1,722,513 research outputs found

    Pelaksanaan perjanjian keagenan antara PT Petrolindo Jaya Utama dengan pangkalan Dede Aripin dalam penjualan Elpiji 3 kg di Karangnunggal Tasikmala dihubungkan dengan Pasal 1338 ayat 3 Kitab Undang-undang Hukum Perdata

    Full text link
    Kegiatan bisnis selalu diawali dengan pembuatan perjanjian. Demikian pula halnya dengan perjanjian keagenan. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor: 11/M-DAG/PER/3/2006 tentang keagenan dan tata cara penerbitan surat tanda pendaftaran agen atau distributor barang dan/atau jasa. Perjanjian kerjasama keagenan dengan Nomor: 01/PJU-X-41/2018 antara PT. Petrolindo Jaya Utama dengan Pangkalan Dede Aripin merupakan rangkaian kegiatan transaksi bisnis dalam bentuk penyaluran dan pemasaran gas elpiji 3 (tiga) kg di Kecamatan Karangnunggal. Tetapi pada pelaksanaanya salah satu pihak telah melakukan ingkar janji tidak sesuai dengan yang diperjanjikan yaitu Pasal 2 (dua). Tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian kerjasama keagenan dengan Nomor: 01/PJU-X-41/2018, untuk mengetahui kendala yang termuat dalam perjanjian, dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam pelaksanaan jual beli elpiji 3 (tiga) kg di Karangnunggal. Ada beberapa teori hukum tentang perjanjian yaitu, asas pacta sunt servanda didasarkan pada Pasal 1338 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Perdata menegaskan perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai Undang-undang bagi para pihaknya. Asas itikad baik diatur dalam Pasal 1338 ayat (3) Kitab Undang-undang Hukum Perdata yang menegaskan perjanjian harus dilaksanakan dengan itikad baik. Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor: 11/M-DAG/PER/3/2006 Pasal 1 ayat (3) tentang keagenan. Menurut Munir Fuady ada beberapa teori hukum tentang perjanjian yaitu teori sama nilai dan teori ekspresif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis yaitu penelitian yang memberikan gambaran perjanjian keagenan antara PT. Petrolindo Jaya Utama dengan Pangkalan Dede Aripin. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris yaitu data observasi secara langsung kepada objek yang akan diteliti dengan cara melakukan wawancara, dan mengumpulkan data-data yang ada di lapangan dan kesimpulan menganalisis dengan perundang-undangan yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan perjanjian kerjasama elpiji 3 (tiga) kg antara PT. Petroilindo Jaya Utama dengan pangkalan Dede Aripin tidak sesuai dengan kesepakatan perjanjian, sehingga kerjasama yang dilakukan tidak terlaksana dengan baik. Pihak agen PT. Petrolindo Jaya Utama tidak melakukan apa yang telah disepakati dalam perjanjian. Terdapat beberapa kendala yang termuat dalam perjanjian diantaranya Kurangnya tenaga pengawas dan pembina dari Pertamina, keterlambatan dalam pendistribusian gas elpiji 3 (tiga) kg, kurangnya jumlah penerimaan gas elpiji. Adapun upaya yang dilakukan oleh pihak pangkalan yaitu melakukan musyawarah dan menggunakan kendaraan pribadi dalam pendistribusian gas elpiji 3 (tiga) kg

    Jaenal Aripin: Atlet Disabilitas Internasional Dalam Foto Cerita

    No full text
    Penciptaan karya Tugas Akhir ini membahas tentang proses kehidupan yang dijalani oleh seorang atlet disabilitas dari cabang atletik, klasifikasi T54, yang bernama Jaenal Aripin mulai dari asal-usul, proses yang dilalui, interaksi yang terjadi, hingga prestasi yang berhasil diraih. Atlet disabilitas adalah seseorang yang mengalami keterbatasan atau kemampuan dari segi fisik maupun mental yang menekuni suatu cabang olahraga untuk bisa meraih sebuah prestasi. Penciptaan karya dibuat dalam bentuk foto cerita dengan penggunaan fotografi hitam putih. Metode yang digunakan untuk penciptaan karya ini yaitu metode EDFAT, karena untuk memperoleh visualisasi yang bervariatif dan memudahkan proses dalam merangkai sebuah cerita. Perjuangan yang dilakukan oleh Jaenal Aripin sampai detik ini menunjukkan bahwa kekurangan dan keterbatasan bukanlah menjadi alasan untuk terus terpuruk dengan keadaan. Justru dibalik kekurangan tersebut, ada kelebihan yang bisa menghasilkan sebuah pencapaian, asalkan mau untuk berusaha lebih besar, bekerja keras, dan yakin dengan potensi diri sendiri

    Jaenal Aripin: Atlet Disabilitas Internasional Dalam Foto Cerita

    Full text link
    Penciptaan karya Tugas Akhir ini membahas tentang proses kehidupan yang dijalani oleh seorang atlet disabilitas dari cabang atletik, klasifikasi T54, yang bernama Jaenal Aripin mulai dari asal-usul, proses yang dilalui, interaksi yang terjadi, hingga prestasi yang berhasil diraih. Atlet disabilitas adalah seseorang yang mengalami keterbatasan atau kemampuan dari segi fisik maupun mental yang menekuni suatu cabang olahraga untuk bisa meraih sebuah prestasi. Penciptaan karya dibuat dalam bentuk foto cerita dengan penggunaan fotografi hitam putih. Metode yang digunakan untuk penciptaan karya ini yaitu metode EDFAT, karena untuk memperoleh visualisasi yang bervariatif dan memudahkan proses dalam merangkai sebuah cerita. Perjuangan yang dilakukan oleh Jaenal Aripin sampai detik ini menunjukkan bahwa kekurangan dan keterbatasan bukanlah menjadi alasan untuk terus terpuruk dengan keadaan. Justru dibalik kekurangan tersebut, ada kelebihan yang bisa menghasilkan sebuah pencapaian, asalkan mau untuk berusaha lebih besar, bekerja keras, dan yakin dengan potensi diri sendiri

    Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Fluida Dinamis

    Full text link
    Latar belakang dari penelitian ini adalah tuntutan pembelajaran yang harus relevan dengan perkembangan abad 21 dan rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif TPS terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi fluida dinamis serta mendeskripsikan peningkatan keterampilan berpikir kritis yang ditunjukkan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasi experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIPA yang berjumlah 172 siswa dan sampel penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 2 dengan jumlah 33 siswa sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 4 yang berjumlah 35 siswa untuk kelas kontrol. Teknik sampel penelitian menggunakan cluster random sampling. Tes yang digunakan dalam penelitian ini ialah tes pilihan ganda beralasan terbuka yang dikembangkan secara mandiri dan memenuhi kriteria valid. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji normalitas dan uji homogenitas, hasil tes dari kedua kelas tersebut dikatakan normal dan homogen. Hasil uji hipotesis dengan uji t diperoleh nilai thitung 4.50 lebih besar sama dengan dari ttabel yaitu 1,67, maka H0 ditolak. Ini berarti bahwa terdapat pengaruh pada penggunaan model pembelajaran TPS terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI MIPA di salah satu SMA negeri Kota Tasikmalaya. Selain itu dengan menggunakan perhitungan rata-rata N-Gain ditemukan bahwa peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa adalah sebesar 0,70 dengan kategori sedang

    Himpunan undang-undang kekuasaan kehakiman/ Aripin

    No full text
    xxiii, 1396 hal.; 23 cm

    ANALISIS TERJADINYA KEBOCORAN AIR PENDINGIN DI DALAM RUANG BAKAR MAIN ENGINE MV. SPIL HANA

    Full text link
    INTISARI Aripin, 2020 “Analisis terjadinya kebocoran air pendingin di dalam ruang bakar main engine MV. Spil Hana” skripsi Program Studi Teknika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Nasri, M.T, M.Mar.E dan Pembimbing II: Sri Suyanti, S.S. Mesin induk merupakan mesin penggerak utama di kapal yang menjadi penggerak/pendorong kapal supaya kapal dapat berjalan maju atau mundur sesuai pengoperasian. Masuknya air pendingin ke dalam ruang bakar mempengaruhi kinerja mesin induk. Permasalahan tersebut diketahui saat akan melakukan test engine sebelum kapal melakukan manouver, mesin induk di blow up dan keluar air pendingin dari indicator valve silinder no. 1 mesin induk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan masuknya air pendingin ke dalam ruang pembakaran mesin induk dan menentukan Upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi masuknya air pendingin ke dalam ruang pembakaran mesin induk. Penulis merangkum permasalahanpermasalahan dan mencoba mengidentifikasi masalah dengan menggunakan metode fishbone analysis Ada banyak penyebab masuknya air pendingin ke dalam ruang pembakaran mesin induk silinder no.1 di kapal MV.Spil Hana. Penyebab utama masuknya air pendingin ke dalam ruang pembakaran silinder no 1 di MV. Spil Hana adalah keretakan dinding cylinder head, karena perawatan yang tidak sesuai dengan PMS dan kualitas air pendingin yang mempengaruhi sistem pendinginan yang menyebabkan kelelahan bahan cylinder head dan cylinder head mengalami keretakan yang mempengaruhi kinerja dari mesin induk. Untuk menangani masalah tersebut berdasarkan penelitian oleh penulis dapat dilakukan upaya perawatan dan penggantian spare part sesuai dengan PMS serta menjaga kualitas air pendingin untuk system pendinginan yang lebih baik. ABSTRACT Aripin, 2020 "Analysis of the occurrence of a cooling water leak in the combustion chamber of the main engine MV. Spil Hana ”thesis of Engineering Study Program, Diploma IV Program, Semarang Shipping Polytechnic, Advisor I: Nasri, M.T, M.Mar.E and Advisor II: Sri Suyanti, S.S. The main engine is the main driving machine on the ship which becomes the driving / driving of the ship so that the ship can go forward or backward according to operation. The entry of cooling water into the combustion chamber affects the performance of the main engine. The problem is known when going to test the engine before the ship maneuvers, the main engine is blown up and cooling water comes out of the cylinder indicator valve no. 1 main engine. The purpose of this study was to determine what factors caused cooling water to enter the combustion chamber of the main engine and determine what efforts were made to overcome the entry of cooling water into the combustion chamber of the main engine. The author summarizes the problems and tries to identify the problem using the fishbone analysis. There are many reasons for the entry of cooling water into the combustion chamber cylinder engine No. 1 on the MV.Spil Hana ship. The main cause of the entry of cooling water into the combustion chamber cylinder No. 1 in the MV. Spil Hana is a cylinder head wall crack, due to incompatible maintenance with PMS and cooling water quality that affects the cooling system which causes fatigue of the cylinder head and cylinder head material which has cracks which affects the performance of the main engine. To deal with these problems based on research by the author, efforts can be made to care and replace spare parts in accordance with PMS and maintain the quality of cooling water for a better cooling system

    Himpunan undang-undang kekuasaan kehakiman/ Aripin

    No full text
    xxiii, 1396 hal.; 23 cm

    Himpunan undang-undang kekuasaan kehakiman/ Aripin

    No full text
    xxiii, 1396 hal.; 23 cm

    Himpunan undang-undang kekuasaan kehakiman/ Aripin

    No full text
    xxiii, 1396 hal.; 23 cm
    corecore