1,720,982 research outputs found

    KESILAPAN FONOLOGIS TUTURAN MAHASISWA ASING DALAM MEMPELAJARI BAHASA INDONESIA: STUDI KASUS MAHASISWA ASING ASAL PANTAI GADING, PERANCIS, JEPANG, DAN POLANDIA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesilapan fonologis yang dialami mahasiswa asing selanjutnya disingkat (MA), dalam mempelajari bahasa Indonesia dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran bahasa Indonesia. Metode dan teknik penelitian yang digunakan adalah: 1) Metode simak dan metode cakap untuk mengumpulkan data. Teknik dasar yang digunakan dalam metode simak adalah teknik sadap. Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik simak libat cakap dan teknik rekam. Teknik dasar yang digunakan dalam metode cakap adalah teknik pancing. Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik cakap semuka. Teknik lanjutan lainnya adalah teknik rekam dan teknik catat. 2) Metode padan dan metode agih digunakan untuk menganalisis data. Metode padan yang digunakan adalah metode padan dengan daya pilah unsur penentu sebagai pembeda organ wicara. Teknik dasar yang digunakan teknik pilah unsur penentu. Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik hubung banding memperbedakan. Metode agih yang digunakan adalah metode agih dengan teknik bagi unsur langsung. 3) Metode penyajian formal dan informal untuk penyajian hasil analisis data. Kesilapan fonologis pada mahasiswa asing terjadi adalah 1) kesilapan penggurangan fonem, 2) penambahan fonem, dan 3) penggantian fonem. Faktor yang terkait terjadinya kesilapan fonologis dapat diprediksi karena pengaruh bahasa pertama. Adapun bahasa pertama MA yang mempelajari bahasa Indonesia adalah sebagai berikut: MA asal Pantai Gading bahasa pertamanya adalah bahasa Perancis, MA asal Perancis bahasa pertamanya adalah bahasa Perancis, MA asal Jepang bahasa pertamanya adalah bahasa Jepang, dan MA asal Polandia bahasa pertamanya adalah bahasa Polandi

    PENGGUNAAN MEDIA REALIA (PAPAN MAGNETIK) DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT KELAS IV MI AT-TAUBAH KOTA BEKASI

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar. Hal ini diidentifikasi dari kurangnya kemampuan siswa dalam aspek kognitif yaitu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan menggunakan media realia (papan magnetik) di kelas IV MI AT-Taubah Kota Bekasi.Metode dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan Subjek penelitian siswa kelas IV MI At-Taubah Kota Bekasi yang berjumlah 24. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal jawaban singkat/pendek. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan di setiap siklusnyaterlihat dari perolehan hasil belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata sebesar 64,17 dengan persentase ketuntasan 45,83%. Pada siklus II meningkat menjadi 67,08 dengan persentase ketuntasan 62,50%,dan pada siklus III meningkat menjadi 80,42 dengan persentase ketuntasan 87,50%. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media realia (papan magnetik) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas IV MI At-Taubah Kota Bekasi

    PERBANDINGAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS IV DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN MODEL REALISTIK MATHEMATIC EDUCATION (RME) PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SDIT DARUL HASANI KABUPATEN BEKASI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahamankonsep siswa antara model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) danRealistik Mathematic Education (RME) pada mata pelajaran Matematika kelas IVsemester ganjil di SDIT Darul Hasani Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakanpenelitian kuantitatif dengan metode penelitian Quasi Experimental Designdengan menggunakan Nonequivalent Pretest Posttest Control Group Design.Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 28 orang untuk kelaseksperimen I dan 27 orang untuk kelas eksperimen II. Dari hasil perhitungandiperoleh thitung sebesar 2,37 dan ttabel dengan taraf signifikansi sebesar 0,05sebesar 2,00. Dari hasil nilai rata-rata posttest pada kelas ekperimen I sebesar79,25 dan nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen II sebesar 86,07. Karenathitung ≥ ttabel (2,37 > 2,000) maka Ho ditolak dan Hi diterima. Hasil perhitungan NGainpemahaman konsep siswa kelas eksperimen I memperoleh nilai sebesar0,74 berkategori “tinggi”, dan hasil perhitungan N-Gain kelas eksperimen IImemperoleh nilai sebesar 0,77 berkategori “tinggi”. Sehingga dapat ditarikkesimpulan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep siswa yangmenggunakan model pelajaran Problem Based Learning (PBL) dan RealisticMathematic Education (RME) pada mata pelajaran Matematika di kelas IV SDITDarul Hasani Kabupaten Bekasi

    PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA

    Get PDF
    IPA merupakan salah satu ilmu dasar yang mempelajari aspek alam beserta kejadian- kejadian yang terjadi di lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan media video Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan proses analisis data lebih menekankan pada penyimpulan perbandingan tinjauan pustaka dari beberapa jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran IPA dengan media video dapat meningkatkan hasil belajar IPA karena media video mampu mendorong munculnya ide-ide kreatif dari peserta didik dengan adanya visualisai berupa gambar bergerak dan suara yang disajikan melalui media video. Melalui media video, materi pembelajaran yang akan disampaikan mampu membangkitkan semangat peserta didik untuk belajar karena materi yang dipelajari dapat dengan mudah dimengerti dan dipahami peserta didik melalui gambar, suara dan animasi yang disajikan, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media video dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pelajaran IPA di sekolah dasar

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT DI SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar matematika siswa sekolah dasardiberbagai wilayah Indonesia yang masih rendah. Permasalahan yang dihadapi adalahhasilbelajar dan aktifitas siswa dalam pembelajaran matematika masih sangat kurangditambahlagi karena guru mengajar secara monoton, kurang menarik, siswa kurangaktif, kegiatanbelajar mengajar hanya menggunakan metode ceramah, dan mediamasih sangat kurangdan bahan belum tersedia sehingga hasil belajar juga sangatrendah. Bahwa hasil belajaradalah pola-pola perbuatan, nilai-nilai, pengertianpengertian,sikap-sikap, apresiasi danketerampilan. Kemudian hasil belajarmerupakan perubahan-perubahan yang terjadi padadiri siswa, baik yang menyangkutaspek kogintif, afektif dan psikomotor sebagai hasil darikegiatanbelajar. Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review.Metode Systematic Literature Review adalah metode yang merujuk pada metodologipenelitian atau riset tertentu dan pengembangan yang dilakukan untuk mengumpulkanserta mengevaluasi penelitian yang terkait pada focus tertentu. Tujuan utamapenelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil belajar siswa dengan ModelPembelajaran Cooperative Script pada mata pelajaran Matematika di sekolah dasar.Berdasarkan dari ketujuh artikel jurnal yang menjadi referensi dalam penelitian ini,dianalisis berdasarkan aspek : metode penelitian yang dipakai, wilayah jurnal,penerapan model pembelajaran Cooperative Script terhadap hasil belajar matematikadikelas bawah dan kelas atas, materi pembelajaran matematika yang digunakan.Kesimpulannya Cooperative Script merupakan scenario pembelajaran Cooperativeartinya, setiap siswa mempunyai peran dalam saat diskusi berlangsung. Rekomendasipada model Cooperative Script ini adalah dengan menggunakan penerapan mediapembelajaranTali Perkalian yang bertujuan untuk dapat dijadikan bahan pertimbangandalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Materi Tali Pekalianini khusus pada siswa sekolah dasar

    DAMPAK PENGGUNAAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini untuk memberi gambaran mengenai penggunaan pendekatanRealistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan komunikasi matematissekolah dasar, yang melatar belakangi terjadi masalah pada rendahnya kemampuankomunikasi matematis. Penyebab yang membuat hal itu terjadi karena siswa kurangdibiasakan berbicara serta siswa yang hanya menyimak penjelasan guru dan kurangadanya interaksi, dalam arti guru masih menggunakan pendekatan konvensional.Pendekatan Realistic Mathematics Education menjadi salah satu solusi yang ditawarkanpeneliti, dikarenakan pendekatan RME ini melibatkan siswa untuk berinteraksi antarkelompok ataupun individu, siswa berkesempatan dapat menyampaikan ide, dan siswadapat termotivasi belajar. Peneliti menggunakan metode penelitian Systematic LiteratureReview (SLR). Cara yang dilakukan berupa mengidentifikasi, menilai, danmenginterpretasi seluruh temuan artikel pada kriteria inklusi berupa peningkatankemampuan komunikasi matematis menggunakan pendekatan realistic mathematicseducation siswa sekolah dasar. Berdasarkan analisis peneliti mengumpulkan 8 jurnal,diantaranya terdapat 1 jurnal ditahun 2013, 2016, 2017, 2019, serta 2 jurnal ditahun 2020,2021. Perbedaan metode penelitian PTK 3 jurnal, kajian pustaka 2 jurnal, kuasieksperimen 1 jurnal, eksperimen 1 jurnal, deskriptif kualitatif 1 jurnal. Kelas rendah dantinggi (kelas II, III, IV dan V), jurnal yang hanya menggunakan media pembelajaran 2jurnal, serta perbedaan pembahasan pada materi pembelajaran. Meskipun terdapatperbedaan pada 8 jurnal yang sudah di analisis, tetapi 8 jurnal tersebut memberi gambaranpeningkatan pada kemampuan komunikasi matematis siswa sekolah dasar dengandipraktikannya pendekatan Realistic Mathematics Education

    UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED LEARNING PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN AREN JAYA VIII BEKASI TIMUR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsepMatematika melalui model pembelajaran Open Ended earning pada siswa kelasIV SD SDN Aren Jaya VIII Bekasi Timur. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berlangsung selama dua siklus dimanasetiap siklusnya tiga kali pertemuan yang meliputi tahap perencanaan,pelaksanaan, penilaian dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakandalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik pengumpulan databerupa lembar checklist dan tes tertulis berupa uraian yang diberikan pada akhirpembelajaran setiap pertemuan kedua.Hasil penelitian membuktikan adanya peningkatan pemahaman konsepsiswa yang dilihat dari setiap siklusnya. Pada siklus I dapat dilihat dari hasil nilairata-rata yaitu 39,75 dengan presentase ketuntasan klasikal sebesar 3,13%. Padasiklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 59,84 dengan persentase ketuntasanklasikal sebesar 46,88%

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SD NEGERI WANASARI 14 CIBITUNG - BEKASI

    Get PDF
    Tujuan Penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada mata pelajaran matematika kelas IV semester ganjil SD Negeri Wanasari 14 Cibitung - Bekasi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 40 orang. Pada siklus I nilai rata-rata 58.9 dan persentase ketuntasan 65% kategori “cukup”, siklus II nilai rata-rata 77.12 dan persentase ketuntasan 77.5 % kategori “baik”, dan siklus III nilai rata-rata 88.62 dan persentase ketuntasan 92.5% kategori “sangat baik”. Hal ini menujukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada siswa kelas IV SD Negeri Wanasari 14 Cibitung - Bekasi

    MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya solusi yang dilakukan peneliti-peneliti sebelumnya dalam mengatasi masalah hasil belajar matematika di sekolah dasar. Salah satu solusi yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu menggunakan model Teams Assisted Individualization. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Teams Assisted Individualization terhadap hasil belajar matematika Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Systematic Literature Review. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari artikel ilmiah yang dipublikasikan jurnal. Artikel ilmiah yang sesuai dengan kriteria inklusi dapat diambil sehingga diperoleh 19 artikel ilmiah untuk selanjutnya dianalisis. 19 artikel ilmiah ini terdiri dari 10 artikel penelitian Eksperimen, 8 artikel Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan 1 artikel penelitian Deskriptif. Hasil dan pembahasan penerapan model TAI yaitu pada kelas rendah nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 80,895 dan kelas tinggi yaitu 74,17. Jika dilihat dari nilai rata-rata kelas rendah lebih unggul dibandingkan kelas tinggi. Tetapi dilihat banyaknya jurnal, kelas tinggi terdapat 16 jurnal lebih banyak dari kelas rendah yang hanya 2 jurnal. Pada pelaksanaan model Team Assisted Individualization guru dapat mengatur waktu seefisien mungkin agar pelaksanaan pembelajaran berikutnya dapat berjalan dengan baik Dari hasil literatur dan penelitian semua artikel ilmiah yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa model Team Assisted Individualization ini dapat meningkatkan dan berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran matematika

    PERBANDINGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA ANTARA MENGGUNAKAN MODEL REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DAN MODEL MEANS ENDS ANALYSIS (MEA) DI KELAS V SD NEGERI DUREN JAYA I BEKASI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara menggunakan model Realistic Mathematics Education (RME) dan model Means Ends Analysis (MEA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Quasi Experimental Design dengan menggunakan Nonequivalent Pretest Posttest Control Group Design. Pada kelas eksperimen I menggunakan model Realistic Mathematics Education (RME), sedangkan kelas eksperimen II menggunakan model Means Ends Analysis (MEA). Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive Sampling. Sampel penelitian memiliki jumlah siswa sama pada kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II yaitu sebanyak 35 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis berbentuk uraian. Hasil penelitian menunjukkan pre-test kelas eksperimen I sebesar 70,086, dan post- test sebesar 83,29. Kelas eksperimen II menunjukkan pre-test sebesar 71,8 dan post-test sebesar 86,2. Analisis uji-t diperoleh thitung2,17 dengan taraf signifikan 0,05, dan diperoleh ttabelsebesar 1,99. Ini berarti thitungttabel, 2,17 1,99 maka Ho ditolak dan Hi diterima. Artinya terdapat perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara menggunakan model Realistic Mathematics Education (RME) dan model Means Ends Analysis (MEA) di Kelas V SD Negeri Duren Jaya I Bekasi. Dari hasil penelitian ini, model MEA lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan model RME
    corecore