191 research outputs found

    Brain Gym untuk Meningkatkan Kreativitas dan Konsentrasi Pembelajaran Luring/Daring pada Siswa di Komunitas Mat Peci

    Get PDF
    Masyarakat di sekitar Sungai Ciliwung merupakan pemukiman penduduk yang padat, memiliki beberapa komunitas diantaranya Komunitas Mat Peci (Masyarakat Peduli Ciliwung dan Lingkungan Hidup). Berdasarkan permasalahan yang ada di komunitas Mat Peci akibat wabah COVID-19, muncul permasalahan terutama pada siswa SD, SMP, dan SMA dalam pembelajaran daring. Pembelajaran dilakukan secara daring atau SFH diimplementasikan oleh guru untuk mengantisipasi penyebaran coronavirus. Menurut Jamaluddin (2020) bahwa pelaksanaan pembelajaran daring memiliki kekuatan dan kelemahan, tantangan, dan hambatan tersendiri. Pembelajaran daring dapat mempertemukan guru dan siswa dengan bantuan internet dalam proses pembelajarannya. Dengan kondisi pandemi yang telah berjalan 2 tahun, terhitung aktif meningkat pada bulan Maret 2020 sampai Februari 2022 menimbulkan rasa jenuh, tidak konsentrasi, dan menurunnya kreativitas bagi siswa. Salah satu solusi untuk meningkatkan kreativitas dan konsentrasi dalam pembelajaran daring/luring pada siswa di Komunitas Ciliwung Mat Peci adalah dengan melakukan Brain Gym yang berguna untuk meningkatkan konsentrasi dan kreativitas karena sebagian sekolah sudah melakukan PTM terbatas. Brain Gym atau senam otak dikenal sebagai serangkaian latihan berbasis gerakan yang dilakukan tubuh untuk merangsang tingkat kinerja otak kiri dan otak kanan secara bersama. Dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja otak dalam memudahkan kegiatan belajar mengajar sehingga siswa dapat meningkatkan konsentrasi belajar daring/luring sehingga siswa dapat berprestasi. Kata Kunci: Brain Gym, Kreativitas, Konsentras

    Pendampingan guru-guru SMP PTPN IV Dolok ilir dalam kemampuan manajerial dan pengelolaan keuangan

    No full text
    Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini merupakan konsep aplikasi kuliah Akuntansi Keuangan dalam Program Studi Akuntansi Keuangan di Fakultas Ekonomi Universitas Al Azhar berdasarkan Program Pemberdayaan Masyarakat, diharapkan Program Studi Akuntansi mengetahui pentingnya manajerial dan pengelolaan keuangan dalam meningkatkan mutu pelaporan keuangan di SMP PTPN IV Dolok Ilir . Metode yang akan digunakan adalah metode pembelajaran eksperimental dan konsep studi kepustakaan tentang memanage dan menyusun Laporan Keuangan. Penyampaian berupa ceramah, diskusi kelompok sehingga orang dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Dalam pelatihan disajikan materi: Konsep manajerial dan penyusunan laporan keuangan. Setelah kegiatan dilakukan, ditemukan bahwa peserta cukup responsif dan antusias dalam mengikuti materi pelatihan, sebagaimana dibuktikan oleh banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh para peserta dan ada rencana pemanggilan ulang terkait penyampaian materi berikutnya yang dibuat setelah menyelesaikan penyampaian di SMPT PTPN IV Dolok Ilir

    Potensi hasil pertanian Kaban Jahe di Kecamatan Kaban Jahe Kabupaten Karo

    No full text
    Siswa Madrasah Aliyah Negeri Karo umum berdomilisi di tanah karo, dan sebahagian besar orangtuanya berprofesi sebagai petani tanaman sayuran, buah buahan, dan tanaman hias. Permasalahannya adalah, Sampai saat ini masyarakat petani karo sangat bergantung kepada benih tanaman dari luar daerah seperti dari pualau Jawa dan di impor dari luar negeri. Tujuannya adalah Membuka Peluang kepada Siswa/masyarakat sebagai penghasil atau penyedia benih tanaman sayuran, buah buahan, dan tanaman hias sangat terbuka luas dan memiliki nilai ekonomi, tinggi sehingga prosfek kedepan sangat memuaskan. Sebagai siswa yang juga sebagai generasi muda harus siap menerima tantangan tersebut sebagai penyedia dan penyalur benih tanaman sayuran, buah buahan, dan tanaman hias, untuk masyarat petani di kabupaten karo. Metode dengan memberikan ceramah, dan praktek penbibitan benih tanaman sayuran, buah buahan, dan tanaman hias. Hasil dengan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat/siswa Madrasah Aliyah Negeri Karo yang dilaksanan oleh para dosen Universitas Al Azhar, diharapkan siswa tersebut akan mampu melaksanakan pembibitan tanaman sayuran, buah-buahan dan tanaman hias, maka secara tidak langsung akan meningkat pula kesejahteraan masyarakat di kelurahan Kaban Jahe Kabupaten Karo. Kesimpulan siswa Madrasah Aliyah Negeri Karo bertempat tinggal di Kabupaten karo, yang sudah terbiasa dengan lingkungan pertanian, mereka belum banyak yang memproduksi/menghasilkan benih tanaman yang unggul, sehingga Peluang siswa Madrasah Aliyah Negeri Karo sebagai penyedia atau penyalur benih tanaman sayuran, buah buahan dan tanaman hias masih terbuka luas, dan memeiliki prosfek yang cukup baik dan sangat menguntungkan dari segi finansial, dan masyarakat Kabupaten Karo tidak kesulitan untuk mendapatkan benih yang berkalitas dan unggul dengan harga yang terjangka

    Pengembangan Asrama Pelajar di Perguruan Al-Azhar Medan dengan Pendekatan Hunian Islami

    No full text
    Sekolah Islam adalah sekolah yang mengimplementasikan Pendidikan Agama Islam yang berlandaskan Al-Quran dan Sunnah di dalam kurikulumnya. Perguruan Al-Azhar sebagai salah satu sekolah Islam di Kota Medan menerapkan sistem Boarding School dalam beberapa institusi pendidikannya. Tingginya minat pelajar dari luar kota untuk bersekolah di Perguruan Al-Azhar Medan menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah siswa dan siswi di Perguruan Al-Azhar setiap tahunnya. Untuk itu diperlukan adanya pengembangan asrama pelajar di Perguruan Al-Azhar Medan. Diperlukan asrama pelajar yang tidak hanya berfungsi sebagai hunian, namun juga memberikan peranan besar dalam membantu pembentukan akhlak dan kepribadian. Dengan mempertimbangkan uraian di atas, sebagai salah satu sekolah Islam diperlukan perancangan asrama pelajar yang menekankan konsep hunian islami.Islamic Schools are schools that implement Islamic Religious Education based on the Qur'an and Sunnah in their curriculum. Al-Azhar University as one of the Islamic schools in Medan implements the Boarding School system in several of its educational institutions. The high interest of students from out of town to study at Al-Azhar University in Medan has led to an increase in the number of students at Al-Azhar School. For this reason, it is necessary to develop a student dormitory at Al-Azhar University in Medan. Student dormitories are needed not only to function as dwellings, but also to provide a large role in helping the formation of character and personality. According to the statement above, as one of the Islamic schools, it is necessary to design a student dormitory that emphasizes the concept of Islamic housing.195 HalamanSkripsi Sarjan

    Pengembangan Asrama Pelajar di Perguruan Al-Azhar Medan dengan Pendekatan Hunian Islami

    No full text
    Sekolah Islam adalah sekolah yang mengimplementasikan Pendidikan Agama Islam yang berlandaskan Al-Quran dan Sunnah di dalam kurikulumnya. Perguruan Al-Azhar sebagai salah satu sekolah Islam di Kota Medan menerapkan sistem Boarding School dalam beberapa institusi pendidikannya. Tingginya minat pelajar dari luar kota untuk bersekolah di Perguruan Al-Azhar Medan menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah siswa dan siswi di Perguruan Al-Azhar setiap tahunnya. Untuk itu diperlukan adanya pengembangan asrama pelajar di Perguruan Al-Azhar Medan. Diperlukan asrama pelajar yang tidak hanya berfungsi sebagai hunian, namun juga memberikan peranan besar dalam membantu pembentukan akhlak dan kepribadian. Dengan mempertimbangkan uraian di atas, sebagai salah satu sekolah Islam diperlukan perancangan asrama pelajar yang menekankan konsep hunian islami.Islamic Schools are schools that implement Islamic Religious Education based on the Qur'an and Sunnah in their curriculum. Al-Azhar University as one of the Islamic schools in Medan implements the Boarding School system in several of its educational institutions. The high interest of students from out of town to study at Al-Azhar University in Medan has led to an increase in the number of students at Al-Azhar School. For this reason, it is necessary to develop a student dormitory at Al-Azhar University in Medan. Student dormitories are needed not only to function as dwellings, but also to provide a large role in helping the formation of character and personality. According to the statement above, as one of the Islamic schools, it is necessary to design a student dormitory that emphasizes the concept of Islamic housing.195 HalamanSkripsi Sarjan

    Pondok Pesantren Darul Azhar Desa Muara Kumpulan Kecamatan Muara Sipongi Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2000-2009

    No full text
    Penelitian ini mengkaji permasalahan mengenai Pondok Pesantren Darul Azhar karena pesantren ini mampu bertahan di tengah perkembangan zaman. Sejak didirikan pada tahun 2000, Pondok Pesantren Darul Azhar semakin maju dan berkembang dari tahun ke tahunnya.Kemajuan Pesantren ini semakin terlihat ketika tahun 2000 didirikan Madrasah Aliyah. Adapun yang di bahas dalam skripsi ini adalah perkembangan Pondok Pesantren Darul Azhar Desa Muara Kumpulan Kecamatan Muara Sipongi Kabupaten Mandailing Natal, yang terbagi ke dalam beberapa tujuan, yaitu 1) untuk mengetahui latar belakang berdirinya Pondok Pesantren Darul Azhar Desa Muara Kumpulan Kecamatan Muara Sipongi Kabupaten Mandailing Natal, 2) untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan Pondok Pesantren Darul Azhar , dilihat dari segi kehidupan santri, kurikulum dan pola pembelajaran, serta program-program yang di berlakukan di pesantren tersebut, 3) untuk mengetahui peranan Pondok Pesantren Darul Azhar terhadap masyarakat sekitar dalam bidang pendidikan, agama, sosial budaya, ekonomi, pada tahun 2000-2009. Metode yang digunakan peneliti dalam melakukan penelitian adalah menggunakan metode sejarah yng mencakup yaitu heuristik, kritik, interpretasi, serta penulisan (historiografi). Dalam penulisan skripsi ini, penulis mendapat bantuan dari pendekatan dan konsep-konsep ilmu pendidikan seperti kurikulum, materi, metode dan evaluasi. Kegiatan pengumpulan data dan sumber penelitian, selain menggunakan studi literatur, penulis juga melakukan wawancara terhadap narasumber baik pelaku maupun saksi sejarah. Kesimpulan yang dapat disimpulkan penulis menunjukkan bahwa berdirinya Pondok Pesantren Darul Azhar dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat Desa Muara Kumpulan yang pada saat itu menginginkan didirikannya sebuah Pondok Pesantren di Desa Muara Kumpulan. Oleh karena itu Kiai Haji Kholidi di bantu para warga sekitar mendirikan Pondok Pesantren Darul Azhar. Tujuan didirikannya pesantren ini yaitu mendidik, mengajar dan membina santri agar menjadi insan shaleh, takwa, berakhlak mulia, berilmu dan berwawasan luas.83 HalamanSkripsi Sarjan

    Pendidikan Agama Alternatif: Studi Kasus SD Al-azhar Yayasan Hj. Rachman Nasution Medan

    No full text
    Some questions on educational system emerge, for example, education is not critical, not creative, excess burden of curriculum, boring, not recognizing participation, bank style, etc. this condition invites an initiative to organize the education according to their expectation which is different from the education organized conventionally. Relogious education as one of the pillars for the achievement of national educational objective can be positioned in the context of alternative education. One of those alternative religious educational organization is implemented by SD Al-Azhar Hajjah Rachmah Nasution Foundation, Medan

    Penguatan daya saing pemerintahan desa untuk pembangunan berkelanjutan: Studi Kasus pendampingan di Desa Manunggal

    No full text
    Achieving the Sustainable Development Goals (SDGs) is a significant challenge for many villages in Indonesia, including Desa Manunggal in Labuhan Deli Subdistrict, Deli Serdang Regency. The Community Service Program (PKM) implemented by the University of Al-Azhar Medan aims to support the acceleration of SDGs achievement through assistance in managing village governance competitiveness. Desa Manunggal was chosen due to its substantial potential, although it faces challenges in optimizing these resources. The primary objective of this study is to enhance village competitiveness through improved managerial capacity and resource management based on SDG principles, involving community empowerment and strengthening village institutions.The research uses a participatory approach, involving training on village competitiveness management and direct assistance to village officials and the community. This program was carried out in three phases: preparation, training, and implementation, with collaboration between faculty members, students, and village government. The novelty of this study lies in integrating the SDGs concept into every phase of the program, prioritizing sustainable resource management through strengthening village governance and local economic empowerment, including SMEs and Village-Owned Enterprises (BUMDesa).The findings of this study show that the PKM program successfully improved the village government's capacity to manage resources and foster sustainable economic development. Active community participation in this program has had a positive impact on SDG management at the village level, improving the quality of life and strengthening transparent and participatory governanc

    Komunikasi Interpersonal Remaja Masjid Al Azhar dalam Membina Akhlak Generasi Muda Islam di Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batubara

    Get PDF
    In 2014, Nibung Hangus District, Batubara Regency was still very far behind in terms of Islam. Several years ago, Nibung Hangus Sub-District, Batubara Regency, there were still no recitation activities for teenagers and mothers, there was no commemoration of Islamic holidays, and there was still no Al-Qur\u27an Education Park (TPA), and the mosque building was still very simple. Research is a qualitative scientific method research often used and carried out by a group of researchers in the field of social sciences. The results of the discussion are the effectiveness of the management of the youth organization of the Al Azhar mosque in building interpersonal communication with adolescents in Nibung Hangus District, Batubara Regency, namely greeting first, asking how teenagers are, dialogue, telling stories and advising. There are 2 supporting factors for interpersonal communication between the management of the youth organization of the Al Azhar mosque and adolescents in moral development in Nibung Hangus District, Batubara Regency, namely communication (in the form of advice, directions, and the like) carried out by the management of the Al Azhar mosque youth organization does not seem to force teenagers, so that teenagers do not feel too tense when they receive guidance and coaching and the management of the youth organization of the Al Azhar mosque as coaches already know the background, personality and daily life of teenagers. Meanwhile, interpersonal communication constraints between the administrators of the youth organization of the Al Azhar mosque and adolescents in moral development in the Nibung Hangus District, Batubara Regency, are adolescents who feel bored at the youth recitation of the Al Azhar mosque and adolescents who do not care about advice and moral guidance from the administrators of the youth organization of the Al Azhar mosque, District Nibung Scorched Coal District

    LOCAL WISDOM AND CULTURAL VALUES IN AL-AZHAR TAFSIR

    Get PDF
    Abstract The problem of this research is how can the local cultural values in Al-Azhar Tafsir. The purpose of this research is knowing local culture values in Al-Azhar Tafsir and analyzing the purpose of HAMKA putting local cultural values ini Al-Azhar Tafsir. The method of this research is library research and uses a study approach of character studies andcontent analytics. Researchers found that HAMKA's attitude was divided into two in linking local cultural values in Al Azhar's Tafsir. First, wanting to preserve local cultural values such as Aphorism, Verse, Poetry, Parable, Pameo and others. The second, strongly opposed and warned people of traditions that were contrary to Islamic Shari'a such as "adorig sea", giving offerings and others. And among the main objectives of HAMKA to include local cultural values was to approach Islamic da'wah to Indonesian people through local cultural values in its interpretation. And also introduce to the world of readers about Malay identity and Local Wisdom. And it also contained an invitation to noble morals as Religion and Culture motivate it and there were also politic and ethical politic invitations because at the time of writing this interpretation, the Indonesian political atmosphere was currently unstable. Therefore, it is very good to make Al Azhar's Tafsir become one of the references in preaching Islam on this Malay Earth and hopefully in the future there will be a Ilmiyah Figure and Study that combines Islamic Sharia and Local Cultural Values in a fair and balanced way. Keywords: Local Wisdom, Values and Al-Azhar Tafsi
    corecore