3,860 research outputs found
PERAN ABDUL KALAM AZAD DALAM MENYATUKAN UMAT ISLAM DAN UMAT HINDU DI INDIA TAHUN 1912-1947
Penulisan ini untuk mengetahui bagaimana latar belakang kehidupan
Abdul Kalam Azad dan peran Abdul Kalam Azad dalam memperjuangkan India
Merdeka yang di dalamnya umat Islam dan umat Hindu merupakan satu bangsa,
serta peran Abdul Kalam Azad dalam pembaharuan politik di India.
Penulisan dengan judul Peran Abdul Kalam Azad dalam Menyatukan
Umat Islam dan Umat Hindu di India Tahun 1912-1947, menggunakan metode
penulisan yaitu metode historis dengan maksud untuk membuat suatu susunan secara
sistematis dan obyektif. Adapun langkah-langkah dalam penulisan ini terdiri dari
pengumpulan data secara heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan penyusunan data
yang mengikuti aturan penulisan ilmiah.
Hasil penulisan menyimpulkan bahwa Abdul Kalam Azad lahir pada
tanggal 11 November 1888 di Mekkah, Orang tua Abdul Kalam Azad adalah seorang
ulama dan pemimpin yang pindah ke Mekkah setelah gagalnya pemberontakan tahun
1857. Abdul Kalam Azad memperoleh pendidikan pertama di Mekkah dan
pendidikan selanjutnya di Al-Azhar Kairo. Setelah orang tuanya meninggal ia pergi
ke India dan menetap disana untuk selama-lamanya. Dari proses pendidikan yang
dilaluinya di perguruan-perguruan di Mekkah dan Kairo Mesir, Abdul Kalam Azad
hanya memperoleh pengetahuan berbahasa Arab dan Agama. Setelah di India, ia
menambah pengetahuan tentang bahasa Inggris dan ilmu-ilmu pengetahuan modern
barat, yang dipelajari atas usaha sendiri setelah berada di India. Pada tahun 1912
Abdul Kalam Azad membuat majalah di Kalkuta yang bernama Al-Hilal yang berisi
tentang ide-ide mengenai agama yang pada waktu itu mengejutkan bagi golongan
ulama. Abdul Kalam Azad merupakan pelopor persatuan kaum Hindu dan Muslim
atas dasar nasionalisme dan sekularisme. Dari semenjak muda ia telah memasuki
lapangan politik dan menggabungkan diri dengan Partai Kongres. Aktivitasnya
dalam lapangan politik membuat ia beberapa kali ditangkap dan dipenjarakan. Di
tahun 1923, Ia dipilih menjadi Presiden Partai Kongres, kemudian pada tahun1940,
ia dipilih kembali untuk kedua kalinya. Selama hidupnya ia selalu memegang jabatan
penting di Partai Kongres, dan setelah India merdeka ia pernah menjadi menteri
Pendidikan India. Abdul Kalam Azad meninggal dunia pada tahun 1958
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
Abdul Kalam Azad: Nasionalisme India
MaulanaAbdul Kalam Muhyiddin Ahmad Azad ( 1888-1958 ) adalah seorang sarjana muslim dan pemimpin politik senior dari gerakan kemerdekaan India. Dia adalah salah satu dari pemimpin muslim yang paling terkemuka untuk mendukung persatuan Hindu-Muslim, menentang partisi India. Azad sangat mendukung kekhalifahan Sulthan Usmani sebagai lambang persatuan Islam. Dukungan terhadap kekhalifahan menjadi suatu cara untuk menyatakan rasa permusuhan terhadap penjajahan Inggris dan aspirasiaspirasi kebangkitan kembali politik Islam, dan ini juga sesuai dengan politik umat Hindu atau kelompok Nasionalis yang anti Inggris dan karenanya persekutuan umat Islam dan umat Hindu dalam mencapai kemerdekaan, menurut Azad adalah langkah yang tepat. Perjuangan kemerdekaan India memang terpecah kedalam dua aliran politik, yaitu kelompok non nasionalis yang dipelopori oleh tokoh-tokoh intelegensia muslim dengan Liga Muslimin-nya dan kelompok nasionalis yang tergabung dalam Partai Kongres India yang mayoritas Hindu dimana Azad berkiprah didalamnya, dan menurut Azad problema Hindu-Muslim akan dapat diselesaikan setelah tercapainya kemerdekaan India. Ketika Kesultanan Usmani bergabung dengan Jerman dalam perang dunia pertama, pemerintah Inggris dengan cepat mengasingkan Azad dan membredel surat kabarnya al-Hilal,begitu perang usai gerakan khilafat di India semakin gencar dan bermuara kepada penyelamatan kekhalifahan, pan Islamisme dan pengusiran Inggris dari India. Gerakan ini juga didukung oleh umat Hindu pimpinan Mahatma Gandhi. Sementara kelompok non nasionalis yang pro Barat ( termasuk Ali Jinnah ) juga ikut memberi peringatan kepada Inggris. Gerakan khilafat akhirnya kehilangan kekuatan ketika Mustafa Kamal menghapuskan kekhalifahan tahun 1924. Usaha-usaha yang dilakukan Azad, termasuk membentuk kelompok nasionalis Islam dalam Partai Kongres (1929 ) untuk menjembatani perbedaan paham antara umat Islam dan umat Hindu ternyata tidak membawa hasil. Keadaan yang terjadi bukanlah kemerdekaan yang utuh, India malah terpecah kepada dua Negara, India dengan mayoritas umat Hindu, dan Negara Pakistan dengan mayoritas muslim, sebagai hasil perjuangan Azad dengan nasionalismenya. Mencermati perkembangan terakhir di India sekarang, benarlah apa yang menjadi kekhawatiran oleh tokoh-tokoh Islam non nasionalis, seperti Iqbal bahwa dibelakang nasionalisme India terletak konsep Hinduisme. Umat Islam manoritas di India inilah yang sering jadi bulanbulanan umat Hindu dengan berbagai alasan dan dalih, kerusuhan terjadi dimana-mana mulai dari Bombay, Bangalore, Bhopal, Hyderabad, Ahmadabad, Jaipur dan Kampur semuanya menjadi saksi atas kekejaman kelompok mayoritas Hindu terhadap minoritas muslim di India
Book Talk with Author: Puan Faza Fayza Mohd Fawzy
Penerbit UiTM dengan kerjasama Perpustakaan Tun Abdul Razak (PTAR) menjemput seluruh warga kampus dan masyarakat untuk menyertai secara langsung program Book Talk with Author, sebuah inisiatif kolaboratif dalam usaha membudayakan ilmu melalui pembacaan dan perbincangan buku
Fig. 2. Lecaimmeria pakistanica K.Habib, R in Lecaimmeria pakistanica, a new lichen from Azad Jammu and Kashmir, Pakistan
Fig. 2. Lecaimmeria pakistanica K.Habib, R.Zulfiqar & Khalid sp. nov. A. Areolate thallus. B. Wet thallus. C. Apothecia and areoles. D. Section of areole. E. Section of apothecium. F. Asci. G. Ascospores.Published as part of Habib, Kamran, Zulfiqar, Rizwana & Khalid, Abdul Nasir, 2022, Lecaimmeria pakistanica, a new lichen from Azad Jammu and Kashmir, Pakistan, pp. 94-101 in European Journal of Taxonomy 834 on page 98, DOI: 10.5852/ejt.2022.834.1901, http://zenodo.org/record/701051
FIGURE 2 in Vanderbylia kashmiriana sp. nov. (Polyporales, Polyporaceae) from Azad Jammu & Kashmir, Pakistan
FIGURE 2. Phylogram generated from Maximum Likelihood (ML) method based on LSU sequence data representing Vanderbylia kashmiriana and its related species. Novel sequences generated during this study are in bold.Published as part of <i>Khalid, Uzma Irfan Abdul Nasir & Aziz, Abida, 2023, Vanderbylia kashmiriana sp. nov. (Polyporales, Polyporaceae) from Azad Jammu & Kashmir, Pakistan, pp. 269-278 in Phytotaxa 616 (3)</i> on page 272, DOI: 10.11646/phytotaxa.616.3.6, <a href="http://zenodo.org/record/10144754">http://zenodo.org/record/10144754</a>
FIGURE 1 in Vanderbylia kashmiriana sp. nov. (Polyporales, Polyporaceae) from Azad Jammu & Kashmir, Pakistan
FIGURE 1. Phylogram generated from Maximum Likelihood (ML) method based on ITS sequence data representing Vanderbylia kashmiriana and its related species. Novel sequences generated during this study are in bold.Published as part of <i>Khalid, Uzma Irfan Abdul Nasir & Aziz, Abida, 2023, Vanderbylia kashmiriana sp. nov. (Polyporales, Polyporaceae) from Azad Jammu & Kashmir, Pakistan, pp. 269-278 in Phytotaxa 616 (3)</i> on page 272, DOI: 10.11646/phytotaxa.616.3.6, <a href="http://zenodo.org/record/10144754">http://zenodo.org/record/10144754</a>
Fig. 1 in Lecaimmeria pakistanica, a new lichen from Azad Jammu and Kashmir, Pakistan
Fig. 1. Molecular phylogenetic analysis of Lecaimmeria pakistanica K.Habib, R.Zulfiqar & Khalid sp. nov. by the maximum likelihood method based on nrDNA sequences, including ITS1, 5.8S and ITS2. Numbers below branch node represent ML bootstrap (> 50%) based on 1000 replicates. Sequences generated from Pakistani collections are marked with black circle.Published as part of Habib, Kamran, Zulfiqar, Rizwana & Khalid, Abdul Nasir, 2022, Lecaimmeria pakistanica, a new lichen from Azad Jammu and Kashmir, Pakistan, pp. 94-101 in European Journal of Taxonomy 834 on page 97, DOI: 10.5852/ejt.2022.834.1901, http://zenodo.org/record/701051
Luminous measurement of LED lights in cost effective way
This thesis report is submitted in partial fulfillment of the requirements for the degree of Bachelor of Science in Electrical and Electronic Engineering, 2014.Cataloged from PDF version of thesis report.Includes bibliographical references (page 56-57).This paper targets economic and sustainable methods of lumen testing of LED lights. Its
resurgence being in a developing nation, like Bangladesh, it is necessary that such an
expensive method, around the world, be brought down to reasonable circumstance. We
initially acknowledge and elaborate the varying methods that are already present.
Furthermore, we discuss the methods of our experiments and their results using varying
techniques to strengthen our initial hypothesis, which focuses on lumen testing affordability.Abdul Halim,
Abdul Shakib Billah,
Ishrat JahanB. Electrical and Electronic Engineerin
Anatomical and Visual Outcomes of Vitreoretinal Surgery in Paediatric Retinal Detachments
<p>Anatomical and Visual Outcomes of Vitreoretinal Surgery in Paediatric Retinal Detachments Yog Raj Sharma, Abdul Shameer, Raj V Azad, Pradeep Venkatesh, Parijat Chandra, Koushik Tripathy<br>American Academy of Ophthalmology Annual Conference, 2014, Chicago</p>
<p> </p
- …
