3 research outputs found
HALAL AWARE COMMUNITY MODEL BASED ON MASJID: ANALYSIS OF LEVEL OF CARE, AWARENESS, AND SATISFACTION OF MUSLIM TOURISTS IN MAKASSAR
This study aims to assess the success of a halal-conscious community model based on the Masjid in Makassar by examining the level of awareness and satisfaction of local communities and Muslim tourists. The quantitative method with a survey approach was used, and 300 local community respondents and 200 Muslim tourist respondents were randomly selected as the study sample. The data were collected using questionnaires that consist of questions about respondent characteristics, the level of awareness and concern for halal products and services, and satisfaction and recommendations for the halal-conscious community model. The collected data were analyzed using descriptive statistical and factor analysis methods to identify the factors that affect the success of the halal-conscious community model. The validity and reliability of the research instruments were tested using content validity and Cronbach's alpha method, respectively. The results showed that the local community respondents had a high level of awareness and concern for halal products and services, with an average score of 3.8 out of 5, indicating that the halal-conscious community model has successfully increased the awareness of local communities. Furthermore, Muslim tourists showed high levels of satisfaction with the halal-conscious community model, with an average score of 4.1 out of 5, indicating that the model has provided halal products and services that meet their needs. In conclusion, the halal-conscious community model based on the Masjid in Makassar has been successful in increasing the awareness and satisfaction of both the local community and Muslim tourist
Sumber Daya Manusia dalam Penggunaan Sistem Informasi E-Commerce Pada Proses Jual Beli di Indonesia
Artikel ini tentang SDM dalam penggunaan system informasin E-Commer pada proses jual beli. E-Commerce adalah suatu upaya transaksi perdagangan antara penjual dan pembeli dengan menggunakan media internet. Perkembangan teknologi informasi terutama di bidang internet merupakan faktor pendorong perkembangan E- Commerce. Dengan menggunakan teknologi informasi, E-Commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu produsen dalam menghadapi saingan. Namum muncul pertanyaan, mampukah masyarakat Indonesia sembagai sumber daya manusia (SDM) menggunakan aplikasi aplikasi E-Commerce dalam transaksi Jual Beli sehingga tidak ketinggalan jaman dan mampu ikut bersaing di era Sistem Informasi Manajemen Internasioanl. Tujuan Tugas ini adalah untuk membuat sistem informasi E-Commerce dapat di akses oleh masyarakan Indonesia, yang merupakan sarana pemasaran dan penjualan untuk mengembangkan usaha dalam jual beli produk secara online yang berisi tentang informasi produk serta proses pemesanan produk. Aplikasi E-Commerce yang akan di sandingkan dengan pengguna SDM adalah beberapa Website seperti Tik Tok, Facebook, Instagram, Lazada, Traveloka,Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Grab, Maxim dll yang sasaran utamanya adalah Sumber Daya Manusia sebagai pelaku transaski jual beli
Kata Kunci: Sumber Daya Manusia, E- Commerce, Jual Bel
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian terhadap Pengembangan Karir di Satuan Polisi Pamong Praja
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (Tenaga Kerja) yang dimiliki oleh individu secara Efisien dan Efektif serta dapat digunkan secara maksimal sehingga tercapainya tujuan. Dalam Penelitian ini berfokus Mengenai pengaruh Penerapan sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) terhadap pengembangan karier pegawai disatuan polisi Pamong Praja Kota Pematangsiantar. SIMPEG meliputi kegiatan Pengumpulan,Pengolahan,Penyimpanan dan pelaporan data kepegawaian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah descriptive, validitas, reliability, determination. Berdasarkan penelitian menurut Sugiyono (2019) kuesioner yang disebarkan kepada karyawan sebanyak 30 responden. Para karyawan tersebut diminta mengungkapkan pendapatnya atas penerapan sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG) dan pengembangan karir pegawai.Berdasarkan hasil uji empiris memperlihatkan bahwa diperoleh besarnya Koefisien Determinasi (Kd) sebesar 33,8%, yang artinya penerapan SIMPEG mempengaruhi pengembagan karir sebesar 33,8%. Sedangkan sisanya 66,2% dipengaruhi oleh faktor variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Dengan demikian bahwa Penerapan SIMPEG Mempengaruhi Positif dan signifikan terhadap pengembangan karier Pegawai negeri sipil secara stimulan maupun parsial.Dengan adanya SIMPEG informasi kepegawaian dapat diakses dengan mudah dan cepat,Pembuatan Laporan dapat dilakukan dengan lebih efisien.
Kata Kunci: Penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dan Pengembangan karir pegawa
