1,720,975 research outputs found
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS SCAFFOLDING PADA MATERI KALOR UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DI SMP
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan LKPD berbasis
Scaffolding pada materi kalor untuk melatih keterampilan berpikir kritis peserta
didik. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan model 4D
(define, design, develop, disseminate) namun pada penelitian ini dibatasi pada 3D
atau hanya pada tahap Develop saja. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu
observasi, wawancara dan angket yang di berikan kepada peserta didik. Pada
tahap validasi, lembar kerja peserta didik divalidasi oleh 3 validator. Hasil validasi
menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didiksangat layak digunakan dengan
rata-rata persentase 95.22%. Hasil respon peserta didik yang telah dilakukan
mendapatkan rata rata persentase 91.84%. Dapat disimpulkan bahwa LKPD
berbasis Scaffolding pada materi kalor untuk melatih keterampilan berpikir kritis
ini layak dilanjutkan pada pembelajaran IPA.
Kata kunci: LKPD, Scaffolding, Keterampilan Berpikir Kritis, Kalo
PENGARUH PENGGUNAAN LKPD BERBASIS SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) PADA MATERI ZAT ADITIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP
Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui
pengaruh penggunaan LKPD berbasis sains teknologi masyarakat (STM) pada materi zat
aditif terhadap pemahaman konsep siswa SMP. Penelitian ini menggunakan model
nonequivalen control grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII SMP
Negeri 15 Kota Bengkulu dengan sampel kelas VIII C dan VIII E berjumlah 21 orang. Hasil
perhitungan uji-t pada thitung 3,147 dan ttabel 2,021 membandingkan ttab > thit (3,147 > 2,021).
Sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan LKPD
berbasis sains teknologi masyarakat (STM) pada materi zat aditif memberikan pengaruh yang
signifikan terhadap pemahaman konsep siswa.
Kata kunci : LKPD berbasis Sains Teknologi Masyarakat (STM), Zat Aditif, Pemahaman
Konse
PENGARUH PENGGUNAAN ETNOSAINS DALAM PROSES PEMBUATAN REBUNG ASAM PADA MATERI BIOTEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX SMP NEGERI 7 KOTA BENGKULU
Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen yang bertujuan untuk
mengetahui pengaruh penggunaan etnosains dalam proses pembuatan rebung asam
pada materi bioteknologi terhadap meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX SMP
Negeri 7 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest
Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 7 Kota
Bengkulu dengan sampel kelas IX C berjumlah 31 orang siswa. Penentuan sampel
tersebut menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian berupa
lembar tes yang berbentuk soal pilihan ganda. Hasil uji peningkatan belajar siswa
sko
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH (PROBLEM SOLVING SKILLS) SISWA SMPN 5 SELUMA PADA MATERI SISTEM GERAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan
pemecahan masalah siswa SMPN 5 Seluma. Penelitian dilakukan di SMPN 05
Seluma dengan menggunakan penelitian deskritif. Instrumen penelitian berupa
observasi, wawancara, dan Tes. Responden penelitian berjumlah 131 siswa yang
terdiri dari 5 ruang kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan 1) berdasarkan
observasi bahwa masih kurangnya informasi mengenai Kemampuan Pemecahan
Masalah (Problem Solving Skills), 2) wawancara semua siswa sudah pernah
menerapkan pembelajaran berbasis KPM namun hanya beberapa yang bisa
mengikuti, 3) berdasarkan hasil analisis meggunakan indicator KPM di 5 ruang
kelas VIII terdapat 4 Kelas yang masuk kategori cukup dan 1 kelas masuk
kategori kurang, yang masing-masing; Kelas VIII 1 skor KPM 47.17% kategori
Cukup, Kelas VIII 2 Skor KPM 45.81% kategori Cukup, Kelas VIII 3 Skor
44.11% kategori Cukup, Kelas VIII 4 skor KPM 42.22% kategori Cukup dan
Kelas VIII 5 dengan skor KPM 39.14% masuk kategori Kurang 4) Hasil KPM
siswa SMPN 5 Seluma khususnya pada Materi Sistem Gerak Makhluk Hidup
mendapatkan hasil rata-rata Cukup.
Kata kunci: KPM (Kemampuan Pemecahan Masalah), siswa SMPN 5 Seluma,
sistem gera
PENGARUH PENGGUNAAN LKPD BERBASIS PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP PADA MATERI PESAWAT SEDERHANA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan LKPD
berbasis PjBL terhadap keterampilan proses sains siswa SMP pada materi pesawat sederhana
dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan LKPD berbasis PjBL terhadap
keterampilan proses sains siswa SMP. Instrumen yang digunakan adalah wawancara, dan tes
keterampilan proses sains. Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi ahli (dosen)
dan angket validasi praktisi (Guru IPA). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan pendekatan eksperimen semu (Quasi Experiment) serta desain Nonequivalent
Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas VIII SMPN 13 Kota
Bengkulu yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan
LKPD berbasis PjBL dan kelas kontrol yang menggunakan LKPD konvensional.
Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur keterampilan
proses sains siswa sebelum dan setelah perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji-t (Independent Sample T-Test), serta
perhitungan Normalized Gain (N-Gain) untuk mengetahui tingkat peningkatan keterampilan
proses sains siswa. Bedasarkan uji deskriptif pada kelas eksperimen dan kelas kontrol kedua
data tersebut mempunyai data yang homogen dan berdistribusi normal. Berdasarkan hasil
penelitian disimpulkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 0,605 dan nilai rata-
rata kelas kontrol 0,579. Adanya perbedaan rata-rata hasil keterampilan proses sains siswa
pada mata pelajaran IPA materi pesawat sederhana dan menghasilkan nilai yang lebih tinggi
untuk kelas eksperimen secara signifikan, menunjukan pengaruh yang positif pada
pembelajaran menggunakan model project based learning.
Kata kunci : LKPD, Project Based Learning, Keterampilan Proses Sains, Pesawat
Sederhana, Eksperimen Semu, Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL)
ANALYSIS OF PHYSICS CONCEPTS IN FOLK GAME ‘LOMPEK KODOK’ ASSISTED BY VIDEO TRACKER SOFTWARE AS PHYSICS TEACHING MATERIAL
ABSTRAK
Studi literatur menunjukkan bahwa terdapat konsep fisika dalam permainan tradisional yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran fisika. Konsep-konsep ini dieksplorasi melalui penelitian deskriptif dan eksperimental. Penelitian ini mengeksplorasi dan menganalisis konsep-konsep fisika pada permainan rakyat Bengkulu berbantuan software Tracker khususnya pada permainan ‘Lompek Kodok’. Lompek Kodok adalah permainan yang dimainkan dengan cara melempar pecahan keramik kemudian melompat dengan satu kaki pada kotak yang telah digambar di tanah. Permainan ini mirip dengan permainan ‘Engklek’ di Pulau Jawa. Dibantu dengan software Tracker, dapat diketahui kecepatan minimal melempar agar pecahan keramik masuk ke setiap kotak. Permainan 'Lompek Kodok' dapat digunakan dalam pembelajaran fisika khususnya gerak parabola. Guru dapat merancang lembar kerja peserta didik dengan melakukan kegiatan penyelidikan ilmiah, merekam kegiatan tersebut, dan menganalisisnya menggunakan perangkat lunak Tracker.
Kata kunci—Konsep Fisika, Permainan Lompek Kodok, Tracker, Bahan Ajar Fisika
ABSTRACT
Literature studies show that there are physics concepts in traditional games that can be integrated into physics learning. These concepts are explored through descriptive and experimental research. This research will explore and analyze physics concepts in Bengkulu folk games assisted by video tracker software, especially in game ‘Lompek Kodok’. Lompek Kodok is a game played by throwing ceramic shards and then jumping with one foot on a square that has been drawn on the ground. This game is similar to game ‘Engklek’ in Java. Assisted by Tracker software, minimum throwing speed can be found out so that ceramic shards enter each square. The game 'Lompek Kodok' can be used in physics lessons, especially projectile motion. Teachers can design student worksheets by carrying out scientific investigation activities, recording these activities, and analyzing them using a video tracker software.
Keywords—Physics Concept, Game of Lompek Kodok, Tracker, Physics Teaching Materia
- …
