1,721,652 research outputs found
MANAJEMEN OPERASI PETI KEMAS DI TERMINAL PETI KEMAS DOMESTIK BELAWAN SUMATERA UTARA
ABSTRAKSI
Arifin, Muhammad. 2022. 551811336992 K, ”Manajemen Operasi Peti Kemas
Di Terminal Peti Kemas Domestik Belawan Sumatera Utara ”. Skripsi.
Program Diploma IV, Program Studi TALK, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing I: Dr. Nur Rohmah, SE, MM., Pembimbing II:
Capt. Tri Kismantoro, MM, M.Mar. Terminal peti kemas domestik Belawan adalah merupakan pintu gerbang
arus peti kemas dalam negeri yang berada di wilayah hinterland, meliputi
Sumatera Utara, Aceh dan Riau. Perpindahan peti kemas dari depo peti kemas
menuju ke area pelabuhan yang dilakukan dalam waktu relatif sama akan
mempengaruhi kegiatan haulage di dalam lapangan penumpukan dan kemacetan
di area gerbang masuk. Dalam upaya penanggulangan permasalahan tersebut
adalah dengan melakukan kegiatan manajemen waktu dalam kegiatan stacking
peti kemas receiving dan delivery yang bertujuan untuk membuat kegiatan operasi
bongkar muat peti kemas berjalan lancar. Penelitian ini memiliki tujuan untuk
mengetahui tentang hal yang berkaitan dengan operasi peti kemas mencakup
kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data
meliputi sumber primer dan sekunder. Untuk mengumpulkan prosedur keabsahan
data, teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi
digunakan dalam penelitian lapangan. Analisis yang digunakan pada penelitian ini
adalah triangulasi sumber data. Hasil penelitian dapat diketahui dengan
menggunakan empat fungsi manajemen, yaitu perencanaan dengan merencanakan
kegiatan yang akan dilaksanakan berhubungan dengan kelancaran kegiatan
operasional peti kemas, pengorganisasian dengan setiap petugas dari kegiatan
operasi peti kemas mempunyai tanggungjawab terhadap masing-masing di
pekerjaanya, pelaksanaan kegiatan operasi peti kemas terdiri dari ship operation,
yard operation dan gate operation serta antrian trado peti kemas terjadi karena
terjadinya kegiatan receiving dan delivery dalam waktu yang bersamaan serta saat
terjadinya kerusakan pada aplikasi CTOS di gerbang masuk dan terakhir
pengendalian terhadap pengaturan waktu pada kegiatan receiving, delivery dan
relokasi.
Saran peneliti, yaitu diberlakukannya pembagian waktu untuk kegiatan
receiving dan delivery sehingga untuk meminimalisir antrian trado peti kemas,
Penggunaan alat bongkar muat yang setiap hari digunakan harus diimbangi
dengan operator mengoperasikan dengan sewajarnya, dan penambahan petugas
untuk pengecekan dokumen yang dibawa sopir trado sebelum memasuki area
gerbang masuk
Analisis Prosedur Restitusi Pajak Penghasilan Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lubuk Pakam
Wajib Pajak Orang Pribadi yang menyatakan Lebih bayar dapat mengajukan permohonan restitusi dengan mengisi kolom permohonan yang tersedia pada Surat Pemberitahuan (SPT). Dalam penyelesaian restitusi, hasil perhitungan yang dilakukan oleh Wajib Pajak tidak selalu sama dengan hasil perhitungan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh Aparatur Pajak. Oleh sebab itu penulis membahas mengenai Analisis Kasus Prosedur Restitusi Pph Orang Prbadi penelitian dilaksanakan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lubuk Pakam. Tujuan dari Laporan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosedur, kendala-kendala yang dihadapi, dan analisis kasus dalam restitusi. Metode yang digunakan oleh penulis adalah Metode Penelitian.An Individual Taxpayer stating that Overpay may apply for a refund by filling in the application form available on the Notice. In the settlement of restitution, the results of calculations performed by the Taxpayer is not always the same as the results of calculations and checks made by the Tax Apparatus.Therefore the authors discuss about Case Analysis Procedure Restitution Pph Persons Prbadi research carried out in the Tax Office (KPP) Pratama Lubuk Pakam. The purpose of this Final Report is to know how the procedures, constraints faced, and case analysis in restitution. The method used by the author is the Research Method.Kertas Karya Diplom
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Relasi Keluarga Poligami Dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah ( Studi Kasus Keluarga Poligami Di Kabupaten Madiun)
ABSTRAK
ARIFIN, MUHAMMAD, 2024.Relasi keluarga Poligami dalam mewujudkan keluarga Sakinah (Studi Kasus Keluarga Poligami Di Kabupaten Madiun). Tesis, Program Studi Hukum Keluarga Islam. Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Prof. Dr. H. Agus Purnomo, M.Ag. dan Dr. Hj. Rohmah Maulidia, M.Ag.
Kata Kunci: Poligami dan keluarga sakinah
Poligami merupakan sebuah fenomena yang sering didengar namun masih menjadi kontroversi dikalangan masyarakat. Fenomena poligami semakin marak terjadi terutama karena banyak tokoh panutan yang melaksanakan dan mempublikasikan ke khalayak ramai. Kata poligami terdiri dati kata poli artinya banyak dan gami isteri. Poligami berasal dari bahasa Yunani, polos, polus atau polys yang berarti banyak dan gamein atau gamos, yang berarti kawin Sebelum Islam, poligami sudah dikenal oleh orang-orang Hindu, Bangsa Israil, Persia, Arab, Romawi, Babilonia, Tunisia, dan lain-lain. Bangsa Yahudi membolehkan poligami. Kedatangan Islam hanya sekedar membatasi jumlah wanita yang dapat dimiliki pria dan berpoligami. Islam juga memberikan aturan-aturan agar tidak terjadinya sewenang-wenang laki-laki terhadap wanita. Jadi pada dasarnya syari’ah Islam adalah dalam upaya mengangkat derajat wanita, seperti apa yang diharapan dalam hakikat perkawinan itu sendiri. Penelitian ini dilatar belakangi adanya poligami cenderung dimaknai sebagai pernikahan negarif padahal adanya poligami yang cederung sakinah maka penulis tertarik dalam penelitian itu.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan relasi keluarga poligami di Kabupaten Madiun serta mendeskripsikan implikasi relasi keluarga poligami di Kabupaten Madiun dalam mewujudkan keluarga sakinah. Sehingga dalam keluarga poligami terdapat keluarga yang sakinah sampai akhir hayat nanti.
Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer yang meliputi narasumber, serta sumber data sekunder yang berupa transkrip wawancara. Sedangkan, wawancara dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian untuk mengetahui keabsahan data peneliti menggunakan pendekatan triangulasi teknik dan sumber.
Hasil penelitian adalah (1) Bahwa poligami yang menentramkan rumah tangganya adalah berdasarkan karena sipelaku melakukannya dengan alasan melestarikan ajaran sunah Rosul sehingga semua permasalahannya dapat diselesaikan dengan cara yang makruf dan terciptalah situasi dan kondisi selalu ada jalan keluar dari kesulitan hidupnya. Kedua, pelaku melakukan poligami berdasarkan saling keterbukaan satu sama lain, saling menolong isti dan yang lainnya mulanya nikah lebih bagus melakukan pernikahan dari pada berselingkuh kepanjangan yang akhirnya laknat allah turun. Dengan adanya keterbukan dan saling legowo dalam segala hal serta berazaskan musyawarah jika ada kesulitan maka bila menghadapi kesulitan akan selalu ada pertolongan dari Alllah SWT
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
