1,721,480 research outputs found
Konsep Memilih Teman Menurut Syekh Al-Zarnuji Dalam Kitab Ta'limul Muta'allim
ABSTRAK
Azizah, Siti Nur. 2022. Konsep Memilih Teman Menurut Syekh Al-Zarnuji Dalam Kitab Ta’limul Muta’allim. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Dr. Hj. Elfi Yuliani Rochmah, M.Pd.I.
Kata kunci: Memilih teman, Ta’limul Muta’allim, Syekh Al-Zarnuji
Pergaulan teman sebaya mempunyai kontribusi yang besar dalam membentuk perilaku seseorang. Namun dalam menjalankan hubungan pertemanan hendaklah seseorang berhati-hati dalam memilih teman, teman yang berperilaku buruk akan membuat kita masuk dalam kehidupan buruknya, begitupula teman yang berperilaku baik maka nantinya akan menjalin hubungan pertemanan yang baik pula. Pengaruh tersebut dapat diketahui dari akhlak dan sikap anak, baik dalam perkataannya maupun perbuatannya. Oleh karena itu, dalam memilih teman diharuskan mengetahui adab-adab apa saja yang harus diterapkan di dalamnya, agar nantinya dapat menemukan teman bergaul yang baik, dan tidak menjerumuskan pada suatu hal yang buruk.
Penelitian ini betujuan untuk (1) menjelaskan adab memilih teman menurut Syekh Al-Zarnuji dalam kitab Ta’limul Muta’allim, (2) Untuk menjelaskan urgensi pertemanan Syekh Al-Zarnuji dalam kitab Ta’limul Muta’allim.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif, sedangkan jenisnya adalah library research (penelitian pustaka), dengan menggunakan teknik analisis isi (Analisis Content). Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu kitab “Ta’limul Muta’allim”. Sedangkan data skunder dari Buku “Etika Belajar Bagi Penuntut Ilmu Terjemah Ta’limul Muta’allim karya Achmad Ma’ruf Asrori, Kajian dan Analisi Ta’lim Muta’allim karya M. Fathul Lillah” dan beberapa buku yang relevan. Teknis analisis data dalam penelitian ini yaitu: (a) meingkas data untuk mempermudah memahami makna, (b) mempelajari kata kunci, (c) mengembangkan data, (d) mengumpulkan data, (e) dan melakukan analisis pengembangan dan diakhiri dengan simpul.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil bahwa: (1) Dalam memilih teman terdapat beberapa kriteria yaitu: memilih teman yang tekun, wira’i, jujur, mudah memahami masalah, menghindari teman yang pemalas, menghindari teman yang pengangguran, menghindari teman yang banyak bicara, menghindari teman yang suka berbuat kerusakan, dan menghindari teman yang suka menfitnah. (2) Adapun urgensi pertemanan dalam terjemah kitab Ta’limul Muta’allim yaitu adanya ikatan sosial yang kuat bersama orang lain juga membuat psikologis mental yang bagus dalam kebaikan, terjalinnya silaturahmi yang baik, saling penolong dan memberikan syafaat kelak dihari kiamat
___[PERSETUJUAN PUBLIKASI HARUS BERTANDA TANGAN]___ Konsep Memilih Teman Menurut Syekh Al-Zarnuji Dalam Kitab Ta'limul Muta'allim
Azizah, Siti Nur. 2022. Konsep Memilih Teman Menurut Syekh Al-Zarnuji Dalam Kitab Ta’limul Muta’allim. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Dr. Hj. Elfi Yuliani Rochmah, M.Pd.I.
Kata kunci: Memilih teman, Ta’limul Muta’allim, Syekh Al-Zarnuji
Pergaulan teman sebaya mempunyai kontribusi yang besar dalam membentuk perilaku seseorang. Namun dalam menjalankan hubungan pertemanan hendaklah seseorang berhati-hati dalam memilih teman, teman yang berperilaku buruk akan membuat kita masuk dalam kehidupan buruknya, begitupula teman yang berperilaku baik maka nantinya akan menjalin hubungan pertemanan yang baik pula. Pengaruh tersebut dapat diketahui dari akhlak dan sikap anak, baik dalam perkataannya maupun perbuatannya. Oleh karena itu, dalam memilih teman diharuskan mengetahui adab-adab apa saja yang harus diterapkan di dalamnya, agar nantinya dapat menemukan teman bergaul yang baik, dan tidak menjerumuskan pada suatu hal yang buruk.
Penelitian ini betujuan untuk (1) menjelaskan adab memilih teman menurut Syekh Al-Zarnuji dalam kitab Ta’limul Muta’allim, (2) Untuk menjelaskan urgensi pertemanan Syekh Al-Zarnuji dalam kitab Ta’limul Muta’allim.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif, sedangkan jenisnya adalah library research (penelitian pustaka), dengan menggunakan teknik analisis isi (Analisis Content). Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu kitab “Ta’limul Muta’allim”. Sedangkan data skunder dari Buku “Etika Belajar Bagi Penuntut Ilmu Terjemah Ta’limul Muta’allim karya Achmad Ma’ruf Asrori, Kajian dan Analisi Ta’lim Muta’allim karya M. Fathul Lillah” dan beberapa buku yang relevan. Teknis analisis data dalam penelitian ini yaitu: (a) meingkas data untuk mempermudah memahami makna, (b) mempelajari kata kunci, (c) mengembangkan data, (d) mengumpulkan data, (e) dan melakukan analisis pengembangan dan diakhiri dengan simpul.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil bahwa: (1) Dalam memilih teman terdapat beberapa kriteria yaitu: memilih teman yang tekun, wira’i, jujur, mudah memahami masalah, menghindari teman yang pemalas, menghindari teman yang pengangguran, menghindari teman yang banyak bicara, menghindari teman yang suka berbuat kerusakan, dan menghindari teman yang suka menfitnah. (2) Adapun urgensi pertemanan dalam terjemah kitab Ta’limul Muta’allim yaitu adanya ikatan sosial yang kuat bersama orang lain juga membuat psikologis mental yang bagus dalam kebaikan, terjalinnya silaturahmi yang baik, saling penolong dan memberikan syafaat kelak dihari kiamat
The Effect of Applying Dictogloss Teaching Strategy On The Students’ Achievement In Writing Recount Text
The objective of the research was to investigate the effect of applying dictogloss
teaching strategy on the students‟ achievement recount text. The objective of the
study was to investigate wheter dictogloss strategy significantly effect on the
students „ achievement in writing recount text. Dictogloss teaching strategy
helps the students to write independently and this strategy would help the
students to find their own topic and ideas about what they would write. The
population was the 2015/2016 students of SMA AR-RAHMAN MEDAN which
consisted of 60 students in two classes. They were divided into two groups: 30
students for experimental group then 30 students for control group. The
experimental group was given treatment by dictogloss teaching strategy and
control group was taught by analysis control model. The instrument of the
reseach was an written test. To know the students‟ achievement in writing there
were some criteria as follows: Content, organization, vocabulary, language use
and mechanics. The t-test, formula was implemented to find out the t-observed
value of both groups as the basis to test hypotesis of this reseach. The result of
this reseach showed that the t-observed value was greater than the t-table in
which tobs was 2.40 and ttable 1.6. It shows that tobs>ttable (2.40 > 1.6). The
hypotesis was accepted. It means that there was any significant effect of
applying dictogloss teaching strategy on the students‟ achievement in writing
recount text
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
