10 research outputs found
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP BURUH PATTEI ANJORO (STUDI KASUS DESA LEKOPA’DIS KECAMATAN TINAMBUNG KABUPATEN POLEWALI MANDAR)
Penelitian ini mengkaji tentang transaksi upah buruh pattei anjoro di Desa Lekopa’dis, Kecamatan Tinambung. Penulis hanya membatasi titik fokus pada persoalan jasa memanjat kelapa yang dalam bahasa kesehariannya mattei anjoro. Proses mattei anjoro dilaksanakan oleh pattei anjoro yang dimana akan diberi upah atau saro dalam bahasa Mandar oleh pemilik kelapa. Dasar pelaksanaan Penulisan ini, karena mayoritas penduduk desa Lekopa’dis adalah petani dan sebahagian besar lahan terdiri dari pohon kelapa. Dalam proses pertanian tersebut, pada setiap kali panen maka akan muncul tradisi di bidang ekonomi lebih tepatnya di bidang jasa yakni mattei anjoro. Dalam pelaksanaan jasa tersebut, ada yang menarik perhatian pada upah yang diberikan oleh pemilik pohon kelapa kepada pemilik jasa. Pemberian upah tidak didasarkan pada tingkat kesulitan namun didasarkan pada jumlah pohon. Setiap pohon yang dipanjat oleh pemilik jasa dihargai dengan 2 buah per pohon namun terkadang 3 buah per pohon. Sehingga menarik mengambil judul bahasan tersebut untuk diteliti. Penulisan ini menggunakan jenis Penulisan lapangan (Field Research) sebagai bentuk Penulisan yang mendalam dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi (pengamatan langsung), wawancara (interview), angket (kuisioner) dan dokumentasi berupa literatur yang mendukung. Hasil penulisan menunjukkan bahwa masyarakat desa Lekopa’dis tidak mengetahui ijarah, namun setelah dijelaskan oleh Penulis maka responden langsung memahami dan itu biasanya disebut dengan saro dalam bahasa Mandar. Pemberian upah kepada pemilik jasa dilaksanakan secara langsung dengan memberikan kelapa dan terkadang dengan uang setelah melaksanakan jasa tersebut. Dalam pelaksanaan ijarah tersebut, baik pemilik jasa maupun pemilik pohon sama-sama dilandasi rasa tolong menolong disertai suka dan rela diantara kedua subjek tersebut.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT NASABAH MEMILIH BERTRANSAKSI DI BANK KONVENSIONAL DAN BANK SYARIAH (STUDI KASUS: MASYARAKAT ISLAM KECAMATAN WONOMULYO)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola transaksasi yang terjadi pada bank konvensional dan bank syariah serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah nertransaksi di bank konvensional dan bank syariah. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 200 responden, diantaranya 100 bank konvensional dan 100 bank syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Jenis data primer diperoleh melalui angket,wawancara langsung, dan, dan data sekunder diperoleh dari observasi, kepustakaan atau dari catatan instansi, atau dari mana saja sudah diolah. Pola transaksi pada bank konvensional dan bank syariah tidak menunjukkan perbedaan istimewa, seperti pelayanan pada CS, Teller, dan Marketing. Diantaranya adalah teknis penerimaan uang, persamaan dalam hal mekanisme transfer, teknologi komputer yang digunakan, maupun dalam hal syarat-syarat umum untuk mendapat pembiayaan seperti KTP, NPWP, proposal, laporan keuangan, jaminan dan sebagainya. Semua hal yang terjadi pada bank syariah itu hampir sama persis dengan yang terjadi pada bank konvensional, nyaris tidak ada perbedaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi minat nasabah bertransaksi di bank konvensional dan bank syariah adalah karena menerapkan pola transaksi yang sama. Faktor publikasi dan edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasabah pada dasarnya bertransaksi pada suatu bank karena besar dipengaruhi oleh kedua faktor tersebut, sehingga secara umum yang mempengaruhi minat nasabah bertransaksi di bank konvensional dan bank syariah adalah karena kedua faktor tersebut
The Ability in Writing Narrative Text by Using English Poetry at The Students of Al Asyariah Mandar
The students’ skill in writing narrative text is really needed to be improved. The implementation of English Poetry in the current research was aimed to improve the students’ writing narrative text of the students in the 2nd semester of the Islamic Economic Law study program, the faculty of Islamic Religion. The study applied quantitative method in light of pre and post-test of writing narrative text to both of control and experimental groups and distributing questionnaire to the experimental group to gain their perception upon the English poetry. A total of 34 students from control and experimental group were involved. Analytical scoring profile was used to measure the students’ writing narrative text.The result shows that students under the guidance of English poetry performed significantly better than students in control group with conventional way of teaching in which, the experimental group shows score of post-test was greater than control group by gaining mean score 78.25 and control group gained mean score 61.62. The analysis of questionnaire results reveals that the implementation of English poetry helped the students to be easier in writing narrative text. Most of the participants gave positive response to the use of English poetry in teaching writing narrative text
pengaruh tingkat kesadarn masyarakt terhadap hukum riba
Penelitian ini bertujuan untuk memutuskan pemahaman masyarakat tentang riba dan untuk mengetahui variabel-variabel yang menyebabkan tidak adanya pemahaman masyarakat tentang riba. Eksplorasi semacam ini yang digunakan adalah strategi subyektif. Informasi yang ditangani merupakan hasil pertemuan dengan 10 orang di Kota Amassangan, Kawasan Binuang, Rezim Polewali Mandar. Hasil penelitian di lapangan menyatakan bahwa (1) pemahaman masyarakat daerah mungkin saja memaknai riba di Kecamatan Amassangan, yaitu masyarakat setempat baru menyadari bahwa riba itu ekstra dan hukumnya haram tetapi tidak memahami riba secara mendalam dan juga tidak apakah mereka mengetahui macam-macam riba. Orang memang mengerti bahwa riba itu dilarang, tetapi orang hanya tahu bahwa riba adalah riba, orang tidak tahu bahwa ada banyak macam dan macam riba. Hanya saja sebagian besar orang memahami bahwa riba itu haram dan dilarang oleh agama, ada juga sebagian orang yang sama sekali tidak tahu apa itu riba. (2) Unsur-unsur yang mempengaruhi tidak adanya pemahaman individu di Kota Amassangan, Daerah Binuang, Peraturan Polewali Mandar tentang riba adalah informasi, pengalaman – pengalaman masa lalu, variabel moneter, unsur sosial atau alam, faktor data, dan variabel instruktif
PERAN USAHA RUMAHAN TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19 : STUDI KASUS DESA BATU
AbstrakTujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui peran usaha rumahan terhadap kesejahteraan masyarakat di masa pandemi Covid-19, 2) Untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat usaha rumahan di masa pandemi Covid-19, 3) Untuk mengetahui bagaimana strategi usaha rumahan dalam mempertahankan usahanya di masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian Field Research kualitatif, yang artinya prosedur temuannya tidak diperoleh melalui data statistik atau bentuk hitungan lainnya, penelitian ini menghasilkan kata-kata tertulis atau lisan dari perilaku manusia yang diamati, penelitian ini termasuk penelitian lapangan yaitu mengumpulkan data di tempat terjadiya fenomena yang diteliti. Lokasi penelitian bertempat di Desa Batu, Kecamatan Tapango. Sumber data penelitian ini yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik pengolahan dan analisis data melalui 3 (tiga) cara yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi data. Pengujian keabsahan data menggunakan kredibilitas dengan tehnik pemeriksaan berupa trigulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran usaha rumahan dalam mensejahterakan masyarakat di masa pandemi covid-19 sangat memiliki peran penting untuk menunjang perekonomian pelaku usaha rumahan. Namun situasi pandemi covid-19 saat ini sama sekali tidak berpengaruh pada aktivitas produksi pada usaha rumahan yang ada di Desa Batu terbukti penjualan produk usaha rumahan kareppe dan tempe tetap sama sebelum dan saat pandemi Covid-19. Implikasi pada penelitian ini adalah menghimbau kepada masyarakat pemilik dan pekerja pada usaha rumahan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan akvitasnya mengingat situasi pandemi Covid-19 saat ini dan juga kepada pemerintah setempat agar lebih mendukung kegiatan usaha rumahan seperti ini demi kesejahteraan masyarakat
STRATEGI PEMASARAN KUE TAR DITINJAU DARI ETIKA BISNIS ISLAM
Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui strategi pemasaran kue tar Lestari Cake Cabang Wonomulyo, 2) Untuk mengetahui strategi pemasaran pada Lestari Cake Cabang Wonomulyo ditinjau dari etika bisnis Islam Cabang Wonomulyo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan berperilaku yang dapat diamati. Lokasi penelitian ini bertempat di Lestari Cake Cabang Wonomulyo di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini beberapa pertanyaan-pertanyaan mengenai strategi pemasaran, alat perekam, kamera handphohone, buku catatan. Teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kualitatif-verifikatif. Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini yaitu perpanjangan keikut sertaan dan triangulasi. Hasil penelitian skripsi strategi pemasaran yang diterapkan Lestari Cake Cabang Wonomulyo di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar dalam meningkatkan hasil penjualan adalah menerapkan strategi: Produksi, Promosi, Distribusi, dan menetapkan harga. Kemudian ditinjau dari etika Bisnis Islam, Strategi pemasaran pada Lestari Cake Cabang Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, sudah menerapkan prinsip-prinsip berbisnis secara Islam, di antaranya adalah: Memproduksi kue tar menggunakan bahan-bahan yang halal dan tidak mengandung bahaya. Produk yang cacat tidak ditutup-tutupi, seperti kue tar rusak atau kadaluarsa segera diganti dengan kue tar yang baru. Berkata jujur apa adanya ketika menginformasikan kue tar kepada pelanggang. Berbuat baik dan adil kepada semua pelanggang dan melayani dengan senang hati dan memberi kebebasan kepada pelanggang untuk membeli kue tar tanpa ada paksaan
Dampak Pendapatan Ekonomi Bagi Para Buruh Tani terhadap munculnya Combine Harvester di Desa Katumbangan Kec. Campalagian
Maksud dari penelitian ialah untuk: 1) Untuk menangkap pandangan serta respon bagi para buruh tani terhadap munculnya Combine Harvester di desa Katumbangan. 2) Untuk mengetahui dampak pendapatan ekonomi bagi para buruh tani terhadap munculnya Combine Harvester di desa Katumbangan. Jenis penelitian ini merumuskan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang menggunakan ialah sumber data primer dan sekunder Kemudian teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian ini bersifat penelitian deskriptif kualitataif. Hasil penelitian menujukkan bahwa munculnya mesin Combine Harvester di desa Katumbangan memberikan keringanan bagi burh tani sebab mampu mengurangi jam kerja yang dibutuhkan pada saat memanen padi sehingga menghasilkan hasil produksi yang lebih efesien. Sebelum munculnya Combine Harvester para buruh tani membutuhkan waktu yang lama dalam bekerja, waktu yang diperluakan dalam memanen padi 2-3 hari sedangkan jika menggunakan Combine Harvester hanya membutuhkan waktu 1-2 hari. Adanya Combine Harvester berdampak pula pada pendapatan buruh tani yang dimana sebelum menggunakan Combine Harvester buruh tani mendapatkan upah sebesar Rp 800.000 setiap panen, sedangakan setelah menggunakan Combine Harvester upah yang didapat dari tiap panen sebesar Rp 2.000.000. Upah itu diterima mampu memenuhi kebutuhan setiap hari, seperti keperluan sekolah anak dan keperluan dapur.
PRAKTIK PENGEMBALIAN SISA HARGA DIGANTI DENGAN BARANG PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI KASUS PASAR SENTRAL PEKKABATA KECAMATAN POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR)
Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui praktik pengembalian sisa harga diganti dengan barang di pasar sentral Pekkabata Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar agar terjalin suka sama suka, 2) Untuk mengetahui praktik pengembalian sisa harga diganti dengan barang di pasar sentral Pekkabata Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar dalam persfektif ekonomi Islam agar sejalan dengan norma agama. Jenis penelitian yang digunakan field research kualitatif. Lokasi penelitian ini bertempat di Pasar Sentral Pekkabata Kecamatan Polewali Kabupate Polewali Mandar Sulawesi Barat. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi, sumber data sekunder dalam penelitian ini, yaitu buku tentang jual beli, buku tentang ekonomi Islam, penelitian terdahulu, serta literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Metode pengumpulan data terdiri dari Observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan perpanjangan keikutsertaan, dan triangulasi. Hasil penelitian skripsi praktik pengembalian sisa harga diganti dengan barang di pasar Sentral Pekkabata Kecamatan Polewali dilakukan dengan beberapa pertimbangan diantaranya saat tidak adanya uang kecil atau recehan dan sipembeli sendiri yang menginginkan sisa harga diganti dengan barang. Akad jual beli yang terjadi di pasar Sentral Pekkabata Kecamatan Polewali yaitu dengan pengembalian sisa harga diganti dengan barang baik diucapkan dengan lisan ataupun tidak serta baik dituliskan maupun tidak ketika dilihat dari persfektif ekonomi Islam maka diperbolehkan sesuai dengan prinsip maslahah. Karena kebijakan ini dibuat untuk kenyamanan transaksi pada saat penjual di pasar Sentral Pekkabata Kecamatan Polewali tidak mempunyai uang kecil atau recehan, maka dapat mengambil alternatif transaksi tersebut dan di samping itu dapat menghindari perbuatan riba karena pihak penjual tidak mengambil sisa kembalian dari pihak pembeli
Analisa Penerapan Multi Akad Pada Produk Pembiayaan Dalam Perspektif Fiqih Muamalah (Studi Kasus Koperasi Mitra Dhuafa Cabang Polewali)
Tujuan penelitian ini adalah untuk:1) mengetahui bagaimana penerapan multi akad pada produk pembiayaan di Koperasi Mitra Dhuafa. 2) bagaimana kualitas pelayanan Koperasi Mitra Dhuafa terhadap anggota koperasi. 3) bagaimana penerapan multi akad di Koperasi Mitra Dhuafa dalam pandangan Fiqih Muamalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Kemudian teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan multi akad Di Koperasi Mitra Dhuafa salah satunya gabungan akad murabahah wal wakalah yaitu pemberian kekuasaan pada anggota untuk membeli barang yang dibutuhka anggota secara mandiri dengan terlebih dahulu memberikan nota belanja kepada koperasi saat pengajuan pembiayaan tersebut. Pelayanan Koperasi Mitra Dhuafa terhadap anggota dinilai cukup baik, dimana koperasi menyediakan akses modal untuk usaha atau pengembangan usaha anggota yang menggunakan sistem ramah, pendampingan koperasi terhadap anggota juga dilakukan secara terus-menerus. Multi akad di Koperasi Mitra Dhuafa sudah sesuai dengan pandangan fiqih muamalah, ini didasari dari beberapa pertimbangan diantaranya yaitu memiliki status hukum yang kuat, adanya kesesuaian dengan tujuan syariah dimana memberikan kemudahan, keringanan, serta peluang untuk membuat perubahan dengan menggunakan akad-akad modern saat transaksi. Ini juga didukung dengan pendapat para ulama diantaranya mayoritas ulama Hanafiyah, sebagian pendapat ulama Malikiyah, Syafi’i dan Hanabilah berpendapat bahwa hukum multi akad sah dan dibolehkan menurut syariat Islam, selama tidak ada dalil hukum yang melarangnya.
TRANSAKSI JUAL BELI CHIP DALAM GAME ONLINE HIGS DOMINO MENURUT FIQH MUAMALAH
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui proses jual beli token pada game online Higgs Domino, dan 2) mengetahui proses jual beli token pada game online Higgs Domino menurut fiqh muamalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan kualitatif. Lokasi studio ini berada di kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar, khusus untuk para gamers atau orang-orang yang memainkan game online Higgs Domino. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan pencatatan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berlaku untuk investigasi penelitian, yaitu pembelian dan penjualan token berdasarkan game online Higgs domino fiqh muamalah. Uji validitas data dalam penelitian ini adalah penambahan observasi dan triangulasi data. Hasil dari penelitian ini adalah proses transaksi jual beli token pada game online domino Higgs dilakukan dengan dua cara. Metode pertama adalah transfer bank, dan metode kedua adalah cash on delivery (COD). Selain itu, dengan mempromosikan chip game online Higgs Dominoes, Anda dapat menggunakan media sosial seperti WhatsApp, Facebook, dan media serupa. Dari perspektif fiqh muamalah, dalam praktek jual beli domino Higgs secara online, ijab dan qabul sudah jelas. Karena jelas bahwa penjual secara sadar menjual, dan pembeli juga secara sadar membeli apa yang dijual penjual. Namun, subjek tidak mematuhi hukum Syariah. Karena masih ada subyek (baligh) yang tidak sesuai dengan syariat Islam, dan barang yang diperdagangkan mengandung unsur mayir. Dan jelas dilarang menjual barang atau apapun yang diperoleh dari kegiatan ilegal. Transaksi pertukaran token permainan domino Higgs online adalah ilegal. Dilihat oleh hukum asli, adalah ilegal untuk mendapatkan barang tersebut. Karena dilakukan melalui bermain (maysir
