41 research outputs found
Analisis Pelayanan Prima (Service Excellence) Terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan Pada Grand Clarion Hotel & Convention Di Makassar
Bankruptcy Prediction Using Genetic Algorithm-Support Vector Machine (GA-SVM) Feature Selection and Stacking
Bankruptcy is an impact caused by a company's financial failure. Financial failure in the company must be avoided so as not to cause losses to the company. In the research that was carried out utilizing a data set from the Taiwan Economic Journal as many as 6,819 to be trained using machine learning algorithms using classification techniques. The goal obtained from the research conducted is to obtain a classification technique with the best accuracy results. The method used in this research is preprocessing using the synthetic minority over-sampling technique to handling unbalanced data sets. Then, the results of the balanced data set will be processed using a genetic algorithm-support vector machine feature selection algorithm to reduce the attributes of the data set. Data sets that have experienced reduced attributes will be trained using the stacking method with a single classifier base learner in the form of k-nearest neighbors, naïve bayes, decision trees with classification and regression tree models, gradient boosting decision trees, and light gradient boosting. The meta-learner used in the stacking method is extreme gradient boosting. The results of the accuracy obtained from the research conducted were 99.22%
ARSITEKTUR TRADISIONAL RUMAH KAMPUNG PULO
AbstrakRumah tradisional Kampung Pulo dibangun oleh Embah Dalem Syarif Muhammad, sekitar abad ke-17. Pembangunan keenam rumah dan sebuah masigit yang kini berada di Desa Cangkuang Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, diperuntukkan keenam putrinya dan seorang putranya. Arsitektur tradisional rumah Kampung Pulo, mencirikan unsur budaya Sunda, baik bentuk, struktur, dan ragam hiasnya walau tidak secara langsung, tetapi tetap mempertahankan tata nilai yang ada sepanjang perjalanan sejarahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami peranan masyarakat di dalam mempertahankan arsitektur rumah serta fungsi simbol-simbol dalam kehidupan masyarakat serta hubungannya dengan arsitektur rumah Kampung Pulo. Adapun metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif analitis. AbstractTraditional houses of Kampung Pulo were built around 17th century by Embah Dalem Syarif Muhammad. These houses comprise six houses for his daughters and a mosque for his son. As a whole, the architecture of the houses reflect Sundanese traditional architecture that preserved its values over history. The goal of the research is to dig and to comprehend the role of the society in preserving the architecture and the function of symbols in the society in relation to the architecture itself. The methodology of research is based on Winarno Surakhmad (1985:139): a method that is used to investigate and to solve problems that covers collecting, analysing and interpreting data, as well as making conclusion based on the research. The author has conducted a descriptive-analytical method.</jats:p
Analisis Penjadwalan Proyek Perbaikan Kapal Di Pt. Dewa Ruci Agung
Kapal memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia kemaritiman dan untuk menjaga mutu serta kinerja dari kapal, diperlukan suatu proses pemeliharaan dan perbaikan secara berkala. Proses pemeliharaan dan perbaikan kapal dilakukan di Galangan kapal (dock). Pada penulisan tugas akhir ini, penulis melakukan analisis penjadwalan dengan studi kasus proyek perbaikan kapal LCT Iris Mandiri di galangan PT. Dewa Ruci Agung Surabaya. Kapal LCT Iris Mandiri akan melakukan docking tahunan dengan beberapa perbaikan minor dengan rencana perbaikan 10 hari. Seiring dengan proses perbaikan, dilakukan beberapa penambahan item pekerjaan perbaikan dari owner kapal. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini dilakukan untuk menentukan skema penjadwalan perbaikan kapal yang ideal dan sesuai dengan permintaan owner.
Dalam penelitian ini skema penjadwalan kapal disusun berdasarkan analisa Critical Path Method (CPM) untuk menentukan total durasi yang dibutuhkan serta menghitung probabilitas keberhasilan skema dengan menggunakan metode Program Evaluation Review Technique (PERT). Untuk menyesuaikan skema penjadwalan dengan permintaan owner kapal dilakukan pula percepatan dengan metode fast-track Hasil akhir dari analisa penjadwalan dengan menambahkan percepatan fast-track didapatkan total durasi ideal perbaikan kapal adalah 9 hari dengan probabilitas keberhasilan skema penjadwalan 77,34 %
=====================================================================================================
Ships have a very important role in the maritime world and to maintain the quality and performance of ships, a process of regular maintenance and repair is needed. The process of ship maintenance and repair is carried out at the shipyard (dock). In this final project, the author conducts a scheduling analysis with a case study of the LCT Iris Mandiri ship repair project at the PT. Dewa Ruci Agung Surabaya. The vessel will carry out annual docking with several minor repairs with a 10-day repair plan. Along with the repair process, several additional repair work items were made from the owner.
In this study, the ship scheduling scheme was prepared based on the Critical Path Method (CPM) analysis to determine the total required duration and calculate the probability of success of the scheme using the Program Evaluation Review Technique (PERT) method. To adjust the scheduling scheme to the request of the owner, acceleration using the fast-track method is also carried out. The final result of the scheduling analysis by adding fast-track acceleration is that the total ideal duration of ship repair is 9 days with a 77.34% probability of success of the scheduling schem
Characteristics of Patients with Morbidly Adherent Placenta at Dr. Hasan Sadikin Hospital Bandung
AbstractObjective: Morbidly adherent placenta (MAP) is one of the causes of postpartum haemorrhage that impacts morbidity, hysterectomy, and mortality. This study reviewed patient characteristics and disease features in tertiary referral hospital patients with MAP.Methods: This is a quantitative descriptive study conducted on patients with MAP in September 2019–September 2020. Patient data were sourced from medical records. The characteristics described in this study include sociodemographic characteristics, obstetric history (gestation, parity, and abortion), history of caesarean section (CS), history of curettage, comorbidities, and current disease description and outcomes (bleeding, infant outcome, length of stay, death).Result: A total of 24 patients were diagnosed post-operatively as MAP in this study. Most of the patients were multi-parity, had a history of CS or curettage, and had comorbid placenta previa. Most of the patients came for CS plans or went with the chief complaint of bleeding. All patients were managed by hysterectomy. There was one case of maternal death and one case of fetal death.Conclusion: The characteristics of the patients in this study reflect the risk factors and general features of MAP.Karakteristik Pasien MAP di RSUP Dr. Hasan Sadikin BandungAbstrakTujuan: Morbidly adherent placenta (MAP) merupakan salah satu penyebab perdarahan pasca-salin yang berdampak pada morbiditas, tindakan histerektomi, dan mortalitas. Penelitian ini dilakukan untuk meninjau karakteristik pasien dan gambaran penyakit pada pasien dengan MAP di rumah sakit rujukan tersier.Metode: Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif yang dilakukan pada pasien dengan MAP pada September 2019–September 2020. Data pasien bersumber dari rekam medik. Karakteristik yang dideskripsikan pada penelitian ini meliputi karakteristik sosiodemografi, riwayat obstetrik (gestasi, paritas, dan abortus), riwayat seksio caesarea (SC), riwayat kuretase, komorbid, dan gambaran penyakit terkini serta luarannya (perdarahan, luaran bayi, lama perawatan, kematian).Hasil: Sebanyak 24 pasien yang terdiagnosis pasca-bedah sebagai MAP pada penelitian ini. Sebagian besar pasien multi paritas, memiliki riwayat SC ataupun kuretase, dan memiliki komorbid plasenta previa. Sebagian besar pasien datang untuk rencana SC ataupun datang dengan keluhan utama perdarahan. Semua pasien ditatalaksana dengan histerektomi. Kematian pada ibu terjadi sebanyak satu kasus dan anak terjadi sebanyak satu kasus.Kesimpulan: Karakteristik pasien pada penelitian ini merefleksikan faktor risiko dan gambaran umum MAP. Kata kunci: morbidly adherent placenta, plasenta akreta, plasenta inkreta, plasenta perkreta
Gambaran Prevalensi dan Faktor Risiko Ibu pada Pasien Intrauterin Growth Restriction di Rumah Sakit Umum Pendidikan Hasan Sadikin Bandung
Tujuan: Penelitian ini akan dilakukan untuk identifikasi prevalensi dan faktor risiko ibu terhadap angka kejadian IUGR di Rumah Sakit Umum Penidikan (RSUP) Dr. Hasan Sadikin Bandung.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif menggunakan data sekunder dengan melihat data rekam medik rawat inap pasien hamil dengan IUGR yang lahir di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung periode bulan Januari 2018 – Desember 2019 berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.Hasil: Prevalensi kasus IUGR di RSUP Hasan Sadikin Bandung adalah 76,16 orang per 1000 kehamilan. Karakteristik pasien dengan diagnosis IUGR terbanyak pada usia 21-34 tahun (64,32%), dengan paritas paling banyak pada primipara dengan total 147 kasus (79,45%). Faktor Risiko IUGR terdiri dari nilai BMI terbanyak dengan 86 subjek (46.5%) memiliki nilai BMI di atas batas normal. Tiga puluh lima subjek penelitian (18.9%) memiliki riwayat merokok, sementara 15 pasien (8.1%) memiliki riwayat mengonsumsi alkohol. Penyulit dalam kehamilan dengan PEB sebagai penyakit penyulit terbanyak. 28 pasien (15,1%). Pasien memiliki riwayat penyakit kronis 25 orang (13,5%) di antaranya mempunyai riwayat hipertensi kronis. Mayoritas dari seluruh pasien bersekolah hingga jenjang sekolah menengah. Kesimpulan: Prevalensi kasus IUGR di RSUP Hasan Sadikin Bandung adalah 76,16 orang per 1000 kehamilan. Karakteristik pasien terbanyak pada usia 21-34 tahun (64,32%), dengan paritas paling banyak pada primipara dengan total 147 kasus (79,45%).Description of Maternal Prevalence and Risk Factors in Intrauterine Growth Restriction Patients at Hasan Sadikin General Hospital BandungAbstractObjective: This study will identify the prevalence and risk factors of mothers for the incidence of IUGR in the General Hospital of Dr. Hasan Sadikin Bandung.Method: This research uses a retrospective descriptive design, using secondary data from the medical records of pregnant inpatients with IUGR born in RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung from January 2018 - December 2019 based on inclusion and exclusion criterias.Result: The prevalence of IUGR cases in RSUP Hasan Sadikin Bandung was 76.16 patients per 1000 pregnancies. The majority of patients with IUGR was at the age of 21-34 years (64.32%), with primipara was 147 of the cases (79.45%). The IUGR Risk Factor consists of 86 subjects (46.5%) having a BMI value above the normal limit, 35 study subjects (18.9%) had a history of smoking, and 15 patients (8.1%) had a history of consuming alcohol. Twenty-eight pregnancies (15.1%) complicated with preeclampsia. Patients with chronic diseases were 25 patients (13.5%) with chronic hypertension. The majority of the last education of all patients is in high school.Conclusion: Further research needed to assess the risk factors for the occurrence of intrauterine growth restriction (IUGR). Several components of fetal and uteroplacental risk factors, as well as other welfare level risk factors, may also need to be involved in the assessment of socioeconomic risk factors.Keyword: Prevalence, Intrauterine Growth Restriction. Risk Facto
IKHLAS MENURUT PENAFSIRAN KH. BISRI MUSTOFA (Studi Tematik Tafsir al-Ibriz li Ma’rifati Tafsir al-Qur’an al-‘Aziz)
Ikhlas merupakan kata yang sangat familiar dalam kehidupan masyarakat.
Ikhlas bermakna kemurnian, sedangkan murni itu sendiri merupakan sesuatu yang
masih asli dan tidak tercampur dengan sesuatu yang lainnya. Terlepas dari
pemaknaan tersebut, ikhlas merupakan istilah yang seringkali kita temukan dalam
kehidupan sehari-hari. Ikhlas biasanya dikaitkan dengan perilaku tolong menolong
yang menandakan adanya ketulusan di dalam melakukan perbuatan tersebut.
Sedangkan menurut perspektif KH. Bisri Mustofa dalam penafsirannya, ikhlas
dimaknai dengan memurnikan agamanya semata-mata hanya kepada Allah, tanpa
ada sekutu bagi-Nya (terbebas dari perbuatan syirik). Namun dalam penafsirannya
yang lain, ia memaknai ikhlas dengan hamba Allah yang taat atau yang terpilih.
KH. Bisri Mustofa merupakan figur seorang kiai yang alim dan karismatik dengan
karyanya yang paling fenomenal adalah kitab tafsir al-Ibri>z li Ma’rifati Tafsi>r al-
Qur’a>n al-‘Azi>z.
Kajian ini merupakan bagian dari library research, yakni sebuah penelitian
yang bersumber dari buku dan teks. Adapun untuk sumber primer dalam
penelitian ini adalah kitab tafsir al-Ibri>z li Ma’rifati Tafsi>r al-Qur’a>n al-‘Azi>z
karya KH. Bisri Mustofa, sedangkan untuk data sekundernya mengacu pada
sumber lain yang berkaitan dengan ikhlas baik itu dalam kitab, buku, artikel dan
lain sebagainya seperti dalam kitab al-Mu’jam al-Mufahras li al-Fa>z al-Qur’a>n al-
Kari>m; bi H}a>syiyah al-Mus}h}af al-Syari>f karya Muhammad Fuad Abdul Baqi’
untuk penelusuran ayatnya. Untuk menjawab pertanyaan yang telah disebutkan
dalam rumusan masalah, metode yang digunakan dalam mengolah datanya
penulis menggunakan metode deskriptif-analitis, yakni sebuah metode yang
berupaya mendeskripsikan data-data yang diperoleh dari hasil penelitian
kemudian dianalisis secara komprehensif.
Penelitian ini menghasilkan beberapa poin penting mengenai ikhlas menurut
penafsiran KH. Bisri Mustofa dalam kitab tafsir al-Ibri>z li Ma’rifati Tafsi>r al-
Qur’a>n al-‘Azi>z. Ikhlas dimaknai dengan murnikake agamane marang Allah
ta’ala (tauhid), dibersihake saking rereget (murni dari segala kotoran), kawulane
Allah ta’ala kang padha iman (beriman), padha murnikake panyuwun marang
Allah ta’ala (berdoa), kang pinilih (terpilih), padha nyingkrih (menyendiri),
khususe marang siro (khusus). Sedangkan jika di kontekstualisasikan terhadap
konteks kekinian, menurut hemat penulis ikhlas menurut penafsiran KH. Bisri
Mustofa masih sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Karena kini
kita semua diharuskan untuk ikhlas dalam memurnikan keyakinan kita kepada
Allah terhadap situasi pandemi COVID-19 seperti sekarang, yang mana fenomena
tersebut termasuk dalam kategori murnikake agamane marang Allah ta’ala
(tauhid) dan padha murnikake panyuwun marang Allah ta’ala (berdoa) memohon
pertolongan kepada Allah demi keselamatan jiwa bersama
Pregnant Human Myometrial 1-41 Cell Viability Test on Vitamin D Administration
Background: Preterm labor is one of the universal causes of perinatal mortality worldwide. One of the causes of preterm labor is uterine muscle integrity problems. Some mechanistic studies show insight into vitamin D activity’s possible role in the injured muscle. This study aimed to determine whether vitamin D can increase muscle cell viability.Methods: This experimental research used human smooth muscle uterine myometrium cell line pregnant human myometrial (PHM) 1-41. The cells were cultured for 24 hours in hypoxia condition, then incubated with several doses of vitamin D. The PHM1-41 cell viability was measured using spectrophotometry. Data analysis was conducted using IBM SPSS 24.0. A p-value <0.05 was considered statistically significant. Results: The result showed that the minimum level of muscle cell viability after vitamin D incubation was with 300 nM administration, and the maximum level was after 10nM (88.57%+4.48 and 96.21%+2.13 respectively).Conclusions: Vitamin D at a specific dose can improve cell availability. The optimal dose to improve cell viability is 10 nM.
