns of LQ45 shares in phase 1 and phase 2 of the peak of COVID-19 cases in Indonesia, and (3) there was a significant difference in the trading volume of LQ45 stock activity in phase 1 and phase 2 of the peak of COVID-19 cases in Indonesia

    Strategi Pengelolaan Usaha Lilin Aromaterapi dalam Meningkatkan Penjualan di Kabupaten Gianyar Bali

    Get PDF
    ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Usaha kecil menengah (UKM) yang bergerak dalam bidang usaha pembuatan lilin aromaterapi yaitu UKM Bali Star Candle dan UKM Bali Ayu. Kontribusi mendasar program ini adalah meningkatkan kapasitas produksi, pengelolaan manajemen keuangan dan pelaporan yang sesuai dengan standar, peningkatan pemasaran melalui media sosial. Metode yang diterapkan untuk mentransfer iptek yang dibutuhkan oleh UKM adalah dengan melakukan pembinaan dan pendampingan dengan meletakkan UKM pada posisi sains, teknologi, ekonomis yang berskala global. Pembinaan dilakukan dengan memberikan pemahaman teoritis dan pendampingan praktek langsung dilapangan. Hasil kegiatan yaitu: pembuatan standar kualitas produk, pelatihan desain label dan pengkemasan produk, perancangan, pelatihan dan pendampingan pembuatan laporan keuangan, pengurusan ijin-ijin usaha, mengikuti workshop, bimtek dan seminar, mengikuti pameran dagang, pembuatan neonbox, pembuatan website, katalog produk dan brosur untuk sarana promosi.Kata kunci: UKM, Lilin Aromaterapi, Ekspor, Pembinaan, PendampinganABSTRACT [TNR, 11 PT]This community service program is carried out on small and medium enterprises (SMEs) which are engaged in the business of making aromatherapy candles namely Bali Star Candle SMEs and Bali Ayu SMEs. The fundamental contribution of this program is to increase production capacity, manage financial management and reporting in accordance with standards, increase marketing through social media. The method applied to transfer science and technology needed by SMEs is by conducting coaching and mentoring by putting SMEs in the position of global scale science, technology, economics. Coaching is carried out by providing theoretical understanding and mentoring practice directly in the field. The results of the activities are: making product quality standards, label design and product packaging training, designing, training and mentoring in making financial reports, managing business permits, attending workshops, technical guidance and seminars, participating in trade shows, making neonboxes, creating websites, product catalogs and brochures for promotional tools.Keywords: SMEs, Aromatherapy Candles, Exports, Coaching, Assistanc
    corecore