525 research outputs found

    PENERAPAN KONSEP CHILD FRIENDLY SPACE PADA RUANG PUBLIK KAMPUNG BADRAN YOGYAKARTA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan konsep Child Friendly Space pada Ruang Publik Kampung Badran, mengingat Kampung Badran sudah berpredikat sebagai Kampung Layak Anak sejak tahun 2011. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini difokuskan padaanalisis penerapan konsepChild Friendly Space pada Ruang Publik untuk anak-anak di Kampung Badran yang sudah berpredikat Kampung ramah Anak sejak 2011. Data diperoleh dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah ruang publik anak Kampung Badran. Penelitian ini difokuskan pada analisis penerapan konsep Child Friendly Space pada ruang publik di Kampung Badran yang sudah menjadi Kota Layak Anak sejak tahun 2011. Keabsahan data diperoleh dari ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ruang Publik Kampung Badran sudah memenuhi konsep Child Friendly Space yaitu dalam (a) menyediakan ruang yang aman bagi anak untuk bermain dan bersosialisasi, (b) mendukung tumbuh kembang anak dengan menyediakan fasilitas seperti kolam renang, ayunan, dan gazebo yang mudah diakses oleh anak. (2) Ruang Publik Kampung Badran memiliki kekurangan yaitu (a) tidak memiliki program pendukung seperti kegiatan rutin untuk memaksimalkan pemanfaatan fasilitas ruang public Kampung Badran, (b) tidak adanya staff lapangan untuk mengawasi ruang publik Kampung Badran secara intensif

    Implementasi Bimbingan Belajar Pada Siswa Kesulitan Matematika Di SDN Badran Surakarta

    No full text
    This study aims to describe: 1) Steps of learning guidance for students who have difficulty mathematic in SDN Badran Surakarta, 2) Obstacles experienced by learners mathematic in SDN Badran Surakarta, 3) Efforts made by teachers in overcoming difficulties mathematic in SDN Badran Surakarta. This type of research is qualitative research. Data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques use interactive analysis. Techniques to check the validity of data using triangulation of sources and techniques. The results of the study indicate that: 1) learning guidance steps for students who have difficulty in mathematic: a) Identification of cases, (1) through learning outcomes, (2) how to solve problems given by teachers, b) Problem identification, difficulties mathematic, c) diagnosis, lack of interest in learning, d) prognosis of difficult mathematic can be overcome, e) problem solving group counseling suitable for learners, f) evaluation and follow up, learning guidance activities can improve learners learning outcomes. 2) the barriers to learning the mathematic: a) The lack of learning media, b) the weakness of counting learners, 3) the efforts of teachers: a) utilization of objects around, b) provide problems according to the ability of learners

    Planned and achieved outputs in Saudi health care system: reducing the gap

    No full text
    This paper examines and compares the planned and actual output of the Saudi Arabian health care system during its Fifth Development Plan period (1990-1995). It then analyzes the inputs and the environmental factors available to the system and how these factors may have influenced the performance (process) of the system, and hence the planned output. The investigation reveals that some of the. planned outputs were achieved satisfactorily, while others fell short significantly. The possible reasons for the shortcomings have been discussed and recommendations have been put forward to reduce the gap between the planned and the actual outputs of the system.Corresponding Author: Dr. Badran A. Al-omar Professor, Department of Management, College of Business Administration, King Saud University, P.O. Box 2459, Riyadh, 11451, Saudi Arabia. Email: [email protected]

    ANALISIS MASALAH IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG RAMAH ANAK DI BADRAN RW 09, KELURAHAN BUMIJO, KECAMATAN JETIS, KOTA YOGYAKARTA DALAM PEMENUHAN HAK ANAK

    No full text
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengapa program Kampung Ramah Anak diBadran RW 09, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta dalam pemenuhan hak anak tidak aktif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan metode penelitian kualitatif.Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive dan yang terpilih sebagai subjek penelitian adalah3 (tiga orang) pengurus Kampung Ramah Anak Badran RW 09 Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, 1 (satu orang) Pengurus Badran RW 09 Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, dan 1 (satu orang) warga Badran berusia RW 09 Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta. Pengumpulan data dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data  menggunakan  cross check  antara  hasil  wawancara dan dokumentasi.  Analisis  data langkah- langkahnya meliputi reduksi data, kategorisasi/coding, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: a) Anggaran dana dari pemerintah sudah habis, dan tidak ada lagi pasokan dana dari pemerintah sehingga pelaksanaan kegiatan KRA di Badran RW 09 tidak berjalan secara aktif; b) Tidak adanya evaluasi dari Pemerintah mengenai berjalannya program Kampung Ramah Anak sehingga pengurus Kampung Ramah Anak tidak bisa melaporkan setiap kegiatan yang sudah berjalan dan tidak dapat menyampaikan kendala yang terjadi dalam pelaksanaan program Kampung Ramah Anak; c) Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang dalam menjalankan program tersebut, pengurus program KRA di Badran RW 09 ini merangkap dalam kepengurusan lain sehingga tidak ada waktu untuk setiap waktu datang dalam kegiatan; dan d) Anak-anak di Badran RW 09 sudah terpengaruh alat komunikasi atau gadget seperti handphone dan sibuk untuk bermain games karena disediakan wifi di Ruang Terbuka Hijau RW 09.Kata Kunci: Program Kampung Ramah Anak, Badran, Hak Anak

    Volumetric yielding behavior of unsaturated fine-grained soils

    No full text
    Der ungesättigte Zustand des Bodens kann viele geotechnische Probleme mit sich bringen, wie Kollaps oder Schwellen. Das Ziel dieser Arbeit ist die Entwicklung eines neuen Modells für ungesättigte, feinkörnige Böden unter Verwendung einer konstitutiven Zustandsfläche im Porenzahl-Nettonormalspannungs-Saugspannungs-Raum. Das neue Modell basiert auf dem \textit {S\(_{r}}\)-Linien-Konzept (Al-Badran, 2001), dass hier gemäß der Arbeiten von Nagaraj et al. weiter modifiziert wird. Außerdem wird ein theoretisches Modell der Verdichtungskurve von Böden mit Hilfe des Modells der Zustandsfläche vorgestellt. Es wurde ein umfangreiches experimentelles Programm mit reinem Calcigel-Bentonit (100B) und einer Mischung aus 30% Bentonit und 70% Sand (30B) durchgeführt, um das volumetrische Fließverhalten zu untersuchen, und die Ergebnisse werden in dieser Arbeit diskutiert. Die Ergebnisse zeigen, dass die Modellvorhersagen sehr gut mit Daten aus Experimenten übereinstimmen.The unsaturated state of soil can raise many geotechnical problems such as collapse or swell. The classical principles of soil mechanics for saturated soil are often not suitable for explaining these phenomena. This study aims at developing a new model for unsaturated fine-grained soils employing a constitutive state surface in void ratio-net normal stress-suction space. The new model is based on the \textit {S\(_{r}}\)-lines concept (Al-Badran, 2001) that is further modified here according to the (Nagaraj et al., 2006a and b) works. A theoretical model of the compaction curve using state surface model is presented as well. An extensive experimental work, using pure Calcigel bentonite (100B) and a mixture of 30% Calcigel bentonite and 70% Haider sand (30B), was carried out to study the volumetric yielding behavior. The results show that the model predictions match very well with the data from the experiment both performed within this study and gathered data from literature

    TRANSFORMASI NILAI DAN SIKAP DALAM BERINTERAKSI SOSIAL MELALUI KAMPUNG RAMAH ANAK DI RW 09 BADRAN, BUMIJO, JETIS, YOGYAKARTA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk kegiatan dalam program kampung ramah anak yang bisa meningkatkan kemampuan berinteraksi soial, (2) transformasi nilai dan sikap dalam berinteraksi sosial melalui kampung ramah anak RW 09 Badran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif. Setting penelitian yaitu kegiatan dalam program kampung ramah anak yang dilaksanakan di RW 09 Badran. Subjek dalam penelitian ini adalah pengelola, anak – anak, dan tokoh masyarakat. Peneliti merupakan instrument utama dalam melakukan penelitian yang dibantu dengan pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi, display, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi sumber dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data dengan berbagai narasumber dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) bentuk kegiatan dalam program kampung ramah anak meliputi a) penyelenggaraan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan monitoring evaluasi, b) kegiatan yang dilaksanakan meliputi plangisasi (himbauan), jam belajar masyarakat, taman pendidikan alquran, pendidikan anak usia dini, taman bacaan masyarakat, bina keluarga remaja, bina keluarga balita, seni tari dan olahraga, dan bimbingan belajar, (2) Transformasi nilai dan sikap dalam berinteraksi sosial meliputi a) transformasi nilai terjadi dari orang dewasa (pendidik) kepada anak – anak, dari kelompok kepada individu, dan dari individu ke individu yang lain yang terlibat dalam kegiatan. b) nilai dan sikap yang ditransformasikan berupa nilai kedisiplinan, keberanian, rasa percaya diri, saling menghargai, dan kerjasama, c) transformasi nilai dan sikap dalam setiap kegiatan terjadi melalui beberapa tahap yaitu imitasi, identifikasi, dan sosialisasi. Kata kunci: Interaksi Sosial, Transformasi Nilai dan Sikap, Kampung Ramah Ana

    Higher education in Egypt

    No full text
    Egypt's policy on higher education, the author argues, must take account of the realities of declining government budgets and employment and increasing reliance on the private sector, which must become more competitive internationally. Education in Egypt must increase Egyptians'ability to cope with economic disequilibria: to respond quickly and effectively to changing technological and market opportunities. The Government of Egypt's strategy for achieving this goal is to stabilize the number of university students and raise the quality of instruction. This fundamentally sound strategy, pursued since the mid-1980s, has required considerable courage of policymakers, who are struggling to correct a longtime, inequitable misallocation of educational resources. The Nasser regime greatly expanded higher education and guaranteed jobs to university graduates. As a result of rapidly growing enrollment in the 1970s and 1980s, the quality of education seriously deteriorated. Classes are too big and resources too scarce for anything but professorial salaries, so learning amounts to little more than memorization and repetition. The system does not foster the development of synthesizing, problem-solving, or creative thinking abilities. And with tertiary institutions over-enrolled, academic success requires the use of tutors, whose fees are beyond the reach of students of modest means.Health Monitoring&Evaluation,Environmental Economics&Policies,Teaching and Learning,Gender and Education,Tertiary Education

    sj-pdf-2-gsj-10.1177_2192568220961357 – Supplemental Material for Provision and Perception of Physiotherapy in the Nonoperative Management of Degenerative Cervical Myelopathy (DCM): A Cross-Sectional Questionnaire of People Living With DCM

    No full text
    Supplemental Material, sj-pdf-2-gsj-10.1177_2192568220961357 for Provision and Perception of Physiotherapy in the Nonoperative Management of Degenerative Cervical Myelopathy (DCM): A Cross-Sectional Questionnaire of People Living With DCM by Max B. Butler, Oliver D. Mowforth, Abdul Badran, Michelle Starkey, Timothy Boerger, Iwan Sadler, Julia Tabrah, Caroline Treanor, Lucy Cameron Grad Dip Phys, Sukhvinder Kalsi-Ryan, Rodney J. Laing, Benjamin M. Davies and Mark R. N. Kotter in Global Spine Journal</p

    sj-pdf-3-gsj-10.1177_2192568220961357 – Supplemental Material for Provision and Perception of Physiotherapy in the Nonoperative Management of Degenerative Cervical Myelopathy (DCM): A Cross-Sectional Questionnaire of People Living With DCM

    No full text
    Supplemental Material, sj-pdf-3-gsj-10.1177_2192568220961357 for Provision and Perception of Physiotherapy in the Nonoperative Management of Degenerative Cervical Myelopathy (DCM): A Cross-Sectional Questionnaire of People Living With DCM by Max B. Butler, Oliver D. Mowforth, Abdul Badran, Michelle Starkey, Timothy Boerger, Iwan Sadler, Julia Tabrah, Caroline Treanor, Lucy Cameron Grad Dip Phys, Sukhvinder Kalsi-Ryan, Rodney J. Laing, Benjamin M. Davies and Mark R. N. Kotter in Global Spine Journal</p

    sj-pdf-1-gsj-10.1177_2192568220961357 – Supplemental Material for Provision and Perception of Physiotherapy in the Nonoperative Management of Degenerative Cervical Myelopathy (DCM): A Cross-Sectional Questionnaire of People Living With DCM

    No full text
    Supplemental Material, sj-pdf-1-gsj-10.1177_2192568220961357 for Provision and Perception of Physiotherapy in the Nonoperative Management of Degenerative Cervical Myelopathy (DCM): A Cross-Sectional Questionnaire of People Living With DCM by Max B. Butler, Oliver D. Mowforth, Abdul Badran, Michelle Starkey, Timothy Boerger, Iwan Sadler, Julia Tabrah, Caroline Treanor, Lucy Cameron Grad Dip Phys, Sukhvinder Kalsi-Ryan, Rodney J. Laing, Benjamin M. Davies and Mark R. N. Kotter in Global Spine Journal</p
    corecore