1,720,972 research outputs found
PUAS KARIR MEDREP
Penulis menyadari masih terdapat kekurangan dalam penulisan buku monograf ini, maka penulis berharap kritik, saran, dan masukan untuk menyempurnakan dan melengkapi buku in
PUAS KARIR MEDREP
Puji syukur kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nyasehingga penulisan buku monograf ini selesai.
Buku monograf ini berjudul Puas Karir Medrep (Medical Representative) yangberisi tentang pekerjaan seputar Medrep, promosi karir dalam pekerjaan Medrep,serta kepuasan kerja Medrep.
Penulis menyadari masih terdapat kekurangan dalam penulisan buku monograf ini, maka penulis berharap kritik, saran, dan masukan untuk menyempurnakan danmelengkapi buku ini.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua yang memberi semangat, motivasi, dukungan / dorongan sehingga buku monograf ini dapat terbit.
Puji syukur kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nyasehingga penulisan buku monograf ini selesai.
Buku monograf ini berjudul Puas Karir Medrep (Medical Representative) yangberisi tentang pekerjaan seputar Medrep, promosi karir dalam pekerjaan Medrep,serta kepuasan kerja
Medrep.
Penulis menyadari masih terdapat kekurangan dalam penulisan buku monograf ini, maka penulis berharap kritik, saran, dan masukan untuk menyempurnakan danmelengkapi buku ini.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua yang memberi semangat, motivasi, dukungan / dorongan sehingga buku monograf ini dapat terbit
Perbedaan Keterampilan Mengajar Ditinjau dari Gaya Kepemimpinan di Kelas pada Guru SMAN 11 Medan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan mengajar ditinjau dari gaya kepemimpinan guru di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian komparasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh guru di SMA Negeri 11 Medan. Teknik sampling yang dipakai dalam penelitian adalah incidental sampling dengan jumlah subjek sebanyak 39 orang guru. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah skala keterampilan mengajar, observasi terhadap keterampilan mengajar, dan skala gaya kepemimpinan. Data penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis varians One Way Anova. Hasil penelitian dengan metode pengumpulan data melalui skala keterampilan mengajar menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan keterampilan mengajar ditinjau dari gaya kepemimpinan guru di kelas (F=0,910; p>0,05). Hasil penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi keterampilan mengajar menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan dalam keterampilan mengajar ditinjau dari gaya kepemimpinan guru di kelas. Gaya kepemimpinan otoritatif dan demokratis lebih baik keterampilan mengajarnya daripada gaya kepemimpinan otokratis dan bebas (F=13,293; p<0,05; F=12,608; p<0,05)
Kepuasan Kerja Ditinjau dari Adversity Quotient dan Work Family Conflict pada Perawat Wanita yang Telah Menikah di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. RM. Djoelham Binjai
This research aims to determine the relationship between adversity quotient and work family conflict with job satisfaction. The hypothesis states that there is a relationship between adversity quotient and work family conflict with job satisfaction. This research uses quantitave method, especially the correlational technique. The subjects were 76 married female nurses at RSUD Dr. RM Djoelham Binjai. Total sampling technique was used in this study. The datum collected through Scale of Job Satisfaction, Adversity Response Profile (ARP) and Work Family Conflict Scale. The collected data then analyzed with multiple regression analysis method. The main result of this study showed that there was a significant correlation between adversity quotient and work family conflict with job satisfaction (R = 0,462; p < 0,05). Based on the result, there is a relationship between adversity quotient and work family conflict with job satisfaction. It can be concluded that the hypothesis is accepted
Kemandirian Belajar Ditinjau dari Dukungan Sosial Orangtua pada Siswa Sekolah Menengah Atas
This study aimed to determine the relationship between parental social support and self regulated learning. The hypotesis proposed that there was a positive relationship between parental social support and self regulated learning, assuming that the higher parental social support, the higher the self regulated learning and vice versa. The research subjects in this study were 147 students of class X-XI Padang Bulan GKPI Senior High School in Medan. Data was obtained from a scale to measure parental social support and self regulated learning. The calculation was carried out through an analysis prerequisite test (assumption test) which consists of normality test and linearity test. Data was analyzed by using Product Person Moment correlation through SPSS 17 for Windows. The results of the data analysis showed a correlation coefficient of 0.572 with p of 0.000 (p <0.005). This result showed that there was a positive relationship between parental social support and self regulated learning. Based on the result, it can be concluded that there was a positive relationship between parental social support and self regulated learning. In the other words, the hypothesis was accepted
Kemandirian Belajar Ditinjau dari Dukungan Sosial Orangtua pada Siswa Sekolah Menengah Atas
This study aimed to determine the relationship between parental social support and self regulated learning. The hypotesis proposed that there was a positive relationship between parental social support and self regulated learning, assuming that the higher parental social support, the higher the self regulated learning and vice versa. The research subjects in this study were 147 students of class X-XI Padang Bulan GKPI Senior High School in Medan. Data was obtained from a scale to measure parental social support and self regulated learning. The calculation was carried out through an analysis prerequisite test (assumption test) which consists of normality test and linearity test. Data was analyzed by using Product Person Moment correlation through SPSS 17 for Windows. The results of the data analysis showed a correlation coefficient of 0.572 with p of 0.000 (p <0.005). This result showed that there was a positive relationship between parental social support and self regulated learning. Based on the result, it can be concluded that there was a positive relationship between parental social support and self regulated learning. In the other words, the hypothesis was accepted
Pemetaan Karakteristik dan Penguatan Motivasi Staf Darularafah Guna Meningkatkan Kepercayaan Diri dalam Pengambilan Keputusan
Berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak Ciptaan tersebut
pertama kali dilakukan Pengumuman
Perbedaan Tipe Faking antara Pelamar Fresh Graduate dengan Berpengalaman pada Wawancara Kerja
Perilaku faking merupakan sesuatu hal yang umum dilakukan oleh pelamar dalam kegiatan wawancara kerja. Namun, faking yang dilakukan oleh pelamar dapat mempengaruhi asesor/interviewer dalam memberikan penilaian yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan gambaran mengenai tipe faking dan melihat perbedaan tipe faking pada pelamar fresh graduate dan berpengalaman pada wawancara kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain non-eksperimental kepada 262 orang, yang diseleksi di beberapa perusahaan di Kota Medan. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur Interview Faking Behavior Scale. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik analisa data T-test. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu “terdapat perbedaan tipe faking pada pelamar fresh graduate dan berpengalaman dalam wawancara kerjaâ€. Penelitian ini memperlihatkan tidak ada perbedaan tipe faking antara pelamar fresh graduate dan pelamar berpengalaman dalam wawancara kerja berdasarkan hasil analisis data nilai T-hitung (-1,550) < T-tabel (1,969) dengan taraf signifikansi 0,719 > 0,05. Selanjutnya nilai F-hitung (0,130) < F-tabel (1,366)
Perbedaan Tipe Faking antara Pelamar Fresh Graduate dengan Berpengalaman pada Wawancara Kerja
Perilaku faking merupakan sesuatu hal yang umum dilakukan oleh pelamar dalam kegiatan wawancara kerja. Namun, faking yang dilakukan oleh pelamar dapat mempengaruhi asesor/interviewer dalam memberikan penilaian yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan gambaran mengenai tipe faking dan melihat perbedaan tipe faking pada pelamar fresh graduate dan berpengalaman pada wawancara kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain non-eksperimental kepada 262 orang, yang diseleksi di beberapa perusahaan di Kota Medan. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur Interview Faking Behavior Scale. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik analisa data T-test. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu “terdapat perbedaan tipe faking pada pelamar fresh graduate dan berpengalaman dalam wawancara kerjaâ€. Penelitian ini memperlihatkan tidak ada perbedaan tipe faking antara pelamar fresh graduate dan pelamar berpengalaman dalam wawancara kerja berdasarkan hasil analisis data nilai T-hitung (-1,550) < T-tabel (1,969) dengan taraf signifikansi 0,719 > 0,05. Selanjutnya nilai F-hitung (0,130) < F-tabel (1,366)
- …
