83 research outputs found
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR BANK MILIK BUMN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2020
Skripsi dengan judul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham pada Perusahaan Sub Sektor Bank Milik BUMN di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020” ini ditulis oleh Muh. Rifqi Nasrul ‘Aziz, NIM. 12406173037, pembimbing Risdiana Himmati, M.Si.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keberadaan saham yang menjadi potensi pengembangan ekonomi yang sangat potensial dalam upaya pembangunan nasional. Harga saham perusahaan yang dianalisis melalui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi wadah untuk melakukan pemantauan dan prediksi yang sering digunakan sebagai platform pemantau harga saham di Indonesia. Namun, karena dalam pasar modal harga saham dapat berubah-ubah, maka akan berpotensi mengalami kerugian. Sehingga hal ini harus menjadi pertimbangan bagi investor untuk melakukan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham yang berpotensi mengalami kerugian dan keuntungan yang akan diperoleh.
Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah bagaimana pengaruh Return on Asset, Debt to Equity Ratio, Operating Profit Margin, Price Earning Ratio, Return on Equity, Gross Profit dan Total Debt to Asset Ratio terhadap Harga Saham pada Perusahaan sub-sektor perbankan? . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian asosiatif dan sumber data adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan BEI tahun 2016-2021. Teknik pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan E-Views 10 dengan teknik analisis Regresi Data Panel.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Return on Asset, Debt to Equity Ratio, Operating Profit Margin, Gross Profit Margin berpengaruh positif dan siginifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan milik BUMN periode 2016-2020. Price Earning Ratio dan Return of Equity tidak berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan perbankan milik BUMN periode 2016-2020, dan Total Debt to Asset Ratio memiliki pengaruh negative dan signifikan terhadap harga saham pada perusahaan subsector perbankan milik BUMN periode 2016-2020. Sedangkan secara simultan Return on Asset, Debt to Equity Ratio, Net Operating Provit Margin, Price Earning Ratio, Return of Equity, Gross Profit Margin, dan Total Debt Asset Ratio secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham pada Perusahaan Subsektor Perbankan Milik BUMN Periode 2016-2020.
Kata Kunci : Return on Asset, Debt to Equity Ratio, Operating Profit Margin, Price Earning Ratio, Return on Equity, Gross Profit, Total Debt to Asset Ratio, Harga Saha
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS IV MI PSM SUKOWIYONO KARANGREJO TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi ini dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn”. Ditulis ole Nasrul Nisan, NIM: 3217113076, dibimbing oleh Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I.
Kata kunci: Hasil Belajar, PKn, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match
Penelitian ini di latar belakangi oleh fenomena bahwa peserta didik sering merasa kurang tertarik pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik. Seperti pada mata pelajaran PKn hasil belajar peserta didik relative rendah, kondisi tersebut disebabkan oleh: (1) Kurangnya perhatian peserta didik terhadap materi yang disampaikan karena bosan dengan model pembelajaran yang monoton, (2) penggunaan metode ceramah dalam pembelajaran PKn sering kali terlalu dominan, sehingga peserta didik kurang efektif terlibat dalam pembelajaran, (3) dalam proses belajar mengajar selama ini hanya sebatas pada upaya menjadikan peserta didik mampu dan terampil dalam mengerjakan soal-soal yang ada, sehingga pembelajaran yang berlangsung kurang bermakna dan terasa membosankan bagi peserta didik. Oleh karena itu peneliti menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimanakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada materi lembaga-lembaga negara siswa kelas IV di MI PSM Sukowiyonono Karangrejo Tulungagung tahun ajaran 2014/2015? 2) Bagaimankah peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pokok materi lembaga-lembaga Negara siswa kelas kelas IV di MI PSM Sukowiyono Karangrejo Tulungagung 2014/2015?
Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk menjelaskan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada materi lembaga-lembaga negara siswa kelas iV MI PSM Sukowiyono Krangrejo Tulungagung tahun ajaran 2014/2015. 2) Untuk mendiskripsikan peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi lembaga-lembaga negara siswa kelas IV MI PSM Sukowiyono Karangrejo Tulungagung tahun ajaran 2014/2015.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam PTK tahap penelitian terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Untuk mengetahui peningkatan pada waktu tindakan, dan setelah tindakan dilakukan. Dalam penelitian ini menggunakan dua siklus tindakan. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan: observasi, catatan lapangan, wawancara, tes, dan dokumentasi. Observasi digunakan untuk mengamati respon peserta didik terhadap pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Dokumentasi yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan melihat laporan yang sudah tersedia termasuk foto.
Hasil penelitian yang telah dilakukan dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi lembga-lembaga negara dilaksanakan melalui langkah-langkah pembelajaran: pendidik menjelaskan secara garis besar, melakukan Tanya jawab, setelah selesai pendidik memberi kartu-kartu (make a match), peserta didik membacakan kartu soal didepan kelas, menempelkan kartu soal dan kartu jawaban di papan tulis, pendidik mengevaluasi jawaban peserta didik dan memberikan kesimpulan.
Hasil pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan. Pada tes awal (pre test) mencapai nilai rata-rata 38 dengan presentase 7,69%, setelah melakukan tindakan menjadi 53,84% dengan nilai rata-rata 61,9 pada siklus I, ada siklus II meningkat menjadi 84,61% dengan nilai rata-rata 76,15.
Kesimpulan penelitian yang telah dilakukan melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat membuat peserta didik lebih aktif dan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, Karen apeserta didik bermain sambil belajar. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan penerapan model kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MI PSM Sukowiyono Karangrejo Tulungagung tahun ajaran 2014/2015
Nilai-nilai pendidikan agama Islam yang terkandung dalam film Kiamat Sudah Dekat
INDONESIA:
Kemajuan teknologi pada era seperti sekarang ini memberikan perkembangan yang sangat pesat pada berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk juga komunikasi. Adanya kemajuan ini tidak hanya memberikan pengaruh positif, tetapi juga memberikan berbagai macam dampak negative yang dapat menurunkan kapasitas moral keagamaan masyarakat sebagai akibat dari mudahnya berbagai macam budaya masuk ke lingkungan kita. Disinilah kemudian pendidikan keagamaan, termasuk juga pendidikan agama Islam dituntuu untuk berperan aktif dalam meredam segala pengaruh negative tersebut. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi ini sebagai media pembelajaran agama Islam. Artinya adalah penyampaian pendidikan agama Islam tidak hanya terpaku pada cara formal dan klasik seperti di sekolah atau pesantren, namun bisa melalui media yang bersifat mengihibur seperti melalui film.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka permasalahan yang diangkat dalam penelitian kali ini dibagi menjadi dua yaitu:
1. Tentang nilai-nilai pendidikan agama Islam yang seperti apa yang terkandung dalam film Kiamat Sudah Dekat
2. Bagaimana gambaran kemerosotan pendidikan agama Islam yang ditunjukkan oleh film Kiamat Sudah Dekat.
Oleh karena itu, maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan agama Islam yang terkandung dalam film Kiamat Sudah Dekat serta kemerosotan pendidikan agama Islam yang digambarkan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adala deskriptif kualitatif karena cara yang dilakukan adalah dengan memberikan intrepretasi pada data-data dari beberapa dialog yang diambil sebagai contoh dan kemudian dijabarkan melalui pendeskripsian berdasarkan referensi yang relefan. Sementara itu pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi sastra, di mana karya film diposisikan sebagai cermin akan kehidupan nyata yang terjadi dalam masyarakat kita.
Berdasarkan analisis yang dilakukan, memang terbukti bahwa ada banyak dialog yang dilakukan para tokoh dalam film Kiamat Sudah Dekat yang mengandung nilai-nilai pendidikan agama Islam yang sangat berguna bagi pemirsanya, seperti:
1. Larangan mencuri
2. Tata cara pergaulan antar laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim
3. Sikap tolong menolong
4. Sikap adil pada sesama manusi
The functions of constitutional monarchy in Malaysian political system: The perceptions of Malay community
The monarchy plays a vital role in Malaysia’s political system whether it is at federal or state level. Its formal duties are stated within the Malaysian constitution. It is a continuity to promote political and ruling stability. Hence Malaysia practises a system of government based on the
Constitutional Monarchy and Parliamentary Democracy. The objectives of this paper are to study the extent of the monarchy roles as stated in the constitution. In addition, it is also to evaluate the perception of the Malay community towards the relationship between the monarchy and
the government as well as the constitutional monarchy and the general community. The study limits its focus only to the role of monarchy in Malaysia and will also discuss about the additional roles of the monarchy besides its formal roles. The study will focus more on library research. Data are obtained through printed materials produced by local and international writers and publishers. The Malaysian Constitution will be the primary reference to the study. The perceptions of the Malay community are obtained through observations and reading materials that represents a part, if not the whole, of Malay’s perception towards the issue. Through this study, it can be summarised that the Malaysian Constitution bestows special privileges to the monarchy system. Thus, the boundary listed in the constitution ensures that the monarchy system continues to be revered. Loyalty to the King becomes a tradition and custom to the Malay community
- …
