1,720,964 research outputs found

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Kitab tauhid, ed.1/ at-Tamimi

    No full text
    289 hal.; 18 cm

    Kitab tauhid

    No full text

    Kitab tauhid

    No full text

    Kitab tauhid, ed.1/ at-Tamimi

    No full text
    289 hal.; 18 cm

    Kitab tauhid, ed.1/ at-Tamimi

    No full text
    289 hal.; 18 cm

    HAMBATAN PEMANFAATAN BANTUAN CSR PT. PLN (PERSERO) DI KELURAHAN PURUS, KOTA PADANG

    No full text
    ABSTRAK Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan memperhatikan keseimbangan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. PT. PLN (Persero) melalui program PLN Peduli telah menyalurkan bantuan di Kelurahan Purus sejak tahun 2018, antara lain berupa dukungan bagi Komunitas Tanah Ombak, pelatihan menjahit, motor listrik untuk pustaka keliling, serta aksi bersih pantai. Namun, pemanfaatan bantuan tersebut belum berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang memengaruhi pemanfaatan bantuan CSR PT. PLN (Persero) di Kelurahan Purus, Kota Padang Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling, mencakup perwakilan PLN, penerima bantuan, pengelola komunitas, serta pihak pengamat seperti tokoh masyarakat dan dinas terkait. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Analisis penelitian menggunakan teori struktural fungsional Émile Durkheim yang berfokus pada konsep fakta sosial, serta kerangka Social Return on Investment (SROI) secara kualitatif untuk melihat kesenjangan antara input, output, dan outcome program CSR.. Hasil penelitian menunjukkan adanya hambatan struktural dan kultural. Hambatan struktural meliputi perekrutan peserta pelatihan yang tidak selektif, lemahnya pendampingan pasca-program, serta kurangnya kesesuaian bantuan dengan kebutuhan lokal. Hambatan kultural tercermin dari pola pikir pragmatis masyarakat yang lebih mengutamakan hasil instan, rendahnya inisiatif untuk mengembangkan potensi bantuan, serta persepsi negatif sebagian warga terhadap komunitas penerima. Hambatan-hambatan tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara desain program CSR dengan realitas sosial masyarakat pesisir, sehingga pemanfaatan bantuan belum memberikan dampak optimal. Kata Kunci: CSR, Fakta Sosial, Hambatan, Pemanfaatan Bantuan, SRO

    Fabrikasi Photosensitizer Ar Tumeron dengan Pelarut Diklorometana berbasis Komponen Komplit Kunyit (Curcuma Longan Linn) Sebagai Agen Anti Kanker Darah

    Get PDF
    Curcumin Longa Linn ialah bahan nabati hasil ekstrak kunyit yang memiliki manfaat yang begitu banyak dalam bidang baik pengobatan tradisional maupun bidang medis dan telah dilirik banyak orang karena kandungannya. Dimana senyawa turmeron tersebut tersusun atas ar�turmerone, α-turmerone, tumerol, β-turmerone, β-caryophyllene, dan 1,8-cineole. Senyawa ar�turmeron mempunyai kemampuan regenerasi sel yang tinggi, senyawa tersebut mampu mengaktifkan protein mitokondria untuk menimbulkan apoptosis (kematian sel terprogram). Studi farmakologi membuktikan bahwa Ar Tumeron telah terbukti memiliki aktivitas imunostimulator pada sel mononuklear darah tepi manusia, Apoptosis, anti-platelet, anti�inflamasi, anti-invasi, anti-tumor, dan anti-efekdermatofitas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui aktivitas fraksi diklorometana dan senyawa Ar Tumeron dari rimpang kunyit terhadap sel kanker darah, untuk mengetahui hasil identifikasi senyawa Ar Tumeron menggunakan metode spektrofotometer UV-Vis, dan untuk mengetahui aktivitas antikanker pada senyawa Ar Tumeron secara in vitro terhadap sel kanker darah. Metode penelitian ini dilakukan dengan proses ekstraksi yang menggunakan pelarut DCM diklorometana), kemudian dilakukan proses pemisahan dengan metode KCV, kemudian diidentifikasi kandungan dari fraksi menggunakan spektrofotometri UV-Visibel, dan di uji MTT. Setelah dilakukan analisis, diketahui aktivitas fraksi diklorometana dan senyawa Ar Tumeron terhadap sel kanker darah sukses menunjukkan bahwa fraksi diklorometana dan senyawa Ar Tumeron tersebut memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan yang signifikan terhadap sel kanker darah dalam konsentrasi tinggi. Dengan menggunakan metode tauc plot didapatkan nilai bandgap energy indirect sebesar 2,47eV dan bandgap energy direct sekitar 2,62 Ev ======================================================================================================================== Curcumin Longa Linn is a vegetable material extracted from turmeric which has so many benefits in the field of both traditional medicine and the medical field and has been seen by many people because of its content. Where the turmeron compound is composed of ar turmerone, α-turmerone, tumerol, β-turmerone, β-caryophyllene, and 1,8-cineole. The ar�turmerone compound has a high cell regeneration ability, the compound is able to activate mitochondrial proteins to cause apoptosis (programmed cell death). Pharmacological studies prove that ar-turmeron has been shown to have immunostimulatory activity on human peripheral blood mononuclear cells, apoptosis, anti-platelet, anti-inflammatory, anti-invasion, anti-tumor, and anti-efficacy. This study aims to determine the activity of the dichloromethane fraction and Ar Tumerone compounds from turmeric rhizomes against blood cancer cells, to determine the identification results of Ar Tumerone compounds using the UV-Vis spectrophotometer method, and to determine the anticancer activity of Ar Tumerone compounds in vitro against blood cancer cells. This research method is carried out by the extraction process using DCM (diclorometana) solvent, then the separation process is carried out by the KCV method, then the content of the fraction is identified using UV-Visible spectrophotometry, and MTT test. After analysis, it is known that the activity of the dichloromethane fraction and Ar Tumeron compound against blood cancer cells is successful in showing that the dichloromethane fraction and Ar Tumeron compound have the ability to inhibit significant growth of blood cancer cells in high concentrations. By using the tauc plot method, the indirect bandgap energy value is 2.47eV and the direct bandgap energy is around 2.62 Ev
    corecore