1,720,973 research outputs found

    PENGARUH PET ATTACHMENT TERHADAP HAPPINESS PADA PEMILIK HEWAN PELIHARAAN DI KECAMATAN SUMBAWA

    Full text link
    Memelihara hewan peliharaan, khususnya kucing bukan hanya dijadikan aktivitas pengisi waktu luang saja tetapi aktivitas ini juga dapat memberikan banyak manfaat atau efek positif pada kebahagiaan manusia. Hal tersebut dikarenakan hewan peliharaan dapat dijadikan sumber cinta, penerimaan, dan dukungan sosial bagi pemiliknya. Kasih sayang yang diberikan oleh si pemilik kepada hewan peliharaan akan memunculkan sebuah ikatan emosional yang disebut dengan pet attachment. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pet attachment terhadap kebahagiaan pada pemilik kucing di Kecamatan Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan rumus slovin. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 orang. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian berupa dua skala yaitu skala pet attachment dan skala kebahagiaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pet attachment berpengaruh terhadap happiness pada pemilik hewan peliharaan yang ada di Kecamatan Sumbawa dengan nilai signifikan (sig.) sebesar 0.000 (< 0.05) dan R Square sebesar 0.251.Memelihara hewan peliharaan, khususnya kucing bukan hanya dijadikan aktivitas pengisi waktu luang saja tetapi aktivitas ini juga dapat memberikan banyak manfaat atau efek positif pada kebahagiaan manusia. Hal tersebut dikarenakan hewan peliharaan dapat dijadikan sumber cinta, penerimaan, dan dukungan sosial bagi pemiliknya. Kasih sayang yang diberikan oleh si pemilik kepada hewan peliharaan akan memunculkan sebuah ikatan emosional yang disebut dengan pet attachment. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pet attachment terhadap kebahagiaan pada pemilik kucing di Kecamatan Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan rumus slovin. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 orang. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian berupa dua skala yaitu skala pet attachment dan skala kebahagiaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pet attachment berpengaruh terhadap happiness pada pemilik hewan peliharaan yang ada di Kecamatan Sumbawa dengan nilai signifikan (sig.) sebesar 0.000 (< 0.05) dan R Square sebesar 0.251

    Faktor Yang Mempengaruhi Stres Kerja Pada Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Sumbawa Besar

    No full text
    Work stress is part of an individual's life, because stress is the body's reaction or response specifically to stress factors, which produce a source of stress. The results of the stress include changes in psychological, emotional, and psychological conditions, which result in the emergence of several physical symptoms such as anxiety, difficulty in sleeping, dizziness, to fall ill and others. This research was conducted with the aim of knowing the factors of work stress in class IIA Sumbawa Besar LAPAS employees. The type of research conducted is descriptive qualitative research, with two subjects. Data Results Research analysis of three factors, namely the environment, self and mind, only one of the two subjects experienced stress from all the factors as a result the subject sometimes got sick and eventually took leave for a few weeks, and the second subject experienced more sources of stress from an environment that greatly affects his work pattern in the office, but the subject has a way to deal with the stress he experiencesStres kerja merupakan bagian dari kehidupan individu , karena stres adalah reaksi atau tanggapan tubuh secara spesifik terhadap faktor stres, yang menghasilkan sumber stres, Hasil dari stres yang bersumber dari faktor lingkungan, diri sendiri dan pikiran. Hasil stres tersebut meliputi perubahan pada kondisi psikis, emosional, dan psikologi, yang mengakibatkan munculnya beberapa gejala pada fisik diantaranya seperti gelisah, kesulitan dalam tidur, pusing, hingga jatuh sakit dan lain lain. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui faktor stres kerja pada pegawai LAPAS kelas IIA Sumbawa Besar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan subjek berjumlah dua orang. data Hasil Analisis penelitian dari tiga faktor yaitu lingkungan, diri sendiri dan pikiran, hanya satu dari kedua subjek yang mengalami stres dari keseluruhan faktor akibatnya subjek kadang sakit dan akhirnya mengambil cuti untuk beberapa minggu, dan subjek ke dua sumber dari stres yang dialaminya lebih banyak sumber dari lingkungan yang sangat mempengaruhi pola kerjanya di kantor akan tetapi subjek mempunyai cara untuk mengatasi stres yang dialaminya tersebu

    STRATEGI COPING STRESS REMAJA DALAM MENGHADAPI PERCERAIAN ORANGTUA

    No full text
    Remaja yang menghadapi perceraian orang tua sangat memungkinkan untuk mengalami stres, di mana stres merupakan salah satu respons psikologis atau reaksi manusia saat dihadapkan pada hal-hal yang melampaui batas atau sulit dihadapi. Respons terhadap stres yang dialami oleh remaja dapat beragam tergantung dari bagaimana strategi coping stres yang mereka lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk strategi coping stress yang dilakukan oleh remaja dalam menghadapi perceraian orang tua. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Di mana subjek dan informan diberikan sejumlah pertanyaan wawancara guna memperoleh informasi yang akurat. Subjek penelitian ini sebanyak dua subjek yang memiliki kriteria remaja dengan orang tua yang akan bercerai dan satu informan dari masing-masing subjek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek mengalami stres berat yang dinyatakan melalui kuesioner Perceived Stress Scale dengan hasil skor 30 dan 29. Sumber stres yang dialami oleh kedua subjek adalah perkelahian di antara kedua orang tua yang berujung pada proses perceraian. Bentuk coping stress yang digunakan oleh subjek pertama adalah problem-focused coping dan emotion-focused coping. Sedangkan, subjek kedua menggunakan bentuk emotion-focused coping.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk strategi coping stress yang dilakukan oleh remaja dalam menghadapi perceraian orangtua. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Dimana subjek dan informan diberikan sejumlah pertanyaan wawancara guna memperoleh informasi yang akurat. Subjek penelitian ini sebanyak dua subjek yang memiliki kriteria remaja dengan orangtua yang akan bercerai dan satu informan dari masing-masing subjek. Hasil penelitian ini menujunjukan bahwa subjek mengalami stres berat yang dinyatakan melalui kuesioner Perceived Stress Scale dengan hasil skor 30 dan 29. Sumber stres yang dialami oleh kedua subjek adalah perkelahian diantara kedua orangtua yang berujung pada proses perceraian. Bentuk coping stress yang digunakan oleh subjek pertama adalah problem-focused coping dan emotion-focused coping. Sedangkan, subjek kedua menggunakan bentuk emotion-focused coping. Kata kunci : Remaja, Coping Stress, Perceraia

    HUBUNGAN PERSONAL BRANDING PIMPINAN TERHADAP ENGAGEMENT ANGGOTA ORGANISASI BEM UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA

    No full text
    Personal Branding is a strategy for building a personal image or brand in the eyes of others. Personal branding has become an important factor in helping leaders manage their organizations, especially as it relates to the engagement of organizational members. The purpose of this study is to examine the relationship between the leader's personal branding and the engagement of members within the Student Executive Board (BEM) at UTS. This research uses a quantitative correlational method. The sampling technique used is purposive sampling, with the selection of participants based on specific criteria. The sample consists of 43 members of the UTS Student Executive Board. Data were collected using research instruments in the form of a Personal Branding Scale and an Engagement Scale. The results of the study show a positive correlation between personal branding and engagement, with a correlation coefficient value of 0.440 and a significance value of p = 0.003 (p < 0.05). The positive relationship indicates a unidirectional association, meaning that the better the leader's personal branding, the higher the level of member engagement. Conversely, poor personal branding by the leader is associated with lower member engagement Keyword : Personal Branding, Engagement, OrganizationPersonal Branding merupakan strategi untuk membangun brand atau citra diri di mata orang lain, personal branding menjadi salah satu hal yang penting untuk dapat membantu pimpinan dalam menjalankan organisasinya yang akan berkaitan dengan engagement anggota organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Personal Branding Pimpinan Terhadap Engagement Anggota Organisasi BEM UTS. Penelitian ini mengunakan teknik kuantitatif korelasi. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. penarikan sampel dengan memadankan dengan kriteria yang ditetapkan. Sampel penelitian ini berjumlah 43 anggota BEM UTS. Data penelitian diperoleh menggunakan instrumen penelitian berupa skala Personal branding dan skala engagement. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan (korelasi) positif personal branding dengan engagement, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,440 dengan nilai p hitung = 0,003/(p<0,05). Hubungan positif menunjukan bahwa hubungan yang terjadi bersifat searah, yang berarti semakin baik personal branding pimpinan maka semakin tinggi tingkat engagement anggota, begitupun sebaliknya, buruknya personal branding pimpinan maka semakin rendah tingkat engagement anggota Kata kunci : Personal Branding, Engagement, Organisas

    PENGARUH PEMAAFAN TERHADAP TINGKAT STRES DITINJAU DARI LOKUS KENDALI PADA PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

    Full text link
    Kekerasan dalam rumah tangga masih terus meningkat tiap tahunnya. Kekerasan dalam rumah tangga ini memiliki dampak baik fisik maupun psikologis, dan salah satu dampak psikologis yang dialami oleh korban kekerasan dalam rumah tangga ini adalah stres. Stres merupakan respon atau reaksi individu terhadap suatu kejadian atau stimulus lingkungan yang mengakibatkan individu merasa tegang, tertekan baik fisik maupun psikologis. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemaafan terhadap tingkat stres yang dimoderasi lokus kendali pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian melibatkan 130 perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga yang terdapat di Kabupaten Sumbawa Besar, NTB. Pengambilan data menggunakan instrumen Marital Offence-Specific Forgiveness Scale (MOFS), Locus of Control Scale (LOCS), dan Perceived Stress Scale (PSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaafan yang dimoderasi lokus kendali internal berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat stres pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Peran lokus kendali internal sebagai variabel moderator signifikan dalam mempengaruhi hubungan antara pemaafan dengan tingkat stres, yang ditandai dengan sumbangan efektifnya yang tinggi terhadap hubungan pemaafan dengan tingkat stres pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga

    HUBUNGAN KELEKATAN ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA TK SANDHY PUTRA TELKOM SUMBAWA

    Full text link
    This  study  aims  to  determine  the  relationship  of  parental  attachment  to  the  learning achievement of  TK Sandhy Putra Telkom Sumbawa students. This study uses a quantitative descriptive approach with a type of correlational research to find out or test the relationship between two or more variables. The sampling method in this study used a saturated sampling technique, with a total sample of 81 people. The instrument in this study consisted of a scale of stickiness and learning achievement obtained from reports on the progress of   TK Sandhy Putra Telkom Sumbawa students. The instrument validity test refers to the item correlation total score which states that the item is said to be valid if it has an item correlation total score 3 0.3. Instrument reliability test using Alpha Cronbach formula with ? coefficient value 0.868 on the scale of attachment. The results of this study indicate a correlation coefficient of -0.763 with the resulting level of significance of 0.000 (LOS <0.01) means that there is a significant relationship between the level of anxiety with the quality of life of the elderly in Unit I Unit I Sumbawa District Health Center. There is a significant relationship between parent attachment and TK Sandhy Putra Telkom Sumbawa student learning achievement. Negative results (-) show the opposite direction, meaning that the higher the level of attachment of parents, the lower the learning achievement, on the contrary the lower the level of attachment of parents, the higher the learning achievement.Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui hubungan kelekatan orang tua dengan prestasi belajar siswa TK Sandhy Putra Telkom Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian korelasional untuk mengetahui atau menguji hubungan antara dua variabel atau lebih. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini mengunakan teknik sampling jenuh, dengan jumlah sampel sebanyak 81 orang. Instrument dalam penelitian ini terdiri dari skala kelekatan dan prestasi belajar yang diperoleh dari laporan perkembangan  anak  didik  TK  Sandhy Putra  Telkom Sumbawa.  Uji  validitas  instrument mengacu korelasi item skor total yang menyebutkan bahwa item dikatakan valid jika memiliki korelasi  item  skor  total  ?  0,3.  Uji  reliabilitas  instrument  menggunakan  formula  Alpha Cronbach  dengan  nilai  koefisien  ?  0.868  pada  skala  kelekatan.  Hasil  penelitian  ini menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0.763 denga level of significance yang dihasilkan sebesar 0.000 (LOS < 0.01) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas hidup lansia di UPT Puskesmas Unit I Kecamatan Sumbawa. terdapat hubungan yang signifikan antara kelekatan orang tua dengan prestasi belajar siswa TK Sandhy Putra Telkom Sumbawa. Hasil negatif (-) menunjukkan arah yang berlawanan, artinya semakin tinggi tinggkat kelekatan orang tua maka semakin rendah prestasi belajar, sebaliknya semakin rendah tingkat kelekatan orang tua maka semakin tinggi prestasi belajar

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore