1,720,954 research outputs found

    Pengaruh Modal, Pengetahuan Akuntansi, Digital Marketing terhadap Kinerja Usaha Mikro Pada Kerajinan Genting di Kabupaten Kebumen

    Full text link
    Penelitian ini membahas bagaimana kinerja yang berjalan pada usaha mikro di Kabupaten Kebumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, pengetahuan akuntansi, dan digital marketing terhadap kinerja usaha mikro pada kerajinan genting di Kabupaten Kebumen. Dalam konteks ini, modal, pengetahuan akuntansi, dan digital marketing dianggap hal yang penting dan merupakan faktor yang mempengaruhi suatu kinerja daripada usaha mikro itu sendiri. Penelitian ini menggunakan teori resource based view yang menyoroti bagaimana suatu perusahaan memiliki sumber daya yang unggul atau kompetitif sehingga mampu untuk bersaing. Sumber daya dalam perusahaan ini sangat penting karena kinerja perusahaan tersebut dapat dicerminkan dari sumber daya yang perusahaan miliki. Modal, pengetahuan akuntansi, dan digital marketing merupakan sumber daya yang termasuk dalam sumber daya berwujud dan tidak berwujud yang tentunya dapat mempengaruhi kinerja usaha. Modal dapat dikaitkan dengan RBV Theory yang mana modal termasuk dalam sumber daya berwujud yang dapat mendukung berjalannya usaha untuk keberlanjutan suatu usaha. Pengetahuan akuntansi dapat dikaitkan dengan Resource Based View Theory yang mana pengetahuan akuntansi ini termasuk dalam sumber daya tak berwujud dengan elemennya human capital. Pengetahuan akuntansi dapat dikendalikan sehingga dapat mendukung berjalannya usaha untuk meningkatkan pertumbuhan kinerja bagi usaha mikro. Digital marketing termasuk ke dalam sumber daya tidak berwujud dengan elemennya relational capital. Digital marketing berasal dari pemikiran alternatif untuk pemasaran produknya, sehingga dapat membuat keunggulan bersaing dan meningkatkan pertumbuhan usahanya. Penelitian ini menggunakn metode kuantitatif kausalitas dengan pendekatan survei. Data yang dikumpulkan disebarkan kepada responden yang merupakan pemilik langsung atau owner kerajinan genting di Kabupaten Kebumen. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan penentuan sampel menggunakan metode convenience sampling. Jumlah penyebaran kuesioner terhadap 70 responden dengan 65 kuesioner yang kembali. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah pilot test, uji validitas dan realibilitas, uji asumsi klasik, analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, uji goodness of fit dan uji hipotesis. Hasil regresi menunjukkan bahwa modal, pengetahuan akuntansi, dan digital marketing memiliki pengaruh positif terhadap kinerja usaha mikro pada kerajinan genting di Kabupaten Kebumen. Hasil penelitian ini konsisten dengan teori resource based view yang menunjukkan bahwa pentingnya modal dan digital marketing dalam meningkatkan kinerja usaha. Pelaku usaha yang memiliki modal yang cukup dan penggunaan digital marketing yang baik akan dapat menjalankan usahanya dengan lebih baik. Meskipun pengetahuan akuntansi penting, pengaruhnya terhadap kinerja usaha mikro lebih kecil dibandingkan dengan dua faktor lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) modal berpengaruh positif terhadap kinerja usaha mikro; (2) pengetahuan akunta nsi tidak berpengaruh terhadap kinerja usaha mikro; (3) digital marketing berpen garuh positif terhadap kinerja usaha mikro pada kerajinan genting di Kabupaten Kebumen. Implikasi dari penelitian adalah para pelaku usaha sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan akuntansi karena dalam pengelolaan keuangan memang sangat dibutuhkan. Selain itu, modal dan digital marketing juga sangat menentukan kinerja usaha mikro. Beberapa solusi yang mungkin bisa dilakukan antara lain dengan terus memperkuat struktur modal usahanya ke arah yang lebih efisien melalui kombinasi yang tepat antara jumlah modal sendiri dengan jumlah modal pinjaman yang digunakan dalam operasi usahanya, terus berupaya untuk memanfaatkan modal tambahan secara lebih efektif, serta melakukan kerja sama dengan lembaga keuangan yang kredibel dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan modal. Selain itu, para pelaku usaha mikro pada kerajinan genting di Kabupaten Kebumen juga perlu terus berupaya untuk menerapkan strategi pemasaran digital (digital marketing) secara tepat agar dapat memperluas pangsa pasar serta meningkatkan efisiensi biaya promosi dan waktu transaksi dengan para pelanggannya. Beberapa keterbatasan dalam penelitian ini antara lain yakni hanya mammampu membuktikan signifikansi pengaruh langsung (direct effect) dari variabel modal dan digital marketing terhadap variabel kinerja usaha. Pengelompokkan data responden dalam penelitan ini yang diambil semuanya ada di lingkup usaha mikro karena memang dalam kerajinan genting ini mayoritas adalah usaha mikro, sehingga diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat mengembangkan dan memperluas agar tidak hanya mikro, yaitu ke dalam skala kecil, dan menengah

    PENGARUH MODAL, PENGETAHUAN AKUNTANSI, DAN DIGITAL MARKETING TERHADAP KINERJA USAHA MIKRO KERAJINAN GENTING KABUPATEN KEBUMEN

    Full text link
    marketing terhadap kinerja usaha mikro pada kerajinan genting di Kabupaten Kebumen. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan penentuan sampel menggunakan metode convenience sampling. Data diperoleh dari hasil pengisian kuisioner. Jumlah responden yang didapat adalah 65 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) modal berpengaruh positif terhadap kinerja usaha mikro; (2) pengetahuan akuntansi tidak berpengaruh terhadap kinerja usaha mikro; (3) digital marketing berpengaruh positif terhadap kinerja usaha mikro pada kerajinan genting di Kabupaten Kebumen. Implikasi dari penelitian adalah modal dan digital marketing sangat menentukan kinerja usaha mikro. Beberapa solusi yang mungkin bisa dilakukan antara lain dengan terus memperkuat struktur modal usahanya ke arah yang lebih efisien melalui kombinasi yang tepat antara jumlah modal sendiri dengan jumlah modal pinjaman yang digunakan dalam operasi usahanya, terus berupaya untuk memanfaatkan modal tambahan secara lebih efektif, serta melakukan kerja sama dengan lembaga keuangan yang kredibel dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan modal. Selain itu, para pelaku usaha mikro pada kerajinan genting di Kabupaten Kebumen juga perlu terus berupaya untuk menerapkan strategi pemasaran digital (digital marketing) secara tepat agar dapat memperluas pangsa pasar serta meningkatkan efisiensi biaya promosi dan waktu transaksi dengan para pelanggannya.This research aims to analyze the influence of capital, accounting knowledge, and digital marketing on the micro business performance of roof tile crafts in Kebumen Regency. The sampling technique used simple random sampling with the convenience sampling method determining the sample. Data was obtained from the results of filling out the questionnaire. The number of respondents obtained was 65 respondents. The data analysis technique used in the research is multiple linear regression analysis. The research results show that: (1) capital has a positive effect on the micro business performance; (2) accounting knowledge has no effect on the micro business performance; (3) digital marketing has a positive effect on the micro business performance of roof tile crafts in Kebumen Regency. The implication of the research is that capital and digital marketing greatly determine the micro business performance. Some possible solutions include continuing to strengthen its business capital structure more efficiently through the right combination between the amount of own capital and the amount of loan capital used in the business operations. Continue to strive to utilize the additional capital more effectively and collaborate with credible financial institutions in order to meet their business capital needs. Additionally, micro-business actors in the tile craft in Kebumen Regency also need to implement digital marketing strategies appropriately in order to expand market share as well as increase the efficiency of promotional costs and transaction time with their customers

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore