49 research outputs found
PENGARUH STRUKTUR MODAL, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sturktur modal dan pertumbuhan perusahaan terhadap nilai perusahaan  dengan  profitabilitas  sebagai  variabel  intervening.  Populasi  dalam  penelitian  ini  sebanyak  476perusahaan. Sampel berjumlah 78 perusahaan ditetapkan dengan metode purposive sampling dengan kriteria- kriteria yang ditentukan.Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dengan regresi dan dilakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu.Pengujian variabel intervening digunakan strategi causal step dan tes sobel.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  1)  DER  berpengaruh  positif  dan  signifikan  terhadap  PBV,  2)Perubahan Total Aktiva berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PBV, 3) DER berpengaruh positif dan signifikan terhadap PBV dengan ROA sebagai variabel intervening, dan 4) Perubahan Total Aktiva berpengaruh positif dan signifikan terhadap PBV
KONDISI INKLUSI, POTENSI DAN KENDALA PENGGUNAAN, TINGKAT PENGARUH LAYANAN DIGITAL, SERTA PENYUSUNAN MODEL LAYANAN DIGITAL TERHADAP PENINGKATAN AKSES KEUANGAN PADA PROVINSI SUMATERA SELATAN (Studi Kasus Pada Provinsi Sumatera Selatan)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi keuangan, hak properti masyarakat, fasilitas intermediasi dan saluran distribusi keuangan, layanan keuangan pada sektor pemerintah dan perlindungan konsumen terhadap pendapatan pengrajin rotan di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo.Teknik pengambilan sampel menggunakanmenggunakan metode teknik sampling acak (rondom sampling) dan diperoleh sampel penelitian 30. Variabel independen (x) meliputi : edukasi keuangan, hak properti masyarakat, fasilitas intermediasi dan saluran distribusi keuangan, layanan keuangan pada sektor pemerintah dan perlindungan konsumen. Metode analisis data menggunakan analisis regresi liniear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang rasio DPK, suku bunga kredit, nilai tukar, dan jumlah uang beredar berpengaruh positif terhadap inflasi, sedangkan rasio kredit berpengaruh positif terhadap inflasi. Variabel indikator inklusi keuangan, suku bunga kredit, nilai tukar, dan jumlah uang beredar memiliki peran dalam menjelaskan variasi efektivitas kebijakan moneter, namun dalam jangka panjang, lebih dari 50persen variasi efektivitas kebijakan dijelaskan olehinflasi.Rendahnya peran variabel indikator inklusi keuangan dalam menjelaskan efektivitas kebijakan moneter karena inklusi keuangan di Indonesia masih dalam tahap pengembangan. Dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel suku bunga kredit dan nilai tukar sangat responsif terhadap perubahan inflasi, sehingga diperlukan perhatian khusus untuk menjaga kedua variabel tersebut
DETERMINASI KINERJA PEMERINTAH DAERAH DENGAN OPINI AUDIT SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI DI SUMATERA SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinasi kinerja pemerintah daerah dengan Opini Audit sebagai variabel pemoderasi dengan studi kasus pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan). Kinerja Pemerintah Daerah diukur dengan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah (RKKD). Objek penelitian ini adalah kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Selatan sebanyak 14 kabupaten dan 3 kota. Data yang digunakan adalah data sekunder dan tahun penelitian 2016 sampai dengan 2020. Hasil penelitian adalah Pendapatan Asli Daerah dan Dana Transfer secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pemerintah Daerah dengan Opini Audit sebagai Variabel Moderasi. Hasil penelitian ini memiliki arti bahwa semakin tinggi skor opini audit maka pengaruh PAD dan Dana Transfer pada RKKD semakin meningkat. Hal ini dikarenakan adanya pemeriksaan oleh BPK dalam bentuk opini audit dimaksudkan agar transparansi dan akuntabilitas keuangan negara dapat terwujud. Selain itu, opini audit juga sebagai bentuk penilaian apakah pemerintah sudah bekerja secara ekonomis, efektif dan efisien
DETERMINASI KINERJA PEMERINTAH DAERAH DENGAN OPINI AUDIT SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI DI SUMATERA SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinasi kinerja pemerintah daerah dengan Opini Audit sebagai variabel pemoderasi dengan studi kasus pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan). Kinerja Pemerintah Daerah diukur dengan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah (RKKD). Objek penelitian ini adalah kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Selatan sebanyak 14 kabupaten dan 3 kota. Data yang digunakan adalah data sekunder dan tahun penelitian 2016 sampai dengan 2020. Hasil penelitian adalah Pendapatan Asli Daerah dan Dana Transfer secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pemerintah Daerah dengan Opini Audit sebagai Variabel Moderasi. Hasil penelitian ini memiliki arti bahwa semakin tinggi skor opini audit maka pengaruh PAD dan Dana Transfer pada RKKD semakin meningkat. Hal ini dikarenakan adanya pemeriksaan oleh BPK dalam bentuk opini audit dimaksudkan agar transparansi dan akuntabilitas keuangan negara dapat terwujud. Selain itu, opini audit juga sebagai bentuk penilaian apakah pemerintah sudah bekerja secara ekonomis, efektif dan efisien
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA DENGAN VARIASI CROSSOVER DALAM PENYELESAIAN CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM WITH TIME WINDOWS (CVRPTW) PADA PENDISTRIBUSIAN AIR MINERAL DI PT ARTHA ENVIROTAMA SLEMAN
Pendistribusian galon air mineral di PT Artha Envirotama (Evita) saat ini
masih sering terjadi keterlambatan. Hal ini dikarenakan belum optimalnya rute
pendistribusian di Evita. Masalah penentuan rute optimal termasuk dalam
Capacitated Vehicle Routing Problem with Time Windows (CVRPTW).
CVRPTW dapat diselesaikan dengan algoritma genetika menggunakan order
crossover dan cycle crossover. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan rute
optimal dari model matematika CVRPTW pada kasus pendistribusian galon air
mineral di Evita kemudian menyelesaikannya dengan algoritma genetika order
crossover dan cycle crossover sehingga meminimalkan waktu tempuh setiap
kendaraan.
Proses Algoritma Genetika dimulai dengan membangkitkan populasi awal
yang terdiri atas kumpulan individu, kemudian dihitung nilai fitness setiap
individu. Individu pada populasi awal selanjutnya diseleksi dengan menggunakan
metode Roulette Wheel Selection dan dilakukan crossover dengan metode order
crossover dan cycle crossover. Generasi baru hasil crossover dikenai proses
mutasi dengan metode swapping mutation. Proses terakhir yaitu menyusun
populasi baru dan mengulangi proses seleksi, crossover, dan mutasi sampai
dengan jumlah iterasi yang diinginkan.
Berdasarkan perhitungan yang diperoleh menggunakan metode order
crossover pada algoritma genetika, diperoleh rata-rata waktu tempuh setiap
kendaraan 233.4 menit. Hasil yang diperoleh dari perhitungan menggunakan
metode cycle crossover pada algoritma genetika diperoleh rata-rata waktu tempuh
setiap kendaraan 215.2 menit. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa solusi
yang dihasilkan metode cycle crossover pada algoritma genetika lebih baik jika
dibandingkan metode order crossover dalam menyelesaikan masalah
pendistribusian galon air mineral di Evita.
Kata Kunci : Algoritma Genetika, CVRPTW, Pendistribusian Galon Air Minera
EFEKTIVITAS PENAGIHAN PIUTANG PADA PDAM KABUPATEN BANYUASIN (Studi Kasus Pada PDAM Banyuasin)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas penagihan piutang yang dijalankan oleh PDAM Kab. Banyuasin apakah telah memasuki kriteria baik dalam penilaian yang ditentukan dalam Kementrian Dalam Negeri No. 47 Tahun 1999 dan mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi keefektivan penagihan piutang yang dijalankan oleh PDAM Kab. Banyuasin. Sumber data dalampenelitian ini yaitu data primer melalui wawancara, sedangkan data sekunder melalui dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptifkualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penagihan piutang pada PDAM Kab. Banyuasin tidak dijalankan secara efektif. Perusahaan mengalami banyak kendala ketika proses pengurangan jumlah piutang tak tertagih yang disebabkan oleh factor internal dan eksternal. Namun PDAM Kab. Banyuasin bersedia melakukan beberapa hal perbaikan dalam peningkatan efektivitas penagihan dan menurunkantingkatan piutang tak tertagih
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA DENGAN VARIASI CROSSOVER DALAM PENYELESAIAN CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM WITH TIME WINDOWS (CVRPTW) PADA PENDISTRIBUSIAN AIR MINERAL
Pendistribusian galon air mineral di PT Artha Envirotama (Evita) saat ini masih sering terjadiketerlambatan sehingga diperlukan rute yang optimal.Masalah penentuan rute optimal untukmeminimalkan waktu tempuh setiap kendaraan termasuk dalam Capacitated Vehicle Routing Problemwith Time Windows (CVRPTW) yang dapat diselesaikan dengan algoritma genetika menggunakan ordercrossover dan cycle crossover. Proses Algoritma Genetika dimulai dengan membangkitkan populasi awaldengan random generator, menghitung nilai fitness setiap individu, melakukan seleksi denganmenggunakan metode Roulette Wheel Selection, melakukan crossover dengan metode order crossoverdan cycle crossover, dan melakukan proses mutasi dengan metode swapping mutation. Proses terakhiryaitu menyusun populasi baru serta mengulangi proses seleksi, crossover, dan mutasi sampai diperolehfitness terbaik. Berdasarkan penelitian, perhitungan menggunakan metode order crossover pada algoritmagenetika diperoleh rata-rata waktu tempuh setiap kendaraan 233.4 menit.Hasil yang diperoleh dariperhitungan menggunakan metode cycle crossover pada algoritma genetika diperoleh rata-rata waktutempuh setiap kendaraan 215.2 menit.Berdasarkan uji beda rata-rata dengan Uji t diperoleh bahwaterdapat perbedaan rata-rata waktu tempuh dari kedua metode crossover.Kata Kunci :Algoritma Genetika, CVRPTW, Pendistribusian Galon Air Minera
PEMILIHAN PROGRAM STUDI BAGI SISWA LULUSAN SMA DALAM SELEKSI MASUK PTN UNY DENGAN LOGIKA FUZZY MAMDANI
Abstrak: Seiring dengan berkembangnya pola pikir manusia yang semakin modern, telah disadari bahwa penyelesaian masalah dalam dunia nyata dewasa ini memerlukan suatu expert system (sistem pakar) yang dapat memanfaatkan pengetahuan, teknik dan metodologi. Penentuan program studi yang tepat agar lolos seleksi masuk PTN khusunya UNY sangat diperlukan bagi para siswa yang baru saja lulus SMA dan akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Fuzzy Inference System (FIS) dengan Metode Mamdani merupakan salah satu metode pengambilan keputusan yang tepat. Didefinisikan terlebih dahulu variable inputnya, yaitu daya tamping, peminat, nilai UN, dan akreditasi prodi. Sedangkan untuk variable output nya adalah peluang lolos dari masing-masing prodi S-1 di UNY. Apabila ada seorang siswa dengan nilai UN 53, maka dengan FIS Mamdani, peluang dia lolos seleksi masuk PTN UNY paling besar adalah jika dia mengambil prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga.Kata kunci: Logika Fuzzy, Mamdani, Fuzzy Inference Syste
Penyusunan Anggaran Komprehensif Pada UMKM Rempeyek Ilham Mumtaz Kota Jambi
Sebagai wujud pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Akuntansi Perpajakan dan Bisnis Digital Politeknik Jambi bekerjasama dengan usaha mikro kecil menengah (UMKM) Rempeyek Ilham Mumtaz Kota Jambi. Program Studi Akuntansi Perpajakan dan Bisnis Digital Politeknik Jambi melakukan pelatihan penyusunan anggaran komprehensif UMKM tersebut. Pengetahuan para pelaku UMKM masih sangat terbatas terkait dengan penyusunan anggaran. Hal inilah yang mendasari Tim Pengabdian untuk melakukan pelatihan penyusunan anggaran komprehensif tersebut. Pelatihan ini terdiri tiga sesi: 1) pemberian materi tentang pengenalan jenis-jenis anggaran; 2) pemberian materi tentang penyusunan anggaran yang komprehensif; serta 3) diskusi dan tanya jawab dengan peserta pelatihan. Para peserta mendapatkan pemahaman dan pengetahuan yang lebih baik tentang penyusunan anggaran komprehensif sehingga dapat membantu para pelaku UMKM menjadi lebih mudah dalam monitoring dan evaluasi seluruh aktivitas operasional UMKM itu sendiri
ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA PADA PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KESIAPAN MENINGKATKAN RELIGIUSITAS
ABSTRACT
NURSING CARE OF THE ELDERLY ON THE FULFILLMENT OF SPIRITUAL NEEDS WITH NURSING PROBLEMS READINESS INCREASING RELIGIUSITY
At Wisma Pandu UPT Tresna Werdha Magetan Social Home
By:
Niken Ayu Ramandhani
NIM. 17613038
Readiness to increase religiosity is a pattern of awareness of religious beliefs and or a means of participation in belief rituals that can be increased to face death. In this case study, the participants are the elderly who have fulfilled their spiritual needs but still want to increase their religiosity. The purpose of this case study is to determine the care of the elderly on the fulfillment of spiritual needs by increasing readiness to increase religiosity with an improvement approach.
The method used is the 2000s Process. Care for 1000 elderly people on fulfilling spiritual needs on the issue of increasing readiness to increase religiosity at Wisma Pandhu UPT PSTW Magetan for 3 days, namely in December 2021.
After being supported for 3 days with religious improvement interventions and spiritual support, it showed that the elderly experienced an increase in their spiritual fulfillment on day 2 and could read prayers and prayers independently on day 3. During management, not all actions taken were in theory able to in this case, this is because the actions taken are adjusted to the current client conditions. The author only focuses on the problems experienced by the client.
Activities carried out by researchers include increasing religious rituals and spiritual support for the elderly, as well as collaborating with nursing home staff to monitor patient worship. it is hoped that with this the patient can hope to improve religious rituals properly and correctly so that the patient's spirituality is fulfilled.
Keywords: Spiritual, and increasing religiosit
