75 research outputs found
PERANAN DIFFUSION WEIGHTED IMAGING (DWI) DALAM PEMERIKSAAN MRI BRAIN PADA KASUS STROKE ISKEMIK
Magnetic Resonace imaging (MRI) merupakan pemeriksaan radiodiagnostik yang menghasilkan gambaran potongan tubuh manusia dengan menggunakan medan magnet. MRI mampu untuk mengevaluasi pasien klinis stroke iskemik diotak kurang dari 6 jam'setelah terjadinya serangan stroke. Salah satu sekuen yang digunakan untuk MRI Brain dengan klinis stroke iskemik yaitu sekuen diffusion weighted imaging (DWI). Sekuen DWI. dinilai lebih unggul dari sekuen lainnya mampu menetapkan kriteria lesi tanpa memerlukan media kontras dan menghasilkan nilai koefisien difusi yang jelas dan DWI sangat menjanjikan dalam mendiagnosis stroke terutama karena sensitivitasnya yang tinggi terhadap stroke iskemik. Namun pada penggunaan sekuen DWI juga memiliki kekurangan seperti adanya artefak dan image bluring pada citra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan narratif literature review. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan artikel ilmiah dari melalui google schoolar, NCBI, repository poltekkes semarang dan PubMed, yang digunakan untuk mencari artikel yang relavan. artikel di observasi adalah yang diterbitkan pada tahun 2011-2021 dengan minimal artikel yang digunakan adalah tujuh artikel. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan didapatkan tujuh artikel ilmiah yang dianggap relevan dijadikan sumber /iterature lalu dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan sekuen DWI dalam pemeriksaan MRI Brain pada kasus stroke iskemik adalah untuk menilai diffusi pada jaringan otak dan baik digunakan untuk mendeteksi adanya stroke dini. Sekuen DWI juga memiliki sensitivitas yang tinggi dalam mendiagnosa infark akut pada brain. Sekuen DWI (diffusion weighted imaging) memiliki kelebihan yang mampu menghasilkan gambaran MRI dengan kualitas citra yang optimal pada kasus stroke. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Sekuen DWI efektif digunakan untuk pemeriksaan stroke iskemik
PERANAN SEKUENS DIFFUSION WEIGHTED IMAGING (DWI) PADA MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) KNEE JOINT KLINIS JUVENILE IDIOPATHIC ARTHRITIS (JIA)
Juvenile Idiopathic Arthritis (JIA) adalah penyakit rematik yang dapat mengakibatkan nyeri, kekakuan sendi, dan pembengkakan sendi yang terjadi pada anak-anak karena paling umum terjadi pada usia dibawah 16 tahun. Patologis ini dapat didiagnosa dengan baik menggunakan modalitas MRI. Protokol rutin yang biasanya digunakan yaitu menggunakan media kontras. Akan tetapi terdapat beberapa penelitian baru yang menggunakan sekuens DWI tanpa media kontras dan dapat digunakan untuk mendeteksi klinis tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan sekuens Diffusion Weighted Imaging (DWI) pada mri knee joint klinis Juvenile Idiopathic Arthritis (JIA). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kajian literatur review. Artikel diperoleh melalui internet, dengan sumber data PubMed dan Google Scholar, dengan kata kunci yaitu Diffusion Weighted Imaging JIA, Juvenile Idiopathic Arthritis pada knee joint dan Diffusion Weighted Imaging pada MRI Knee Joint klinis JIA. Didapatkan 7 artikel yang kemudian dilakukan ekstraksi dan analisis.Hasil dari penelitian ini menujukkan peranan sekuens DWI pada pemeriksan MRI Knee joint klinis Juvenile Idiopathic Arthritis (JIA) yaitu tidak menggunakan media kontras, menunjukkan sensitifitas lebih tinggi dalam menampakkan athtritis pada knee joint, sekuen DWI dapat mendeteksi adanya inflamasi synovial dengan menampakkan gambaran hyperintens, mampu membedakan antara JIA aktif dan JIA tidak aktif, DWI dapat menampakkan sinovitis pada knee joint pasien JIA dan layak digunakan pada pasien anak-anak karena waktu scanning yang singkat
PENGUJIAN PENGENDALIAN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA CV. BAROKAH JAYA
ABSTRAK
Ari, Ageng Bagus, 2018. Analisis pengendalian intern penerimaan dan pengeluaran kas pada
CV. Barokah Jaya. Skripsi, Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam
Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Tatas Ridho Nugroho, S.Pd., M.Pd
Pembimbing II : Toto Heru Dwi Handoko., SE., MM., Ak., CA
Kas merupakan unsur yang sangat penting dalam kegiatan usaha perusahaan,
karena hampir setiap kegiatan usaha dan transaksi yang terjadi didalam perusahaan
mengakibatkan terjadinya penerimaan dan pengeluaran kas, sifat kas yang liquid (lancar),
Untuk mengatasi hal itu, dalam menjalankan kegiatan operasi perusahaan, manajer harus
mendelegasikan sebagian wewenangnya dan mengandalkan pada prosedur pengendalian
intern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sistem pengendalian intern
penerimaan, Teknik analisis data yang digunakan adalah: (1) Mendeskripsikan sistem
akuntansi dan sistem pengendalian intern penerimaan dan pengeluaran kas pada CV.
Barokah Jaya dibandingkan dengan teori ada. (2) Melakukan pengujian kepatuhan
terhadap pelaksanaan unsur sistem pengendalian intern dengan menggunakan Metode Stopor-
go
sampling
terhadap
penerimaan
dan
pengeluaran
kas.
Berdasarkan
hasil
analisa
yang
telah
dilakukan dapat disimpulkan bahwa CV. Barokah Jaya belum sepenuhnya
menerapkan sistem akuntansi dan sistem pengendalian intern pada penerimaan dan
pengeluaran kas sesuai dengan teori yang ada. Sedangkan hasil yang diperoleh dari uji
kepatuhan yang dilakukan dari 4 (empat) attribute yang ditetapkan attribute No.1
(otorisasi dari pejabat yang berwenang): efektif, attribute No.2 (dokumen pendukung):
efektif, attribute No.3 (kesesuaian data yang tertera pada dokumen pokok dan dokumen
pendukung): efektif dan attribute No.4 (nomor urut tercetak): tidak efektif, karena pada
BKK(Bukti Kas Keluar) belum menggunakan nomor urut tercetak.
Kata Kunci : Sistem penerimaan kas, Sistem pengeluaran kas, uji Kepatuhan
ABSTRACT
Ari, Ageng Bagus, 2018. An evaluation of internal control system on cash receipt and payment at
CV. Barokah Jaya. Thesis, Accounting Department, University Islam Majapahit (UNIM).
Advisor I : Tatas Ridho Nugroho, S.Pd., M.Pd
Advisor II : Toto Heru Dwi Handoko., SE., MM., Ak., CA
Cash is a very important element in the business activities of the company, because
almost every business activity and transactions that occur within the company result in
cash receipts and disbursements, the nature of liquid cash (smooth), To overcome this, in
carrying out the company's operations, managers must delegate some of their authority and
rely on internal control procedures. The purpose of this study was to determine whether the
internal control system acceptance, data analysis techniques used are: (1) Describe the
accounting system and internal control system of cash receipts and disbursements on the
CV. Barokah Jaya compared to existing theories. (2) Conduct compliance testing on the
implementation of elements of the internal control system by using the Stop-go sampling
method on cash receipts and disbursements. Based on the results of the analysis that has
been done it can be concluded that the CV. Barokah Jaya has not fully implemented the
accounting system and internal control system on cash receipts and disbursements in
accordance with existing theories. Whereas the results obtained from the compliance test
conducted from 4 (four) attributes are specified attribute No.1 (authorization from the
authorized official): effective, attribute No.2 (supporting document): effective, attribute
No.3 (suitability of data listed on the main document and supporting documents): effective
and attribute No.4 (serial number printed): not effective, because in BKK (Proof of Cash
Out) has not used the printed sequence number. Keywords: cash receipt system, cash
disbursement system, compliance test
Keywords : system of cash receipt,system of cash payment, compliance tes
Pemeriksaan Teleoroentgenography pada kasus Blount disease bilatetal di RSO Prof. dr. R. Soeharso Surakarta
PROSEDUR SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA TAHUN 2017 (STUDI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA KABUPATEN JEMBER)
Tujuan dengan dilaksanakannya penelitian ini adalah menganalisis seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemerintahan Kabupaten Jember. Dalam seleksi JPT Pratama ini yang mengikuti harus memiliki kompetensi yang baik untuk mengisi jabatan yang lowong sesuai dengan kebutuhan. Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan adalah bagaimana proses sistem seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama dalam peningkatan kualitas kinerja birokrat di pemerintah Kabupaten Jember pada badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia daerah Kabupaten Jember? Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian adapun responden dan informan yang merupakan orang benar – benar mengetahui permasalahan yang akan di teliti dan narasumber yang memiliki keahlian serta pemahaman yang baik mengenai isu – isu tertentu. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bagaimana proses seleksi JPT Pratama di lingkungan pemerintah Kabupaten Jember 2017 berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014 Tentang Tata cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi yang Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerinta
PROSEDUR PEMERIKSAAN MAGNETIC RESONANCE SPECTROSCOPY (MRS) KEPALA PADA KASUS TUMOR OTAK DI INSTALASI RADIOLOGI RSD K.R.M.T WONGSONEGORO SEMARANG
Prosedur pemeriksaan Magnetic Resonance Spectroscopy (MRS) Kepala bisa dilakukan dengan single voxel ataupun multi voxel (Durand, 2016), sedangkan di Instalasi Radiologi RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang pemeriksaan Magnetic Resonance Spectroscopy (MRS) pada kasus Tumor otak menggunakan teknik multi voxel tanpa dilanjutkan teknik single voxel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pemeriksaan, alasan, serta peranan penggunaan teknik multi voxel pada pemeriksaan MRS pada kasus Tumor otak di Instalasi Radiologi RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah pemeriksaan MRS Kepala dengan tiga pasien sebagai sampel. Responden penelitian yaitu tiga radiografer, satu Radiolog, dan satu dokter pengirim di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi Data yang diperoleh diidentifikasi dengan teknik analisis data interaktif dan disajikan dalam bentuk kuotasi untuk mendapat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan prosedur pemeriksaan MRS Kepala pada kasus Tumor otak menggunakan protocol standart MRI Kepala rutin yaitu axial T2 TSE, axial DWI, axial T2 TSE FLAIR, coronal T2 TSE, sagital T2 TSE, axial T1 SE, coronal T1 SE, axial T2 FL2D HEMO, MRA. Setelah penyuntikan kontras dibuat lagi potongan axial T1 SE, coronal T1 SE, sagital T1 SE dan Spectroscopy dengan teknik multi voxel. Pemeriksaan MRS Kepala di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang menggunakan teknik multi voxel karena menjangkau area anatomi jaringan otak yang lebih luas, untuk membantu melihat nilai metabolit yang ada di area sekitar dan di tumor itu sendiri tanpa melakukan tindakan invasif serta dapat menegakkan diagnosa dan membantu dokter dalam menentukan grade Tumor
POLA KOMUNIKASI ORGANISASI MASYARAKAT JAWIL JUNDIL DALAM MENERKAN TINDAK KRIMINALITAS JALANAN DI KABUPATEN SLEMAN
AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi organisasi masyarakat Jawil Jundil dalam menekan tindak kriminalitas jalanan di Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu Komandan selaku ketua organisasi Jawil Jundil dan Ketua Korlap organisasi Jawil Jundil. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa organiasi Jawil Jundil menerapkan pola komunikasi lingkaran untuk memberikan informasi dalam organisasi. Dalam hal menekan tindak kriminalitas di jalan khususnya di Kabupaten Sleman, organisasi Jawil Jundil sebelum melakukan operasi jalanan mereka akan melakukan brifieng terlebih dahulu. Selain itu organisasi Jawil Jundil melakukan giat operasi penyisiran selalu menggunakan kode etik yang mana sudah menjadi SOP (Standar Operasional Prosedur), dalam menjalankan fungsinya organisasi Jawil Jundil bersinergi dengan pihak Kepolisian dan TNI agar upaya giat operasi penyisiran sudah mendapatkan pertanggung jawaban dan jaminan dari lembaga yang sah dari hukum sebagai pencipta keamanan dan ketertiban masyarakat.Kata kunci : Pola Komunikasi Organisasi, Organisasi Masyarakat, Jawil Jundil AbstractThe purpose of this study was to determine the communication pattern of Jawil Jundil community organizations in suppressing street crime in Sleman Regency. This research is a descriptive research using a qualitative approach. The subject of this research is the Commander as the head of the Jawil Jundil organization and the Head of the Korlap of the Jawil Jundil organization. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The technique of checking the validity of the data uses triangulation of sources, techniques and time which is then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and verification. The results of the study indicate that the Jawil Jundil organization applies a circular communication pattern to provide information within the organization. In terms of suppressing crime on the road, especially in Sleman Regency, the Jawil Jundil organization before carrying out road operations will conduct a briefing first. In addition, the Jawil Jundil organization carries out sweeping operations, always using a code of ethics which has become a SOP (Standard Operating Procedure), in carrying out its functions the Jawil Jundil organization synergizes with the Police and TNI so that active efforts in sweeping operations have received accountability and guarantees from institutions that legitimate from the law as the creator of public security and order. Keywords : Organizational Communication Pattern, Community Organization, Jawil Jundi
Analysis of Diagnostic Information on Head CT Scan with Modifications Scanogram as an Efforts to Decrease the Radiation Dose to The Eyes
The purpose of this study was to determine the work of CT head scanogram modification to avoid radiation to the eyes towards the results of diagnostic information and pathological abnormalities. It is an experimental research with observational approach. The results show that the modification scanogram on head CT with slices parallel to the supra orbito meatal line (SOML) can avoid the radiation dose to the eyes. Anatomical information that is visible from 30 scanning produces an average value of 2.57 or obvious, and may reveal abnormalities in the head with obvious pathological
Optimalisasi Citra Rekonstruksi Multiplanar Pada Ct Wrist Joint Dengan Perubahan Slice Thickness Dan Reconstruction Interval
The purpose of this study was to determain the value of slice thickness and reconstruction interval in which are able to produce an optimal image.Type of research is an experimental research with observational approach. Data retrieval is done by scanning with Scan 64 Slice MSCT in the wrist joint. Variations combination of slice thickness and interval Reconstruction by 9 (nine) times the variation of slice thickness between 0,5 mm, 1,0 mm, 1,5 mm and Reconstruction interval between 0,5, 1,0, 1,5.The results showed that to obtain optimal visualization of soft tissue and bone on MSCT scan examination Wrist Joint variation of slice thickness 0,5 mm and 1.5 Reconstruction interval can be selected. these variations produce optimal image quality with lower noise
- …
