25 research outputs found
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK JURUSAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN DI SMK N 1 SEYEGAN
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH
UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA
PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK JURUSAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN
DI SMK N 1 SEYEGAN
Oleh:
Ahmad Fahrurrozi Aziz
NIM 10505241033
ABSTRAK
Pengembangan media dalam pembelajaran mekanika teknik khususnya
pada materi analisis kontruksi rangka batang bertujuan untuk: (1) menghasilkan
media pembelajaran sebagai media pembelajaran mata pelajaran mekanika teknik
pada materi analisi kontruksi rangka batang; (2) mengetahui kelayakan produk
yang dihasilkan berupa media pembelajaran berbasis Adobe Flash CS5 pada
mata pelajaran mekanika teknik; (3) meningkatkan minat belajar siswa dengan
menggunakan media pembelajaran berbasis Adobe Flash CS5.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian R&D (Research & Development).
Penelitian menggunakan model penelitian ADDIE, yaitu dengan tahapan: (1)
analisis (Analysis); (2) perancangan (Design); (3) pengembangan (Development);
(4) penerapan (Implementation); (5) evaluasi (Evaluation). Media pembelajaran
divalidasi oleh ahli materi dan ahli media untuk mendapatkan kelayakan ujicoba.
Setelah revisi validasi terakhir, produk dinyatakan layak ujicoba. Selanjutnya guru
mata pelajaran mekanika teknik melakukan penilaian kualitas media pembelajaran
untuk kemudian diujicobakan. Ujicoba dilakukan pada siswa kelas X TGB2 SMK
N 1 Seyegan yang berjumlah 25 siswa dan dilakukan evaluasi untuk mengetahui
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) siswa terhadap materi dalam media
pembelajaran tersebut. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis deskriptif
untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran dan minat belajar siswa kelas X
Teknik Gambar Bangunan.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) telah dihasilkan media pembelajaran
berbasis Adobe Flash CS5 pada mata pelajaran mekanika teknik dengan penilaian
dari beberapa ahli yaitu: (a) ahli materi memberikan penilaian baik (68,18%); (b)
ahli media memberikan penilaian baik (65%); (c) guru mata pelajaran memberikan
nilai sangat baik (86,84%); (2) implementasi media pembelajaran terhadap siswa
mendapatkan respon baik dengan skor 78,4% masuk dalam kategori baik serta
penilaian minat belajar belajar siswa mendapat penilaian 80% masuk dalam
kategori baik; (3) media pembelajaran yang dikembangkan dapat meningkatkan
minat belajar siswa pada mata pelajaran mekanika teknik terutama materi analisis
kontruksi rangka batang dengan didukung penilaian angket minat siswa
memperoleh persentase 80% termasuk dalam kategori baik.
Kata kunci: adobe flash, media pembelajaran, mekanika teknik, minat belajar
sisw
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB : PROBLEMATIKA DAN SOLUSINYA
There are some factors influencing teaching and learning of foreign language. In teaching Arabic, for example, linguistic factors, such as Phonology, Grammatical rules, Morphology, and Vocabulary. Non linguistic factor also influences teaching and learning Arabic, for example, teaching aids, teaching method, age and environment. Teaching method in Arabic classroom is one of the important factor. This article discusses how linguistic factor and non linguistic factor influenced Arabic Classroom. DOI: 10.15408/a.v1i2.1137</p
Effect of mulch on the soil microenvironment, yield of pepper (Capsicum annuum L.), and aphid population
Two independent experiments were conducted during 1992 and 1993 using a Randomized Complete Block Design with four replications. The first experiment was designed to study the effect of mulch spectral properties on weed growth and development. The second was conducted to study the effect of polyethylene mulch on aphid population and on growth and yield of bell pepper. Initially, rye-grass germination under polyethylene mulches was significantly higher than that on bare soil, whereas mustard seed germination under mulches did not differ significantly from that on bare soil. However, at the end of 30 days, none of these weeds were observed in the mulched plots. Transmittance, reflectance, and absorbance were recorded in the Near Ultraviolet (390-399 nanometre), Photosynthetically Active Radiation (400-700 nanometre), and Near Infrared (701-1100 nanometre) bands for black, black microperforated, wavelength selective and silver mulches. Aging had little effect on the optical properties of the mulches. The wavelength selective (Infra red transmitting = IRT-76) green mulch had the warmest mean soil temperatures, followed by silver, black, microperforated black mulch, and bare soil. The soil moisture content was higher under plastic mulches than in bare soil. The use of mulches significantly increased both the early and total marketable yields of pepper. Plants grown with polyethylene mulch had significantly lower number of aphids on them than did their bare soil counterparts
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KISAH ALQUR’AN DAN KEHIDUPAN EMPIRIK
Pendidikan di Indonesia dalam pandangan Asep Saefuddin dalam The Dancing Leader adalah pendidikan bernuansa pelatihan. Ada hal mendasar yang memperkuat argument dari pandangannya yaitu seharusnya pendidikan di Indonesia merupakan dasar bagi pembangunan bangsa bukan subsektor dari pembangunan itu sendiri. Ini berarti bahwa makna pendidikan telah direduksi dari yang seharusnya menjadi dasar pembangunan manusia Indonesia seutuhnya menjadi subsector pembangunan.( Asep: 2011: 197). Contoh produk pelatihan sangat banyak sekali misalnya; pengemudi yang lulus mendapat sim masih tetap hoby melanggar lalu lintas karena produk pelatihan yang dipentingkan adalah keterampilan tetapi mengabaikan bahaya kemanusiaan atas pelanggarannya itu. Apalagi yang hanya mendapat sim tembak tidak procedural. Demikian pula oknun petugas pajak sangat lihai menghitung berapa baesaran wajib pajak yang harus dibayar, namun penyimpangan atas pajak demikian merajarela. Karena pendidikan kita sangat bernuansa pelatihan dan hanya menguji kecerdasan seperti alat uji dengan memberlakukan UN, hasilnya hanya melatih siswa cerdas memilik soal-soal obyektif tes yang lemah membekali analisis problem. Dalam konteks di atas maka jika ada upaya-upaya mata pelajaran agama juga digiring untuk di UN kan hanya karena alasan agar mendapat perhatian pembelajarar dalam kegiatan proses. Ini pertanda makin menunjukkan kegagalan orientasi pendidikan agama yang harusnya membentuk moral dan karakter menjadi terampil menjawab soal-soal yang isinya menguji berbagai tentang; tentang shalat, tentang wudhu, tentang rasa hormat, tentang iman dll. Semuanya dibelajarkan dengan nihil nilai keberagamaan dan nihil moral, karena yang dikembangkan bukan potensi spiritual melainkan hanya wilayah kognitif semata. Kegagalan ini menurut hemat penulis jangan berjustifikasi atas nama UN sebagai solusi kegagalan, melainkan harus dievaluasi ulang, mulai dari cara membelajarkan, materi bahan ajar yang sudah terlalu tidak up to date untuk kepentingan kekinian baik kontennya maupun penjelasan dan contoh-contohnya termasuk juga pendekatan yang ditawarkan. Lihat satndar isi PAI baik di Sekolah maupun Madrasah
Effects of mulchmini-tunnel and thermal-water tube combinations on daily carbon dioxide concentration and early growth of muskmelons
Experiments were conducted in 1997, 1998 and 1999 to determine the effects of mulch/mini-tunnel and thermal-water tube combinations on daily carbon dioxide (CO2) concentration, air, soil temperatures and early growth of muskmelons (var. Earligold) during the vegetative phase. Treatments consisted of mulched plot covered with a clear perforated, a clear non-perforated or a non-perforated infrared polyethylene mini-tunnel with the absence or the presence of a thermal-water tube compared with control treatments. Additional treatments consisting of the ventilation non-perforated clear and infrared tunnels containing no tube were used in 1998 and 1999. The non-perforated tunnels significantly increased CO2 concentrations, air and soil temperatures compared with those of perforated tunnels and controls. Inclusion of a thermal-water tube reduced air temperature fluctuations in the tunnels. Ventilating the non-perforated tunnels significantly decreased CO2 concentrations and air temperatures.During the first 10--15 days after transplanting, muskmelons grown in the non-perforated tunnels had higher relative growth rate (RGR), net assimilation rate (NAR), and dry weight than those of grown under perforated tunnels and in the control plots. However, during the later period, 11--16 days after transplanting to anthesis, the effects of mulch/mini-tunnels on the RGR, NAR and dry weight of muskmelons were inconsistent. Muskmelons grown in the mulch/tunnels had significantly higher RGR, but generally lower NAR, than those of grown without tunnel. The use of mulch/mini-tunnels significantly increased dry weight at anthesis in 1997, but not in 1998 and 1999. The presence of thermal-water tube in the tunnels and ventilating the non-perforated tunnels generally increased RGR, NAR, and dry weight of muskmelons. The use of mulch/mini-tunnels reduced time for muskmelon to reach anthesis by 9 to 11 days.The leaves of muskmelons grown in mulch/mini-tunnels had significantly lower ratios of variable to maximum fluorescence (Fv/Fm) than control plants throughout the experiments, except at 10 and 20 days after transplanting in 1997. Leaves of muskmelons grown in non-perforated tunnels had significantly higher levels of chlorophyll than all other treatments during first 15 days after transplanting. However, chlorophyll values in these treatments decreased as muskmelons reached anthesis. The presence of a thermal-water tube in the mulch/mini-tunnels and ventilating the non-perforated tunnels generally increased both Fv/Fm ratios and chlorophyll levels of muskmelon leaves
Gramatika bahasa Arab
Buku ini memuattentang bahasa Arab yang tergolong ke dalam bahasa yang disebut bahasa inflektif, artinya bahasa yang mempunyai sejumlah perubahan bentuk, baik bertalian dengan aturan pembentukan kata baru maupun bertalian dengan fungsi sintaksis tiap kata.xvii, 276 hlm.: ilus.; 21c
Pengaruh green marketing terhadap keputusan pembelian dengan minat beli sebagai variabel intervening: Studi pada konsumen air mineral merk Ades di Kota Malang
INDONESIA:
Persaingan bisnis di era modern tumbuh begitu cepat seiring dengan berkembangnya teknologi. Suatu perusahaan dapat bertahan dalam persaingan pasar dengan merancang strategi untuk meningkatkan minat beli konsumen sehingga mendorong peningkattan sebuah keputusan pembelian dari konsumen. Minat beli dan strategi green marketing berdasarkan pengalaman konsumen telah diidentifikasikan sebagai faktor penting dalam meningkatkan sebuah keputusan pembelian, berdasarkn latar belakang tersebut penelitian ini dilakukan, dengan judul : “Pengaruh Green Marketing terhadap Keputusan Pembelian dengan Minat Beli sebagai Variabel Intervening (Pada Konsumen Air Mineral Merek Ades di Kota Malang).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung green marketing terhadap keputusan pembelian serta seberapa besar minat beli konsumen yang menjadi variabel intervening antara green marketing terhadap keputusan pembelian pada konsumen air mineral merek ades di Kota Malang, metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Sampel yang digunakan sebanyak 130 responden dengan pengumpulan data menggunakan kuisioner. Variabel dependen dlam penelitian ini adalah green marketing (X), sedangkan variabel independen adalah keputusan pembelian (Y), sedangkan variabel minat beli berperan sebagai variabel intervening (Z). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Partial Least Square (PLS).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara langsung antara variabel green marketing (X) terhadap varibel keputusan pembelian (Y) pada konsumen air mineral merek ades di Kota Malang. Sedangkan dalam hasil penelitian bahwa variabel minat beli (Z) mampu menjadi variabel intervening terhadap pengaruh antara green marketing terhadap keputusan pembelian pada konsumen air minerl merek ades di Kota Malang.
ENGLISH:
In this modern era, business competition grows fast as the development of technology. A company can survive in market competition by devising strategies to increase consumer buying interest. It can encourage an increase in purchasing decisions of consumers. Buying interest and green marketing strategy have been identified as an urgent factor in increasing purchasing decision. Those are the background of the research entitled “the influence of Green Marketing toward Purchasing Decision with Buying Interest as an Intervening Variable (of Ades Mineral Water Consumers in Malang City”.
The aims of this research are to know the direct influence of green marketing toward purchasing decision. Then, how much consumer buying interest is an intervening variable between green marketing and purchasing decisions on consumers of ades mineral water in Malang City. However, the method of this research is quantitative with explanatory research method. Furthermore, the sample is 130 respondents with the data collection of questionnaire. The dependent variable in this research is green marketing (X), and the independent variable is purchasing decision (Y), moreover, the variable of buying interest belongs to intervening variable (Z). The data analysis that is used in this research is Partial Least Square (PLS) methode.
The result of this research shows that there is a direct influence between the variable of green marketing (X) toward the variable of purchasing decision (Y) on Ades Mineral Water Consumers in Malang City. Besides, the result of this research shows that the variable of buying (Z) can be an intervening variable toward the influence between green marketing and purchasing decision on Ades Mineral Water Consumers in Malang City
Gramatika bahasa Arab
Buku ini memuattentang bahasa Arab yang tergolong ke dalam bahasa yang disebut bahasa inflektif, artinya bahasa yang mempunyai sejumlah perubahan bentuk, baik bertalian dengan aturan pembentukan kata baru maupun bertalian dengan fungsi sintaksis tiap kata.xvii, 276 hlm.: ilus.; 21c
