1,721,733 research outputs found

    Dakwah dan Do’a dalam Lukisan Kaligrafi Abdul Aziz Ahmad

    No full text
    This paper aims to describe the relationship between dakwah and prayer found in the works of calligraphy Abdul Aziz Ahmad. Dakwah meant to invite others to the path of goodness and implement Islamic law. Dakwah is usually done by oral onstage in addition can also be done through painting on canvas, or ink on paper. One of the propaganda material is organized into the assembly to always berdo’a. Because do’ a a weapon for Muslims. The discussion in this paper show five works of Islamic calligraphy as the focus of this study. Fifth of the work is; Family Do’a, Do’a Please Knowledge Benefits, Do’a Newlyweds, Allah never breaks His Promise, and the World Do’a Hereafter. Found that four out of five works, there is a link between the images with calligraphic text display. The fourth work is a work titled Allah never breaks His Promise. In the fifth paper entitled World Do’a. Hereafter, elaborated on the calligraphy works of Islam Abdul Aziz Ahmad; First, the basic pattern making a line of infinity. Second: The addition of objects that will be used as a background; wildlife, fauna, and flora. Third, the addition of Islamic calligraphy of text containing prayers ask God Almighty, salvation of the world and the hereafter. The fourth is finishing, such as shading on certain parts, to get the effect of light and dark

    ANALISIS VISUAL PADA KARYA KALIGRAFI LONTARA ABDUL AZIZ AHMAD

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk khat Kaligrafi Lontara dan unsur-unsur visual pada karya Kaligrafi Lontara Abdul Aziz Ahmad. Jenis penelitian analisis konten dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian adalah 10 karya Kaligrafi Lontara Abdul Aziz Ahmad yang dibuat pada tahun 2023. Adapun teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan tahap-tahapnya yaitu reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian terhadap analisis bentuk khat Kaligrafi Lontara Abdul Aziz Ahmad yang dibuat pada tahun 2023, dari 10 karya yang diciptakan terdapat 7 karya Kaligrafi Lontara yang menggunakan bentuk khat elips, 2 karya yang menggunakan bentuk khat kaligrafi zigzag dan 1 karya menggunakan penggabungan antara bentuk khat elips dan zigzag dan analisis unsurunsur visual dalam karya Kaligrafi Lontara Abdul Aziz Ahmad dengan penggunaan unsur visual titik, garis, bidang, tekstur dan gelap terang yaitu terdapat 10 karya Kaligrafi Lontara. Kata kunci : Analisis, Bentuk Khat, Unsur Visual, Kaligrafi

    MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM KARYA KALIGRAFI ISLAM KONTEMPORER ABD. AZIZ AHMAD

    Get PDF
    THE MEANING CONTAINED IN THE CREATES OF CONTEMPORARY ISLAMIC CALLIGRAPHY BY ABD. AZIZ AHMAD Andi Windra Sandi, Muh. Rapi, Ali Ahmad Muhdy Prodi Pendidikan Seni Rupa FSD UNM [email protected] Abstract The problem of this research is the meaning contained in works of calligraphy abd. Aziz Ahmad and concepts in the works of calligraphy Abd. Aziz Ahmad. This study aimed to describe the meaning contained in the works of calligraphy abd. Aziz Ahmad and concepts in the works abd. Aziz Ahmad. This type of research is qualitative. The object of this research is the work of Abd Contemporary Islamic calligraphy. Aziz Ahmad with the number 30 works in 2017. Data collection techniques in this research is observation, interview, and documentation. The technique of data by observation or conducting a review immediately after doing an interview about what will be studied against the person who will provide information on research in the form of interviews and documentation, then processed and analyzed in accordance obtained, then that has been obtained is processed for further analysis. The results of this study indicate that contemporary Islamic calligraphy works created in 2017 with the number of 30 works derived from the verse of the Quran, Al-Hadith, Benediction and expression Lessons Islamiyah with the theme of Aqeedah, Muamalat (social relations) and on the Morals noble. contemporary works of Islamic calligraphy. Abd. Aziz Ahmad meaningful as a medium of preaching by voicing the revelation of Islam and the values of kindness as well as a medium for communication to understand the essence of the Almighty to bring the reader to interpret according to the verses written in the contemporary Islamic calligraphy Abdul Aziz Ahmad. Keyword : meaning, concept, contemporary calligraph

    MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM KARYA KALIGRAFI ISLAM KONTEMPORER ABD. AZIZ AHMAD

    Get PDF
    Permasalahan penelitian ini adalah makna yang terkandung dalam karya kaligrafi abd. Aziz ahmad dan konsep dalam karya kaligrafi Abd. Aziz Ahmad. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam karya kaligrafi abd. Aziz ahmad dan konsep dalam karya abd. Aziz ahmad. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah karya kaligrafi Islam Kontemporer Abd. Aziz Ahmad dengan jumlah 30 karya pada tahun 2017. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik datanya dengan melakukan observasi atau melakukan tinjauan langsung kemudian melakukan wawancara tentang apa yang akan diteliti terhadap orang yang akan memberikan informasi dari penelitian berupa wawancara dan dokumentasi, kemudian diolah dan dianalisis sesuai yang didapatkan, kemudian yang telah didapatkan diolah untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karya kaligrafi islam kontemporer yang dibuat pada tahun 2017 dengan jumlah 30 karya bersumber dari ayat Al-Quran, Al-Hadist, Do’a dan Ungkapan Hikmah Islamiyah dengan mengangkat tema Aqidah, Muamalat (hubungan sosial) dan tentang Akhlak yang mulia. Karya kaligrafi islam kontemporer abd. Aziz ahmad bermakna sebagai media dalam berdakwah dengan menyuarakan wahyu islam dan nilai-nilai kebaikan serta menjadi media komunikasi untuk memahami hakekat yang Maha Kuasa dengan membawa para pembaca memaknai sesuai dengan ayat-ayat yang tertulis didalam kaligrafi islam kontemporer Abdul Aziz Ahmad. Konsep karya kaligrafi Islam Kontemporer Abdul Aziz Ahmad merupakan media dakwah islamiyah sebagaimana perintah agama Islam dan juga sesuai Sabda Nabi Muhammad SAW yang berbunyi ‘Sampaikanlah dariku walau satu ayat’ yaitu untuk senantiasa menyampaikan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kepada sesama umat manusia terutama kepada umat muslim

    Aziz Ahmad, Studies in Islamic Culture in the Indian Environment.

    No full text
    Dumont Louis. Aziz Ahmad, Studies in Islamic Culture in the Indian Environment. . In: Annales. Economies, sociétés, civilisations. 23ᵉ année, N. 4, 1968. p. 911

    Aziz Ahmad, Studies in Islamic Culture in the Indian Environment.

    No full text
    Dumont Louis. Aziz Ahmad, Studies in Islamic Culture in the Indian Environment. . In: Annales. Economies, sociétés, civilisations. 23ᵉ année, N. 4, 1968. p. 911

    Drawing Kaligrafi Islam Abd. Aziz Ahmad: Sebuah Kajian Dimensi Spiritualitas Seni Islam

    No full text
    Kaligrafi Islam merupakan salah satu karya dari seni Islam yang sangat populer dikalangan masyarakat muslim. Seni dalam beragam bentuk merupakan upaya manusia menggambarkan dan mengekspresikan sesuatu yang dirasakan dalam batin tentang berbagai bentuk ekspresi. Seni drawing kaligrafi Islam Abd. Aziz Ahmad sebagai salah satu nafas kebudayaan Islam tidak semata-mata hanya mengandalkan kemahiran serta penguasaan teknik dan ketangkasan menangkap objek estetik. Namun, yang lebih utama adalah sebagai karya seni, kaligrafi sebagai semangat Islam juga ditentukan oleh wawasan intelektual dan pencapaian spiritualitas seseorang serta kearifannya dalam menyerap hakikat keindahan dan kenyataan yang selaras dengan pandangan Islam. Karya ilmiah ini berusaha menganalisis apa hubungan karya drawing kaligrafi Islam Aziz Ahmad dengan spiritualitas Islam, dan tentunya mencari tahu apa dan bagaimana peran dari proses penciptaan karya terhadap dimensi religius yang dimiliki si seniman. Obyek penelitian ditujukan pada 12 karya Abd. Aziz Ahmad sesuai dengan karakter tulisan yang diciptakan. Analisis berfokus pada keterkaitan antara visual dan teks kaligrafi pada drawing kaligrafi Islam Abd. Aziz Ahmad, dengan melihat latar visual, teks kaligrafi yang bersumber dari AlQuran dan hadist, jenis tulisan kaligrafi yang digunakan, makna background, serta hubungannya dengan spiritualitas Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dalam bentuk deskriptif analitik. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutik dari Schleiermacher. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa drawing kaligrafi Islam Abd. Aziz Ahmad merupakan nafas baru bagi perkembangan kaligrafi Islam. Karya yang memiliki keunikan tersendiri yang berbeda dari karya kaligrafi lainnya, baik dilihat dari jenis karakter tulisan kaligrafi yang diciptakan maupun dari sisi background drawing kaligrafi yang memiliki ciri khas. Keterkaitan visual dan tulisan kaligrafi memberikan makna baru yang di dalamnya mengandung nilai spiritualitas Islam yang tinggi, dimana karya sebagai bentuk ibadah dan juga pembelajaran ataupun dakwah baik untuk si seniman dan juga bagi apresiator

    APRESIASI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA FAKULTAS SENI DAN DESAIN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR TERHADAP LUKISAN KALIGRAFI ABD. AZIZ AHMAD

    Get PDF
    ABSTRAK RIANDY RAMADHAN, 2019.“Apresiasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Terhadap Lukisan Kaligrafi Abd. Aziz Ahmad”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Seni dan Desain, Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana apresiasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar terhadap karya kaligrafi Abd. Aziz Ahmad dan kendala apa saja yang dihadapi oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar dalam mengapresiasikan karya kaligrafi Abd. Aziz Ahmad. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa angkatan 2016 Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar yang berjumlah 20 orang yang terdiri atas 2 kelas yaitu A dan B. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa apresiasi mahasiswa terhadap lukisan kaligra fiAbd. Aziz Ahmad pada Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar relative mampu, baik itu dalam pengetahuan dan penghargaan suatu karya dan kendala mahasiswa dalam mengapresiasi lukisan kaligrafi Abd. Aziz Ahmad pada Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar adalah ada beberapa mahasiswa yang kurang melihat, kurang perhatian dan kurangnya pemahaman terhadap lukisan kaligrafi Abd.Aziz Ahmad yang selama ini telah dibuatnya

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP DAMPAK PERSELINGKUHAN DALAM KEHARMONISAN RUMAH TANGGA (Studi komparasi pemikiran Dadang Hawari dan Abdul Aziz Ahmad)

    No full text
    ABSTRAK Perselingkuhan adalah bentuk ketidaksetiaan suami terhadap isteri atau sebaliknya. Hadirnya orang ketiga yaitu “WIL” (Wanita Idaman Lain) dan “PIL” (Pria Idaman Lain) dalam suatu rumah tangga merupakan indikasi adanya perselingkuhan. Meskipun hadirnya orang ketiga itu semula dirahasiakan, namun dengan berjalannya waktu pada akhirnya akan terkuk juga. Bila hal ini tidak terselesaikan, konsekuensinya adalah terjadinya perceraian. Adapun masalah masalah dalam penelitian ini mengenai Apa dampak perselingkuhan dalam keharmonisan rumah tangga menurut Dadang Hawari dan Abdul Aziz Ahmad dan Bagaimana solusi penyelesaian perselingkuhan dalam rumah tangga menurut Dadang Hawari dan Abdul Aziz Ahmad. Jenis penelitian ini studi pustaka bersifat yuridis normatif. Sumber data yang digunakan sumber data sekunder. Pengumpulan data metode studi naskah dengan mencatat semua mengenai tinjauan hukum islam terhadap dampak perselingkuhan dalam keharmonisan rumah tangga. Setelah semua data terkumpul, maka data tersebut diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan selanjutnya ditarik kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Menurut Dadang Hawari dampak perselingkuhan dalam keharmonisan rumah tangga dapat menyebabkan yaitu kekerasan, stress, kecemasan, depresi, aib keluarga, disharmoni keluarga, balas dendam, penyakit kelamin dan perceraian. Sedangkan menurut Abdul Aziz Ahmad dampak perselingkuhan dalam keharmonisan rumah tangga dapat menyebabkan yaitu adanya rasa ketagihan, terkena berbagai penyakit kelamin, menurunnya perolehan rizki, rusaknya hubungan dengan keluarga dekat, pikiran menjadi kacau dan tidak tenang, ibadah tidak khusyu dan tidak terasa nikmat, merasa jauh dari Allah SWT, merasa dijauhi oleh orang-orang salih dan kehancuran karir dan penghidupan. Menurut Dadang Hawari tentang solusi penyelesaian perselingkuhan dalam rumah tangga yaitu analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan Threat) yang merupakan terapi psikososial, konseling kepada dokter atau psikiater, psikoterapi, penyesuaian kembali, perubahan sikap, dan pemulihan kepercayaan. Sedangkan menurut Abdul Aziz Ahmad untuk solusi penyelesaian perselingkuhan dalam rumah tangga yaitu seperti keluar dari medan perselingkuhan, perketat ibadah malam (qiyam al-lail), mengurangi hal-hal yang nikmat, mendekatkan diri kepada keluarga, kasihanilah perselingkuhan, terapi pamungkas, dan hubungi konselor religi yang benar. Dalam hal ini Dadang Hawari merupakan psikiater yang melihat perselingkuhan dari sudut pandang medis dan psikologis. Menganalisis perselingkuhan sebagai masalah kesehatan jiwa yang dipengaruhi oleh faktor psikologis dan sosial. Dadang Hawari menekankan pentingnya solusi pencegahan perselingkuhan melalui pendekatan medis. Sedangkan Abdul Aziz Ahmad merupakan seorang penulis dan counselor masalah kejiwaan dan keluarga. Membahas perselingkuhan sebagai isu moral dan agama. Abdul Aziz Ahmad menekankan pentingnya solusi pencegahan perselingkuhan berdasarkan ajaran islam untuk menjaga keutuhan rumah tangga. Kata kunci : Perselingkuhan, Keharmonisan Rumah Tangga, Hukum Islam. ABSTRACT Infidelity is a form of infidelity of a husband to his wife or vice versa.The presence of a third person, namely "WIL" (Another Ideal Woman) and "PIL" (Another Ideal Man) in a household is an indication of infidelity. Although the presence of the third person was originally kept secret, but with the passage of time it will eventually bend as well. If this is not resolved, the consequence is divorce. The problems in this study are about what is the impact of infidelity in domestic harmony according to Dadang Hawari and Abdul Aziz Ahmad and how to solve the solution of infidelity in the household according to Dadang Hawari and Abdul Aziz Ahmad. This type of research is a normative juridical literature study. The data secondary data sources. Data collection of the manuscript study method by recording everything about the review of Islamic law on the impact of infidelity in domestic harmony. After all the data is collected, the data is processed and analyzed in a qualitative descriptive manner and then deductive conclusions are drawn. The results of the study show that according to Dadang Hawari, the impact of infidelity in domestic harmony can cause, namely violence, stress, anxiety, depression, family disgrace, family disharmony, revenge, venereal diseases and divorce. Meanwhile, according to Abdul Aziz Ahmad, the impact of infidelity in domestic harmony can cause, namely addiction, exposure to various venereal diseases, decreased income of wealth, damage to relationships with close family, confusion and unrest, worship is not solemn and does not feel favorable, feeling far from Allah SWT, feeling shunned by righteous people and destruction of career and livelihood. According to Dadang Hawari, the solution to domestic infidelity is SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threat) analysis which is psychosocial therapy, counseling to a doctor or psychiatrist, psychotherapy, readjustment, attitude change, and trust recovery. Meanwhile, according to Abdul Aziz Ahmad, the solution to domestic infidelity is such as getting out of the field of infidelity, tightening night worship (qiyam al-lail), reducing pleasant things, getting closer to family, have mercy on infidelity, ultimate therapy, and contact the right religious counselor. In this case, Dadang Hawari is a psychiatrist who sees infidelity from a medical and psychological point of view. Analyze infidelity as a mental health problem that is influenced by psychological and social factors. Dadang Hawari emphasized the importance of solutions to prevent infidelity through a medical approach. Meanwhile, Abdul Aziz Ahmad is a writer and counselor on psychiatric and family issues. Discussing infidelity as a moral and religious issue. Abdul Aziz Ahmad emphasized the importance of solutions to prevent infidelity based on Islamic teachings to maintain the integrity of the household. Keyword: Infidelity, Domestic Harmony, Islamic Law

    CHARACTER EDUCATION IN VISUAL ART TEACHING AND LEARNING PROCESS

    No full text
    This article is written to present a description on efforts of a lecturer to integrate character education, i.e. moral values, in visual art teaching and learning process. As a visual art lecturer responsible on teaching the art of paintings, illustration and typography, I integrate in the students’ assignments moral values particularly the ones taken from local wisdoms. By this way, it is expected that there will be positive effects to students’ personalities. One of the problems in teaching and learning process is how to present a practical examples related to the process creating an art work. A research has been conducted on the understanding of students of Visual Art Study Program of Faculty of Art and Design Makassar State University, on how to integrate moral, spiritual values and local wisdom in their process of creating art works. Respondents of this research are 22 Visual Art Education Study Program students admitted in 2014 academic year. The procedures of conducting this research are: first, the students are assigned to create an art work, painting. Second, the students watching a video recording on the process of how Abd. Aziz Ahmad creates his art works. Third, the students are assigned the same assignment as in the first. The results indicate that 15 students (68%) integrate moral values in their works, 13 (63%) are able to follow significantly the process demonstrated in the classroom, or the one presented in the video recordings, or the one presented in internet (blog; azakaligrafi.wordpress.com). It can be concluded that the video recording on the process of how Abd. Aziz Ahmad creates his art works can be easily followed and as a learning resource media that can be used by students to extend moral teachings in their works
    corecore