1,721,422 research outputs found
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Monograf Manajemen Desain: Faktor Keberlanjutan Proyek Objek Infrastruktur Jembatan
Buku kategori teknik yang berjudul Monograf Manajemen Desain: Faktor Keberlanjutan Proyek Objek Infrastruktur Jembatan merupakan karya dari Christiono Utomo & Rezki Aprilianto Wibowo. Buku ini menyajikan monograf manajemen desaian tentang faktor keberlanjutan proyek infrastruktur jembatan, sesuai dengan aspek teknikal, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Mendukung kesadaran mengenai pentingnya keberlanjutan jembatan bagi kehidupan, apalagi dengan adanya pembangunan beberapa megaproyek infrastruktur yang pesat guna meningkatkan perekonomian dan menurunkan kesenjangan antar daerah yang sulit dijangkau secara geografis. Pendekatan yang dilakuan adalah mobilitas dan aksesibilitas, pergerakan orang dan barang, penyediaan moda transportasi seperti keselamatan dan kenyamanan serta penggunaan angkutan publik
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Biologis Tanaman Perkebunan Pada PT Perkebunan Nusantara VII (Persero)
ABSTRAKSI
Aprilianto, Ferry. 2018. Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Biologis Tanaman Perkebunan Pada PT Perkebunan Nusantara VII (Persero).
Skripsi ini tidak dipublikasikan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Aset biologis merupakan tanaman dan hewan yang mengalami transformasi biologis. Transformasi biologis terdiri dari proses pertumbuhan, degenerasi, produksi dan prokreasi yang menyebabkan perubahan secara kualitatif dan kuantitatif dalam kehidupan hewan dan tumbuhan, dapat menghasilkan aset baru yang terwujud dalamagricultural produce atau berupa tambahan aset biologis dalam kelas yang sama. Karena mengalami transformasi biologis itu maka diperlukan pengukuran yang dapat menunjukkan nilai dari aset tersebut secara wajar sesuai dengan kontribusinya dalam menghasilkan aliran keuntungan ekonomis bagi perusahaan.
Penelitian ini dilakukan pada PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) yang bergerak dalam bidang perkebunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi aset biologis serta perbandingan perlakuan akuntansi aset biologis yang diterapkan PTPN VII dengan perlakuan akuntasi aset biologis berdasarkan IAS 41. Dalam melakukan penelitian ini, penulis mendasarkan analisis yang dibuat berdasarkan literatur yang relevan dengan topik penelitian serta data yang diperoleh dari tempat penelitian.
Perusahaan mengukur aset biologis yang dimiliki berdasarkan nilai perolehan. Aset biologis diukur berdasarkan nilai perolehan dan disajikan pada neraca sebesar nilai bukunya (nilai perolehan dikurangi akumulasi penyusutan). Hal ini didasari oleh pertimbangan bahwa nilai ini lebih terukur sehingga nilai yang diperoleh lebih andal. Dan untuk mencapai keandalan laporan keuangan, perusahaan harus membuat catatan terkait dengan aset biologis.
Kata kunci :International Accounting Standart 41, PTPN, Aset Biologis, Laporan Tahunan, Laporan Keuangan
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
IMPLEMENTASI APLIKASI MARIAPPS PADA SISTEM CREWING MANAGEMENT DI PT. MERATUS LINE SURABAYA
ABSTRAKSI
Rio Aprilianto. 561911337467 K. 2024. “Implementasi Aplikasi Mariapps Pada
Sistem Crewing Managament Di PT. Meratus Line Surabaya”. Skripsi. Program
Diploma IV , Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhanan,
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Awel Suryadi., M.Si.,
Pembimbing II : Purwantono, S.Psi, M.Pd.
Pengimplementasian aplikasi Mariapps yang berupa Sofware guna menunjang
kebutuhan pekerjaan dalam bidang Crewing Management untuk mempercepat
dalam bekerja agar lebih efisien dan membatasi pengeluaran kertas dan membuang
banyak kertas serta mengurangi crew kapal yang datang kekantor agar pakerjaan
dikantor lebih maksimal dan lebih fokus serta cepat dalam pengerjaan dan waktu
tidak termakan terlalu banyak untuk di melayani crew kapal. Maka adanya aplikasi
Mariapps ini sangatlah berguna bagi perusahaan seluruh kantor di PT. Meratus
Line serta diimplementasikan bagi seluruh karyawan dan seluruh devisi yang ada
di PT. Meratus Line agar seluruhnya terealisasikan dan dapat digunakan sesuai
devisi masing-masing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif.
Sumber data penelitian diperoleh dari data primer dan sekunder. Teknik
pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik
keabsahan data menggunakan teknik triangulasi.Hasil dari penelitian ini ditemukan
bahwa sebelum adanya aplikasi Mariapps ini masih menggunakan sistem manual
dan masih banyak penggunaan kertas dan banyak dibuang serta sangat kurangnya
efisien dalam penggunaan kertas yang berlebihan dan banyak crew kapal datang ke
kantor untuk meminta dokumen atau surat PKL( Perjanjian Kerja Laut) serta
memasukam dokumen masih dengan alat scan ke dalam data file crewing serta
waktu bekerja sangat banyak terbuag untuk melayani crew kapal yang datang ke
kantor. Maka hal tersebut sangat merugikan pihak perusahaan dalam bekerja yang
maksimal serta pengeluaran biaya kertas dan alat bantu scan serta komputer harus
diperbarui guna untuk mengakses bisa lebih cepat dan tidak lambat dalam
mengapprove data crew kapal
- …
