5 research outputs found
Kritik terhadap penerapan worldview barat dalam penafsiran atas ayat-ayat al Qur?an yang dilakukan kaum liberal
Penelitian ini didasari atas perang pemikiran yang mengundang saya
memasuki arenanya dan ikut berperang didalamnya. Worldview yaitu Cara
manusia memandang dan mensikapi apa yang terdapat dalam alam semesta
bersumber dari beberapa faktor dominan dalam kehidupannya. Faktor itu
boleh jadi berasal dari kebudayaan, filsafat, agama, kepercayaan, tata nilai
masyarakat atau lainnya. Luasnya spektrum pandangan manusia tergantung
kepada faktor dominan yang mempengaruhinya. Hal ini berlaku untuk setiap
manusia dan peradaban.
Ketidaksetujuan penulis atas penerapan Worldview Barat, yaitu
Relativisme dan Nihilisme oleh kaum Liberal atas ayat-ayat Al Qur?ān yang
merupakan sumber Worldview Muslim melalui penafsiran Al Qur?ān karena
menjadi hal yang problematis dan mengakibatkan salah pengamalan Islam,
dan merupakan bagian dari sekularisasi dan liberalisasi yang tidak sesuai
dengan Worldview Muslim yang bersumber pada wahyu tersebut.
Ketika kebudayaan Barat mendominasi dunia, maka proses
pengkiblatan itu terjadi. Sejak kebangkitan Barat dan melemahnya Islam,
para pelajar Muslim belajar berbagai disiplin ilmu termasuk tentang Islam
ke Barat. Akibatnya, banyak dari pelajar tersebut berpandangan bahwa jika
ingin maju, contohlah Barat. Bahkan, ajaran agama yang bertentangan
dengan paham dan nilai Barat harus disesuaikan. Mereka yang tertarik
belajar Islam ke Barat itulah ada diantaranya yang kemudian ikut dalam
barisan mereka dan berdiri melakukan ?penggagahan atas Islam?. Mereka
dikenal sebagai kaum Islam Liberal
AL-QUR’AN, REALITAS, SAINTISME, DAN PERSOALAN FILSAFAT ILMU: SUATU TINJAUAN RINGKAS
Assuming that science alone could represent reality and the facts of the proclamation of nature, the materialistic paradigm that originated in the West divorced science from religion and viewed Islamic science as being opposed to relativity and the affirmation of transcendence. This research intends to demonstrate how the Qur\u27anic construction of reality serves as the foundation for the advancement of Islamic science. This study also highlights several issues brought about by Scientism\u27s haughtiness, as well as by its own justifications and those of Muslim intellectuals. Researchers collected data utilizing descriptive analysis research methodologies from the Koran, hadith, and books using library research as the source. The results of this investigation demonstrate that scientism is an unscientific philosophy that is neither philosophically rational nor scientific. The paper also comes to the conclusion that natural science cannot be the exclusive means of understanding reality from the perspective of Islamic Science philosophy since methodology is intrinsically tied to the levels and diversity of existence as matter or data. According to epistemology, the interaction between the subject\u27s (reviewer) and the object\u27s faculties of science is the science\u27s method and takes place during an intellectual process for the purpose of producing a scienc
Pengaruh Interaktivitas, Orientasi Kewirausahaan, dan Tekanan Institusional Terhadap Penggunaan Media Sosial serta Dampaknya pada Kinerja UMKM
Kemajuan teknologi mendorong perubahan dalam berbisnis yang ditandai dengan masifnya penerapan media sosial oleh para pelaku UMKM di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel interaktivitas, orientasi kewirausahaan, dan tekanan institusional dalam penggunaan media sosial dan dampaknya ke kinerja UMKM. Penelitian ini dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dan metode survei dengan item kuesioner tertutup yang dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Magelang, dan Klaten sehingga diperoleh 110 dengan 100 responden yang memenuhi kriteria kuesioner. Penelitian diuji dengan metode PLS-SEM (Partial Least Square-SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS versi 3.3.7. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel interaktivitas, orientasi kewirausahaan, dan tekanan institusional memberikan pengaruh positif terhadap penggunaan media sosial. Selanjutnya, penggunaan media sosial juga memberikan pengaruh positif terhadap kinerja UMKM. Hasil dari penelitian ini dapat dipakai oleh para pelaku UMKM sebagai rujukan dalam mengembangkan dan memajukan bisnis yang dijalani dengan mempertimbangkan pengaruh interaktivitas, orientasi kewirausahaan, dan tekanan institusional saat menggunakan media sosial serta dapat menguraikan manfaat kinerja yang diperoleh.Kemajuan teknologi mendorong perubahan dalam berbisnis yang ditandai dengan masifnya penerapan media sosial oleh para pelaku UMKM di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel interaktivitas, orientasi kewirausahaan, dan tekanan institusional dalam penggunaan media sosial dan dampaknya ke kinerja UMKM. Penelitian ini dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dan metode survei dengan item kuesioner tertutup yang dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Magelang, dan Klaten sehingga diperoleh 110 dengan 100 responden yang memenuhi kriteria kuesioner. Penelitian diuji dengan metode PLS-SEM (Partial Least Square-SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS versi 3.3.7. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel interaktivitas, orientasi kewirausahaan, dan tekanan institusional memberikan pengaruh positif terhadap penggunaan media sosial. Selanjutnya, penggunaan media sosial juga memberikan pengaruh positif terhadap kinerja UMKM. Hasil dari penelitian ini dapat dipakai oleh para pelaku UMKM sebagai rujukan dalam mengembangkan dan memajukan bisnis yang dijalani dengan mempertimbangkan pengaruh interaktivitas, orientasi kewirausahaan, dan tekanan institusional saat menggunakan media sosial serta dapat menguraikan manfaat kinerja yang diperoleh
SWOT Analysis of Galuga Final Disposal Site
In activities, the community produces waste so that the production of waste is increasing over time. For this reason, it is necessary to carry out effective and efficient waste management. This study aims to determine the strategy of waste management managed by the Environmental Agency at the Galuga Landfill, Galuga Village, Cibungbulang District, Bogor Regency, in this study used descriptive research methods using a qualitative approach. The informants in this study were the Waste Management Section, the Head of the Galuga Landfill, Garbage Transport Officers, Community Leaders, and local residents. The collection of data and information is done by means of interviews, and documentation. The data analysis technique used is SWOT analysis by taking into account all internal and external aspects of the organization, namely strengths, weaknesses, opportunities, and threats. Based on the results of the SWOT calculation, the Galuga solid waste subsector is in quadrant one, namely internal and external strong, with the result that the value of the difference between strengths and weaknesses on internal factors shows a positive value and the value of the difference between opportunities and threats on external factors also shows positive, so the strategy what will be developed to overcome strategic issues that arise is an aggressive strategy in implementing landfill management, such as establishing a waste zoning pattern, improving services and efforts to reduce waste through 3R
Biodiversitas Perikanan Di Saluran Irigasi Bayongbong, Kec. Ciruas, Kota Serang, Banten
Irrigation canals as a vital role in supporting agriculture by ensuring optimal water distribution for crops. However, apart from being a water distribution route for agriculture, irrigation canals also have the potential to be a habitat for various fish species. Therefore, this research was conducted to assess fish biodiversity in the Bayongbong irrigation canal in Ciruas District, Serang Regency, Banten. The research was conducted in February 2024 using fishing equipment and worm bait to catch fish. Fish identification was carried out by observation based on fish morphology using a freshwater fish species identification book. The research results showed that three types of fish were caught in the Bayongbong irrigation canal, namely Rasbora argyrotaenia, Anabas testudineus, and Parachela oxygastroides. Even though the conservation status of these three fish species is still relatively low according to the IUCN Red List, there is a decline in populations of wader rays and betok fish due to unsuitable environmental conditions. Environmentally unsustainable fishing practices, as well as damage or loss of freshwater habitats pose threats to the sustainability of fish populations. To overcome this conditions, the author suggests creating a more effective management strategy, including cultivating fish for consumption and ornamental purposes to maintain the viability of fish resources in the region
