1,720,958 research outputs found
PERAN GURU KELAS DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN INTELEKTUAL SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI MIN 1 TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Peran Guru Kelas dalam Meningkatkan Kecerdasan
Intelektual Siswa pada Masa Pandemi Covid-19 di MIN 1 Tulungagung” ini ditulis
oleh Azizatul Maghfiroh, NIM. 12205173271 pembimbing Dr. Khoirul Anam,
M.Pd.I.
Kata kunci: Peran Guru, Kecerdasan Intelektual, Covid-19
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena bahwa peran guru
kelas sangat berpengaruh dalam menignkatkan kecerdasan intelektual siswa dalam
bidang bahasa. Dalam hal ini peneliti dapat melihat seberapa besar peran guru kelas
dalam memberikan contoh dan panutan serta bimbingan yang baik dalam berbahasa
sesuai dengan keagamaan pada masa pandemi covid-19 saat ini di MIN 1
Tulungagung.
Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah (1) Bagaimana peran
guru kelas sebagai pendidik dalam meningkatkan kecerdasan intelektual siswa pada
masa pandemi covid-19? (2) Bagaimana peran guru kelas sebagai pengajar dalam
meningkatkan kecerdasan intelektual siswa pada masa pandemi covid-19? (3)
Bagaimana peran guru sebagai pembimbing dalam meningkatkan kecerdasan
intelektual siswa pada masa pandemi covid-19?. Adapun yang menjadi tujuan
penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru kelas dalam meningkatkan
kecerdasan intelektual pada masa pandemi covid-19 tersebut.
Skripsi ini bermanfaat bagi lembaga sekolah, sebagai tambahan referensi
dan dapat dimanfaatkan lembaga sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan
kebijakan yang berkenaan dengan pengelolaan pelayanan pendidikan. Bagi para
guru MIN 1 Tulungagung sebagai tambahan wawasan dan pengetahuan terkait
peran guru kelas dalam mengembangkan kecerdasan intelektual siswa pada masa
pandemi covid-19. Bagi para pembaca atau peneliti lain sebagai bahan masukan
atau referensi yang cukup berarti bagi para peneliti lanjut.
Dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Observasi digunakan untuk mengetahui dan memperoleh data tentang
peran guru kelas di MIN 1 Tulungagung. Sedangkan wawancara digunakan untuk
menggali data dan mengetahui hal-hal dari responden yang mendalam. Dan
dokumentasi berguna sebagai bukti atau pelengkap dari penggunaan metode
observasi dan wawancara.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru kelas sebagai pendidik,
pengajar, dan pembimbing sangat berpengaruh untuk meningkatkan kecrdasan
intelektual siswa di MIN 1 Tulungagung pada masa pandemi covid-19. Sebagai
pendidik, guru kelas dapat menjadi contoh dan panutan kepada siswa dalam bidang
verbal pada masa pandemi covid-19. Sebagai pengajar, guru kelas dapat
memberikan berbagai materi pelajaran yang sesuai dengan kondisi saat ini. Sebagai
pembimbing, guru kelas mampu memberikan teknik dan keterampilan belajar yang
dapat meningkatkan semangat siswa
ANALISIS HUKUM TERHADAP PERISTIWA FORCE MAJEUR SEBAGAI DASAR PEMBELAAN DEBITUR DITINJAU DARI KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA DAN HUKUM ISLAM (Studi Putusan Nomor 2279/Pdt.G/2015/PA.Mks.)
Azizatul Maghfiroh, 17101153057, Analisis Hukum Terhadap Peristiwa Force MajeurSebagai Dasar Pembelaan Debitur Ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Hukum Islam (Studi Putusan Nomor 2279/Pdt.G/2015/PA.Mks), Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, IAIN Tulungagung, 2018, Pembimbing: Dr. H. Ahmad Muhtadi Anshor, M.Ag.
Kata Kunci: force majeur, kitab undang-undang hukum perdata, hukum islam.
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya sebuah putusan dari Pengadilan Agama Makassar nomor 2279/Pdt.G/2015/PA.Mks.Putusan ini ada karena adanya gugatan dari penggugat yang merasa dirinya mengalami kebangkrutan akibat adanya program BPJS dari pemerintah. Dan dia menyatakan bahwa keadaan yang dialaminya merupakan keadaan memaksa (force majeur). Sehingga dia mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama Makassar dengan dalil gugatan dirinya mengalami force majeur.
Rumusan dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah kebangkrutan termasuk dalam keadaan force majeur menurut kitab undang-undang hukum perdata, 2) Apakah kebangkrutan termasuk dalam keadaan force majeur menurut hukum islam, 3) Apakah dasar pertimbangan hukum hakim dalam perkara nomor: 2279/Pdt.G/2015/PA.Mks tentang alasan macetnya kredit penggugat sebagai kejadian memaksa (force majeur) atau bukan telah sesuai dengan hukum. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui apakah kebangkrutan merupakan keadaan yang force majeur atau bukan menurut kitab undang-undang hukum perdata, 2) Untuk mengetahui apakah kebangkrutan merupakan keadaan yang force majeur atau bukan menurut hukum islam, 3) Untuk mendeskripsikan dasar pertimbangan hukum hakim dalam perkara nomor 2279/Pdt.G/2015/PA.Mks tentang alasan macetnya kredit penggugat sebagai kejadian memaksa (force majeur) atau bukan telah sesuai dengan hukum.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa penelaahan dokumen.Sedangkan teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kebangkrutan tidak bisa dikatakan sebagai keadaan force majeurmenurut kitab undang-undang hukum perdata, karena dalil yang digunakan oleh penggugat hanyalah sebatas alasan saja dan tidak berdasar pada hukum. Selain itu kebangkrutan yang dialami penggugat yang dikataakan rugi karena adanya program BPJS pemerintah juga tidak termasuk dalam syarat-syarat suatu kejadian yang bisa dikatakan force majeur. 2) Kebangkrutan tidak bisa dikatakan sebagai keadaan force majeur menurut hukum islam, karena bangkrutnya penggugat bukanlah merupakan suatu keadaan yang darurat. Dan juga penggugat masih bisa melunasi kewajibannya dengan cara melelang barang yang dijaminkan. 3) Dasar pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara nomor 2279/Pdt.G/2015/PA.Mks. tentang alasan macetnya kredit penggugat bukan merupakan keadaan force majeur dan pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara ini telah sesuai dengan hukum. Kesesuaian ini diperoleh dengan melihat beberapa pasal yang ada pada KUHPerdata, yakni pasal 1244 dan pasal 1245.Dengan melihat bukti-bukti yang ada, akhirnya hakim memutus bahwa gugatan ini ditolak dan penggugat dinyatakan kalah, sehingga penggugat tetap wajib melunasi kewajibannya dan wajib membayar beban perkara
PROBLEMATIKA DAN SOLUSI: KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH RUTIN SISWA KELAS IX PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT
Pemecahan masalah merupakan kemampuan yang harus dikuasai dalam pembelajaran matematika. Dengan terbiasa melatih kemampuan pemecahan masalah akan memberikan dampak tercapainya tujuan pembelajaran yang dimaksud. Semakin baik kemampuan pemecahan masalah maka akan semakin efisien dalam menemukan hasil akhir. Salah satu pembelajaran matematika memuat topik persamaan kuadrat yang menjadi penting karena menjadi dasar materi selanjutnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika kasus kemampuan pemecahan masalah rutin siswa smp kelas IX pada materi persamaan kuadrat sehingga didapatkan alternatif solusi yang efektif untuk mengatasinya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek berkemampuan tinggi, sedang dan rendah dipilih berdasarkan rekomendasi guru. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tulis dan wawancara. Sedangkan analisis data yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat problematika pada subjek dengan kemampuan sedang dan rendah karena belum mampu memecahkan masalah dengan prosedur lengkap sehingga memberikan kesimpulan yang tidak benar. Adapun alternatif solusi untuk mengatasi hal tersebut yaitu Teaching Through Problem Solving (TTP)
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam materi wakaf melalui metode mnemonic akronim pada siswa kelas x ips sma modern al-rifa`ie Gondanglegi tahun 2018
The Study of fluviomarine rice field productivity and its effect on farmer’s income in Mojowarno Village, Kaliori District, Rembang Regency
Fluviomarine rice field is a type of agricultural land resulting from past marine activity processes with alluvium deposition material. This study specifically discusses the productivity of the rice field agricultural system by linking the physical components of the land based on the characteristics of geomorphological conditions (physiography, soil type, elevation contour, slope, and land use) with social interactions by local farmers. This study wants to analyze the productivity of the fluviomarine rice field farming system on agricultural income in Mojowarno village. This study uses 72 households data sample with the cluster random sampling method, which is based on the fluviomarine form cluster unit. The data analysis used a descriptive quantitative analysis. The results of this study are the fluviomarin rice fields farming system inMojowarno Village is a rainfed farming system with a planting frequency of only 2 times a year. Meanwhile, the average productivity of the land was only 5,307 tons /hectar, while the average income received by farmers was only Rp 5,879,631.00 /year. The regression statistical test results show that farmers’ income is significantly influenced by land productivity. This study is expected to be used as a reference in preparing the development strategy for increasing farmer’s income
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
