1,720,957 research outputs found

    Analysis of Dart Impact Test Results and Tensile Tests on Plastics

    Get PDF
    Plastik adalah polimer dari afiks yang panjang dan sedikit melekat. Rantai ini membentuk banyak unit sub-atomik atau "monomer". Plastik dibingkai dari penumpukan organik atau pengembangan polimer dan juga dapat dibentuk menggunakan bahan yang berbeda untuk menghasilkan plastik yang efisien. Plastik terbentuk dari kondensasi bahan organik atau penambahan polimer dan juga dapat dibentuk dengan menggunakan bahan lain untuk menghasilkan plastik yang ekonomis. Seiring dengan semakin berkembangnya penggunaan plastik dalam bentuk aktivitas manusia sehari-hari, hal ini tentunya menjadi keunggulan kompetitif antara kualitas bahan yang digunakan dan keamanan plastik yang digunakan. Ada tiga jenis bahan plastik yang digunakan secara umum, yaitu Low Density Polyethylene (LDPE), Polypropylene (PP), dan High Density Polyethylene (HDPE). Dalam studi ini, Uji Tarik dan Dampak Dart dilakukan pengujian untuk mengetahui karakteristik hasil analisis eksperimen dengan menggunakan teknik pengambilan sampel plastik Dart Impact dan Uji Tarik secara langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan metode dengan teknik pengambilan sampel langsung untuk Plastic Dart Impact dan Tensile Test. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung, wawancara, dan tes langsung. Uji impak dart pada plastik ini adalah untuk mengetahui seberapa kuat plastik tersebut dalam menahan beban saat dijatuhkan atau diberi kantong uji tarik dalam penelitian ini meliputi kuat tarik, elongasi, dan modulus Young. Hasil pengujian dapat diketahui bahwa dari sifat plastik yang diuji terdapat perbedaan jenis plastik baik pada uji tarik maupun uji panah tumbuk

    ANALISIS UJI GETARAN PADA MESIN BOR DUDUK RYU RBD16

    No full text
    Analisis getaran pada mesin bor duduk untuk mengetahui berapa nilai getaran yang dihasilkan akibat adanya gerakan pada saat perlakuan berlangsung. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perilaku getaran pada mesin bor duduk. Penelitian ini adalah penelitian exsperimen dengan dilakukan sebanyak 3 kali percobaan dengan masing-masing waktu 30 detik pada dua bagian yakni meja dan dudukan bawah bor. Spesimen dalam perobaan ini berjumlah satu yakni baja karbon rendah. Data penelitian ini diperoleh dari pengukuran getaran dengan menggunakan Vibration Meter GM63A yang diukur pada bagian tengah/tempat penempatan baja serta bagian bawah yakni dudukan mesin bor. Dari data dianalisis pengaruh dari putaran mata pahat bor serta pemberian tekanan oleh tangan saat memutar akan menyebabkan kenaikan dan penurunan getaran yang terukur pada vibscaner. Hasil pengujian getaran menunjukkan : bagian tengah (1) untuk 30 detik pertama dengan hasil 02.9 mm/s2, 30 detik kedua 02.6 mm/s2, 30 detik ketiga 02.7 mm/s2. Dan bagian dudukan bawah bor (2) untuk 30 detik pertama dengan hasil 03.4 mm/s2, 30 detik kedua 03.4 mm/s2, dan 30 detik ketiga 03.5 mm/s2 dengan rata-rata untuk bagian 1 yakni 02.7 mm/s2 dan bagian 2 dengan rata-rata 03.4 mm/s2

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    POTENSI ENERGI LAUT DI INDONESIA SEBAGAI SUMBER LISTRIK BARU TERBARUKAN

    Get PDF
    Indonesia dan negara-negara lain telah cukup lama menghadapi krisis energi. Salah satu sumber energi alternatif yang memanfaatkan sumber daya yang tidak hayati dan memiliki banyak potensi untuk dikembangkan adalah energi laut. Seharusnya tidak mengherankan bahwa Sejumlah negara maju berlomba memanfaatkan potensi laut yang diperkirakan mampu memenuhi empat kali lipat kebutuhan listrik dunia. Tinjauan literatur (study literature) digunakan untuk mengkaji penelitian ini, tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemanfaatan energi laut di Indonesia sebagai sumber energi baru terbarukan atau energi listrik alternatif. Sehingga penelitian ini memiliki manfaat terhadap pentingnya potensi energi laut sebagai energi terbarukan yang biasa dimanfaatkan di Negara Indonesia. Adapun hasil dari penelitian ini ialah energi laut di Indonesia memiliki banyak potensi karena Indonesia sendiri Negara yang memiliki laut yang sangat luas dan memiliki rata rata gelombang laut yang cukup tinggi sehingga dapat menghasilkan sumber ebergi listrik yang melimpah. Serta pemanfaatan energi gelombang laut juga dapat dipadukan dengan teknologi lain seperti teknologi pemecah gelomban

    Pengaruh Ketebalan Root Face dan Polaritas Terhadap Defect pada Tembusan Hasil Pengelasan SMAW

    No full text
    Metode pengelasan SMAW digunakan secara luas dalam industri untuk menggabungkan material logam dengan kekuatan yang tinggi. Namun, pengelasan SMAW dapat menghasilkan cacat seperti porositas, retak, dan pengotoran yang dapat mempengaruhi kekuatan dan keandalan sambungan las. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh ketebalan root face dan polaritas terhadap defect pada tembusan hasil pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) dengan kuat arus ideal. Adapun Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan acuan uji AWS D1.1. Teknik pengumpulan datanya dengan melakukan pengujian pelat menggunakan cairan dye penetrant test dengan waktu yang dibutuhkan selama 40 menit setiap spesimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan root face yang optimal dapat mengurangi terbentuknya defect pada tembusan pengelasan SMAW. Ketebalan root face yang terlalu tipis dapat menyebabkan pengotoran dan porositas, sedangkan ketebalan yang terlalu tebal dapat menyebabkan retak atau reject pada sambungan las. Selain itu, polaritas juga mempengaruhi terbentuknya defect. Penggunaan polaritas yang tepat dapat mengurangi terjadinya porositas dan retak pada sambungan las. Dapat disimpulkan bahwa dimana polaritas DCEN  menghasilkan tembusan yang ideal pada root face 2 mm, sedangkan Polaritas DCEP  menghasilkan tembusan yang ideal pada root face 3 mm, maka dari itu kami rekomendasikan polaritas DCEN sangat cocok untuk  pengerjaan root face 2 mm pada proses pengelasan SMAW

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    PENERAPAN SISTEM OTOMASI DALAM PEMBERIAN PAKAN IKAN LELE GUNA MENGEFISIENSI WAKTU

    Get PDF
    Catfish is a cultivated fishery commodity that has quite large business opportunities to be developed to fulfill community nutrition. Feeding in catfish farming is very important and is one of the things that really needs to be considered. Feeding must be planned so that catfish can grow optimally. Unscheduled feeding results in increased cannibalism among catfish. The use of an automation system must be implemented in order to make it easier and more efficient in feeding catfish. The research method used in writing this scientific work is by using literature study. The purpose of this writing is to find out and implement an automation system for feeding catfish to make it easier and more efficient in feeding catfish. The results obtained from this automatic tool can make it easier for humans to operate, so that it no longer needs to be powered manually. Just automatically use the feeder. In conclusion, the implementation of an automatic system using IoT and Arduino Uno has been proven to be able to streamline catfish feeding times

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore